Friday, December 23, 2011

Ambisi PSMS tertahan

MEDAN - PSMS kembali gagal memetik hasil maksimal dalam rangkaian partai eksibisinya. Di Stadion Teladan tadi malam, PSMS ditahan imbang tanpa gol klub peserta Liga Super Malaysia, Perak FC.

Pada laga tersebut, PSMS yang tampil dengan skema yang sama dengan laga sebelumnya justru tertekan sejak awal. Perak FC yang menurunkan duo asingnya Michal Kubala dan Lazar Popovic tampil lebih greget.

Enam menit laga berjalan, tuan rumah langsung dikejutkan dengan ancaman dari Perak. Tendangan spekulasi Kubala dari luar kotak penalti nyaris menggetarkan jala. Beruntung Markus Horison tampil sigap di bawah mistar.

Permainan bola pendek yang diperagakan tim besutan Norizam Bakar sukses membongkar pertahanan PSMS di menit 25. Fahrul Rozi mendapat umpan dan tanpa kawalan melepaskan tendangan yang tak dapat dihalau Markus. Namun Wawan Widiantoro mampu menyelamatkan gawang dengan heading akrobatiknya.

Sebaliknya, tuan rumah nyaris tanpa peluang yang membahayakan gawang lawan. Duet Osas Saha dan Choi Dong Soo kesulitan menembus ketatnya pertahanan lawan yang dikomandoi Khairi. Raja Isa mencoba untuk memperbaiki performa skuad di babak kedua. Permainan PSMS sedikit lebih baik ditandai ancaman di menit 50 lewat tandukan Zulkarnaen yang lagi-lagi membentur mistar.

Meski menguasai jalannya laga, ancaman yang diciptakan tak cukup berbahaya. Tiga pergantian yang dilakukan Raja Isa dengan memasukkan Arie Supriatna, Ledi Utomo, dan Zainal Anwar juga tak banyak merubah keadaan. Tendangan bebas In Kyun Oh yang melenceng menjadi peluang terakhir PSMS dan laga berakhir tanpa gol.

Pelatih PSMS, Raja Isa, mengaku tidak puas dengan performa skuadnya namun ia yakin performa dari dua laga ini cukup berpengaruh untuk persiapan timnya menghadapi dua laga lanjutan ISL, Januari nanti.

"Yang terpenting di persiapan away. Perak FC mirip cara Persib bermain. Pemain sudah menunjukkan keberanian untuk melakukan tekanan. Secara taktis, saya belum puas tapi ini proses. Saya bersyukur paling tidak dapat dua partai yang bagus untuk peningkatan. Saya yakin dari dua partai yang akan kita hadapi salah satunya akan da kejutan," katanya.

Dari kubu tim tamu, Noorizal melihat performa timnya sedikit lebih baik dari lawannya. "Dengan keadaan lapangan agak cantik kita ada attack juga ada defence. Kita masih membentuk kesepahaman pasukan," pungkasnya.

Sebelumnya, PSMS B yang menurunkan sejumlah pemain belia unggul tipis atas PS Thamrin Graha Metropolitan (TGM). Satu-satunya gol lahir lewat kaki Antoni.

FIFA pastikan ISL ilegal

AKARTA - Keputusan penting disampaikan FIFA terkait dualisme kompetisi yang terjadi di pentas sepakbola nasional saat ini. Dengan tegas, FIFA menyatakan hanya mengakui kompetisi yang digulirkan PSSI, yakni Indonesian Premier League (IPL)

Kompetisi lainnya, Indonesian Super League (ISL), yang juga sedang bergulir di bawah bendera PT Liga Indonesia, sejak awal tidak mendapat restu dari PSSI dan ditegaskan sebagai kompetisi ilegal

Penegasan tersebut disampaikan Departemen Media FIFA via email yang dikirim Selasa kemarin, seputar pendapat FIFA dengan adanya dualisme kompetisi di Indonesia. Dalam surat elektronik itu, dijelaskan FIFA telah melakukan pertemuan dengan petinggi PSSI dan AFC

Disampaikan dalam waktu dekat surat bersama FIFA dan AFC terkait penegasan legalitas kompetisi ISL tersebut akan dikirim akhir minggu ini. Hal itu dilakukan karena FIFA dan AFC sangat berhati-hati dalam menganalisis kondisi atau polemik yang terjadi di PSSI

"Merujuk pasal 18 Statuta FIFA, PSSI harus mengontrol semua kompetisi dan mengambil tindakan terhadap kompetisi ilegal seperti ISL," tulis Departemen Media FIFA dalam pernyataannya

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, kembali meminta klub yang berkompetisi di ISL kembali ke PSSI yang merupakan ‘rumah’ mereka. Pasalnya, dampak negatif dari adanya kompetisi di luar PSSI cukup besar, khususnya untuk kepentingan timnas. Dikatakan, pemain yang tidak ikut kompetisi resmi tidak diperbolehkan membela timnas masing-masing.

"Karena itulah, kami kembali menhimbau kepada klub yang bermain di ISL untuk kembali ke rumah. Mari kita tata bersama sepakbola kita. Pintu tetap terbuka, sekiranya ingin kembali bergabung," tandas Djohar, Rabu.

Duel kontra Perak FC sajikan gengsi kompetisi

MEDAN - Laga pamungkas eksibisi 2011 akan tersaji di Stadion Teladan, Kamis malam ini, dengan mempertemukan PSMS ISL dan klub Liga Super Malaysia, Perak FC. Meski sebatas ujicoba, gengsi mengemuka menjadi tajuk pertarungan.

Bagi tuan rumah, kekalahan dari Sime Darby cukup mencoreng muka. Pelajaran berharga diperoleh tim besutan Raja Isa sebelum lawatan pada lanjutan ISL di Bandung dan Karawang. Bagi Perak FC yang sebelumnya gagal meraih kemenangan dari tim PON Sumut juga menjanjikan performa yang lebih baik.

Pelatih Perak FC, Noorizal Bakar, akan meramu komposisi pemain yang berbeda. Bahkan dimungkinkan adanya rotasi dalam skuadnya secara menyeluruh. Beberapa pemain baru akan coba diturunkan sampai akhir laga untuk dipantau kemampuannya. Namun hal itu bisa dilakukan jika kondisi lapangan memungkinkan.

"Bila cuaca bagus, tujuan meracik tim ini pasti tercapai. Apalagi saya nak cuba dua pemain impor, Michal Kubala dan Lazar Popow. Tapi saya harus tahan rencana itu, bila lapangan buruk karena hujan," katanya di sela-sela memimpin sesi latihan di Stadion Kebun Bunga.

Noorizal akan mengusung skema 5-3-2 dan berharap timnya bisa memetik pelajaran dari laga ini. Hal itu penting untuk menghadapi Liga Super Indonesia yang mulai bergulir di awal Januari.

