Thursday, April 15, 2010

Respon positif menuju Liga Super

Publik sepakbola Medan kini bisa sedikit menarik nafas lega. Pasalnya, hasrat untuk melihat PSMS Medan kembali berlaga di Indonesia Super Liga (ISL) mendapat respon positif dari manajemen tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Tidak tanggung-tanggung, manajemen pun bakal menggelontorkan dana dalam jumlah yang melebihi alokasi musim lalu. Tidak saja untuk pembentukan tim dan perekrutan pemain, tapi juga buat pembenahan Stadion Teladan, home base PSMS yang selama ini dikenal angker bagi tim tamu.

“Harus diakui, pembenahan fasilitas olahraga Medan dan Stadion Teladan selama ini selalu terbentur kepada persoalan dana yang memang tidak dianggarkan. Namun ke depan, hal itu akan bisa kita atasi.

"Secara pelan-pelan, kita juga sudah melakukan pembenahan. Jadi, kita tidak lagi membutuhkan dana besar untuk pembenahan menyeluruh,” jelas Drs HT Dzulmi Eldin, Ketua Umum PSMS Medan.

Eldin menyatakan demikian menjawab pertanyaan Redaktur Olahraga Waspada Jonny Ramadhan Silalahi SH saat tampil dalam acara Bedah Visi dan Misi Calon Walikota Medan periode 2010-2015 di Aula Gedung Bumi Warta Waspada, Rabu.

Menurut Eldin, Teladan sebenarnya sudah memenuhi syarat Liga Super. Sebab, beberapa manual pembenahan yang diberikan oleh Badan Liga Indonesia (BLI) telah dipenuhi, di antaranya pembenahan lampu, tribun penonton, kamar ganti dan ruang pers.

Namun Calon Wakil Walikota Medan berpasangan dengan Rahudman Harahap itu mengakui, masih ada beberapa sisi lainnya yang perlu pembenahan lagi. Yaitu, tingkat kekerasan tanah di lapangan, penataan sentelban dan kamar mandi penonton.

“Itu akan kita benahi dalam waktu dekat. Kemudian, saya akan mengajak pengurus BLI untuk meninjaunya dan mengkonsultasikan lebih jauh apabila masih ada kekurangan. Intinya, saya tak ingin melihat PSMS gagal berlaga di Liga Super hanya karena persoalan stadion yang tidak memadai,” tekadnya.

Ditambahkan, materi pemain pun akan lebih diperkuat dengan merekrut beberapa pemain asal Sumatera Utara yang sempat berkelana ke beberapa klub lain. Juga mempertahankan beberapa pemain PSMS musim lalu yang dianggap masih potensial dan prospektif.

Dengan demikian, materi pemain PSMS musim depan akan diisi oleh perpaduan pemain asal Sumut yang berpengalaman dan beberapa pemain muda. Perpaduan skill, ketenangan bermain dan fighting spirit ala anak Medan bakal mewarnai penampilan PSMS di Divisi Utama musim depan untuk melangkah ke Liga Super musim berikutnya.

Untuk memenuhi pola main tersebut, manajemen pun sudah mengambil ancang-ancang merekrut pemain asing, sasarannya dari Asia saja. Alasannya, pemain asal Asia dianggap tidak neko-neko dan bisa memeragakan permainan yang gigih di tengah lapangan.

“Hampir bisa dipastikan, kita akan memakai pemain asing dari Asia saja. Soal nama, itu kita serahkan sepenuhnya kepada pelatih yang nantinya akan berkoordinasi dengan manajemen,” jelas putra Melayu kelahiran Medan, 4 Juli 1960 ini.

Cari Pemain Berkarakter

MEDAN-Untuk mewujudkan ambisi menatap Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 mendatang, PSMS membutuhkan pemain-pemain dengan karakter Sumatera Utara (Sumut). Untuk itu pembinaan pemain menjadi prioritas yang akan dilakukan Pengurus PSMS.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum PSMS Idris SE yang ditemui di Stadion Kebun Bunga Medan, Selasa (13/4). “Tanpa semangat fanatisme, keinginan untuk berlaga di ISL 2011 nanti akan sulit diwujudkan. Ini yang ingin kita munculkan melalui perekrutan pemain yang memiliki karakter Sumut. Bandel dan pantang menyerah,” ucap Idris.

