Saturday, April 25, 2009

Duet Penyerang PSMS Berpeluang Masuk Pelatnas

Duet penyerang muda PSMS Medan, Andhika Yudhistira (23 tahun) dan Oktavianus “Okto” Maniani (20 tahun) berpeluang masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim nasional Indonesia U-23 SEA Games 2009 Laos.

Setelah diliburkan, sesuai rencana pelatnas akan kembali digelar di Palembang pada Senin, 18 Mei 2009, mendatang tetap di Palembang.

“Pelatnas mungkin akan kembali digelar mulai Senin. Saat ini, pelatih didampingi manajer tim sedang memantau pemain. Jadi tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penambahan pemain,” ujar Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Hamka B Kadi, kepada wartawan GOSport, Artha Tidar.

Kabar ketertarikan timnas Indonesia untuk merekrut Andhika dan Okto, disampaikan langsung oleh pelatih kepala timnas U-23 Indonesia, Cesar Payovich Perez. Ketertarikan Cesar dimulai sejak dua pemain ini tampil menjamu wakil Maladewa, VB Sport di lanjutan AFC Cup 2009.

Cesar saat ini kembali ke Uruguay, untuk mengatur manajemen kepelatihan timnas U-16 Indonesia yang tengah berlaga di Liga Junior Uruguay. Sedangkan untuk perekrutan pemain U-23, dia menyerahkan kepada asisten pelatihnya yang juga berkebangsaan Uruguay.

“Untuk kontrak pelatih, kami sudah menyetujui program yang diajukan Cesar. Tinggal membicarakan gaji. Saat ini dia sedang kembali ke Uruguay untuk mengatur tugas kepelatihan tim yang ada di sana. Karena dia masih menangani timnas U-16 SAD Indonesia, sehingga dia nanti bisa berkonsentrasi disini,” tambah Hamka.

Terkait biaya Pelatnas yang dibutuhkan PSSI untuk menyiapkan tim berlaga di SEA Games 2009, Hamka menjelaskan setidaknya membutuhkan dana Rp 7 miliar. Kendati Program Pelatnas saat ini terus berjalan, namun pihaknya hingga saat ini belum mengantongi dana Pelatnas dari pemerintah untuk SEA Games mendatang.

“Kamis (23 April 2009) lalu, kami mendapat surat dari KONI. Dalam surat tersebut disampaikan, hingga saat ini dana untuk pelatnas belum jelas berapa dari pemerintah. Kami tidak tahu sampai kapan kejelasannya. Yang pasti isi suratnya seperti itu,” kata Hamka.

Terkait anggaran yang diharapkan cair dari KONI, Hamka menjelaskan pihaknya akan mengajukan semuanya. Andai dana yang akan disetujui tersebut kurang dari rencana, maka pihaknya akan menyediakan sendiri.

“Jika misalnya hanya turun Rp 2 miliar, berarti kami harus menambah Rp 5 miliar. Di luar semua masalah ini, yang penting pelatnas harus tetap berjalan,” tandasnya.

Team PSMS Kelelahan

PALEMBANG - Pelatih PSMS Medan, Rudy William Keltjes mengaku, mengkhawatirkan kondisi fisik pemainnya saat menjamu PKT Bontang dalam lanjutan Super Liga 2008/09 di Stadion Jaka Baring Palembang, Sabtu sore ini.

Pasalnya, Elie Aiboy cs baru saja tiba dari Maladewa usai menghadapi tuan rumah VB Sport di babak penyisihan grup F Piala AFC. "Kami baru tiba di Palembang Jumat. Jujur saja, saya khawatir dengan kondisi fisik anak-anak. Meski demikian, saya tetap meminta mereka tampil habis-habisan," tegas Rudy saat dihubungi Waspada, Jumat.

Diakuinya, dalam kondisi timnya yang butuh kemenangan untuk keluar dari zona degradasi, tidak ada istilah kalah. Meski disadarinya, kondisi fisik pemainnya sedang tidak bagus.

"Saya hanya berusaha memompa motivasi bertanding pemain. Dengan harapan, anak-anak tidak tampil loyo dan tetap semangat walau dengan sisa tenaga. Satu hal yang positif, karena kami bisa pulang ke tanah air dengan kepala tegak usai mengalahkan VB Sport dan memastikan lolos ke babak kedua AFC Cup," katanya.

Mengenai komposisi pemain, Rudy mengaku tetap memainkan tim inti yang selama ini menjadi pilihan. Kalau pun ada rotasi, paling hanya terjadi di posisi tertentu namun tetap tergantung kondisi terakhir pemainnya.

Pelatih PKT Fachri Husaini mengaku tidak ingin terbuai kelelahan PSMS. Menurutnya, dalam kondisi apa pun PSMS tetap berbahaya apalagi mereka mengalami peningkatan baik di kompetisi dalam maupun luar negeri. Itu pasti mempengaruhi mental bertanding pemain," jelasnya.

Markus absen
Cedera jari tangan yang didapat Markus Horison saat menghadapi VB Sport Maladewa lalu, juga memaksa penjaga gawang nomor satu Ayam Kinantan dan tim nasional ini absen selama tiga pekan.

Dengan demikian, Markus absen membela PSMS kurang lebih di empat pertandingan Super Liga dan dua laga Piala AFC. Meski begitu, Rudy tidak begitu khawatir sebab masih ada Ghali Sudaryono.

"Ini adalah kesempatan bagi dia (Ghali) menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sebagai kiper muda, jam terbangnya memang harus diperbanyak," tandas Rudy.

Friday, April 24, 2009

500 suporter dukung PSMS di Palembang

Antvsports.com – Suporter PSMS Medan, 'Ultras 1950' yang berbasis di kota Palembang, menyambut antusias keputusan manajemen ayam kinantan yang akan menggelar laga kandang melawan Bontang PKT, Sabtu (25/4). Tidak kurang dari 500 suporter siap dikerahkan untuk menyerbu Stadion Jaka Baring.

Ada hikmah tersendiri buat PSMS Medan menjadi tim nomaden yang berpindah-pindah stadion di musim perdana Super League ini. Meski pembengkakan biaya tidak bisa dihindari, di sisi lain, fanatisme suporter tim nomaden seperti PSMS yang tersebar di sejumlah daerah di tanah air bisa terpuaskan dengan menyaksikan langsung aksi tim pujaannya. Inilah yang dirasakan 'Ultras 1950', pendukung fanatik PSMS Medan yang berbasis di Palembang.