"Sulit untuk memberi evaluasi tim ini. Sebab kemarin kami terhalang menyajikan performa maksimal. Harapan saya laga esok bisa menjadi sarana pembelajaran berharga bagi tim," pungkasnya.

Sementara tuan rumah turut mengantisipasi teror dari tim tamu. Raja Isa memahami pertaruhan gengsi dua kompetisi selevel namun beda negara ini juga soal gengsi.

“Gengsi pasti ada. Masing-masing tim bakal menunjukkan kualitas liganya. Sejumlah perbaikan sudah kami lakukan, dan kami siap mengandaskan perlawanan Perak FC," kata ayah tiga anak ini.

Raja Isa berharap skuadnya kali ini lebih tenang dalam penyelesaian akhir. Hal yang tidak didapat saat menderita kekalahan dari Sime Darby, klub asal negeri Jiran lainnya.

"Yang bermasalah itu ketenangan. 75 persen tidak dapat dilakukan. Kita tidak ingin salahkan lapangan buruk," katanya.

PSMS IPL uji kekuatan fisik

MEDAN - Penggenjotan fisik pemain yang terus digenjot di bawah pelatih asal Italia, Fabio Lopez, mulai menunjukkan hasil positif. Kelemahan mendasar tersebut dinilai menjadi kendala PSMS yang tampil di Indonesian Premier League (IPL) di tiga laga terakhirnya.

“Karena itu, latihan keras digelar intensif dengan maksud menggenjot stamina pemain. Selama ini kami sudah angkat fisik pemain di dalam latihan. Diharapkan bisa meningkatkan strategi dalam teamwork-nya,” ujar Asisten Pelatih PSMS, M Khaidir, Rabu.

Titik terang mulai terlihat karena kebugaran Tri Yudha cs berangsur membaik. Hal ini terbukti dengan stamina yang tak melorot drastis saat bermain 90 menit. Khaidir mengaku pemain sudah punya stamina untuk bermain full dengan harapan bisa meningkatkan ball possession dan lebih berani menguasai bola.

“Fisik yang membaik berdampak besar pada perkembangan lain. Ketenangan pemain juga meningkat pasca-kemampuan fisik yang makin membaik," ucap Khaidir lagi.

Sebelum dikatakan berhasil, perkembangan pemain akan diuji lewat laga ujicoba kontra PS Albatros/Binjai Putra di Lapangan Korem Binjai, Kamis (22/12) ini. Pasalnya, Fabio Lopez absen melatih karena sakit dalam dua hari terakhir dan ingin melihat perkembangan tim asuhannya.

"Kami mau melihat hasil latihan pemain selama ini. Untuk tolak ukurnya tentu harus dengan friendly match," kata Fabio kepada Waspada.

Ujicoba tersebut, menurutnya, akan menguji teknik, tingkat penguasaan bola, dan kebugaran pemain yang nantinya dievaluasi. Setelah itu, tim akan diliburkan pada 24 Desember nanti untuk menyambut natal dan tahun baru, sebelum kembali latihan pada 28 Desember mendatang.

Pengurus Binjai Putra, Awang dan Irfan Izka Rawi, menjelaskan laga ujicoba melawan PSMS IPL merupakan kehormatan dan memberi motivasi kebangkitan sepakbola di Kota Binjai. Walau berstatus ujicoba, Binjai Putra berjanji akan memberi perlawanan keras dan mengimbangi lawan sekaligus menyuguhkan tontonan menarik.

Syafril komersilkan ujicoba PSMS

MEDAN - Ketua SMeCK Hooligan, Nata Simangunsong, menyayangkan sikap Syafril Jambak SH selaku Ketua Panpel Ujicoba PSMS Medan yang terlalu mengkomersilkan kegiatan itu tanpa mengutamakan misi skuad Ayam Kinantan dan tim PON Sumut.

Ditemui di Stadion Teladan Medan, Nata menambahkan Syafril juga tidak memikirkan kondisi lapangan yang rusak parah akibat hujan yang terus mengguyur Kota Medan. Menurutnya, Syafril seyogianya memindahkan laga ujicoba PSMS dan PON Sumut ke lokasi lain agar kondisi lapangan yang menjadi home base Ayam Kinantan itu tidak rusak.

”Kerusakan ini dikhawatirkan bisa berakibat pada lanjutan kiprah PSMS di pentas Indonesian Super League (ISL),” kata Nata baru-baru ini.

Nata menilai keengganan Syafril menunda atau memindahkan lokasi ujicoba PSMS karena telah mengkormersilkannya dengan menjual tiket yang dinilai mencekik leher. Adapun tiket tribun terbuka dijual Rp20 ribu dan tertutup Rp50 ribu. Alhasil, laga ujicoba tersebut minim penonton.

Karena itu, Nata meminta Ketua Umum PSMS Drs H Rahudman Harahap meninjau penunjukan Syafril sebagai ketua panpel demi menjaga kedekatan antara pecinta sepakbola Medan dengan PSMS. Selain itu, Kadis Pertamanan H Erwin Lubis SH MM disarankan segera mencabut izin pemakaian Stadion Teladan demi keselamatan kondisi lapangan.

Hadapi Perak FC, kans pemain muda

MEDAN - Kekalahan dari klub Divisi Utama Malaysia, Sime Darby, pada laga eksibisi di Stadion Teladan kemarin malam membuat Pelatih PSMS ISL, Raja Isa, harus memutar otak menemukan formula tepat.

Kesempatan menguji skema yang ada kembali tiba dengan menjajal Perak FC, Kamis (22/12) nanti. Namun menghadapi klub Liga Super Malaysia itu, Raja Isa justru akan berspekulasi menurunkan pemain-pemain muda.

"Mungkin banyak yang mempertanyakan kenapa saat menghadapi Sime Darby tidak menurunkan pemain muda seperti Yoseph Ostanika atau lainnya. Karena itu, nanti kita akan menurunkan pemain muda menghadapi Perak FC," katanya malam ini.

Skuad PSMS nanti akan diisi pemain dari PSMS U-21 yang dianggap berpotensi dan sejumlah pemain yang tidak turun pada laga eksibisi perdana. Pemain-pemain seperti Yoseph Ostanika, Wiganda, Antoni, dan lainnya akan mendapat kesempatan menjajal salah satu klub tangguh asal Malaysia itu.

"Kita ingin kasih kesempatan untuk pemain yang belum main dan pemain muda. Intinya dari ujicoba ini kita tidak melulu mengincar kemenangan. Namun sebagai evaluasi bagi kita sejauh apa perkembangan dan kekurangan yang kita hadapi. Ini kan proses," katanya berkaca dari Sime Darby yang banyak menurunkan pemain muda rata-rata berusia 24 tahun.

"Pembinaan di Malaysia berbeda dengan di sini. Karena itu sekarang banyak anak muda yang menghuni tim nasional. Di sini juga bisa seperti itu," papar Raja Isa seakan ingin menunjukkan pemain muda di Medan juga tak kalah berpotensi.

