Saturday, April 28, 2012

PSMS Akan Matikan Pergerakan Firman Utina


Pelatih PSMS Medan, Suharto, membeberkan stategi yang akan diterapkannya saat lawan Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu (28/4). Pelatih yang ditunjuk menggantikan posisi Raja Isa tersebut mengatakan akan mengunci Firman Utina agar kesulitan melakukan pergerakan. Dampaknya, SFC akan kerepotan membobol gawang PSMS akibat mendeknya aliran bola dari lini tengah. “Zainal Anwar dan Ramadhan Saputra akan mematikan pergerakan Hilton Moreira dan Keith Kayamba Gums. Sedangkan Anton Samba, saya instruksikan untuk mengunci pergerakan Firman Utina. Itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, pada pertemuan di putaran pertama, Anton Samba sukses menutup pergerakan Firman dan skor pertandingan berakhir 1-1,” tukasnya kepada Bola.net. Meski begitu, Suharto memandang SFC sebagai lawan yang tangguh. Sehingga, dirinya hanya memasang target satu poin dari laga bertajuk Derby Sumatera tersebut. Ayam Kinantan- sebutan PSMS- juga siap menggagalkan upaya SFC untuk terus memuncaki klasemen sementara ISL dan mempertahankan poin di depan pendukungnya. Lebih jauh dikatakan Suharto, PSMS sudah menyiapkan 18 pemain, Alrian (penjaga gawang), Edi Kurnia, Sasa Zecevic, Novi Handriawan, Wawan Widiantoro, Ledi Utomo, Ramadhan Saputra, Anton Samba, Wiganda Pradika, Zainal Anwar, Zulkarnaen, Alamsyah Nasution, Nastja Ceh, Shin Hyun Joon, Osas Saha, Arie Priatna, Yoseph Nico Malau, dan M Antoni. (bola)

Lawan Sriwijaya, PSMS Ingin Pertahankan Tren Kemenangan


PSMS Medan akan menjalani laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012 kontra Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu (28/4). Selain bertujuan mencari kemenangan, kesempatan tersebut dijadikan momentum kebangkitan Ayam Kinantan- sebutan PSMS Medan. “Kami mencoba mempertahankan tren kemenangan untuk memberikan kebanggaan bagi manajemen dan pendukung. Para pemain sudah saya tanamkan motivasi tinggi agar bermain dengan penuh kesungguhan dan memberikan kemampuan maksimal,” terang pelatih PSMS, Suharto, kepada Bola.net. Perlahan namun pasti, Suharto mammpu mendongkrak daya juang Zainal Anwar dan kawan-kawan. Terbukti, setelah dipermalukan Deltras Sidoarjo dengan skor 1-3 di Stadion Teladan, Medan, pada 19 April, PSMS bangkit dan meraih kemenangan 1-0 atas Persidafon Dafonsoro di Stadion Teladan Medan, Senin (23/4). “Mudah-mudahan, motivasi pemain terus meningkat. Sebab, kami membidik posisi papan tengah untuk memperpendek jarak dengan pemuncak klaseman ISL, Sriwijaya FC,” tuturnya. PSMS yang kini berada di posisi ke-11, terpaut 20 poin dari Laskar Wong Kito-sebutan SFC (25-45). “Para pemain harus lebih banyak menuai kemenangan. Kami harus lebih bekerja keras,” tekadnya. Sementara itu, upaya PSMS mencuri poin di kandang SFC diperkirakan cukup berat. Penggawa SFC begitu bersemangat menghadapi Derby Sumatera ini lantaran diiming-imingi bonus dari Presiden SFC, Dodi Reza Alex. “Besaran nilai bonus memang belum dipastikan. Namun, yang pasti akan kami berikan sebagai bentuk apresiasi manajemen tim terhadap para pemain,” tandasnya. (bola)