Setelah terusir dari stadion Siliwangi akibat larangan menggelar pertandingan sepakbola di kota Bandung oleh Kepolisian daerah setempat, 'Ultras 1950' menyambut antusias keputusan manajemen ayam kinantan yang kembali menunjuk stadion Jaka Baring sebagai home ground alternatif, terutama saat menggelar dua laga kandang menjamu wakil Kalimantan, Bontang PKT dan Persiba Balikpapan, Sabtu (25/4) dan Selasa (28/4).
“Kami siap mendukung PSMS untuk memperpanjang rekor bagus saat bermain di stadion Jaka Baring,” tegas ketua suporter 'Ultras 1950', Solihin Tarigan kepada antvsports.com.

Selanjutnya Solihin memperkirakan tidak kurang dari 500 anggota Ultras 1950 yang merupakan sempalan dari KAMPAK itu akan menyerbu stadion. “Selain itu biasanya perwakilan dari Medan, Jakarta dan Bandung juga akan datang. Biasanya sekitar 30 orang bang..,” kata Solihin dengan logat Medannya yang kental.

Selain itu, antusiasme suporter juga tidak lepas dari performa PSMS yang terus meningkat belakangan ini. Meski masih terpuruk di zona degradasi, Markus Horison dan kawan-kawan dianggap sudah menunjukkan grafik penampilan yang meningkat, terutama sejak ditangani pelatih Rudi William Keltjes. Wajar jika Ultras melontarkan pujian untuk pelatih bertubuh tinggi besar tersebut.

“Om Rudi (Keltjes) saya kira cukup menjanjikan, terbukti dari empat pertandingan, PSMS belum menelan kekalahan. Lagipula pemain yang selama ini dianggap nakal juga terlihat segan sama beliau,” kata Toni Nainggolan, ketua PSMS Fans Club, afiliasi 'Ultras 1950' yang berbasis di Jakarta

Jaga Rekor Gelora Sriwijaya

Gelora Sriwijaya, Jakabaring, beri berkah bagi PSMS Medan. Selama berlaga di stadion yang berada di Palembang,Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut tim yang kini ditangani Rudy Keltjes tersebut belum pernah terkalahkan. Hebatnya, kemenangan itu bukan hanya digapai di kompetisi lokal, Djarum Indonesia Super League (DISL), tapi juga di pentas internasional, AFC Cup.

Memang, sejak tampil di stadion yang jadi kandang Sriwijaya FC (SFC) tersebut, PSMS tampil digdaya. Tercatat pada 17 Maret lalu, PSMS menghajar Johor FC Malaysia 3-1 pada AFC Cup. Kemudian imbang 2-2 dengan PSM Makasar pada DISL 25 Maret lalu. Dilanjutkan 3-1 atas Deltras (28/3), menghajar VB Sport Maladewa dua kali berturut, yaitu 1-0 pada 7 April serta 2-1 di kandang VB Sports (21/4) pada AFC Cup.

Kemenangan atas VB Sports itu pula yang membuat Ayam Kinantan-julukan PSMS- lolos babak 16 besar AFC Cup.

"Kami mengucap syukur dengan hasil itu. Ini sungguh sebuah berkah," terang asisten pelatih Liestiadi kepada Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) kemarin (23/4).

Ya, kehadiran Keltjes Maret lalu juga ikut memberi perubahan pada PSMS. Di tangan Keltjes, tim asal ibu kota Sumatera Utara tersebut belum terkalahkan.

Hanya, tangan dingin mantan pelatih Persebaya itu kembali diuji di DISL. Besok, Markus Horison dkk akan menantang sesama tim papan bawah PKT.

Terpeleset sedikit, PSMS tentu saja bisa kembali terjatuh ke zona degradasi. Sebab, antara Bontang PKT dan PSMS hanya terpaut satu poin.

Beruntung PSMS saat ini berada satu level lebih baik dari Bontang PKT, dengan bertengker di peringkat 15 klasemen sementara. Posisi itu, merupakan posisi yang sangat rentan, karena dua tim di bawah PKT, PSIS Semarang dan Deltras Sidoarjo memiliki poin yang tak berpaut jauh dari PSMS. Artinya PSMS masih kembali berpeluang menjadi juru kunci kalau lengah.

Thursday, April 23, 2009

Kondisi Markus Masih Tanda Tanya

Seberapa parahkah kondisi penjaga gawang PSMS Markus Horison? Teka-teki itulah yang sampai kemarin belum terjawab secara jelas.

Saat menang 2-1 atas VB Sports, Maladewa, di penyisihan Grup F Piala AFC 2009, Markus harus ditarik keluar saat terlihat mengerang kesakitan, setelah gagal menangkap dengan baik bola sepak pojok pemain tuan rumah.

Mantan pemain Persik Kediri itu terlihat memegang jarinya dan kemudian rekan-rekan dan wasit yang memimpin pertandingan memberi tanda agar Markus diganti. Sayang, sampai kemarin belum diketahui pasti kondisi penjaga gawang nomor satu tim nasional Indonesia itu. Tapi, dari isyarat yang diberikan salah satu pemain saat meminta Markus diganti, ada kemungkinan salah satu jari Markus patah.

Media Officer PSMS Abdi Panjaitan mengatakan, belum mendapat konfirmasi resmi seberapa parah kondisi Markus. ”Kami belum tahu seberapa parah cedera yang dialaminya, tapi akan kami periksakan kondisi Markus di Palembang besok (hari ini), setelah tiba di Palembang,” ujar Abdi kepada Harian Seputar Indonesia, kemarin.

Meski begitu, ada kemungkinan, Markus harus absen dalam beberapa laga ke depan. Karena itu, tim pelatih sudah memantapkan skenario darurat menyiapkan dua kiper cadangan Galih Sudaryono dan Zulbahra. Khusus Galih, penampilan mantan pemain PSS Sleman ini sebenarnya cukup lumayan.

Persoalannya, dalam pertandingan sisa yang sangat menentukan masa depan Ayam Kinantan, apakah Galih siap menerima tekanan? ”Saya sendiri belum tahu kondisi Markus. Tapi, kalau memang nantinya saya ditunjuk menggantikan, saya siap,” ungkap Galih. Galih menyatakan, sudah terbiasa dengan kondisi ini. Sebelum Markus bergabung, dia juga menjadi pilihan utama sebagai penjaga mistar gawang Ayam Kinantan. Abdi pun tak merasa khawatir.