Namun tak juga mengharamkan kemenangan jika memang bisa diperoleh. Apalagi PSMS bertindak sebagai tuan rumah.

"Tentu anak-anak juga punya harga diri sebagai orang Medan. Jadi termotivasi untuk memberikan kemenangan setelah kalah di pertandingan kemarin," kata mantan Pelatih Persiram Raja Ampat itu.

Di sisi lain, Raja Isa masih melihat banyak kekurangan dalam timnya yang bisa berakibat fatal jika tak dibenahi.

"Kita masih terburu-buru menyelesaikan peluang padahal terus menyerang. Ketenangan yang kita belum punya," pungkasnya.

Thursday, December 22, 2011

PSMS IPL Jajal PS Albatros Peningkatan Tim Signifikan

MEDAN- Setelah beberapa hari PSMS melakukan latihan cukup intensif bersama pelatih PSMS Fabio Lopez, hari ini (22/10) tim berjuluk Ayam Kinantan ini akan berlaga uji coba kontra PS Albatros di lapangan Korem Binjai.
“Besok (hari ini, Red) kami mau melihat seperti apa hasil latihan yang mereka lakukan. Untuk tolok ukurnya harus dengan friendly match,” ungkap Fabio, Rabu (21/12).

Ujicoba tersebut menurutnya akan menguji teknik, tingkat penguasaan bola dan kebugaran pemain yang nantinya akan dievaluasi. “Saya tidak mendampingi tim latihan dua hari ini. Tapi tentunya saya akan lihat perkembangan pemain dari latihan, untuk dilakukan evaluasi,” ujar pelatih asal Italia itu.

Latihan cukup keras memang sudah dilakoni PSMS untuk menggeber persiapan jelang laga keempat atau laga tandang ketiga musim ini. Persiapan yang memadukan penggenjotan fisik seiring dengan peningkatan kemampuan skill individual pemain disatukan dalam latihan berdurasi hingga lebih dari dua jam ala Fabio Lopez.

Dan PSMS akan meliburkan latihan mulai 24 Desember mendatang untuk memberi masa istirahat kepada pemain, dan waktu untuk liburan Natal kepada Fabio Lopez. Namun, pada 28 Desember mendatang, latihan akan dilanjutkan.
Sementara itu, asisten pelatih PSMS M Khaidir menyatakan, ujicoba dengan PS Albatros digelar untuk memantau perkembangan kerjasama tim pasca hampir sepekan latihan digelar. “Untuk melihat seperti apa perkembangan teamwork untuk persiapan 7 Januari nanti menghadapi Persiraja,” tuturnya.

Ia optimis, pasca latihan keras yang digeber, akan terlihat perkembangan di dalam tim terutama peningkatan sisi kolektivitas yang masih menjadi poin minus di tiga pertandingan sebelumnya. “Selama ini kami sudah angkat fisik pemain di dalam latihan. Diharapkan bisa meningkatkan strategi dalam teamwork-nya,” terang pria yang sebelumnya semapatr membesut beberapa tim seperti PSMS, PSDS dan Persigo Gorontalo itu.

Hal positif lainnya, Khaidir memaparkan, pemain juga telah memiliki stamina yang cukup baik untuk bisa bermain dalam durasi 90 menit penuh. “Mereka sudah punya stamina yang hampir 90 menit. Kondisi itu tentunya bisa meningkatkan ball posession (Penempatan bola, Red) tim, dan pemain lebih berani banyak pegang bola. Saya rasa ini cukup bagus,” katanya.

Dari segi latihan, ia juga menyebutkan ada beberapa kemajuan yang didapat. Ketenangan pemain juga meningkat pasca kemampuan fisik yang makin membaik. “Secara keseluruhan lebih baik. PSMS juga masih punya waktu untuk meningkatkan lagi persiapan,” tambahnya.

Sementara, Manajer PSMS Doli Sinomba Siregar membenarkan latihan akan diliburkan mulai 24 Desember dan PSMS baru akan kembali berlatih Rabu (28/12) mendatang, “Itu program pelatih dan dia tahu apa yang dilakukannya. Dia sudah berkonsultasi dengan saya dan manajemen tim yang lain, dan kami setuju,” ujarnya. (saz)

PS DPRD Sumut Bantai Mantan PSMS

MEDAN- PS DPRD Sumut berhasil mengalahkan tim Mantan PSMS dengan skor 2-0 dalam pertandingan amal mengenang almarhum wartawan senior Zainuddin Tamir Koto dan wasit FIFA Zulham Yahya di Stadion Teladan, Rabu (21/12). Pertandingan amal ini berhasil mengumpulkan dana Rp5.770.000.

Ketua Pengprov PSSI Sumut Kamaluddin Harahap menuturkan, pertandingan amal ini sangat bagus sebagai penghargaan terhadap dunia sepak bola di Sumut. “Tentunya penghargaan bagi orang-orang yang telah berjasa dalam kemajuan persepak bolaan di daerah ini. Apa lagi dalam pertandingan ini kita mengkhususkan untuk mengenang tokoh wartawan dan sepakbola,” tuturnya usai pertandingan.

“Besar sumbangannya jangan dinilai dari jumlahnya, tapi ini merupakan perwujudan sumbangsih insan sepakbola di Sumut yang peduli dengan wartawan olahraga. Tentunya yang telah memberikan jasa untuk perkembangan sepakbola di Sumut. Serta seorang lagi merupkan sosok yang harus menjadi panutan karena menjadi wasit FIFA merupakan suatu prestasi bagi insan sepakbola di Sumut bahkan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panpel pertandingan Syafril Jambak menuturkan, gagasan digelarnya pertandingan amal ini merupakan kegiatan rutin. “Setiap ada wartawan maupun insan sepak bola di Sumut kita kerap menggelarnya untuk kegiatan amal. Hal ini untuk mengapresiasi perjuangan dan jasa-jasa yang sudah diberikan bagi kemajuan persepak bolaan di Sumut,” tuturnya.

Dari jumlah uang yang terkumpul totalnya Rp5.770.000. Rinciannya, dari PS DPRD Sumut berjumlah Rp5 juta dan dari Mantan PSMS Rp770 ribu.

Pada pertandingan yang hanya berdurasi 2X30 menit itu, Mantan PSMS dimotori Listadi asisten pelatih Timnas melakukan gebrakan ke barisan pertahanan PS DPRD Sumut. Namun, duet serangan yang dilakukan Julius Raja dan Samsir Alamsyah tak mampu membobol gawang lawan.

