Saturday, January 17, 2009

PSMS kirim mata-mata?

Medan- Pada saat sekuad PSMS medan mencoba stadion Teladan Jumat(16/1)pagi, terlihat salah satu andalan PSPS pekan baru yang merupakan anak medan juga, ikut menonton persiapan tim Ayam kinantan. Dia adalah kiper utama PSPS pekan baru, Andi setiawan

Andi yang sempat memperkuat PSMS medan tersebut, terlihat datang seorang diri dan langsung menuju bench di sebelah kiri lapangan . Andi terlihat duduk bersama dua rekannya dan memantau sesi latihan yang di berikan Luciano Leandro. Ada sekitar setengah jam Andi meliat latihan PSMS medan

Bisa jadi hal tersebut merupakan salah satu upayaPSPS pekan baru untuk memata-matai persiapan PSMS medan. Meskipun wajar saja Andi datang melihat latihan Affan Lubis dkk. Berhubung andi anak medan asli " Itu pemain PSPS mungkin dia dikirm pelatihnya untuk memantau persiapan tim" koar salah satu penggemar

Meski demikian, skuad PSMS medan toh terlihat cuek bebek saja dan meneruskan latihannya. Giliran sore harinya saat skuad PSPS mencoba rumput stadion teladan, Rudi saari datang melihat persiapan PSPS. Kedatangan Rudi saari juga sekalian mewakili PSmS Medan untuk konfrensi pers. Kepada wartawan koran rudi bilang bahwa partai melawan PSPS hari akan seru
Banyak pemain PSPS manatan PSMS. Pelatihnya juga mantan pelatih PSMS. Terlebih PSPS saat ini pemimpin puncak sementara didivisi utama wilayah barat. Pasti laga tersebutbakal seru" bilangnya

PSMS Hening cipta buat korban Palestina

MEDAN - Pertandingan babak 24 besar Copa Indonesia di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1) ini antara PSMS versus PSPS Pekan Baru, diawali hening cipta buat warga Palestina yang menjadi korban serangan biadab Israel.

Juga sekaligus mendoakan mantan pemain PSMS era-60-an almarhum Datok Saiban Syamsuri wafat pada usia 73 tahun Rabu (14/1) malam. Demikian Ketua Panpel H. Wahyu Wahab, Jumat.

Para pemain kedua tim juga diharapkan memakai ban hitam di lengan atas rasa duka terhadap korban serangan Israel ke Palestina. Demikian pula dengan mantan pemain PSMS almarhum Saiban yang telah banyak berbuat di skuad PSMS yang pada era 60-an dijuluki The Killer.

Menurut Wahyu, Panpel siap menggelar pertandingan leg pertama babak 24 besar Copa Indonesia. Panpel telah berkordinasi dengan pihak terkait dengan memperoleh izin dari Badan Liga Indonesia (BLI), Pemko Medan dan izin keramaian dari Poltabes Medan.

"Seratus lebih personil kepolisian dan angkatan darat dikerahkan dalam pertandingan ini," terang Wahyu, yang menyebutkan TvOne sebagai media partner Copa Indonesia batal menyiarkan langsung.

Masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan dapat memperoleh tiket di agen-agen dan loket di sekitar stadion. Harga tiket tribun terbuka Rp20.000, tribun tertutup Rp35.000 dan VIP Rp45.000

Hening cipta buat korban Palestina


PSPS siap curi poin

MEDAN - Pelatih PSPS Pekan Baru Abdul Rahman Gurning mengatakan, PSPS datang ke Medan berkekuatan penuh membawa 18 pemain termasuk tiga pemain asing.

Tim dari negeri "Lancang Kuning" ini siap untuk mencuri poin dalam pertandingan babak 24 besar Copa Indonesia 2008/2009 menghadapi tuan rumah PSMS di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1).

"Kita siap menghadapi PSMS," tambah Gurning menjawab Waspada setibanya di Bandara Polonia Medan, Kamis (15/1). Gurning didampingi manajer tim Dityo Pramono mengakui PSMS adalah lawan tangguh. Apalagi Ayam Kinantan tampil di kandang.

Gurning yang juga berasal dari Medan sudah tidak asing dengan gaya permainan Ayam Kinantan. Bahkan mantan pelatih PSMS yang memegang lisensi A ini dapat membawa PSPS sementara di puncak klasemen sementara divisi utama.