Menurut dia, Galih masih merupakan salah satu kiper muda berbakat yang dimiliki PSMS, untuk itu tim tetap memercayakannya sebagai penjaga gawang. ”Antara Markus dan Galih saling mengisi, jadi tidak ada masalah walaupun seandainya Markus tidak bisa tampil karena cedera yang dialaminya. Kita juga punya kiper muda Zulbahra,” ujar Abdi.

Sementara itu, kemenangan PSMS atas VB Sports banyak pujian. Meski penampilan Esteban Guilien dkk belum sempurna, mayoritas menilai apa yang diraih Ayam Kinantan tetap membanggakan. Pengamat sepak bola asal Medan Suryanto Herman menilai, yang dilakukan Esteban dkk patut mendapat apresiasi. Dia memberi catatan, kemenangan Ayam Kinantan di National Stadium tersebut tak lepas dari membaiknya performa tim polesan Rudy Keltjes.

”Ya, segitulah permainan yang bisa dimainkan VB, sedangkan pemain PSMS juga sedang berada pada kondisi in sehingga tampil baik,” ujar Suryanto. Menurut dia, VB tidak menemukan permainan terbaiknya meski didukung suporter.

’’Permainan mereka (VB Sports) lebih buruk dibandingkan permainan mereka melawan PSMS sebelumnya,” tandasnya. Karena itu, dia tak sungkan mengaku bangga dengan hasil yang diperoleh PSMS di tingkat Asia itu.

”Saya bangga sebagai orang Medan melihat tim kota saya mampu lolos ke babak 16 besar piala AFC. Ini pertama kalinya bagi tim liga Indonesia, meski nantinya PSMS akan berhadapan dengan tim-tim besar Asia. Apa pun prestasi ini cukup baik,” ungkapnya. Sementara itu, Pengelola PSMS Sihar Sitorus mengungkapkan, kesuksesan Ayam Kinantan melaju ke babak 16 besar Piala AFC merupakan hal yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Dia juga berterima kasih kepada manajemen dan skuad PSMS yang mengantarkan PSMS berlaga di ajang kasta kedua liga tingkat Asia tersebut. ”Ini hal yang patut disyukuri karena baru pertama kali terjadi bagi PSMS dan mungkin juga Indonesia. Kami sebagai masyarakat tentunya bangga atas hasil ini. Terima kasih kepada manajemen dan skuad PSMS musim lalu, yang telah berjuang untuk memberikan kesempatan bagi PSMS berlaga di ajang ini,” ujarnya

PKT waspadai PSMS

JAKARTA - Badan Liga Indonesia (BLI) masih memperbolehkan penambahan pemain bagi sejumlah klub Liga Super yang pemainnya dipanggil masuk Timnas U-23. Padahal ketetapan untuk pengesahan pemain sudah berakhir pada 28 Februari lalu.

Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono, Rabu mengatakan, kebijakan ini berdasarkan hasil pertemuan dengan klub di Surabaya pada 14 Maret lalu. Menurut dia, saat itu Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid mengizinkan klub mencari pemain pengganti bagi amunisi yang dipanggil Timnas U-23.

Atas kebijakan itu, Deltras Sidoarjo mengajukan Kornelius Kaimu sebagai pengganti sementara Dede Hugo Kunarko. Klub lain belum ada yang memanfaatkan kebijakan dimaksud, termasuk PKT Bontang dan PSMS Medan yang akan bertarung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (25/4) mendatang.

Menatap laga dimaksud, PKT ngaku mewaspadai motivasi PSMS setelah ditangani Rudy Keltjes sejak 23 Maret lalu. "Setelah ditangani Rudy, tim itu mengalami perubahan signifikan yang terlihat pada beberapa laga terakhir," kata Fachri Husaini, pelatih PKT Bontang.

Menurut Fahri, kemenangan tim Ayam Kinantan di kandang VB Sport Maladewa pada ajang AFC (Asian Football Confederation) Cup 2009 dengan skor 2-1, menjadi indikator keberhasilan Rudy mengarsiteki The Killer.

"PSMS adalah tim yang bagus. Walaupun terdiri dari pemain luar, mereka tetap menunjukkan karakteristik permainan aslinya yang bermain lugas dan cepat. Ini yang harus kami waspadai," papar Fahri.

Dia pun akan lebih memfokuskan timnya dalam menghadapi PSMS dibandingkan melawan Sriwijaya FC (SFC), karena The Killer saingan di zona degradasi.

"Kami beruntung berhadapan dengan PSMS dulu dibandingkan Sriiwijaya FC, karena diharapkan pemain bisa tampil habis-habisan pada laga pertama. Dan PSMS juga sama-sama didera kelelahan," ujarnya lagi.

Saat PSMS menaklukkan VB Sport, Selasa (21/4) malam, PKT Bontang bermain imbang 1-1 dengan tamunya Arema Malang. Karenanya Fahri tak membantah, kondisi 18 pemainnya juga sedang didera kelelahan.

PSMS tembus 16 besar

Klub kebanggaan Kota Medan, PSMS, memastikan diri tampil di babak 16 besar Piala AFC 2009. Kepastian tersebut diraih usai Elie Aiboy cs menang 2-1 atas VB Sport Maladewa, malam ini.

Pasukan Rudy William Keltjes tersebut mengalahkan tuan rumah pada lanjutan babak penyisihan Grup F di Stadion Nasional, Maladewa. Sebelumnya di Palembang, PSMS menang 1-0 berkat gol tandukan Aun Carbiny. Di Maladewa, dua gol skuad Ayam Kinantan dihasilkan Mario Costas dan Rahmad Affandi.

Di menit ketujuh, umpan matang Esteban Javier dari tengah lapangan disambut Rahmad Afandi dengan sekali kontrol di dalam kotak penalti lawan. Mampu melewati dua pemain belakang, tendangan Rahmad sempat diblok kiper VB Sport. Bola liar di muka gawang tuan rumah yang kosong, akhirnya diteruskan Costas tanpa kesulitan berarti.

Unggul satu angka ternyata membuat VB Sport semangat mengejar ketinggalannya. Di hadapan pendukungnya sendiri, anak-anak Laszlo Kiss berhasil menyamakan kedudukan lewat titik putih. Hadiah tendangan 12 pas tersebut dieksekusi dengan baik oleh Lareef.

Beruntung bagi PSMS, mereka memiliki sosok Rahmad Afandi yang memang tampil gemilang. Kali ini, striker andalan PSMS itu tidak mengulangi kegagalannya dan membobol gawang VB Sport di menit ke-33. Atas kemenangan ini, PSMS dipastikan lolos ke babak 16 besar meski menyisakan dua game lagi melawan South China (Hongkong) dan Johor FC Malaysia.