Sebaliknya, bomber PS DPRD Sumut Kamaluddin yang juga Ketua Pengprov PSSI Sumut bersama rekannya Rafriandi Nasution membuat kerepotan barisan pertahanan Mantan PSMS yang dikoordinir Legiran. Serangan demi serangan yang dilakukan PS DPRD Sumut membuat penjaga gawang Mantan PSMS Benny Tomasoa harus jatuh bangun.
Memasuki menit ke 20 Rafiandi yang menerima umpan lambung dengan tenang melakukan tandukan hingga menggetarkan gawang Mantan PSMS.

Mantan PSMS yang telah ketinggalan mencoba melakukan penetrasi, namun bola selalu gagal dihadang pemain belakang PS DPRD Sumut. Hingga turun minum skor tak berubah 0-1 untuk kemenangan PS DPRD Sumut. Untuk menyamakan kedudukan di babak kedua Mantan PSMS memasukkan Nasib Riyadi dan menarik keluar Legiran. Namun, hal itu belum mampu membuahkan hasil. Mantan PSMS kembali menarik Juanda mantan PSMS Junior dengan memasukkan Raja Isa.(saz)

PSMS IPL Pindah Lokasi Latihan Fabio, Yudha dan Julio Sakit

MEDAN- PSMS masih kesulitan mencari lapangan permanen sebagai tempat latihan. Skuad PSMS pun terpaksa memindahkan lokasi latihan ke lapangan Arhanud Baterai P Titi Kuning pada sesi latihan Selasa (20/12) pagi.

Latihan yang harusnya digelar di lapangan komplek Thamrin Graha Metropolitan (TGM), tak mendukung pasca diguyur hujan sejak pagi hingga jelang sore Senin (19/12) lalu. Kondisi lapangan memburuk sehingga dipindahkan ke lapangan yang berlokasi dekat dengan Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan itu. Dan lantas dijadikan lokasi latihan permanen oleh PSMS.

“Lapangan ini akan jadi lokasi permanen untuk latihan pagi. Untuk latihan sore, tetap di lapangan TGM,” jelas Sekretaris Tim PSMS Heru Prawono.

Di sisi lain, hujan yang terjadi sejak beberapa hari lalu di Kota Medan akhirnya membuat kondisi kesehatan Pelatih PSMS Fabio Lopez menurun. Kemarin, meski hadir pada sesi latihan pagi, dia hanya memberikan arahan sebentar, lalu pulang ke apartemen tempat tinggalnya. “Sejak Minggu (18/12) sebenarnya badan saya sudah tidak enak. Muntah-muntah dan sekarang saya demam. Itu yang menyebabkan saya hanya sebentar memimpin latihan tadi pagi (Kemarin, Red),” katanya.

Latihan selanjutnya dipimpin oleh asisten pelatih M Khaidir bersama pelatih fisik Hasyim Asyhari dan pelatih penjaga gawang Denny Vaslah.

Tidak hanya Fabio yang absen, pilar PSMS Tri Yudha Handoko juga tidak ikut pada sesi latihan kemarin. Yudha tidak datang latihan pagi, namun kemarin sore, dia hadir di lapangan TGM walau tak ikut latihan. “Saya demam. Sejak Senin (19/12) malam, badan sudah enggak enak. Saya sudah izin tak latihan pagi sama asisten pelatih. Saya memang ke lapangan TGM sore hari, tapi tidak latihan,” ujarnya.

Selain Yudha, meski tak absen latihan, striker PSMS asal Argentina Julio Cesar Alcorse juga terlihat tak mengikuti latihan dengan tim. Dia hanya melakukan peregangan otot dan berlari di pinggir lapangan.
“Latihan dua hari ini berat. Jadi kedua kaki saya kram dan sakit di lipatan lutut belakang. Kalau dipaksa bergerak, sakit,” ungkapnya.

Kemarin, PSMS kembali meneruskan latihan persiapan. Tak jauh beda dengan dua hari sebelumnya, latihan juga menekankan pembentukan fisik yang dikombinasikan dengan melatih teknik dribbling pemain. (saz)

Tim PON Sumut Jajal Klub Malaysia

MEDAN- Usai laga eksebisi yang dilakoni Tim PON Sumut kontra dua klub Malaysia yang sengaja hadir ke Stadion Teladan. Giliran tim besutan Rudi Saari ini yang bakal melancong ke negeri ziran sana.

Manager Tim PON Sumut Kamaluddin Harahap menuturkan, pihaknya sudah mempersiapkan anak-anak asuhannya untuk menjajal Timnas U-23 Malaysia. “Ini memang sudah kita agendakan sejak digelarnya pertandingan eksebisi ini,” ungkapnya, Selasa (20/12).

Ketua PSSI Sumut yang diakui 23 pengcab/klub ini juga menuturkan, tim PON Sumut akan diboyong ke Malaysia akhir Desember ini. “Akhir Desember 2011 ini kita akan bertandang ke sana. Paspor anak-anak juga sudah selesai diurus. Tinggal menentukan jadwal keberangkatan tim saja,” kata Kamaluddin lagi.

Diagendakan, tak hanya Timnas U-23 Malaysia saja yang bakal dijajal. Kamaluddin juga menuturkan, anak-anak di bawah asuhan Rudi Saari ini akan melawan klub-klub bergengsi yang syarat pengalaman di sana. “Ini untuk menambah jam terbang mereka sekaligus meningkatkan pengelaman dan mental anak-anak,” ujarnya.

Usai laga tim PON Sumut kontra Perak FA yang berakhir tanpa gol, Kamaluddin sangat menyayangkan keadaan stadion kebanggaan masyarakat Kota Medan yang hingga saat ini masih memprihatinkan. “Laga mengahadapi Perak FA bagi PON Sumut merupakan pengalaman berharga bagi pemain. Namun, dengan kondisi lapangan seperti tadi, itu sama saja mencoreng citra Kota Medan,” jelasnya.

Pelatih Tim PON Sumut Rudi Saari menuturkan yang turun menghadapi Perak FC merupakan tim inti. Tim PON Sumut yang didominasi pemain muda cukup memberikan perlawanan terhadap tim tamu yang memiliki sejumlah pemain asing. “Permainan anak-anak sudah maksimal, hanya saja lapangan memang sangat tak mendukung untuk menerapkan strategi pertandingan,” keluhnya. Menurutnya, pertandingan-pertandingan serupa sangat dibutuhkan anak asuhannya sebagai modal berlaga melakoni pertandingan PON Riau.(saz)

Sering Banjir, Stadion Teladan tak Layak dan Buat Malu

MEDAN- Pada lanjutan pertandingan Exebition Football 2011 yang menghadirkan dua klub asal Malaysia di Stadion Teladan, Selasa (20/12) masih membuat tim tamu menggerutu. Pasalnya, kondisi lapangan saat pertandingan Tim PON Sumut kontra Perak FC tak jauh beda dengan pertandingan sebelumnya, becek dan rusak.