Kekompakan Jadi Senjata Sriwijaya Redam PSMS


Kekompakan akan menjadi senjata andalan Sriwijaya FC untuk meredam gempuran PSMS Medan dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu (28/4). Itu karena, Ayam Kinantan- julukan PSMS- dinilai sebagai tim yang solid lantaran memiliki kualitas pemain yang merata. Sehingga, hanya dengan bermain padu, Firman Utina dan kawan-kawan dapat mempertahankan poin dari curian lawan. “Tekanan demi tekanan akan kami berikan sepanjang pertandingan. Para pemain sudah saya instruksikan untuk berani melakukan tekanan dan membuat variasi serangan,” terang pelatih SFC, Kas Hartadi, kepada Bola.net. “Namun, pemain harus tampil all out agar dapat memenangkan pertandingan. Kami memandang laga tersebut sama seperti sebelumnya. Sebenarnya, tidak ada yang sulit atau terlalu kami khawatirkan. Hanya saja, para pemain tetap tidak boleh memandang enteng lawan,” sambungnya. Bahkan, dikatakan mantan pemain tim nasional Indonesia era 1990-an tersebut, bahwa mereka sudah mengantisipasi daya juang PSMS yang dipastikan meninggi usai meraih kemenangan perdana dalam putaran kedua kompetisi ISL. Itu menyusul kemenangan Ayam Kinantan dari Persidafon Dafonsoro dengan skor 1-0 di Stadion Teladan, Medan, Senin (23/4). Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak striker Osas Marvelous di menit ke-23 melalui titik putih. Hasil tersebut sebenarnya sempat membuat tim arahan Suharto naik ke peringkat 10 di persaingan klasemen sementara ISL dengan torehan 25 poin dari 21 pertandingan. Sayangnya, PSPS Pekanbaru berhasil merebut posisi tersebut setelah mendapatkan tambahan poin usai mempermalukan Gresik United 1-0 di Stadion Petrokimia, Gresik, Kamis (26/4), sedangkan SFC masih kokoh di puncak klasemen dengan 45 poin dari 20 laga. “Saya diuntungkan dengan kondusivitas tim. Bahkan, pemain siap tampil agresif untuk meraih poin penuh,” tutupnya. (bola)

Friday, April 27, 2012

Motivasi tinggi Ayam Kinantan


MEDAN - Jelang duel melawan Sriwijaya FC di Palembang pada Sabtu (28/4) nanti, PSMS Medan memiliki motivas tinggi mengejutkan pemimpin klasemen Indonesian Super League (ISL) itu. Caretaker Pelatih PSMS, Suharto AD, bahkan mengatakan yakin skuad Ayam Kinantan bisa membawa nilai dari Sriwijaya FC, karena pemainnya tengah termotivasi dan bersemangat. Kondisi seperti itu, diakui Suharto, menjadi senjata ampuh bagi tim Ayam Kinantan dalam partai tandangnya di Palembang. Meski SFC memegang tahta klasemen sementara, Ayam Kinantan tidak gentar. Bahkan Novi Handriawan cs tidak menutup kemungkinan dapat mempermalukan bagi Firman Utina cs di hadapan pendukung fanatiknya, asal pemain bisa menjalankan strategi dengan baik. Sebelumnya, Suharto menyebutkan Ramadhan Saputra, Anton Samba, dan Zainal Anwar harus bisa melumpuhkan duet bomber Laskar Wong Kito dalam diri Hilton Moreira dan Keith Kayamba Gumbs plus Firman Utina sebagai playmaker. “Sriwijaya memang kuat, tapi PSMS juga memiliki peluang untuk mengalahkannya dengan modal semangat tinggi yang kami rasakan sekarang,” jelas Suharto, Rabu. Karena itu, Suharto didampingi Roekinoi dan Sugiar terus mengasah strategi dengan menggelar simulasi pertandingan di Stadion Teladan. Pada latihan terakhir, Sasa Zecevic dan Wawan Widiantoro terlihat berlatih terpisah dari rekan-rekannya, termasuk trio Ramadhan Saputra, Anton Samba, dan Zainal Anwar. Pada latihan simulasi itu, tim dibagi dalam dua kelompok. Satu tim dihuni materi pemain inti dan lainnya diisi pemain lapis kedua. Untuk tim inti, posisi libero Sasa digantikan Ledy Utomo dan wing back kiri diisi Anton Samba. Formasi ini diterapkan Suharto guna mengantisipasi Sasa atau Wawan mengalami cedera. Uniknya, Shin Hyun Joon juga bergabung di tim inti. Namun kepastian tampil pemain asal Korea Selatan di Palembang nanti tergantung kondisi terakhirnya. Diakui tim pelatih, proses adaptasi Shin telah menunjukkan peningkatan dan kemungkinan membantu barisan tengah. Secara terpisah, CEO PSMS ISL Idris SE meminta tim pelatih agar pemain asing yang dimiliki dimanfaatkan secara maksimal. Suharto sendiri menanggapi belum tampilnya Shin membela PSMS, karena kondisinya belum fit 100 persen. ”Dia baru bergabung dengan tim, jadi kita masih memerlukan waktu untuk memantaunya. Namun kami juga berharap Shin bisa main karena saya tahu kualitasnya. Dia pemain yang bagus”, terang Suharto. Usai menghadapi Sriwijaya, PSMS kembali akan melakoni laga tandang di Balikpapan menghadapi Persiba pada 4 Mei dan Gresik United pada 8 Mei mendatang.