Dengan koleksi sembilan angka dari empat pertandingan, skuad Keltjes menduduki runner-up grup F di klasemen sementara. Posisi puncak masih menjadi milik South China yang meraih kemenangan telak 4-1 atas Johor FC.

Saturday, April 18, 2009

PSMS Fokus Piala AFC

Kesebelasan PSMS Medan kembali fokus di ajang Piala AFC 2009 menghadapi partai tandang melawan VB Sport yang akan berlangsung pada Selasa (21/4) di Maladewa menyusul lanjutan laga melawan Persija yang batal digelar pada Jumat.

"Saya melihat tidak ada masalah, suasana latihan tim bagus, dengan suasana seperti ini kami siap," kata gelandang serang PSMS, Elie Aiboy di Jakarta, Jumat, terkait partai PSMS kontra VB Sport di Piala AFC itu.

Setelah merebut dua kali kemenangan di kandang yang berlangsung di Stadion Jakabaring Palembang, saat ini menempatkan PSMS berada di posisi kedua klasemen sementara Grup F Piala AFC dengan poin enam. Posisi teratas masih dipegang South China dengan sembilan poin.

Kendati posisi poin PSMS cukup aman dari dua tim yang menempati dasar klasemen yakni VB Sport dan Johor FC (Malaysia) dengan satu poin, tidak lantas mengurangi semangat "Ayam Kinantan" untuk memburu kemenangan pada partai selanjutnya.

Disinggung permainan VB Sport Maladewa di Palembang, , Elie Aiboy menilai bahwa secara permainan tim kebanggan publik Maladewa tidak ada yang istimewa.

"Menurut saya permainan mereka biasa saja, hanya bermain kasar. Organisasi perminan juga tidak bagus, mereka terlihat kesulitan dalam menyerang," katanya.

Kendati begitu, Elie mengatakan, memang ada beberapa pemain dari VB Sport yang tetap harus diwaspadai timnya. "Ada beberapa pemain yang bagus, salah satunya nomor 7 (Ali Ashfaq-red)," katanya

Friday, April 17, 2009

Kandang Ayam Kinantan

JAKARTA - Meski Badan Liga Indonesia (BLI) telah memutuskan home base mereka dalam lanjutan Superliga 2008/2009 di Stadion Siliwangi Bandung, manajemen PSMS Medan menyatakan masih pikir-pikir.

Hal itu karena skuad Ayam Kinantan masih akan memainkan laga kandangnya di babak penyisihan grup kejuaraan AFC Cup di Stadion Jaka Baring Palembang. Menurut manajer PSMS Sihar Sitorus, sampai sejauh ini pihaknya belum memutuskan akan kembali ke Bandung atau tetap berada di Palembang.

"Tentu kami harus melihat dulu stadion mana yang lebih menguntungkan. Terutama, dari segi efektifitas dan banyak hal menyangkut kebutuhan tim. Terlebih karena kami masih harus tampil di ajang AFC Cup," jelas Sihar, Rabu.

Sihar menambahkan semula pihaknya berharap bisa memainkan laga kandangnya di Stadion Teladan, setelah sentralisasi dibatalkan. Sayang BLI tetap menganggap stadion kebanggaan Kota Medan itu tidak layak untuk menggelar laga kompetisi kasta tertinggi di tanah air musim ini.

"Sangat menyenangkan memang sekiranya kami bisa kembali menggelar pertandingan di Teladan. Tapi rupanya, BLI tetap tidak mengizinkan karena stadion kami belum dianggap layak," tambahnya.

Sedangkan laga PSMS versus Persija Jakarta pada hari pertama lanjutan putaran kedua Superliga yang direncanakan Jumat (17/4) di Stadion Lebak Bulus Jakarta terancam batal. Adapun alasan pembatalan dikarenakan izin pertandingan tidak diberikan Polda Metro Jaya.

"Kami memang mendengar isu pembatalan, namun panpel tetap mengingatkan kami untuk hadir pada technical meeting Kamis ini," terang Media Officer PSMS, Abdi Panjaitan, kepada Waspada via ponsel.

Setelah melakukan pembatalan sentralisasi, BLI melimpahkan tanggung jawab kepada masing-masing klub untuk menggelar pertandingan meski jadwal sentralisasi tetap diberlakukan.

Bahkan, pelaksana regulasi kompetisi non amatir di tanah air ini menyatakan tidak menoleransi adanya penundaan akibat masalah perizinan. Jika klub tidak bisa menggelar laga kandangnya karena tidak mendapat izin dari aparat keamanan, BLI akan memindahkan laga tersebut di stadion lain.

PSMS tak mau kehilangan

MEDAN - Menghadapi tuan rumah Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Lebak Bulus Jakarta, Kamis besok, PSMS Medan tak mau kehilangan poin.

"Apapun kondisinya di lapangan, The Killer (julukan PSMS-red) harus siap tempur meladeni skuad Macan Kemayoran. Kami tidak ingin kehilangan poin di kandang Bambang Pamungkas cs," tegas pelatih PSMS Rudi William Keltjes di Medan sebelum keberangkatan ke Jakarta, Rabu.

Keltjes mengakui, jauh sebelumnya sudah mengantisipasi adanya kekuatan non teknis dari Persija, sehingga persiapan mental bertanding M Affan Lubis dan kawan-kawan harus benar-benar dipersiapkan, di samping persiapan teknik dan strategi permainan.

Dia menilai, kerja sama tim asuhannya itu sudah cukup memadai begitu juga disiplin serta kekompakan para pemain sangat baik. Namun mantan pemain nasional dan Persebaya Surabaya itu tidak membantah pemainnya masih cenderung individual dan lebih senang membawa bola sendiri ketimbang bermain kolektif.

Diakui Keltjes, usai mengalahkan VB Sport asal Maladewa dalam ajang Piala AFC baru-baru ini di Palembang dan dari hasil evaluasi, dirinya harus lebih konsentrasi menghadapi Persija mengingat target mencuri poin.

Keltjes, didampingi asistennya Donny Latuperissa, tidak membantah saat ini konsentrasi Persija juga tercurah laga kandangnya melawan anak-anak Ayam Kinantan. Fadli Hariri, Aun Carbini dan anggota tim lainnya pun tetap menjaga kondisi fisik maupun mental menyusul libur panjang pasca kampanye Pemilu Legislatif 2009.

