Friday, January 30, 2009

JADWAL Tanding PSMS ISL PUTARAN 2 (Revisi BLI: 9 Januari 2009)

JADWAL Tanding PSMS ISL PUTARAN 2 (Revisi BLI: 9 Januari 2009)

31 January 2009
PSMS Vs PSIS : Siliwangi
04 February 2009
PSMS Vs PELITA JAYA : Siliwangi
08 February 2009
PSMS Vs PERSIK : Siliwangi
SRIWIJAYA FC Vs AREMA : Jakabaring
12 February 2009
PSMS Vs AREMA : Siliwangi02 March 2009

PERSIJAP Vs PSMS : Gelora Bumi Kartini

05 March 2009
PERSITA Vs PSMS : Siliwangi
22 March 2009

PSMS Vs DELTRAS : Siliwangi
25 March 2009
PSMS Vs PSM : Siliwangi

28 March 2009
PERSITARA Vs PSMS : Lebak Bulus
01 April 2009

PERSIB Vs PSMS : Siliwangi
16 April 2009

PERSIJA VsPSMS : Gelora Bung Karno27 April 2009

PSMS Vs PERSIBA : Siliwangi

30 April 2009
PSMS Vs PUPUK KALTIM : Siliwangi
PERSELA Vs PSMS : Surajaya
23 May 2009

PSMS Vs SRIWIJAYA FC : Siliwangi
08 June 2009

PERSIPURA Vs PSMS : Mandala

13 June 2009
PERSIWA Vs PSMS : Pendidikan

PSMS Berharap Lebih Baik

JAKARTA, JUMAT — PSMS berharap tampil lebih baik dalam menjalani putaran kedua Liga Super Indonesia 2008 ini. Menjamu PSIS Semarang di kandang baru mereka, Stadion Siliwangi Bandung, PSMS ingin meraih poin penuh.

"Posisi kami di liga tidak bagus, bahkan di zona degradasi. Tetapi saya sudah bilang pada pemain agar lebih konsentrasi dan lebih enjoy bermain. Saya lihat pemain sekarang ini lebih memiliki kemauan untuk bekerja," kata penasihat teknis PSMS, Luciano Leandro, seusai pemain menjajal lapangan, Jumat (30/1).

Sebagai penasihat teknis, Leandro terlihat berperan penuh dalam latihan pagi ini. Sementara, pelatih kepala Listiyadi lebih banyak berada di luar lapangan. Leandro mengatakan, PSIS tetap merupakan tim yang harus diwaspadai. Apalagi, dia yakin di Bandung, PSMS akan mendapat dukungan penonton.

Di putaran dua ini, PSMS cukup banyak mengubah formasi pemain, antara lain dengan penambahan empat pemain asing. Menghadapi semangat lawan, PSIS tetap menargetkan timnya untuk meraih kemenangan. "Setelah perubahan formasi, PSMS merupakan tim yang perlu diwaspadai," kata pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah. Apalagi, kata Bambang, meski sudah melakukan perubahan, timnya tidak dihuni pemain bintang.

PSMS Penuhi Kuota Pemain Asing

Meski telah memenuhi kuota lima pemain asingnya, PSMS Medan belum pasti bisa menurukan tiga dari lima legiun asingnya saat menjamu PSIS Semarang.
PSMS Penuhi Kuota Pemain Asing

Manajemen PSMS Medan akhirnya memenuhi lima kuota pemain asingnya, setelah memastikan merekrut dua legiun asing baru. Mereka adalah, Mario Alejandro Costas dari Argentina dan Juan Daniel Salaberry asal Uruguay.

Dengan demikian, maka saat ini Ayam Kinantan telah memiliki lima pemain asing, karena sebelumnya telah memiliki Zada (foto) yang merupakan satu-satunya pemain asing yang masih dipertahankan, Esteban Julien yang direkrut dari Persikota Tangerang, serta pemain baru Mario Pinto.

Menurut Abdi Panjaitan, media ofiser PSMS Medan, sebelumnya pihak manajemen telah memulangkan empat pemain asing yang ikut seleksi. Mereka adalah Lamoze Conteh (Afrika), Benoit Lumineau (Prancis), Etougou Marcorland (Camerun) dan Mohameda Daka (Bangladesh), karena dianggap tidak memenuhi persyaratan.

"Saat ini kami masih mengurus kelengkapan administrasi tiga pemain asing baru itu untuk pengesahan ke BLI (Badan Liga Indonesia). Semoga saja dalam waktu dekat bisa segera beres, sehingga ketiganya bisa segera diturunkan," kata Abdi Panjaitan, juru bicara PSMS Medan dihubungi GOAL.com, Jumat (30/1).

Ditambahkannya, sekiranya administrasi ketiga pemain asingnya itu belum beres, maka terpaksa PSMS hanya akan tampil dengan dua pemain asingnya, yakni Zada dan Esteban saat menghadapi PSIS Semarang di laga putaran kedua Superliga di Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (31/1).

Viking & The Bomber Dukung PSMS

BANDUNG - PSMS Medan selama ini dikenal sebagai salah satu musuh bebuyutan Persib Bandung. Namun dua komunitas suporter Persib terbesar Viking dan The Bomber berkomitmen mendukung pelaksanaan seluruh laga kandang PSMS di Kota Bandung.

Bukti dukungan dua kelompok yang memiliki basis anggota cukup besar ini, tampak dari komitmen yang mereka sampaikan kepada pihak Polwiltabes Bandung. Pada pertemuan dengan jajaran Polwiltabes Bandung di Mapolwiltabes Bandung, Rabu (28/1/2009), baik Viking maupun The Bomber menyatakan komitmen medukungan dan membantu kelancaran pelaksanaan seluruh laga kandang PSMS di Bandung.