Ditambah lagi, klub yang berlaga di Liga Super Malaysia ini ditahan imbang tanpa gol sepanjang babak. Tak pelak, pelatih Perak FA Norizah Bakar langsung to the point mengatakan timnya tak bisa berbuat banyak karena kondisi yang sangat buruk. “Dengan kondisi lapangan dan cuaca seperti hari ini, semua tak berjalan sesuai rencana. Ini tak sesuai seperti apa yang kita harapkan. Strategi dan taktik tak berjalan,” ungkapnya usai laga.

Ia juga menuturkan, perhelatan pihaknya ke Medan dalam rangka menyesuaikan keserasian pemain antar lini. “Pada laga ini kita juga mencoba mengkombinasikan pemain-pemain impor dengan pemain lokal untuk menghasilkan tim yang benar-benar solid,” ujar Norizah.

Pada kesempatan itu, Norizah berterimakasih telah diberikan kesempatan untuk bisa berlaga di Medan. “Kita sangat berterimakasih bisa menguji kekuatan tim kami di sini. Karena kita tak lagi membentuk tim, tim sudah baku. Tapi kita masih mencari pasangan-pasangan mana yang lebih tepat. saat ini kita telah memiliki 24 pemain,” paparnya.

Tak hanya dari tim Perak FA, Tim PON Sumut juga mengeluhkan hal sama. Pelatih PON Sumut Rudi Saari mengatakan, kondisi lapangan masih sama seperti kemarin. Dan itu sangat berat. “Dengan hasil imbang, kita cukup puas. Karena yang bertanding tersebut merupakan tim inti PON Sumut yang sebenarnya. Inilah pemain yang sejak awal pra PON hingga bertanding pada PON 2011 ini,” katanya.

Ia juga menuturkan, ini pembelajaran bagi timnya karena bisa bertanding dengan lawan yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang lebih baik. “Kita sangat bersyukur ada pertandingan seperti ini. Baik bagi tim yang memang diisi pemain-pemain muda. Ini akan menambah pengalaman mereka,” jelas Rudi.

Di sisi lain, laga beda kasta antara Tim PON Sumut melawan Perak FA ini berlangsung dengan jumlah penonton yang cukup minim. Diperkirakan jumlah penonton hanya mencapai 200-300 orang.

Keadaan pertandingan kembali diperburuk jelang pertandingan berakhir. Sekitar 15 menit sebelum bubaran, Stadion Teladan di guyur hujan sehingga lapangan terlihat layaknya kubangan kerbau. Hal ini mengakibatkan pemain tak lagi bertanding dengan kualitas, hanya asal ngotot.
Ironisnya lagi, sekira pukul 18.10 WIB dalam keadaan hujan, tentu dalam waktu itu dan mendungnya langit sangat mengurangi penerangan di lapangan. Tapi, Panpel tak menghidupkan lampu stadion. (saz)

Wednesday, December 21, 2011

PSMS IPL Cari Striker, Konsorsium Tawarkan Kiper

Kisruh manajemen, sejauh ini belum memberi dampak signifikan terhadap persiapan teknis PSMS IPL. Mereka terus melakukan pembenahan skuad. Asisten Pelatih PSMS IPL, M Khaidir menyebutkan, bergabungnya tiga pemain asing memberikan semacam angin segar bagi tim tersebut.

"Semua sektor mulai membaik. Grafik permainan lini tengah juga kian meningkat. Ahn (Hyo Yeon) punya long passing yang memanjakan Julio (Cesar Alcorse) dan Jecky. Di belakang Vagner (Luis de Oliviera Marins) masih kokoh," kata Khaidir sesaat sebelum memulai sesi latihan di lapangan kompleks TGM, Medan Helvetia, kemarin kemarin sore.

Menurut Khaidir, sisa satu tempat untuk pemain asing belum ditentukan. Dari tim pelatih menginginkan satu pemain asing (non Asia) di posisi lini serang. Seorang pemain yang dibidik, yakni striker asal klub Liga Super Kroasia, NK Inter Zapresic, gagal direkrut.

Konsorsium kemudian menawarkan pemain asing di posisi lain, yakni penjaga gawang. "Nama belum bisa saya sebutkan karena masih dalam proses. Pemain depan penting, namun posisi penjaga gawang juga demikian. Kita ingin kiper tangguh. Setidaknya sebelum laga lawan Persiraja, pemain asing ini, di posisi penyerang atau kiper, sudah kita dapatkan," ujar Khaidir. (Randy Hutagaol/TribunMedan)

Tuesday, December 20, 2011

PSMS Targetkan Peringkat 3 IPL

Pelatih anyar PSMS Medan, Fabio Lopez, berjanji akan memberikan kenangan indah kepada pendukung Tim yang berjuluk Ayam Kinantan ini.

"Saya akan memberikan sesuatu kepada PSMS menjadi tim besar dan dapat memberikan kualitas permainan yang berbeda dengan klub lain. Materi latihan yang diberikan akan dirasakan pemain sendiri dan tak beriming-iming pemain yang pernah bergabung dengan PSMS akan menjadi incaran klub lain," pungkas pria asal Italia itu.

Sementara Manager PSMS IPL Dolly Siregar mengatakan, struktur jelas kepelatihan akan membuat PSMS mampu bersaing dengan klub lainnya di IPL musim 2011-12.

"Majunya PSMS tak terlepas dari dukungan masyarakat dan suporter, sehingga PSMS tetap menjadi tim idola Kota Medan ini. Persiapan yang minim saat laga perdana mulai bertahap sudah dilakukan pembenahan di dalam tim. Apalagi saat ini performa dan kekompakan tim sudah baik dibandingkan sebelumnya," ujar Dolly.

"Intinya, kita akan terus berjuang untuk menaikkan peringkat PSMS minimal menjadi tiga besar klasemen IPL," tandasnya. (Juang Naibaho/TribunNews)

Fabio janjikan PSMS IPL bangkit

MEDAN - Fabio Lopez menerima tawaran melatih PSMS di Indonesian Premier League (IPL) dalam keadaan krusial. Allenatore asal Italia itu langsung disodori tugas berat membenahi tim yang menderita dua kekalahan kandang pada laga awalnya.

Namun Fabio tak gentar dan justru merasa tertantang dalam debut kepelatihan pertamanya di tanah air. Hal itu diungkapkannya saat memperkenalkan diri kepada publik lewat temu pers di Hotel Dhaksina Medan, Minggu.

"Musim kompetisi di Indonesia sangat berbeda dengan Eropa. Namun, secara bertahap melakukan adaptasi dengan pihak manajemen dan pemain untuk mencapai misi agar PSMS menjadi tim tangguh," ujar pelatih PSMS IPL, Fabio Lopez.

Fabio menganggap PSMS adalah salah satu klub besar di Indonesia. Hal itu merupakan salah satu yang mendasari alasan kuatnya membesut klub berlambang daun tembakau ini. Diakui, pada 2008 dirinya pernah juga ditawari PSMS saat manajemen ditangani Sihar Sitorus. Namun, Fabio menolak karena masih menjadi pelatih di Lithuania.