PSMS Ingin Kebugaran Hyun Joon Segera Pulih


Pelatih Caretaker PSMS Medan, Suharto AD berharap kondisi fisik pemain asing asal Korea Selatan, Shin Hyun Joon segera pulih. Suharto ingin mantan pemain Deltras Sidoarjo itu bisa tampil full time saat bertandang ke markas Sriwijaya FC, Sabtu, 28 April 2012. Sejak didatangkan pada putaran kedua Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12, Hyun Joon memang belum pernah sekalipun tampil penuh bersama PSMS. Berbeda dengan pemain baru lainnya asal Slovenia, Natsja Cech yang sudah tampil full time bersama Ayam Kinantan. "Sejak bergabung dalam tim ini, Shin sudah terliat menyatu dengan rekan setim lainnya, dia juga sudah tahu visi bermain kami, hanya saja kebugaran fisiknya belum full seratus persen," kata Suharto. "Kami terus memantau kondisinya, kami berharap dia bisa dimainkan di Palembang nanti," beber Suharto. Hyun Joon sebenarnya sempat tampil sebagai starter saat PSMS bertemu dengan Deltras, Kamis pekan lalu. Namun pemain yang mengawali karir dari PSPS Pekanbaru tersebut harus ditarik keluar pada menit ke-21 dan digantikan dengan Muhammad Antoni. "Dia itu sangat kami butuhkan untuk membantu dua striker. Dia punya kecepatan, itu salah satu keunggulannya," jelas Suharto. PSMS akan menghadapi pimpinan klasemen ISL 2011-12 di Stadion Jakabaring, Palembang, 27 April 2012. Menghadapi laga ini, Ayam Kinantan bertolak dengan membawa 18 pemain.