Ketua Viking, Heru Joko mengatakan kehadiran PSMS di Kota Kembang tak akan dianggap dan dinilai secara skeptis. Justru keputusan PSMS memilih Bandung sebagai home ground sementara di paruh kedua Liga Super 2008/2009 sebagai bukti apresiasi penggemar sepakbola di Kota Bandung sangat dihargai pihak luar.

"Tak ada yang mesti dipermasalahkan. Kami justru merasa appreciate, karena kehadiran PSMS membuat fokus perhatian publik sepakbola nasional kini seolah tertuju ke Kota Bandung," ucap Heru kepada okezone Rabu, (28/1/2009).

"Tentu ada pertimbangan khusus kenapa PSMS memilih Bandung. Bisa saja karena alasan apresiasi penggemar sepakbola di Bandung mereka anggap tinggi, meski mayoritas penduduk Kota Bandung merupakan penggemar Persib. Tapi di Bandung tentu bukan hanya komunitas penggemar Persib, komunitas penggemar klub lain pun pasti ada termasuk komunitas penggemar PSMS. Jadi kami sangat menghargai kehadiran mereka di Bandung," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Keamanaan Panpel PSMS, Bambang Sukowiyono mengatakan tiket laga kandang PSMS menghadapi PSIS Semarang di Stadion Siliwangi, Sabtu (31/1/2009) yang memakai sistem barcode mulai kemarin sudah bisa dibeli pada dua loket penjualaan. Masing-masing di loket tiket Stadion Siliwangi dan Sekretariat Pengda PSSI Jawa Barat. Pasukan Ayam Kinantan sendiri dijadwalkan tiba di Kota Bandung.

Sihar Sitorus: Perlu dukungan semua pihak

JAKARTA - Keputusan PSSI mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 disambut baik manajer PSMS Medan Sihar Sitorus.

Meski nada pesimis cukup deras mengalir terkait keputusan PSSI mencalonkan diri menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia, tapi tidak demikian halnya dengan manajer PSMS Medan Sihar Sitorus.

Penggila sepakbola asal Medan ini dengan tegas menyatakan jika hal tersebut harus didukung semua pihak.Hal tersebut karena merupakan sebuah mimpi yang bakal menjadi kenyataan sekiranya disetujui FIFA.

"Bagaimana pun, itu adalah tujuan mulia dan merupakan mimpi semua pecinta sepakbola di tanah air selama ini. Dengan begitu, rencana tersebut multak harus didukung," katanya, tadi sore.

Dikatakan Sihar, masalah infrastruktur yang ada saat ini di Indonesia tidak begitu penting. Sebab jika sampai terpilih, tentunya semua itu pasti akan dibenahi. Terlebih karena federasi sepakbola dunia (FIFA) bakal memberikan bantuan untuk pembangunan maupun renovasi stadion.

Selain itu lanjutnya, pemeritah pusat tentunya tidak akan tinggal diam sekiranya FIFA memang memberikan kepercayaan kepada Indonesia, untuk menjadi tuan rumah perhelatan sepakbola paling akbar di jagad ini. Hal yang sama dilakukan saat Piala Asia dua tahun silam.

Indonesia Calonkan Tuan Rumah Piala Dunia 2018-2022

Indonesia Calonkan Tuan Rumah Piala Dunia 2018-2022 Ketika mimpi menjadi kontestan Piala Dunia belum terwujud, PSSI mengejar mimpi yang lain. Yakni, menjadi tuan rumah Piala Dunia. Ya, nama Indonesia kini masuk dalam daftar satu di antara enam kandidat host Piala Dunia 2018 dan 2022. Lima calon lainnya adalah Inggris, Jepang, Qatar, Rusia, dan duet Spanyol-Portugal.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes membenarkan kabar tersebut. ''Benar, kami memang mencalonkan diri,'' kata Besoes seusai laga Indonesia kontra Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tadi malam.

Hal itu berawal dari proposal penawaran yang diberikan FIFA. Federasi Sepak Bola Internasional itu mengirimkan penawaran kepada seluruh anggotanya terkait tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. Nah, setelah melakukan pertemuan komite eksekutif, PSSI memutuskan untuk mengajukan penawaran.

Kini, proposal Indonesia itu sudah sampai di meja FIFA bersama lima kandidat lain. Beberapa negara sebenarnya juga tertarik menjadi tuan rumah Piala Dunia. Sebut saja Australia, Kanada, Meksiko, dan Tiongkok. Namun, mereka belum mengajukan penawaran resmi. FIFA akan menutup pendaftaran pada 16 Maret nanti.

Menurut Besoes, Indonesia bukan tanpa modal saat mengajukan penawaran. Paling tidak, Indonesia sudah memiliki dua stadion yang bertaraf internasional. Yakni, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Palaran, Samarinda. Nama yang terakhir adalah venue cabang sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 lalu. ''Masalah utama memang infrastruktur. Tapi, dengan masa persiapan yang cukup, kami yakin bisa,'' kata Besoes.

FIFA memulai proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 sejak dua pekan lalu. Kandidat yang mampu menyediakan 12 stadion dengan kapasitas minimal 40 ribu penonton bisa mengajukan diri.

Negara Amerika Selatan tidak bisa mengajukan diri untuk salah satu dari Piala Dunia itu setelah Brazil terpilih sebagai tuan rumah edisi 2014. Sedangkan negara Afrika hanya boleh mengajukan diri untuk Piala Dunia 2022. Itu karena Afrika Selatan sudah terpilih sebagai host 2010. Tuan rumah Piala Dunia 2018 akan ditentukan oleh 24 anggota komite eksekutif FIFA pada Desember 2010