"PSMS itu klub besar dan 2 juta penduduk merupakan modal utama memberi dukungan kepada PSMS. Apalagi Medan merupakan salah satu kota di Indonesia sebagai lumbung pemain berkualitas," katanya.

Di debut perdananya saat melawat ke markas Arema, Fabio memang gagal mempersembahkan poin. Namun Tri Yudha cs tampil berbeda di bawah instruksinya. Di bawah asuhan Fabio, PSMS IPL diyakini skuad akan bangkit mulai Januari nanti.

Laga menghadapi Persiraja Banda Aceh selanjutnya akan menjadi ujian baginya. Nantinya, Fabio akan mengedepankan strategi menyerang menggunakan formasi 4-3-3. Kendati begitu, pria berusia 38 tahun ini mengaku formasi bisa berubah sesuai lawan yang dihadapi. Mantan pemandu bakat Fiorentina di Serie A itu menjanjikan kualitas permainan yang berbeda.

"Selama menangani tim, saya akan memberikan sesuatu kepada PSMS menjadi tim besar dan dapat memberikan kualitas permainan yang berbeda dari klub lain. Materi latihan yang diberikan akan dirasakan pemain sendiri dan tak beriming-iming pemain nantinya menjadi incaran klub lain," pungkasnya.

Sementara itu, Manajer PSMS IPL, Dolly S Siregar, mengumumkan struktur kepelatihan PSMS IPL. Dalam lanjutan kompetisi nanti, Fabio Lopez dibantu M Khaidir (asisten pelatih), Deny Paslah (pelatih kiper), dan Hasyim (pelatih fisik).

Dijelaskan Dolly, kehadiran Fabio Lopez membuat persiapan tim semakin berkembang. "Intinya, kita akan terus berjuang untuk menaikkan peringkat PSMS minimal menjadi tiga besar klasemen sementara," tandasnya.

Pelajaran berharga dari Sime Darby

MEDAN- PSMS ISL dipaksa menelan kekalahan 0-1 dari klub Divisi Utama Malaysia, Sime Darby, dalam laga eksibisi malam ini di Stadion Teladan Medan. Gol tunggal Asrol Ibrahim di menit 19 memberi pelajaran berharga bagi tim besutan Raja Isa yang tengah mempersiapkan diri jelang lanjutan ISL 2011/2012, awal Januari mendatang.

Meski kalah, Raja Isa menanggap laga ini menjadi ajang tepat untuk mengevaluasi skuadnya sebelum menghadapi laga krusial di kompetisi kontra Persib Bandung (5 Januari) dan Pelita Jaya (9 Januari).

“Pertama saya mohon maaf kepada publik Medan tidak dapat memberikan kemenangan, tapi kekalahan ini tidak masalah. Kita dalam proses dan sama-sama tahu PSMS baru menjalani dua pertandingan di saat tim lain sudah melakoni empat laga. Ujicoba ini evaluasi yang bagus untuk tim,” ujarnya malam ini.

Kondisi lapangan yang buruk menurutnya bisa menjadi proses adaptasi skuadnya karena diyakininya lapangan di Bandung maupun Karawang tak jauh berbeda.

“Lapangan becek ini adaptasi kita terhadap main di Bandung dan Karawang nanti. Sebelumnya, di liga kita belum pernah main di lapangan becek seperti ini,” lanjut Isa.

Soal performa legiun asing anyar, Choi Dong Soo, Raja Isa tak memberikan penilaian berlebihan. Menurutnya, penampilan pemain asal Korea itu sudah lumayan untuk pemain yang baru bergabung dalam beberapa hari dengan tim.

Pada laga tersebut, Raja Isa menurunkan skema mirip dengan dua laga awal ISL, kecuali kehadiran Choi Dong Soo yang cukup banyak melakukan penetrasi di lini depan. Bersama In Kyun Oh dan Osas Saha, Dong Soo berusaha keras menembus ketatnya pertahanan tim tamu.

Namun Sime Darby yang tampil tenang dengan kerjasama apik justru memberikan serangan yang lebih greget. 19 menit laga berjalan, Asrol Ibrahim menjebol gawang tuan rumah. Lewat kerjasama apik satu dua dengan Rusli, Asrol melesakkan tembakan keras yang gagal dihalau Markus Horison.

Di babak kedua, PSMS bermain lebih agresif. Terobosan Dong Soo diteruskan umpan silang mendatar ke kotak penalti, namun sontekan In Kyun melenceng. Begitu juga dengan tandukan Sasa Zecevic semenit kemudian.

PSMS berpeluang emas menyamakan kedudukan ketika In Kyun diganjal di daerah terlarang dan wasit menunjuk titik putih di menit 52. Namun eksekusi Saha melenceng dari gawang Sime Darby.

Dua peluang terakhir diperoleh PSMS lewat tendangan bebas Dong Soo dan In Kyun di menit 87 dan 89. Namun tendangan yang cukup tajam itu tepat jatuh ke pelukan kiper lawan, Redzwan.

Pelatih Sime Darby, Ismail Zakaria mengakui strateginya cukup berhasil meski lapangan cukup buruk. “Strategi kita berjalan. Meski lapangan memang cukup becek. Kedua tim bermain cukup bagus. Kita juga memainkan banyak pemain muda,” katanya.

Saturday, December 17, 2011

Ahn tiba, Ganchev menyusul

MEDAN - Setelah kehadiran Vagner Luis, PSMS Indonesian Premier League (IPL) kembali berniat menambah amunisi di belakang. Salah satu yang diincar adalah bek asal Kroasia, Goran Ganchev.

Pemain kelahiran 4 Agustus 1983 tersebut kemungkinan akan bergabung mulai Senin (18/12) nanti. Pemilik tinggi 188 cm itu merupakan mantan pemain liga super Kroasia, NK Inter Zapresic, dan pernah membela tim nasional Macedonia U-21.

"Ya, sedang ditunggu. Hari Senin (18/12) kemungkinan sudah datang, lebih lambat dari prediksi. Seharusnya datang Jumat ini," ujar Pelatih PSMS IPL, Fabio Lopez.

Selain Ganchev, PSMS IPL juga dipastikan akan menggunakan tenaga gelandang asal Korsel, Ahn Heo Yean. Mantan pemain Bintang Medan itu telah tiba Jumat (16/12) ini di Medan. Kedatangannya lebih cepat dari prediksi sebelumnya, yaitu awal Januari.

Bahkan, Ahn dipastikan memulai latihan bersama dengan tim di lapangan Kompleks Thamrin Graha Metropolitan (TGM), Sabtu ini. Dikabarkan, mantan pemain Persela Lamongan itu telah hadir di sekretariat PSMS IPL di Kompleks Villa Polonia dan berbincang dengan pelatih.