Wednesday, April 25, 2012

Jalan PSMS IPL Menjauhi Zona Merah


Pertarungan kontra Persiraja Banda Aceh di Stadion H Dhimurtala Lampineung Banda Aceh sabtu (28/4) mendatang menjadi salah satu perjuangan paling penting PSMS Medan IPL. Jika mampu meraih poin, tim Ayam Kinantan berpeluang meninggalkan posisi juru kunci. Saat ini, 10 poin yang diraih PSMS Medan sama dengan poin yang telah dikumpulkan Bontang FC. Kendati terpaut selisih dua laga, PSMS Medan yang melakoni laga kontra Laskar Rencong punya peluang lebih besar mencuri poin dibanding Bontang FC yang harus meladeni Semen Padang di Stadion H Agus Salim Padang Senin (30/4) mendatang. Apa lagi, rekor pertemuan kedua tim tersebut di putaran pertama, Semen Padang mampu menekuk Laskar Khatulistiwa-julukan Bontang FC, 0-2 pada 8 Januari lalu. PSMS Medan yang punya rekor positif di lima pertandingan terakhir, termasuk dua seri di kandang lawan, memiliki peluang lebih baik mencuri poin. Rekor perjumpaan perdana di Stadion Teladan Medan, Sabtu (7/1) lalu, menjadi modal berharga. Sedangkan dari kubu tuan rumah, empat kali meraih hasil seri di kandang, empat kali hasil seri dari 10 pertandingan di Stadion H Dihimurtala, membuktikan, tim tamu punya peluang meraih poin di kandang Persiraja. PSMS Medan yang berharap memperbaiki rekor tandang diyakini tampil all-out. Kegagalan meraih poin penuh saat menghadapi PSM Makassar Sabtu (21/4) lalu lantaran tidak diperkuat pilar lini depan diharapkan tidak terulang lantaran Julio Cesar Alcorse sudah bisa diturunkan. Asisten Pelatih PSMS M Khaidir mengatakan, berhasil keluar dari posisi juru kunci bakal membuat motivasi pemain semakin meninggi. ”Kondisi sekarang, tim sudah berubah. Kepercayaan diri pemain meningkat. Jadi boleh lah, kalau kami lebih optimistis menjelang pertandingan dengan Persiraja,” ujar Khaidir ketika dikonfirmasi. Dari segi soliditas, PSMS memang sedang berada pada kondisi cukup baik. Kuartet lini belakang racikan sang arsitek asal Italia Fabio Lopez, cukup sukses memperkecil kebobolan PSMS Medan, terutama di putaran kedua. Dari dua pertandingan terakhir, PSMS Medan belum pernah kebobolan. ”Tentunya, kami berharap, di pertandingan-pertandingan selanjutnya, kami mampu memperkecil selisih memasukkan dan kemasukan bola,” beber pria yang pernah menjadi pelatih di beberapa tim seperti Persiraja, PSMS dan Persigo Gorontalo itu. Sementara, Jecky Pasarela yang absen di pertandingan sebelumnya diharapkan bisa kembali bergabung dengan PSMS Medan saat menghadapi Persiraja. Jecky dan seluruh pemain klub lain yang dipanggil mengikuti seleksi timnas Indonesia berkesempatan membela klub hingga tanggal 30 April. Itu sesuai dengan surat yang diedarkan PSSI kepada klub-klub IPL. Manajer PSMS Medan Doli Sinomba Siregar, menyatakan, pihaknya berharap, Jecky tetap bisa bergabung. ”Dari informasi yang kami dapat, Jecky masih bisa bergabung dengan tim. Kami tentunya akan memanfaatkan hal itu,” bebernya saat dikonfirmasi. Kendati pulang ke Medan dengan harapan bisa memperkuat PSMS Medan, kepulangan Jecky yang terlambat sehingga tidak mengikuti latihan sesi terakhir jelang pertandingan kontra PSM Makassar Sabtu (21/4) lalu, Jecky akhirnya tidak diturunkan. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan manajemen PSMS yang lain, agar kepulangan Jecky tersebut bisa sesuai dengan harapan pelatih. ”Tentunya, kami juga bakal berkoordinasi dengan pelatih dan manajemen yang lain untuk bisa memulangkan Jecky tepat waktu, juga dengan PSSI agar kejadian seperti kemarin tidak terulang,” ungkap Doli

Friday, April 20, 2012

Deltras Sidoarjo Permalukan PSMS Medan 3-1

Deltras Sidoarjo berhasil mencuri kemenangan dari Stadion Teladan, kandang PSMS Medan. The Lobster menang 3-1 dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), Kamis 19 April 2012.

