Wednesday, November 24, 2010

Tendangan bebas penyemangat dari Yudha

MEDAN - Suasana di Stadion Teladan tegang. Betapa tidak, hingga 10 menit terakhir, PSMS masih tertinggal 0-1 dari tim tamu Persikabo Bogor dalam lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia 2010/2011. Ketegangan pun menyelimuti hampir seluruh penjuru stadion.

Harapan terbesit saat wasit Fuji Suprayetno memberikan tendangan bebas untuk PSMS tepat di luar kotak penalti di menit ke 80. Affan Lubis, dan Tri Yudha Handoko salah satunya akan tampil sebagai eksekutor. Ternyata kesempatan diberikan kepada Yudha.

Eks gelandang PSDS itu pun menjawab kepercayaan itu. Tendangan kerasnya meluncur deras dan sedikit membentur mistar. Bola tak dapat diantisipasi Wawan Darmawan yang tampil di bawah mistar Persikabo. Kebuntuan pun pecah. Gol gelandang berusia 25 tahun itu menyelamatkan PSMS dari kekalahan.

Selanjutnya seisi stadion pun bersemangat terutama para pemain yang bertekad meraih tiga poin. Hingga akhirnya doa masyarakat Medan terkabul menyusul gol dari Gaston Castano yang memberikan kemenangan PSMS 2-1.

Usai peluit panjang, Yudha pun tak mampu menahan haru. Dia bersujud syukur di lapangan. Pelukan hangat dari pemain-pemain lainnya dan fans pun diterimanya. “Ini hari yang indah. Hari yang luar biasa. Saya tak dapat melukiskannya dengan kata-kata,” ungkap alumni Fakultas FISIP USU ini.

Gol itu pun dipersembahkannya untuk orang-orang yang disayanginya. Tak lain kedua orangtuanya dan tunangannya. “Gol ini untuk Ayah dan Ibu saya yang sedang berada di Mekkah menunaikan ibadah haji. Juga untuk tunangan saya Vivie yang selalu mendoakan dan mensupport saya,” tukas Yudha.

Sebelumnya tugas sebagai eksekutor tendangan bebas sebetulnya bukan menjadi perannya. Dalam latihan Affan Lubis, Jose Sebastian dan Gaston Castano yang ditunjuk sebagai eksekutor jika PSMS mendapatkan tendangan bebas.

“Memang biasanya Jose Sebastian, Affan dan Gaston yang kita tugaskan kalau ada tendangan bebas. Yudha tidak termasuk. Jadi tadi merupakan inisiatifnya. Tapi tendangannya memang bagus dan dia punya potensi untuk itu,” ujar Asisten Pelatih PSMS, Suyono.

Gol dari tendangan bebas ini bukan kali pertama dilakukannya di PSMS. Sebelumnya pada laga ujicoba pramusim Yudha pernah mencetak gol lewat bola mati.

Ayam Kinantan menang dramatis

MEDAN - Dramatis! Itulah gambaran duel PSMS Medan kontra Persikabo Bogor di Stadion Teladan tadi malam. Kemenangan 2-1 yang diraih Zulkarnaen cs diraih dengan susah payah setelah sempat tertinggal hingga 10 menit menjelang laga berakhir.

Adalah Tri Yudha Handoko dan Gaston Castano yang tampil sebagai penyelamat lewat golnya di menit 80 dan 82. Pada laga tersebut, PSMS tampil dengan skema yang sama seperti sebelumnya.

Tidak ada nama Vagner Luiz yang sebelumnya dikabarkan sudah bisa diturunkan. Arsitek PSMS Zulkarnain Pasaribu menurunkan trio Putra Habibi, Novi Handriawan dan Rahmad mengawal barisan belakang. Di depan, tampil Gaston dan Kurniawan Dwi Yulianto didukung Faisal Azmi, Zulkarnaen dan Jose Sebastian.

Meski PSMS didukung puluhan ribu pendukungnya tak membuat Persikabo gentar. Anak asuh Mahyadi Rakasiwi itu justru mampu menyulitkan Ayam Kinantan. Kali ini, Saeran dipercayakan berduet dengan Ilham Hasan di barisan depan. Kepercayaan itu coba dijawab terobosan Saeran yang gagal disambar Ilham di menit 11.

Ketatnya duel tak ayal menimbulkan emosi tinggi bagi kedua tim. Di menit 22, sempat terjadi kericuhan antar kedua kubu yang menyebabkan wasit Fuji Suprayetno memberi sanksi kartu kuning untuk Sebastian. Di menit 31, tuan rumah tersentak setelah Salim Alydrus mencetak gol akibat kelengahan barisan belakang PSMS.

Gol tersebut membuat kepanikan di kubu PSMS. Pelatih Zulkarnain Pasaribu pun memasukkan Affan Lubis menggantikan Sebastian untuk meningkatkan daya dobrak PSMS. Enam menit babak kedua berjalan, Kurniawan yang lepas dari kawalan pemain belakang lawan mendapat peluang emas namun tendangan si Kurus mampu diamankan kiper Persikabo, Wawan Darmawan.

Zulkarnain Pasaribu kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Tri Yudha Handoko dan Harry Syahputra. Kepercayaan itu pun dijawab Yudha dengan sebuah gol dari tendangan bebas di menit 80. Dua menit berselang, keadaan berbalik ketka Gaston melepaskan tendangan yang sempat membentur pemain belakang Persikabo.

Bola yang berubah arah membuat kiper PersikaboWawan Darmawan tertegun dan PSMS unggul 2-1 hingga laga berakhir. Kemenangan ini pun disambut suka cita oleh anak-anak Ayam Kinantan.

“Terutama di babak pertama kita memang tidak bisa bermain lepas dan di bawah tekanan. Namun di babak kedua mereka mampu tampil lebih baik dan akhirnya kita bersyukur bisa meraih tiga angka,” tukas Asisten Pelatih PSMS, Suyono.

Susunan Pemain:
PSMS (4-3-3) Syahbani; Putra Habibi, Novi Handriawan, Rahmad; Ari Yuganda, Azuan Lubis, Faisal Azmi, Zulkarnain, Jose Sebastian; Gaston Castano, Kurniawan Dwi Yulianto

Persikabo (4-4-2): Wawan Darmawan; Kahudi Wahyu, Donny Fahamsyah, Susanto, Nopianto; Bona Simanjuntak, Dede Ariandi, Salim Alydrus, Dian Irawan; Saeran, Ilham Hasan