Monday, February 23, 2009

Boyong 18 Pemain



MEDAN-Manajemen PSMS akhirnya memboyong 18 pemain menuju Singapura untuk menghadapi Singapore Armed Force pada Rabu (25/2) mendatang di babak play off Liga Champions Asia (LCA).

Hal tersebut menyusul keputusan tim pelatih pada usai sesi latihan Minggu (22/2) kemarin. Menurut Liestiadi siapapun pemain yang diboyong, yang terpenting adalah upaya skuad PSMS Medan untuk dapat lolos dari babak play off.

“Ya memang kita harus bekerja keras. Target dari manajemen adalah lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan saya lihat peluang un tuk itu (menang, Red) selalu ada,” beber Liestiadi, kemarin (22/2).

Meskipun menang besar 5-1 atas Persiba Bantul di leg pertama babak 16 besar Copa Indonesia, namun hal itu bukan jaminan jika PSMS akan mampu melewati babak play off Liga Champion Asia (LCA).

Padahal kemenangan atas Persiba, kemarin diyakini dapat membangkitkan semangat tim besutan Liestiadi.

Kendati demikian Sinagpore Armed Force bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Apalagi jika tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

Menuruyt Liestiadi saat Singapore Armed Force menghadapi Electric Victory, kedua tim sempat membagi angka imbang 1-1 di 2X45 menit. Tapi siapa sangka jika dibabak pertambahan waktu Singapore Armed Force mampu membobol gawang lawannya sebanyak tiga kali.

“Kita sudah analis kekuatan dan kelemahan Singapore Armed Force. Mereka punya skema permainan dan kerjasama tim yang bagus,” beber Liestiadi.

Karenanya, saat ini Liestiadi bersama staf pelatih seperti Rudi Saari, Mardianto bahkan Divaldo (pelatih fisik) tengah membahas strategi apa yang akan diterapkan.

“Simulasi dan drill strategi melawan sistem permainan dari Armed Force, tentunya berdasarkan analisis dari permainan mereka,” ungkapnya.

Rencananya, tim akan berangkat ke Singapura pada Senin (23/2) malam ini.