"Kami tetap berlatih meski tidak terlalu berat. Dengan demikian, pemain bisa menjalani program latihan dengan rasa enjoy. Saya juga tak henti memotivasi pemain agar memiliki kesadaran menjaga kondisi, terutama fisik," kata Keltjes dan Donny.

PSMS Sudah di Jakarta, Izin Masih Simpang-siur

JAKARTA, KOMPAS.com - PSMS Medan yang berkekuatan 20 pemain sudah berada di Jakarta, Rabu (15/4) siang untuk bertemu tuan rumah Persija di Stadion Lebak Bulus pada Jumat (17/5). Namun, ada kabar Persija belum mendapat izin pertandingan secara tertulis.

Humas PSMS Medan, Andi Panjaitan kepada wartawan mengatakan, dalam lawatan tandang ini, tim yang berjuluk "Ayam Kinantan" tersebut menyertakan 20 pemain.

"Kami ke Jakarta membawa 20 pemain. Adapun rencana uji coba lapangan akan dilakukan Kamis (16/4) sore," katanya.

Bagi Persija untuk sementara waktu tidak dimungkinkan menggunakan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, karena sedang direnovasi. Rumput stadion kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut mengalami kerusakan berat setelah sebelumnya digunakan partai peserta pemilu untuk kampanye beberapa waktu lalu.

Namun, kabar terakhir izin bagi Persija untuk bertanding di Stadion Lebak Bulus belum turun secara resmi. Panitia pun belum memberikan keterangan resmi. Sementara pada laga U-21 antara Persita vs PSMS Medan tidak dapat digelar karena tak ada izin pertandingan.

Ketua Badan Liga Indonesia (BLI), Andi Darussalam Tabusalla menegaskan, pihaknya belum mendengar kabar itu.

"Hingga saat ini kami belum mendengar ini. Yang saya tahu dari berita hari ini, izin tidak masalah untuk Persija. Jika terjadi, maka tuan rumah harus memiliki alternatif tempat lain, jika tidak maka dianggap WO," katanya.

Keputusan tersebut diambil BLI karena mereka menilai sudah tidak mungkin lagi melakukan perubahan jadwal, apalagi mengundurkan pertandingan.

Seperti dijelaskan Andi Darussalam, keputusan klub menolak sentralisasi liga, diyakininya sudah diperhitungkan oleh klub bahwa mereka akan dapat mengantongi izin keamanan dari Kepolisian setempat.

"Sudah tidak mungkin mengubah jadwal pertandingan yang sudah dijadwalkan antara 17 April hingga 4 Mei. Bagaimanapun juga, jadwal kompetisi harus selesai tepat waktu," katanya. (ANT)

Monday, April 13, 2009

Ayam Kinantan Latihan di Medan

Setelah sekian waktu menjadi tim musafir, PSMS pun pulang kandang untuk latihan. Terang saja, momen ini akan menjadi ajang pelatih kepala Ayam Kinantan yang baru, Rudi Wilias Keltjes, menyapa fans.

Menurut informasi yang didapat Sumut Pos, mulai Sabtu (11/4), Affan Lubis dkk akan menggelar latihan di Medan. Namun, latihan tersebut tidak langsung diawasi oleh Rudi Wilias Keltjes. Pasalnya, mantan pelatih Persijap Jepara ini baru akan bergabung dengan tim pada Minggu (12/4), berhubung dirinya merayakan salah satu hari besar agama Kristen yakni Paskah yang jatuh hari ini Jumat (10/4). “Saya akan menyusul tim latihan di Medan Minggu usai saya menjalani ibadah Paskah Sabtu malamnya di Surabaya. Sebelum saya datang, skuad PSMS sudah akan menggelar latihan terlebih dahulu sejak Sabtu,” kata Rudi saat dihubungi wartawan koran ini kemarin. Dalam rangkaian latihan di Medan, Rudi terbilang gembira bisa menyapa fans PSMS. Di samping Rudi sendiri bisa bertemu dengan sejumlah kawan lamanya dalam dunia sepak bola seperti Nobon, Parlin Siagian, Juanda, Badia Raja, dan sejumlah nama lainnya.

“Momen kedatangan saya ke Medan untuk menggelar latihan, tentu punya arti tersendiri bagi saya. Di samping menjadi ajang saling berkenalan dengan fans Medan, saya juga bisa bertukar pikiran dengan kawan-kawan lama saya di Medan,” bilang Rudi.

Tapi, kedatangan Rudi dan tim ke Medan tentunya mengemban banyak pekerjaan rumah (PR). Rudi sendiri sudah menjadwal sejumlah materi latihan yang akan digeber maksimal. Menariknya, Rudi tak melulu mengarsiteki tim.

Dirinya juga menegaskan bahwa sejumlah pihak yang mendampingi tim juga harus dibenahi. “Bukan hanya pemain saja yang harus diluruskan, pendamping tim juga harus berada di jalan yang benar. Tim ini harus saling bahu-membahu untuk meraih target tidak degradasi. Intinya kebersamaan,” sambungnya.

Di samping itu, menu penambahan materi latihan skill individu juga menjadi target utama Rudi. Ya, dia berencana memberi materi tambahan pada sejumlah pemain inti di luar jadwal latihan rutin.

“Secara keseluruhan, tim ini masih banyak yang harus dibenahi. Mulai dari disiplin pribadi hingga mental profesional itu sendiri. Di samping itu, latihan juga akan digeber sebanyak mungkin mengingat waktu mempersiapkan tim tinggal sedikit. Bagi pemain sebagian pemain inti, akan ada tambahan latihan skill individu di luar latihan rutin,

Target

Di awal kompetisi Super Liga 2009, Sihar Sitorus selaku manager PSMS menargetkan Affan Lubis dkk bisa menjuarai Super Liga 2009, meskipun home base PSMS saat itu bukan di Medan dan harus menjadi tim musafir karena stadion Teladan tak lolos verifikasi. Tapi target tesebut berbalik 180 derajat dan justru saat ini PSMS diharapkan dapat selamat dari zona degradasi.

Sekedar mengingatkan dipertandingan pembuka Super Liga PSMS yang percaya diri ternyata hanya mampu bermain imbang melawan tim penuh kejutan Persiwa Wamena. Bahkan di putaran pertama PSMS hanya mampu meraih satu kali kemenangandan beberapa kali hasil seri. Tak pelak PSMS pun saat itu dijuluki tim yang paling sering bermain imbang.

Lebih parah lagi, PSMS yang ditargetkan dapat menjuarai Super Liga malah terpuruk di zona degradasi. Sulitnya meraih kemenangan difaktorkan karena pengaruh stamina pemain yang cepat terkuras.