Deltras membuka keunggulan di menit 15. Strecko Mitrovic yang menyisir di sisi kanan lapangan berhasil mengirim umpan datar ke dalam kotak penalti. James Koko Lomel yang tidak terkawal di sana dengan leluasa menyambar bola dan mendorongnya masuk ke dalam gawang.

Tertinggal, PSMS mencoba bangkit dengan menggeber serangan. Hasilnya, barisan depan Tim ‘Ayam Kinantan’ berhasil membuat lini pertahanan Deltras kocar-kacir. Sayangnya, dari beberapa peluang yang didapat tidak satupun berhasil diubah menjadi gol.

Menghadapi tekanan kubu tuan rumah, Deltras berusaha tetap bermain tenang. Sayangnya, cara itu belum berhasil menghindarkan mereka dari gempuran PSMS.

Bahkan, pada menit ke-36, Deltras harus rela jala gawangnya gantian dikoyak oleh PSMS. Skor berubah menjadi 1-1. Pemain anyar tim asal Medan, Nastja Ceh melepaskan free kick. Bola diarahkan ke tiang jauh oleh pemain kidal tersebut. Kiper Wahyudi yang berdiri dibawah mistar hanya bisa terperangah menyaksikan bola membentur tiang sebelum akhirnya masuk ke dalam gawang.

Di sisa waktu babak pertama kedua kubu mencoba saling melancarkan serangan. Tapi, sampai masa jeda tidak satu pun yang sanggup mencetak gol tambahan.

Di awal paruh waktu kedua, kubu tuan rumah mencoba tampil lebih ofensif. Mereka berusaha keras menggempur pertahanan Deltras dari seluruh sisi lapangan. Sayang, rapatnya lini belakang Deltras membuat barisan penyerang tim Ayam Kinantan kebingungan mencari celah.

Saat kubu lawan mulai frustrasi, Deltras malah tampil semakin tenang. Mereka hanya sesekali menekan PSMS dengan pola serangan balik cepat.

Strategi yang diterapkan Deltras itu ternyata cukup mumpuni. Terbukti, di menit 79 mereka sukses mencuri gol ke gawang PSMS.

Sean Rooney yang tidak terkawal lolos dari jebakan offside di sisi kiri lapangan dengan cepat menggiring bola ke area penalti lawan. Usai mengecoh seorang pemain bertahan PSMS, striker berkebangsaan Australia itu melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh. Deltras kembali memimpin 2-1.

Hanya berselang dua menit, Deltras berhasil menambah keunggulannya. Lagi-lagi gol tercipta melalui skema serangan balik. Koko Lomel mencetak gol keduanya di pertandingan itu meneruskan sebuah umpan datar. Skor 3-1 bertahan sampai akhir laga.

Tambahan tiga poin mebawa Deltras naik ke posisi ke-15 klasemen sementara ISL dengan koleksi 18 poin. Sedangkan PSMS masih terpaku di posisi ke-12 dengan torehan 22 poin. (vivanews)

Susunan Pemain
PSMS Medan: Edy Kurnia, Novi, Rahmad, Wawan, Zainal, Anton Samba, Zulkarnain, Shin Hyun Joon, Nastja Ceh, Arie, Osas M Saha

Deltras Sidoarjo: Wahyudi, Waluyo, Purwaka Yudi, Mijo Dadic (c), Beny Wahyudi, Strecko Mitrovic, Kone Lancene, Sugiarto, James Koko Lomel, M Fakhrudin, Sean Rooney

Thursday, April 19, 2012

Shin Hyun Joon Tak Merumput Bersama PSMS

Gelandang anyar PSMS Medan, Shin Hyun Joon, berharap melakoni debutnya saat menghadapi mantan klubnya, Deltras FC, pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Teladan Medan, Kamis 19 April 2012.