Komisaris PT Bintang Medan Metropolitan, Arif Bargot Siregar, pun tak menampik kabar tersebut. Menurut Arif, seharusnya pemain yang pernah membela Bintang Medan FC itu tiba 13 Desember lalu. Tapi Arif menerangkan Ahn susah mendapat tiket dan baru datang.

Di sisi lain, PSMS IPL akan melakoni persiapan berat di tengah musim kompetisi tersebut. Mulai Sabtu ini, tim akan melakoni persiapan dengan memaksimalkan latihan pagi dan sore hingga 22 Desember mendatang.

"Programnya seperti itu. Saat ini, tim terpaksa harus melakoni persiapan pra-musim di masa kompetisi," ujar Lopez menambahkan tim akan libur latihan pada 23-27 Desember mendatang untuk menjaga kondisi.

"Kami tidak mau jika latihan diforsir akan membuat pemain mendapat efek jangka panjang seperti cedera lama," ungkap mantan pemandu bakat Fiorentina dan Atalanta itu.

Friday, December 16, 2011

AK batal gabung PSMS IPL

Achmad Kurniawan akhirnya memutuskan pelabuhannya musim ini. Bukan PSMS, melainkan Arema Indonesia yang juga berkiprah di Indonesian Premier League (IPL), klub yang musim lalu diperkuatnya.

AK menandatangani kontrak dengan Arema IPL di detik-detik terakhir penutupan bursa transfer. Pada Rabu malam lalu, AK pun didaftarkan ke skuad Singo Edan. Sebelumnya kiper yang akrab dengan inisial AK ini santer diberitakan akan memperkuat PSMS IPL. Apalagi tim besutan Fabio Lopez ini sangat membutuhkan sosok yang bisa mengangkat popularitas tim.

Menurut Agen AK, Herna Pardede, AK batal bergabung karena tidak adanya keseriusan manajemen IPL meminangnya.

"Setelah didepak dari PSMS ISL, AK sebenarnya sangat ingin membela PSMS IPL. Tapi tidak juga ada keputusan dari manajemen padahal pada 13 Desember. Akhirnya kita buat keputusan sebelum tutup deadline dan tanggal 14 dia teken kontrak langsung ke Arema IPL,” ungkap Herna, Kamis.

AK memang sempat mengikuti latihan tim yang dipimpin Asisten Pelatih PSMS IPL, M Khaidir. Namun tidak juga diikat membuatnya memilih kembali ke Malang. PSMS IPL pun dipastikan kembali mengandalkan Decky Ardian sebagai pilihan utama dengan Dede Pranata dan Irwin Ramadhana sebagai pelapis.

Herna tidak habis pikir soal kabar yang menyebutkan manajemen PSMS IPL enggan menerima AK karena ia sempat mengikuti seleksi di PSMS ISL.

"Ini (ke Arema) adalah bukti AK bukan pemain sembarangan. Dalam segalanya Arema di depan PSMS kok, tapi kadang itikad baik orang disalahartikan," tegasnya.

Menurut Herna, sebenarnya AK juga sempat bingung menyikapi dualisme kompetisi di tanah air. Karena itu ia tidak ikut rapat bersama tim saat turnamen segitiga di Jakarta yang membahas penandatanganan kontrak.

"Sebenarnya, dia tidak datang pas dua meeting di Jakarta bersama tim karena galau ingin bermain di ISL atau IPL. Karena kalau datang, pasti PSMS ISL mengikatnya," tutur Herna.

Sebelumnya, PSMS juga batal merekrut Ku Kyung Hyun yang juga seangkatan AK seleksi di PSMS ISL. Alasannya, bek asal Korsel itu hanya bermain di Divisi II di Negeri Ginseng tersebut. Padahal, menurut Herna , Ku bermain di klub yang berada di level teratas, Jeju United.

"Sama sekali tak benar jika soal legalistas, Ku bermain di Jeju United di Korsel yang merupakan kompetisi teratas. Jadi tak ada masalah, seharusnya manajemen bisa lihat internet atau cari info yang benar soal Ku," pungkas Herna.

Fabio akui kematangan Arema

Usaha PSMS untuk meraih poin perdananya di arena Indonesian Premier League (IPL) kembali kandas. Bertamu ke Stadion Gajayana Malang, tim besutan allenatore Italia, Fabio Lopez, dipaksa takluk 1-2 dari Arema Indonesia.

Dua gol masing-masing dari Noh Alamshah dan Musafri membuat kemenangan menjadi milik Singo Edan. Padahal sebelumnya Ayam Kinantan sempat menghenyakkan seisi Gajayana. Striker baru asal Argentina, Julio Cesar Alcorse, menggetarkan gawang tuan rumah di menit 22.

Gol yang sempat menaikkan moral bertarung Tri Yudha Handoko cs. Namun dari sejumlah percobaan hanya satu gol yang berhasil diceploskan. Selebihnya laga menjadi milik tuan rumah. Terutama selepas gol balasan striker Singapura, Noh Alamshah di penghujung babak pertama.

Tim besutan Milomir Seslija bak kesetanan terus menggempur pertahanan PSMS yang dikomandoi duet Vagner Luis dan Fadli Hariri. Hasilnya di menit 51, Musafri sukses membalikkan keadaan dan keunggulan bertahan hingga laga berakhir.

Pelatih PSMS, Fabio Lopez, mengakui kematangan tim tuan rumah. Berbanding terbalik dengan skuadnya yang datang dengan persiapan minim. Apalagi dirinya baru tiga hari menangani tim.

“Teknik individual pemain Arema saat ini lebih bagus dari pada kami," ujarnya usai pertandingan.

Namun Fabio tetap memuji semangat bertarung yang ditunjukkan anak asuhnya. Ke depannya ia yakin tim akan lebih baik.

"Mereka sudah bekerja keras, dan hasil ini. Memang tidak bagus untuk pencinta tim, tapi tidak buruk untuk tim kami. Kami punya banyak PR dan harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya," ungkap Fabio.

Di kubu lawan, Pelatih Arema Milomir Seslija memuji pertahanan tim tamu. Pujian khusus diberikannya kepada bek anyar asal Brazil, Vagner Luis, yang bermain gemilang.

"Mereka punya pertahanan yang sangat bagus yang menjadi masalah bagi tim kami. Bek asal Brazil (Vagner Luis) bermain sangat baik di pertandingan tadi, begitu juga gol tadi," ucap Milomir.

"Gol (balasan) itu momentum bagi tim kami. Selanjutnya di babak kedua kami mendominasi. Tiga hari bersama tim tapi dengan strategi cukup bagus. Mereka akan jadi lawan yang cukup sulit dikalahkan di pertandingan-pertandingan berikutnya," lanjutnya turut diamini Noh Alamshah.