Berbagai cara dilakukan Sihar Sitorus, mulai dari pergantian pelatih dan merombak separuh amunisinya di transper window putaran pertama.

Rekor pun tercipta, PSMS menjadi satu-satunya tim di Super Liga bahkan dunia yang mengganti pelatihnya sebanyak lima kali dalam satu musim kompetisi, dari era Iwan Setiawan, Erick Williams, Luciano Leandro, Liestiadi dan yang terakhir Rudi William keltjes. Bahkan asisten pelatih Rudi Saari dan pelatih kiper Mardiyanto pun ikut menjadi korban.

Diera kepelatihan Rudi William Keltjes PSMS sedikit mengalami peningkatan permainan. Dari empat partai yang di jalaninya bersama PSMS, hasilnya mampu meraih dua kemenangan di AFC Cup. Sekali di Super Liga dan satu kali hasil imbang dan mampu mendongkrak posisi ayam kinantan diklasemen sementara.

Semoga dengan datangnya Rudi William keltjes PSMS dapat lebih memperbaiki permainannya dan meraih kemenangan di sisa partai Super Liga dan dapat memperbaiki posisi untuk menjauh dari zona degradasi di akhir kompetisi

Saturday, April 11, 2009

PSMS Minta Dispensasi

Menempati runner up klasemen sementara Grup F Piala AFC 2009 membuat PSMS Medan mulai serius bersaing di turnamen kelas dua sepak bola Asia tersebut.

Bentuk keseriusan Ayam Kinantanitu terlihat dari permintaan mereka agar laga melawan Persija Jakarta, Jumat (17/4), bisa digeser karena pada Selasa (21/4) mereka harus terbang ke Maladewa melawan VB Sports Club. ’’Melihat draf jadwal itu, kami berharap pertandingan melawan Persija Jakarta akan diundur karena PSMS akan terbang ke Maladewa menghadapi VB Sport,” ujar Media Officer PSMS Abdi Panjaitan kepada Harian Seputar Indonesia kemarin.

Menurut Abdi, persiapan menghadapi VB Maladewa perlu dilakukan sebaik mungkin, mengingat pertandingan itu akan menjadi penentu mengamankan posisi PSMS sebagai runner-up Grup F. ’’Ini kan pertandingan tandang,jadi perlu persiapan matang. Apalagi, kami kan jadi wakil Indonesia di tingkat Asia, kami mengharapkan BLI mempertimbangkannya,” ujar Abdi.

Dari draf jadwal sementara yang diterima pihak PSMS,ada tujuh pertandingan yang akan berlangsung pada Jumat (17/4), salah satunya PSMS kontra Persija. ’’Semoga BLI mempertimbangkan dan mengeluarkan jadwal yang sesuai harapan kami,”ujar Abdi. Meski belum secara resmi melayangkan surat ke BLI, PSMS sudah melakukan perbincangan berkaitan dengan jadwal tersebut.

’’Manajemen telah berkomunikasi dengan BLI, memang belum melayangkan surat.Jika nanti masih seperti itu, pihak manajemen akan menyurati BLI untuk melakukan perubahan,”ungkapnya. Abdi menambahkan, harapan perubahan jadwal itu semata-mata dilakukan untuk memantapkan persiapan menghadapi VB.

’’Kita lihat sendiri, VB bermain cukup baik melawan.Jadi,butuh persiapan ekstra.Apalagi kami sebagai tim tamu,tentunya optimisme menang akan ditunjukkan VB melalui permainan ngotot dan dukungan suporter,” tutur Abdi.

Legal Officer PSMS Catur Agus Saksono menambahkan, saat ini manajemen tengah menunggu jadwal resmi dari BLI.Bila memang pihak pelatih kepala dan pengelola merasa jadwal tersebut mengganggu, manajemen akan melakukan tindakan,permohonan ke BLI

Wednesday, April 8, 2009

PSMS Bekuk VB Sports Lewat Sundulan Carbiny

PSMS kembali memetik poin penuh pada penampilan di babak penyisihan Grup F, AFC Cup 2009. Bertanding di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa, 7 April 2009, Ayam Kinantan unggul tipis 1-0 atas tamunya VB Sports.

Di babak pertama, PSMS masih kesulitan menjebol gawang VB Sports. Sepanjang 45 menit kedua tim hanya mampu bermain imbang 0-0. PSMS baru berhasil melepas kebuntuan di babak kedua lewat gol semata wayang yang dicetak Aun Carbiny menit ke-77.

Tampil sebagai tuan rumah, PSMS sudah mendominasi pertandingan sejak babak pertama bergulir. Kesempatan emas Ayam Kinantan pertama kali didapat lewat kaki Mario Costas saat berjalan 20 menit.

Memanfaatkan umpan silang dari Ellie, Costas berhasil mendapat ruang tembak di depan kotak penalti VB Sports. Sayang peluang ini gagal berbuah gol. Tendanga keras Costas masih mampu ditepis oleh penjaga gawang VB Sports, Shinan.

PSMS kembali mendapat peluang di akhir babak pertama. Umpan lagi-lagi datang dari Ellie. Sayang, Rachmat Afandi datang terlambat. Akibatnya, umpan lambung Ellie berhasil diserobot pemain belakang lawan dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Untuk meningkatkan daya gedor timnya, Pelatih PSMS, Liestiadi memasukkan Octavianus Maniani menggantikan Asri Akbar. Namun hingga pluit tanda babak pertama usai ditiup, skor tak berubah 0-0.

Di babak kedua, VB Sports sempat membuat repot pertahanan PSMS. Permainan kaki ke kaki yang diperagakan tim asuhan Lazlo Kiss itu memaksa kiper PSMS, Markus Horison jatuh bangun.

Namun gempuran itu tak berlangsung lama. PSMS mulai mengambil alih babak kedua. Serangan-serangan yang dibangun dari sisi sayap kembali merepotkan barisan pertahanan VB Sports.

Di menit ke-77 PSMS akhirnya berhasil melepas kebuntutan. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Ellie, PSMS akhirnya mencetak gol lewat tandukan cantik Aun Carbiny. Skor 1-0 untuk PSMS.

VB Sports mencoba mengejar ketertinggalan. Namun serangan yang dilancarkan Shinaz cs masih mampu dipatahkan oleh barisan pertahanan PSMS. Hingga babak kedua berakhir, skor tak berubah 1-0 untuk PSMS.