“Kalau pelatih menurunkan saya sejak awal pertandingan, saya berjanji akan tampil maksimal melawan Deltras besok (hari ini),” ujar Shin usai latihan di Stadion Kebun Bunga Medan, Rabu 18 April 2012.

Mengenai kekuatan Deltras, Shin menilai permainan tim berjuluk The Lobster tersebut tak banyak berubah. Meskipun telah diperkuat sejumlah pemain baru, Shin menilai Deltras belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

“Saya melihat mereka masih sama seperti di putaran pertama lalu. Belum terlihat perubahan besar dalam tim itu. Tapi, kita lihat saja nanti kemungkinan mereka akan memainkan permainan yang berbeda. Kami juga tidak menganggap remeh mereka,” papar Shin.

Meskipun baru bergabung dalam dua kali latihan terakhir tim Ayam Kinantan, Shin mengaku telah mengetahu visi bermain PSMS dengan formasi 4-4-2 yang diusung pelatih Suharto AD. Pemain asal Korea Selatan itu juga mengakui telah mampu beradaptasi dengan rekan setimnya. Namun, Shin menegaskan dirinya belum fit 100 persen.

“Ya, saya baru berlatih dua kali bersama tim, tapi saya merasakan cepat beradaptasi dengan pemain lain di tim ini. saya sudah tau visi bermain dengan formasi 4-4-2 yang diusung pelatih, tidak ada kendala dengan formasi itu bagi saya,” ujar pemain yang juga pernah memperkuat PSPS Pekanbaru tersebut.

Menhadapi Deltras, pelatih Suharto yakin pemainnya dapat merebut poin penuh. Suharto juga mengaku tidak khawatir dengan krisis lini pertahanan menyusul absennya empat pemain belakang di laga melawan Deltras.

“Meskipun empat pemain absen, tidak ada masalah dengan lini belakang. Saya sudah siapkan pemain pengganti, mudah-mudahan mereka bisa bermain bagus pada posisi baru mereka,” tegas Suharto.

Keempat pemain belakang PSMS yang tak bisa bermain dalam laga ini adalah Ramadhan Saputra, Sasa Sazevic (akumulasi kartu), serta Deny Rumba dan Ledi utomo yang mengalami cedera kaki

Monday, April 16, 2012

PSMS ISL Rekrut Mantan Pemain Asing Deltras

Manajamen PSMS Medan memutuskan tidak akan merekrut pemain asal Korea Selatan Kim Kang Yun. Menurut Pelatih caretaker PSMS, Suharto, tipikal permainan Kang Yun tidak sesuai dengan strategi yang akan diusung PSMS pada putaran kedua ISL 2011-12.

“Gaya bermain dia kurang cocok dengan tim. Selain itu kebugaran fisiknya juga standar saja, selain itu dia juga kurang dalam duel-duel dengan lawan,” ujar Suharto kepada VIVAbola.

Kang Yun merupakan salah seorang pemain asing buruan PSMS Medan yang diplot menggantikan Choi Dong Soo yang didepak pada akhir putaran pertama lalu. Meski masih berstatus pemain seleksi, Kang Yun sudah disertakan dalam tur PSMS ke Pekanbaru dan Jakarta.

Batalnya Kang Yun bergabung dengan PSMS menjadi berkah bagi mantan pemain Deltras, Shin Hyun Joon. Pemain yang juga dari Korea Selatan itu kini telah resmi berkostum Ayam Kinantan. Hyun Joon bahkan telah resmi didaftarkan kepada PT Liga Indonesia.

“Dia (Shin Hyun Joon) sudah resmi masuk ke dalam skuad PSMS. Kami sudah mendaftarkan namanya ke PT Liga Indonesia sebagai pemain PSMS,” ujar Manajer Tim, Benny Tomasoa.

