Wednesday, February 2, 2011

Gaston cs harus jaga kondisi

Euforia kemenangan atas Persipasi Bekasi 2-1 di Stadion Teladan Medan jangan terlalu larut. Masih ada ujian selanjutnya kontra Persita Tangerang pada Jumat (4/2) mendatang yang harus dituntaskan dengan hasil yang sama, yakni kemenangan.

Usai diliburkan sehari, Affan Lubis dkk akan kembali menjalani sesi latihan pada Rabu (2/2) pagi. Hal itu untuk pemulihan stamina pemain agar tidak menderita keletihan pada laga mendatang.

“Iya tim kita masih memulihkan stamina hingga besok kita kembali berlatih," kata Asisten Pelatih Edi Syahputra baru-baru ini.

Ya, laga krusial kontra Persipasi itu memang cukup menguras tenaga. Meskipun diakhiri dengan hasil yang manis. Untuk itu dalam waktu tersisa dua hari jelang laga, Edy berharap stamina pemain segera pulih.

“Semoga saja dengan adanya sedikitnya waktu ini. Tim PSMS Medan bisa dimaksimalkan dengan memulihkan stamina para pemain,” harap Edi.

Eks Pelatih Medan Jaya ini juga mengharapkan kepada pemainya supaya bisa menjaga kondisi. “Saya percaya semua pemain yang ada di PSMS sudah profesional dengan menjaga kondisinya karena pertandingan ini harus kita maksimalkan,” pungkas Edi.

Sementara PSMS semakin percaya diri akan bisa melumat Persita. Kemenangan Pro Titan atas calon lawan PSMS itu 2-1 tadi sore disambut positif PSMS. Asisten Manajer PSMS Benny Tomasoa menuturkan, kemenangan Pro Titan membuat peluang PSMS meringsek ke papan atas klasemen sementara cukup terbuka.

“Selamat kepada Pro Titan, saudara sesama tim Divisi Utama asal Medan. Dengan kemenangan itu, PSMS semakin berpeluang ke papan atas klasemen. Mudah-mudahan kemenangan Pro Titan bisa menambah motivasi menghadapi Persipasi nanti. PSMS juga mudah- mudahan juga bisa menang menghadapi Persita Jumat (4/2) nanti,” ungkap Benny.

Kurniawan tergusur dari PSMS?

Laga kontra Persipasi Bekasi Senin lalu menyisakan pertanyaan bagi para penggemar PSMS. Pasalnya Striker anyarnya Kurniawan Dwi Yulianto kembali diparkir di bench pemain tanpa semenit pun diturunkan.

Pada laga yang dimenangkan PSMS 2-1 itu, Pelatih PSMS Suharto lebih mempercayakan lini depannya kepada striker muda, Rinaldo dan Mahadi Rais. Pada laga itu, Rinaldo tampil cukup baik. Meskipun belum satupun gol berhasil diceploskan eks striker PSLS Lhokseumawe ini.

Beberapa kali ia mengancam gawang lawan lewat tandukan dan akselerasinya. Asisst matangnya kepada Zulkarnaen juga menjadi salah satu aksi terbaiknya. Sementara itu, Mahadi Rais yang dimasukkan di babak kedua tidak banyak memberikan perubahan.

Mahadi tidak banyak membuat kesempatan dan hanya berlari kesana kemari tanpa menerima bola. Sebelumnya Mahadi juga dipercaya tampil di dua laga tandang kontra PSSB Bireuen dan PSLS. "Di Aceh, Mahadi tampil luar biasa. Mungkin ia gugup main di hadapan penonton yang banyak di Medan," ujar Asisten Manajer PSMS, Benny Tomasoa.

Lalu tergusurkah posisi Kurniawan? Bukan kali ini saja si Kurus dicadangkan. Di Bireuen hanya 30 menit ia merumput. Bahkan di Lhokseumawe mantan striker timnas ini tak diturunkan sama sekali. Sejak Suharto menangani tim, rotasi pemain memang kerap terjadi. Beberapa pemain yang sebelumnya tak mendapat kesempatan tampil kini dipercaya sebagai starter. Dan pemain langganan starter seperti Kurniawan tentu tergusur jika terus menerus tampil di bawah form. "Itu hanya bagian dari strategi pelatih. Tidak ada masalah," tukas Benny.

Namun bisa saja Kurniawan gerah jika terus tidak mendapat tempat. Kemungkinan hengkang di putaran kedua pun terbuka. Apalagi beberapa klub Liga Primer Indonesia (LPI) terang-terangan meminati striker yang pernah merumput di Sampdoria Primavera ini.

Menang, pemain diguyur bonus

Kemenangan 2-1 atas Persipasi Bekasi di Stadion Teladan kemarin malam sangat disyukuri PSMS. Pasalnya PSMS sangat membutuhkan tambahan angka untuk menjaga peluang menembus kembali Liga Super Indonesia.

Atas jerih payah pemain Pengurus PSMS akan mengguyurkan bonus sebesar Rp15
juta. Kabar gembira itu disampaikan Asisten Manajer PSMS, Benny Tomasoa usai laga di Stadion Teladan.

"Seperti kita janjikan sebelum pertandingan, para pemain akan menerima bonus sebesar 15 juta," ujarnya.

Tambahan tiga poin ini sesuai dengan target untuk dua laga terakhir. Satu laga tersisa lainnya di putaran pertama akan dilakoni pada 4 Februari mendatang kontra Persita. "Kita bersyukur bisa menang karena kita tahu Persipasi itu tim yang tangguh. Anak-anak telah bersusah payah dan kita berikan bonus sebagai buah kerja keras mereka," tukasnya.

Bonus mulai rajin diberikan manajemen menjelang akhir putaran pertama ini. Sebelumnya para pemain juga menerima bonus atas kemenangan Rp10 juta dari Persires beberapa waktu lalu.

"Target kita dua kemenangan untuk dua laga terakhir di putaran pertama. Kita harapkan dapat menambah semangat anak-anak agar bisa meraih hasil yang juga baik," ujarnya.