Meski berhasil meraup tiga poin, PSMS belum juga mampu menggusur South China dari posisi puncak klasemen sementara Grup F. Saat ini, PSMS berada di urutan kedua dengan koleksi 6 poin dari tiga laga

Tuesday, April 7, 2009

PSMS Jaga Peluang Lolos

PSMS Medan berpotensi besar lolos ke fase kedua AFC Cup 2009. Satu kemenangan telah diraih, yakni saat mengalahkan Johor FC Malaysia pada 17 Maret lalu.

Ayam Kinantan, julukan PSMS, kini juga sedang bertengger di posisi kedua grup F. PSMS juga sangat optimistis mampu menggenggam tiket ke babak berikutnya.

Karena itu, mereka ingin menjaga peluang lolos tersebut. PSMS bertekad melumat VB Sport Maladewa di Gelora Sriwijaya, Palembang, malam ini. (tayangan langsung TPI pukul 19.00 WIB).

"Adalah target yang realistis bagi kami lolos ke babak berikutnya. Karena itu, kami selalu berpikir menang dan menang, tidak terkecuali melawan VB Sport," tegas Liestiadi, pelatih PSMS.

Runner-up Liga Indonesia musim lalu itu pun yakin mampu merengkuh tiga poin malam ini. Apalagi, mereka bakal tampil dengan kekuatan utuh. Selain itu, PSMS punya motivasi yang tinggi. Situasi tersebut menyusul kemenangan atas Johor FC.

Semangat mereka semakin berkobar lantaran sukses di pertandingan dalam negeri. Ellie Aiboy dkk sukses memukul Delta Putra Sidoarjo (Deltras) di ajang Djarum Indonesia Super League (DISL) pada 28 Maret lalu.

"Itu (kemenangan, Red) modal berarti. Kami menjadi semakin yakin. Satu hal lagi, kami bisa mengalahkan Johor FC. Itu berarti kami juga bisa mengalahkan VB Sport," ujar Liestiadi.

PSMS memang berpeluang mendulang kemenangan. Sebab, secara kualitas, VB Sport jelas masih di bawah PSMS. Di sisi lain, VB Sport kelelahan. Sebab, mereka baru merapat ke Palembang kemarin siang. Jawara Liga Maladewa itu terlambat datang karena mereka sempat nyasar

Isyarat PSMS atasi Maladewa

Dua pemain teras PSMS Medan, Fadly Hariri dan Aun Carbini mengisyaratkan, timnya memiliki peluang mengatasi VB Sport Maladewa di babak penyisihan grup F Piala AFC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Selasa malam ini pada pukul jam 19.00 WIB.

Fadli dan Aun yang dihubungi Waspada di Palembang mengakui, moral dan semangat bertanding tim cukup tinggi setelah mengalahkan Johor FC Malaysia 3-1. Dalam kondisi ini serta kekompakan tim, telah membuat semangat berperang mereka cukup tinggi.

"Fanatisme yang kami miliki, strategi dan motivasi yang diberikan pelatih maupun manajemen, mudah-mudahan akan menjadi senjata ampuh bagi kami untuk melumpuhkan tim tamu," ujar Fadli.

Di samping itu, bermain di kandang sendiri jelas sangat menguntungkan PSMS, mengingat akan adanya dukungan publik sepakbola di Sumut yang sengaja datang ke Palembang maupun suporter setempat.

Pelatih Rudy William Keltjes telah menerapkan strategi khusus menghadapi Maladewa yang sebelumnya berhasil menahan tim asal Hongkong, South China FC, yang mengalahkan PSMS 0-3.

Mengenai keberadaan penyerang Ali Ashfaq yang juga bomber Timnas Maladewa, Keltjes mengaku tidak begitu khawatir. Sebab, lini belakang Ayam Kinantan dipastikan bisa mengantisipasi pergerakan pemain tersebut.

"Dari pantauan kami, penyerang tersebut tidak begitu berbahaya. Justru yang harus dijaga adalah gelandang mereka itu," tegasnya.

Untuk itu, menurut Keltjes, sudah tugas dari para gelandang yang akan mematikan langkah pemain tersebut. Kebetulan, tambahnya, PSMS memiliki gelandang yang cukup bagus dan bisa diandalkan.

"Dengan materi yang ada saat ini, saya sangat yakin lini tengah masih bisa kami kuasai. Terlebih karena semua pemain kami dalam kondisi siap tempur," optimisme Keltjes.

Jika Elie Aiboy cs bisa menorehkan kemenangan, peluang untuk melaju ke babak berikut turnamen kasta kedua di Asia ini cukup terbuka. Itu karena pada laga sebelumnya, PSMS mampu mengalahkan wakili Malaysia Johor FC dengan skor meyakinkan 3-1 di tempat yang sama

VB Sports Keliru Artikan Surat PSMS

Sebelum tiba di Palembang, Sumatera Selatan, tim asal Maladewa, VB Sports sempat nyasar ke Medan. Meski demikian, mereka tidak ingin menyalahkan siapapun atas kejadian ini.

VB Sports akan berhadapan dengan PSMS Medan, Selasa, 7 April 2009. Namun pasukan Laszlo Kiss itu baru tiba di Palembang, Sumsel, Senin, 6 April 2009. Keterlambatan ini terjadi akibat sehari sebelumnya, rombongan sempat nyasar ke Medan.

Menurut Ibrahim Ghathaan, media officer VB Sports, kejadian ini bukan karena kesalahan panitia pelaksana PSMS Medan. Namun sebaliknya, timnyalah yang salah mengartikan surat yang dilayangkan oleh Ayam Kinantan.

"Kami pikir pertandingan akan digelar di Medan. Tapi ternyata dalam surat yang kami terima sudah tertulis kalau pertandingan dipindah ke Palembang," kata Ibrahim kepada Isyad Irfandi, wartawan GOSport, Senin, 6 April 2009.

Keterlambatan ini tentu saja membuat persiapan VB Sports terganggu. Sebab, mereka hanya punya waktu sehari untuk mengenal stadion Jakabaring, Palembang, Sumsel.

Namun lagi-lagi, VB Sports tak ingin mempermasalahkannya. "Ini sudah menjadi resiko kami. Meski terlambat, kami tetap bertekad untuk memenangkan pertandingan lawan PSMS Medan," tandas Ibrahim.

Pelatih VB Sports, Laszlo Kiss sendiri belum bisa dimintai komentarnya. Sebab, Kiss tidak hadir saat panpel menggelar konfrensi pers Senin, 6 April 2009, sekitar pukul 18.00 WIB. Kiss memilih untuk membawa timnya untuk menjajal Stadion, Jakabaring, Palembang.