Untuk melengkapi kuota pemain asing, PSMS berniat menggoda penyerang Bontang FC, Satoshi Otomo. Menurut Suharto, pemain asal Jepang ini bakal mampu berkontribusi besar di barisan depannya.

“Dia pemain cepat, berani berduel, saya rasa cocok untuk bermain dalam tim ini,” beber Suharto.

Saturday, April 14, 2012

Persija Siap Turunkan Jeong Kwan-Sik Lawan PSMS

Jelang laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) kontra PSMS Medan, Sabtu, 14 April 2012, lini depan Persija Jakarta dilanda masalah. Mereka mengalami krisis striker karena absennya Pedro Javier dan Rahmat Affandi.

Seperti diungkapkan pelatih Iwan Setiawan, kedua bomber yang biasa mendampingi Bambang Pamungkas itu tidak bisa merumput pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) kerena akumulasi kartu kuning.

Demi menyelesaikan masalah tersebut, Iwan mengaku tidak punya pilihan lain kecuali menurunkan Jeong Kwang-Sik yang baru saja didatangkan.

“Sekarang yang masih cedera itu Oktavianus. Sedangkan dua penyerang kami Pedro Javier dan Rahmat Affandi juga harus absen karena akumulasi kartu,” ujar Iwan ketika dihubungi VIVAbola.

“Kami akan coba Bambang berduet dengan Jeong Kwan-Sik. Seperti saya bilang sebelumnya, dia adalah pemain yang serba bisa. Bisa diplot di sayap tapi juga bisa main sebagai striker, jadi kita coba saja,” lanjut Iwan.

Mantan pemain Brisbane City FC (Liga Australia) itu baru resmi bergabung dengan Macan Kemayoran pada 4 April lalu. Meski mengaku belum menyatu betul dengan tim, Iwan tetap yakin pemain berusia 27 tahun itu bisa memberikan kontribusi lebih.

“Dia sudah cukup bagus saat di latihan tapi dari kerja sama mungkin belum menyatu, namun setidaknya dia bisa memberikan tenaga baru ke dalam tim. Kita lihat perkembangannya di pertandingan nanti,” kata Iwan lagi.

Berpaling ke lini belakang, Iwan menyatakan barisan pertahanan timnya tidak memiliki masalah. Sedangkan untuk posisi kiper, mantan pelatih Persikabo itu nampaknya masih belum bisa menentukan antara Andritany atau Galih Sudaryono.

“Kalau untuk posisi kiper kita lihat saja besok. Siapa pun yang turun pada pertandingan itu sudah dipersiapkan, tidak ada masalah,” tutup Iwan.

Saat ini Persija masih tertahan di posisi 6 klasemen dengan 27 poin dari 17 pertandingan, sedangkan PSMS Medan berada diposisi 11 dengan 22 poin. Jika menang atas PSMS, maka tim Ibukota akan begerak ke peringkat 4

Monday, April 2, 2012

Belum Digaji, Pemain PSMS Dapat “Pinjaman” Pengurus

Menjelang putaran kedua ISL, skuad PSMS Medan diliburkan hingga 5 april 2012. Usai partai melawan Persija Jakarta, para pemain pulang ke kampung halamannya masing masing. Sedangkan pemain lokal Medan memilih berkumpul bersama keluarganya.

Beberapa pemain yang memilih pulang kampung adalah Rahmad (Banda Aceh), Arie Supriatna (Jakarta), Denny Rumba (Semarang), Anton Samba (Sulawesi) sedangkan Nico Malau pulang ke rumah orang tuanya di Medan.

Sedangkan pemain lainnya memilih tetap tinggal di mes PSMS, seperti Sigit Sudarmawan yang masih dalam pemulihan cedera. Begitu juga dengan Inkyun Oh, Choi Dong Soo, dan Sasa Sazevic yang menetap di Mes Kebun Bunga.

Para pemain ini akan kembali berkumpul dan latihan pada 6 April 2012 untuk melakukan persiapan laga tandang menghadapi Persija Jakarta 14 April 2012 mendatang.