Karakter yang sama juga akan diterapkan dalam perekrutan pemain asing nantinya. Idris sendiri mengaku sudah membidik beberapa pemain yang memenuhi kriteria tersebut. Salah satunya pemain asal Oman, Abdul Nazir yang tengah kuliah di Singapura. “Saya pernah diundang untuk menyaksikan pertandingan Nazir yang dilakoninya dengan baik. Dia bermain ngotot untuk merebut bola,” terang Idris.

Idris mengaku bertemu tanpa sengaja dengan Abdul Nazir yang saat itu bermasalah di Imigrasi Medan dikarenakan paspornya yang hilang. Idris lantas membantu pengurusan paspor Nazir. Bantuan tersebut ternyata berkesan terhadap Nazir yang bersedia bergabung di PSMS musim depan. “Dia bahkan tidak mempermasalahkan uang karena dia juga mendapat kiriman sebagai pemain timnas Oman,” bebernya.

Meskipun begitu lanjutnya perekrutan skuad PSMS yang baru akan digelar Juni mendatang tetap harus melalui seleksi yang ketat. Artinya, Abdul Nazir juga harus mengikuti dan diputuskan lewat hasil yang diraih saat seleksi tersebut. Begitupun dengan rencana pengurus untuk mendatangkan mantan pemain PSMS yang tengah bermain di ISL 2009/2010 ini. “Saya optimis kalau mereka akan memperkuat PSMS di musim depan untuk menapak ISL sebagai target kita,” tegasnya. (jul)

Cari Pemain Berkarakter

MEDAN-Untuk mewujudkan ambisi menatap Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 mendatang, PSMS membutuhkan pemain-pemain dengan karakter Sumatera Utara (Sumut). Untuk itu pembinaan pemain menjadi prioritas yang akan dilakukan Pengurus PSMS.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum PSMS Idris SE yang ditemui di Stadion Kebun Bunga Medan, Selasa (13/4). “Tanpa semangat fanatisme, keinginan untuk berlaga di ISL 2011 nanti akan sulit diwujudkan. Ini yang ingin kita munculkan melalui perekrutan pemain yang memiliki karakter Sumut. Bandel dan pantang menyerah,” ucap Idris.

Karakter yang sama juga akan diterapkan dalam perekrutan pemain asing nantinya. Idris sendiri mengaku sudah membidik beberapa pemain yang memenuhi kriteria tersebut. Salah satunya pemain asal Oman, Abdul Nazir yang tengah kuliah di Singapura. “Saya pernah diundang untuk menyaksikan pertandingan Nazir yang dilakoninya dengan baik. Dia bermain ngotot untuk merebut bola,” terang Idris.

Idris mengaku bertemu tanpa sengaja dengan Abdul Nazir yang saat itu bermasalah di Imigrasi Medan dikarenakan paspornya yang hilang. Idris lantas membantu pengurusan paspor Nazir. Bantuan tersebut ternyata berkesan terhadap Nazir yang bersedia bergabung di PSMS musim depan. “Dia bahkan tidak mempermasalahkan uang karena dia juga mendapat kiriman sebagai pemain timnas Oman,” bebernya.

Meskipun begitu lanjutnya perekrutan skuad PSMS yang baru akan digelar Juni mendatang tetap harus melalui seleksi yang ketat. Artinya, Abdul Nazir juga harus mengikuti dan diputuskan lewat hasil yang diraih saat seleksi tersebut. Begitupun dengan rencana pengurus untuk mendatangkan mantan pemain PSMS yang tengah bermain di ISL 2009/2010 ini. “Saya optimis kalau mereka akan memperkuat PSMS di musim depan untuk menapak ISL sebagai target kita,” tegasnya. (jul)