Lawan PSMS Sudah Tiba di Palembang


Tim asal Maladewa, VB Sports akhirnya tiba di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 6 April 2009. Setibanya di Palembang, rombongan langsung bertolak menuju hotel tanpa memberikan keterangan kepada pers.

Menurut laporan Irsyad Irfandi, wartawan GOSport, VB Sports tiba di Bandara Sultan Mahmud Baharuddin (SMB) II sekitar pukul 13.00 WIB. Calon lawan PSMS Medan di AFC Cup 2009 itu datang dengan menumpang pesawat Kartika Airlines dari Bandara Polonia, Medan.

VB Sports sejatinya tiba di Palembang, Minggu, 5 April 2009. Namun pesawat yang ditumpanginya justru mendarat di Bandara Polonia Medan. Kejadian itu baru diketahui setelah hingga pukul 22.00 WIB, VB Sports tak kunjung mneunjukkan batang hidungnya di Bandara SMB II.

Belum ada keterangan yang diberikan baik oleh pelatih maupun ofisial tim terkait keterlambatan kedatangan mereka. Setibanya di Palembang, VB Sports langsung menuju hotel Novotel Palembang.

Panitia Pelaksana (Panpel) PSMS medan masih sulit dikonfirmasi terkait keterlambatan ini. Keterangan resmi baru diberikan saat acara konferensi Pers sore ini, sekitar pukul 16.00 WIB sore ini.

Preview PSMS Medan vs VB Sports Pembuktian Taji Ayam Kinantan

Buta kekuatan musuh. Itulah yang akan dialami PSMS Medan dan VB Sports Club saat bentrok malam ini di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang.

Bentrok di 32 Besar AFC Cup 2009 adalah pertemuan pertama buat keduanya. Otomatis mereka sama-sama belum mengetahui kekuatan masing-masing.

Khusus untuk tim Ayam Kinantan, meskipun belum mengetahui bagaimana karakter permainan tim asal Maladewa itu, Ellie Aiboy dkk tetap saja berambisi mematok tiga poin. Peracik strategi yang masih memegang tongkat komando PSMS saat ini, Liestiadi, mengaku timnya sudah matang karena sudah lebih satu pekan mempersiapkan diri.

“Persiapan kami terbilang cukup matang. Satu pekan terakhir, kami sudah mendeteksi permainan VB via Internet dan coba memahami beberapa pemain kunci mereka. Para pemain gelandang mereka sepertinya memiliki kualitas yang bagus,” ujar Liestiadi kepada wartawan GOSport, Rasyid Irfandi.

Keinginan PSMS untuk menang didukung oleh kondusifnya suasana kamar ganti pemain dan pada saat sesi latihan. Semua pemain tampak sangat menikmati dan menjalani apa yang diinstruksikan pelatih di lapangan.

“Kami sudah berlatih dengan suasana yang lebih baik, serta melakukan simulasi permainan dalam sesi latihan. Seolah-olah kami sedang melawan VB. Dari pandangan saya bersama Rudy Keeltjes (Penasihat Teknik), diperkirakan VB akan mempergunakan formasi 4-4-2 atau mungkin 4-5-1,” ujar Liestiadi.

Rudy yang akan mengambil alih tongkat kepelatihan dari tangan Liestiadi mengaku sama sekali tak tahu cara bermain VB. “Secara tim, saya sama sekali belum tahu. Tapi, saya bersama Liestiadi sudah mengamati via rekaman pertandingan. Dan, ada tiga pemain yang perlu kami waspadai. Satu beroperasi di gelandang dan dua di depan,” tukasnya lagi.

VB Galau

Sementara itu, pihak VB semakin galau setelah kacaunya jadwal perjalanan mereka. Seharusnya, VB langsung ke Palembang, namun malah nyasar ke Medan.

Akibat dari insiden ini, tak ada satu pun pelatih dan pemain VB yang menampakkan batang hidungnya pada saat konferensi pers, Senin sore, 6 April 2009. Kemungkinan, mereka pasti kelelahan.

Apalagi, VB harus segera menjajal rumput Stadion Jakabaring guna mengenal lapangan sebelum pertandingan. Tapi, dari keterangan beberapa ofisial VB, dapat ditarik sedikit kesimpulan bahwa kesalahan bukan berada di pihak PSMS.
Tim Ayam Kinantan sudah memberitahukan kalau pertandingan digelar di Palembang, bukan di Medan. Namun, ada keteledoran dari manajemen VB yang tidak memahami isi surat yang disampaikan pihak PSMS via PSSI.

“Kami tidak tahu harus bagaimana lagi. Kesalahan memang ada pada tim VB. Kami hanya bisa menjalankan ini sebaiknya-baiknya,” ungkap media officer VB, Ibrahim Ghathaan.

Sebelum bertolak ke Indonesia, pelatih kepala VB, Lazlo Kiss, menargetkan angka penuh dalam lawatan ini. “Fokus kami saat melawan PSMS bukan hasil imbang, tapi kemenangan,” katanya seperti dikutip dari situs Maldivesoccer.

PRAKIRAAN FORMASI
PSMS (4-4-2): 20-GALIH; 3-FADLY, 6-AUN, 11-EDI, 26-DHANI; 5-ESTEBAN, 17-MARINS, 8-AFFAN, 48-ELLIE; 30-MARIO, 16-AFANDI
Pelatih: Liestiadi

VB (4-4-2): 1-SHINAN; 5-HANEEF, 18-MOOSA, 20-ASHFAN, 26-AKUNOWO; 6-SHAFFAZ, 7-ASHFAQ, 25-MANSARAY,16-HUSAIN; 9-LAREEF, 10-UMAR
Pelatih: Lazlo Kiss

KLASEMEN GRUP F AFC CUP 2009
1. South China (Hong Kong)*2*2*0*0*5-1*6
2. PSMS (Indonesia)*2*1*0*1*3-4*3
3. VB (Maladewa)*2*0*1*1*1-2*1
4. Johor FC (Malaysia)*2*0*1*1*1-3*1

JADWAL PSMS DI AFC CUP 2009
WAKTU*LAWAN*TEMPAT
7 April*VB Maladewa*Stadion Jakabaring, Palembang
21 April* VB Maladewa*National Stadium, Maladewa
5 Mei*South China*Stadion Jakabaring, Palembang
19 Mei*Johor FC*Stadion Jcorp, Pasir Gudang, Malaysia