Mantan pelatih Persitara ini turut membawa tiga pemain asing asal Kamerun Junavo, Daniel Bikoy dan Hendrik. Dia tidak menyangkal bahwa ketiga pemain itu dalam kondisi prima. Bagi Gurning, tidak ada istilah bermain bertahan walau tampil di kandang lawan, sebab menyerang merupakan pertahanan terbaik.

Manajer tim PSPS Dityo Pramono merendah. "PSMS lebih bagus, karena mereka bermain di Liga Super Indonesia," terangnya. Menurutnya, manajemen PSMS tidak menetapkan target muluk-muluk. "Anak-anak diharapkan dapat bermain maksimal," ungkapnya.

Joao Carlos terganjal surat

MEDAN - Pemain Brazil, Joao Carlos gagal bergabung dengan skuad PSMS, karena terganjal mengenai surat atau kelengkapan administrasi yang dimiliki pemain asing tersebut.

Media Officer PSMS, Abdi Panjaitan, Kamis mengatakan, pemain asing tersebut tidak jadi dikontrak manajemen PSMS, terganjal surat atau dokument.

Menurut dia, Joao Carlos sudah cukup lama menjalani seleksi calon pemain PSMS yang digelar di Stadion Teladan Medan maupun di Stadion Kebun Bunga Medan.

Bahkan, katanya. Joao Carlos beberapa minggu menjalani tes di Bogor yang ditangani pelatih Luciano Leandro. Namun, akhirnya pemain asing itu tidak jadi memperkuat tim Ayam Kinantan berdasarkan keputusan manajemen.

Sebelumnya, pelatih Luciano Leandro asal Brazil memberikan rekomendasi agar memeriksa kesehatan Joao Carlos. Tes tersebut dilakukan oleh tim medis atau dokter yang dipercaya menangani pemain PSMS.

Elie Aiboy perkuat Ayam Kinantan

MEDAN - Striker Elie Aiboy yang tidak ikut memperkuat tim nasional Indonesia ke Oman akan memperkuat tim PSMS Ayam Kinantan menghadapi PSPS Pekanbaru pada babak 24 besar Copa Indonesia di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1) mulai pukul 15.30 WIB.

Kamis (15/1), Elie Aiboy yang direkrut paruh putaran pertama Liga Super Indonesia tampak bersama skuad PSMS yang tiba di Bandara Polonia Medan, setelah menjalani pelatihan di Bogor dan Bandung. Skuad PSMS langsung menuju mess melakukan istirahat dan dijadwalkan Jumat (16/1) hari ini melakukan latihan ringan di Stadion Teladan.

Liestiadi yang ditunjuk manajemen PSMS sebagai pelatih kepala pasca Badan Liga Indonesia (BLI) melarang Luciano Leandro karena tidak memiliki lisensi A enggan berkomentar menanggapi skuad PSMS menghadapi PSPS. "Saya akan berupaya maksimal menjalankan kepercayaan manajemen," ungkapnya.

Dilarangnya Luciano yang sempat dikontrak manajemen PSMS menambah polemik skuad yang akan dipersiapkan menghadapi Liga Champions Asia dan Liga Super Indonesia ini. Pelatih Brazil yang kini sebagai penasehat teknis melakoni skuad Ayam Kinantan di belakang layar.

"Tim PSMS sudah melakukan persiapan menghadapi PSPS," terangnya. PSMS selain melakukan rutin juga menggelar pertandingan uji coba dengan tim-tim dari Pulau Jawa. Penampilan PSMS diakuinya mengalami peningkatan pada semua lini. Dalam pertandingan uji coba di Bogor Rabu (14/1), Elie juga diturunkan.

"Kemungkinan besar Elie akan perkuat PSMS menghadapi PSPS," tambahnya. Jika diturunkan, ini merupakan pertandingan kali pertama baginya memperkuat Ayam Kinantan di Copa Indonesia.

Luciano mengakui bahwa PSMS harus dapat memetik kemenangan pada leg pertama. Dia mengakui ada beberapa pemain yang tidak dapat diturunkan, namun dapat diantisipasi dengan pemain lainnya. "Kita sudah siap menghadapi PSPS," ujarnya.