Wednesday, March 28, 2012

Kalahkan PSPS, 10 besar mendekat

MEDAN - Setelah dua kali mengalami penundaan, PSMS Medan akhirnya berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru 3-1 dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Teladan Medan, Selasa malam.

Laga yang seyogianya berlangsung Senin kemarin ditunda menjadi Selasa pukul 15.30 WIB sempat ditunda lagi menjadi pukul 20.00 WIB akibat demo besar-besaran di Kota Medan. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi perjuangan anak-anak asuhan trio pelatih Suharto, Roekinoi, dan Sugiar.

Walau tanpa libero asal Serbia, Sasa Zecevic, pertahanan Ayam Kinantan tetap solid. Dalam laga ini, palang pintu PSMS dipercayakan kepada duet Novi Handriawan dan Ramadhan Saputra yang berhasil meredam ambisi Zaenal Arif cs membobol gawang Markus Horison.

Tambahan tiga angka di kandang pun membuat PSMS memiliki 20 poin dan melonjak ke urutan 12 klasemen. Ambisi menembus 10 Besar pun kian mendekat dengan catatan PSMS mampu mengalahkan lawan terakhirnya di putaran pertama, Persija Jakarta, Jumat (30/3) nanti.

Tanda-tanda raihan poin penuh juga sudah terlihat di awal pertandingan ketika Osas Saha membuat publik yang memadati Stadion Teladan bersorak. Pasalnya, ujung tombak asal Nigeria itu menjebol gawang PSPS di menit 10.

Menit 27, untuk kedua kalinya Saha menggetarkan jala gawang tim tamu, setelah tendangan kerasnya gagal dijinakkan Fance hasil umpan Rahmad. Sebelumnya tendangan voli Saha bahkan hampir menghasilkan gol, seandainya Fance tidak tampil cekatan.

Menjelang bubaran babak pertama, giliran Luis Pena mencatatkan namanya di papan skor. Playmaker PSMS asal Chile ini mencetak gol melalui tendangan bebas nan terukur. Sayang, keunggulan tiga gol tersebut tidak berubah di 45 menit kedua termasuk kala PSPS dipaksa bermain dengan 10 pemain akibat Dedi Gusmawan dihadiahi kartu merah oleh wasit Jumadi Effendi di menit 80.

Sebaliknya, anak-anak PSPS tampil gigih dan sukses memperkecil kekalahan dengan 10 pemain. Tepat di menit 85, sundulan striker Zaenal Arief memaksa Markus Horison yang juga kapten tim PSMS memungut bola dari jalanya.