Meskipun demikian, para pemain PSMS belum juga menerima gajinya dari manajemen. Sebelumnya manajemen berjanji akan melunasi gaji tiga bulan pemain dan bonus pemain usai menghadapi Persija Jakarta, Jumat lalu.

Namun kenyataannya para pemain hanya mendapatkan “pinjaman”. Ini adalah kali kedua “pinjaman” diberikan oleh manajemen. Jumlahnya berkisar Rp 5-10 juta per pemain. (tribunnews)

Lawan PSMS, Persebaya Kembali Tampil Di Gelora Bung Tomo

Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya kembali dipilih Persebaya Surabaya sebagai home base mereka di lanjutan Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012 ini. Menghadapi PSMS Medan pada Minggu (08/4) nanti mereka akan kembali menggunakan stadion tersebut.

“Resmi, kita jamu PSMS Medan di GBT 8 April nanti. Kick off pukul 15:30 WIB,” terang Media Offficer Persebaya, Ram Surrahman.

Sudah dua kali Persebaya IPL menggunakan GBT. Yang pertama dalam uji coba melawan Timnas Indonesia, dan selanjutnya menjamu Arema di lanjutan kompetisi IPL. Suksesnya, selain membludaknya Bonekmania, Persebaya IPL selalu menang di dua laga tersebut.

Hal ini seolah menjadikan stadion berkapasitas 60 ribu penonton tersebut memiliki tuah tersendiri bagi Green Force. Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk penggunaan GBT sendiri juga sudah keluar. Kendati demikian, Persebaya IPL masih belum mau menjadikan GBT sebagai home base tetap mereka di sisa musim ini.

“Perwali memang sudah keluar, tapi penggunaan GBT bagi Persebaya sifatya masih situasional saja. Untuk sementara ini masih kami pertimbangkan,” tambah Ram

Laga PSMS Di Putaran Kedua Dipercepat

Pertandingan perdana bagi PSMS di putaran kedua dipercepat. Yang sejatinya baru digelar pada 16 April diubah menjadi 9 April mendatang. Karena itu, semua pemain yang sudah sempat pulang kampung terpaksa mempersingkat masa liburnya.

Jadwal terdahulu, skuad Ayam Kinantan ini harusnya meladeni Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dengan perubahan jadwal, maka PSMS akan bertolak ke Stadion Kuantan Singingi, markas PSPS Pekanbaru.

Caretaker PSMS Suharto AD menuturkan, untuk mempersiapkan laga, anak-anak asuhannya sudah diinformasikan agar pulang secepatnya. “Anak-anak sudah diberitahu, agar pulang besok (Hari ini). Karena 3 April, kita sudah memulai latihan untuk persiapan pertandingan perdana di putaran kedua,” ungkapnya, Minggu (1/4).

Usai laga terakhir di putaran pertama bentrok Persija pada 30 Maret lalu, semua pemain memang diliburkan. “Namun, karena jadwal sudah direvisi dan dipercepat terpaksa pemain juga harus mempersingkat masa liburnya. Namun, saya tetap menegaskan kepada pemain saat masa libur agar tetap melakukan latihan-latihan peregangan sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, manager PSMS juga membenarkan hal tersebut. “Kemarin (31/3) kita mendapat email dari PT Liga, yang isinya revisi jadwal pertandingan. Awalnya kita harus melawan Persija dulu, diputar menjadi melawan PSPS. Karena pada pertandingan terakhir di putaran pertama kita juga sudah bertemu Persija,” jelasnya.

Dengan adanya perubahan jadwal tersebut, ia mengatakan, pemain yang dalam masa libur agar segera bertolak ke Medan. “Melalui pelatih, kita sudah infokan ke pemain agar segera pulang. Karena tim harus segera melakukan persiapan. Pada 7 April PSMS juga harus sudah berangkat ke Pekanbaru,” tandasnya