Friday, August 27, 2010

Timnas Masih Tunggu Sergio van Dijk (Special Berita)


Badan Tim Nasional (BTN) masih menunggu jawaban dari Serginho van Dijk untuk bergabung dengan timnas Indonesia. Sergio, biasa Serginho disapa, adalah pemain blasteran Indonesia-Belanda yang saat ini bermain di Liga Australia.

Sergio memegang paspor Belanda. Jika memutuskan bergabung dengan timnas Indonesia, maka Sergio harus memegang paspor Indonesia.

"Saat ini ia telah mendiskusikan dengan keluarganya efek dari keputusannya jika menjadi WNI. Sebab ia akan kehilangan banyak hal yang selama ini ia dapat selama menjadi warga negara Belanda, misalnya asuransi. Kami masih menunggu keputusannya," ujar Direktur Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arief, Rabu malam (25/8).

Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl, kata Iman, berharap jika Sergio memutuskan membela Indonesia, Sergio harus bergabung paling lambat di bulan November. Iman mengaku sudah memberikan surat pengajuan menjadi WNI kepada Sergio, seperti yang juga sudah diberikannya kepada Kim Jeffry Kurniawan. Bedanya, kata Iman, Kim sudah setuju menjadi WNI. Pengurusan berkas para pemain ini nantinya akan memakan waktu singkat.

BTN akan melakukan pola serupa untuk timnas U-23 yang akan tampil di SEA Games 2011 dengan mendata pemain keturunan Indonesia di luar negeri.

Iman menyebutkan pihaknya akan menghubungi Syaffarizal Mursalin, pemain berusia 18 tahun yang bermain di Liga Qatar. BTN, masih, kata Iman, saat ini baru sekadar mengontak Fari, namun belum melakukan pembicaraan apapun. Fari asli WNI berdarah Aceh, namun sejak kecil menetap di Qatar karena orangtuanya bekerja di sana. (israr/endro yuwanto/republika)

PSMS Medan Pemain Asing Seleksi Dibawah Standar

Tim seleksi skuad asing PSMS Medan menilai legiun asing yang diuji selama ini masih di bawah standar. Alhasil, waktu proses seleksi terhadap pemain asing akan ditambah.

Seleksi terhadap legiun asing ini seyogyanya telah berakhir Rabu (25/8). Dan seandainya seluruh skuad telah terangkum, artinya pelatih sudah bisa fokus mempersiapkan skuadnya menghadapi divisi utama Liga Indonesia 2010/2011 yang akan segera bergulir awal Oktober mendatang.

Namun, dari sepuluh pemain asing yang unjuk kemampuan selama ini, baru satu yang performanya memuaskan yakni, Martial Pouengoe, pemain berposisi striker asal Kamerun. Sementara sisanya dinyatakan tidak sesuai dengan kriteria, dan masih dibawah standar.

Padahal, PSMS membutuhkan setidaknya tiga pemain asing di tiga posisi, bek, tengah dan depan. Sedangkan Bruno Kasmir yang diminati manajemen PSMS sudah lebih dulu terbang untuk membela Deltras Sidoarjo. “Ya Bruno sudah pulang tadi pagi (selasa-red),” ujar sekretaris umum PSMS, Idris, kemarin.

Menurut Idris, pihaknya akan terus mendatangkan pemain asing ke Medan, sampai nantinya betul-betul mendapatkan yang sesuai harapan. “Pemain asing itu harus lebih menonjol dari pemain lokal. Kalau kualitasnya sama saja untuk apa kita rekrut. Jadi tidak masalah kalau makan waktu yang lama,” tambahnya.

“Kalau terburu-buru, takutnya malah menjadi bumerang bagi kita. Seperti pemain-pemain asing musim lalu,” sambung pria berdarah Aceh ini.

Rabu kemarin, dua pemain asing kembali didatangkan untuk diseleksi. Mereka adalah Rodrigo Santoni, eks striker Persikabo, Luciano Theiler eks pemain Persiba Bantul.

Dua pemain ini juga sudah diseleksi kemarin. Sedangkan satu lagi pemain asing bernama Ferry Asomah asal Liberia akan menyusul ke Medan.

Sementara Robert Acosta, eks striker seleksi timnas U-23 Paraguay, rencananya akan segera tiba dalam minggu ini. Eks striker PSM itu diharapkan dapat memenuhi harapan dari minimnya striker tajam.

Untuk striker lokal, performa Rinaldo, eks striker PSLS Lhoksemauwe tampaknya sudah cukup memuaskan. Dua golnya saat beruji coba dengan Thamrin Graha Metropolitan membuatnya diplot menggantikan posisi Jecky Pasarella, yang telah hengkang ke PSM. Striker lokal dinilai cukup aman karena kedatangan Febri Setiadi Hamzah Striker dari Seman Padang. (mag-5/sumutpos)