Thursday, December 15, 2011

Indonesian Premier League Arema Tekuk PSMS di Gajayana

Laga Arema Indonesia menjamu PSMS Medan di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (14/12/2011) berkesudahan dengan skor 2-1 untuk tuan rumah. Gol PSMS tercipta di menit 27 oleh Julio Cesar. Balasan Arema diciptakan Noh Alam Shah alias Along di menit 45 dan TA Musafri menit 56.

Pertandingan yang digelar di Stadion Gajayana Malang ini berlangsung seru, Rabu (14/12/2011). Aremania tidak henti bernyanyi untuk mendukung perjuangan Along dkk.

Serangan pertama Arema berasal dari Musafri. Dua kali corner kick dari kaki Esteban juga belum bisa dimaksimalkan menjadi gol. Sundulan Gunawan masih jauh dari gawang PSMS.

Ada kejadian unik, Gunawan harus keluar lapangan sebentar. Itu karena jersey yang dikenakannya bermasalah.

Petaka terjadi di menit ke 27. Gawang Kurnia Meiga kebobolan oleh Julio Cesar. PSMS unggul sementara dengan skor 0-1.

Tertinggal satu gol, serangan pemain Arema kian gencar. Beberapa kali mereka mengurung pertahanan PSMS Medan. Meski begitu, gol yang ditunggu belum juga muncul.

Menit ke-30, Along mengambil tendangan bebas. Sayang masih tipis di sisi kiri gawan PSMS yang dijaga Irwin Ramadhab.

Begitu juga dengan tendangan voli dari M Ridhuan. Masih tipis di sisi kanan gawang PSMS. Bahkan, tendangan keras Hendro Siswanto sempat membentur pemain PSMS.

Di masa perpanjangan waktu, menit 45+1, Aremania serentak bersorak. Sundulan Along dari sepak pojok Roman berhasil menggetarkan jala gawang PSMS. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 1-1.

Memasuki babak kedua, pemain Arema langsung mengambil inisiatif penyerangan. Sundulan Musafri memanfaatkan umpan lambung Ridhuan masih menyamping dari gawang PSMS.

Hendra Siswanto juga melakukan usaha melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayang tendangannya melambung jauh dari atas mistar.

Akhirnya, usaha pemain Arema berhasil di menit 56. Menerima umpan sundulan dari Along, Musafri berhasil menceploskan bola ke gawan PSMS. Skor sementara 2-1 untuk Arema.

Kondisi unggul, Arema melakukan pergantian pemain. Legimin Raharjo keluar digantikan Dendi Santoso. Masuknya Dendi ini menambah daya gedor tim Singo Edan. Beberapa kali dia mampu membahayakan gawang PSMS.

Sementara itu, Along memberi isyarat minta digantikan. Sebelum pertandingan dimulai, kondisi Along memang masih kurang fit. Dia bahkan diragukan mampu tampil karena cedera.

Akhirnya, pelatih menggantikan Along dengan Ahmad Amirudin. Keluarnya Along disambut standing applaus oleh seluruh Aremania. Kontribusi Along dalam pertandingan ini memang cukup besar. Satu gol dan satu assist.

Memasuki menit 67, Dendi melepaskan umpan cantik namun sayang berhasil diselamatkan penjaga gawang PSMS. Dendi kembali beraksi di menit 70. Dari luar kotak penalti, dia melepaskan tendangan keras. Hanya saja melebar tipis.

Akibat berbenturan dengan pemain PSMS, Leonard Tupamahu harus mendapat perawatan tim medis di pinggir lapangan. Beruntung tidak mendapat cedera parah, Leo masih bisa melanjutkan pertandingan.

Menit 76, Dendi sudah lolos dari hadangan bek PSMS. Tapi sayang tendangannya tepat ke arah kiper Irwin Ramadhab. Begitu pula dengan kerjasamanya dengan Musafri di menit 80, belum mampu menambah keunggulan Arema. Tendangan Dendi mampu diblok kiper.

Menit 87, giliran gawang Kurnia Meiga yang terancam. Bermula dari corner kick yang diambil Tri Yuda, pemain asing Wagner Luis menyambutnya dengan sundulan. Tetapi, bola melayang tipis dari mistar.

Sampai tambahan waktu 3 menit, kedudukan tidak berubah. Akhirnya, Arema mengawali pertandingan di kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dengan mengungguli PSMS Medan, skor 2-1. [ain/but]

Line Up Pemain:
Arema: Kurnia Meiga Hermansyah (GK), Legimin Raharjo, Leonard Tupamahu, Gunawan Dwicahyo, Ahmad Farizi, Esteban Guillen, Hendra Siswanto, Muhammad Ridhuan, Talaoho Abdul Musyafry, Roman Chmelo, Moh Noh Alam Shah.

PSMS Medan: Irwin Ramadhab (GK), M Syarif Julianda, Deni Wahyudi, Fadli Hariri, Erwinsyah HSB, Vagner Luis, Rusdianto, Azzuan Lubis, Kamil Sembiring, Jecky Pasarella, Marwin Hanafi. Adapun wasit akan dipimpin Saripudin, asisten wasit, ada Kundari dan Sutono. (Yatimul Ainun/BeritaJatim)

Indonesian Premier League PSMS Kalah dari Arema karena Kurang Persiapan

Pelatih PSMS Medan, Fabio Lopez mengatakan, ketidaksiapan tim menjadi penyebab kekalahan PSMS atas Arema Indonesia, dalam lanjutan Indonesia Premier League (IPL), (14/12).

Lopez juga mengakui, persiapan panjang yang dilakukan Arema Indonesia membuat kerjasama mereka lebih baik dibanding PSMS. "Teknik individual pemain Arema saat ini lebih bagus dari pada kami," ujarnya usai pertandingan.

Pelatih asal Italia, yang baru tiga hari menangani PSMS IPL ini juga memuji kegigihan anak asuhannya dalam mengawal setiap pergerakan pemain depan Arema.

"Mereka sudah bekerja keras hari ini. Hasil ini memang tidak bagus untuk kami. Tapi tidak terlalu buruk juga. Ini masih bisa diperbaiki di pertandingan selanjutnya," ucapnya lagi.

Sementara itu pelatih Arema, Milomir Seslija, mengaku salut dengan metode pertahanan yang diterapkan Fadly Hariri cs, yang cukup membuat frustrasi pemain depan Arema. Sering kali peluang-peluang Arema berhasil digagalkan duet Fadli Hariri dan Vagner Luiz.

"PSMS punya pertahanan yang sangat bagus yang menjadi masalah bagi pemain kami saat menyerang. Bek asal Brasil (Vagner Luis) bermain sangat baik di pertandingan tadi, begitu juga gol mereka tadi cukup bagus," ucap Milomir seusai pertandingan.

Usai menghadapi Arema, PSMS akan melakoni laga kandang menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Teladan 7 Januari mendatang. Evaluasi akan menjadi fokus pelatih asal Italia itu. "Kami punya banyak PR dan harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya," ungkap Fabio. (Dodi Esvandi/TribunNews)