Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago menegaskan, dirinya sangat senang bisa bertemu PSMS Medan, di babak delapan besar turnamen Copa Indonesia 2008/09, sesuai hasil drawing yang dilakukan di Jakarta, Rabu (6/5) petang.
Menurutnya, Ayam Kinantan tidak bisa diremehkan karena mereka adalah tim internasional. Itu karena keikutsertaannya di ajang Piala AFC musim ini. Bahkan skuad tim besutan pelatih Rudy William Keltjes ini sukses memastikan diri lolos ke babak kedua ajang bergengsi kasta kedua di Asia tersebut.
"Sangat menyenangkan bisa bertemu tim internasional seperti PSMS. Ini akan menjadi ukuran bagi kami, apakah nanti mampu berlaga di ajang yang sama seperti mereka atau tidak. Itu sekiranya, Tuhan memberikan kesempatan kepada kami tampil di ajang tersebut," jelas Jacksen dihubungi GOAL.com beberapa saat lalu.
Masih kata Jacksen, dirinya tidak ingin melihat posisi yang dicapai tim lawan di klasemen sementara ajang Superliga. Di mana mereka berada di papan bawah. Sukses PSMS lolos ke babak kedua Piala AFC imbuhnya, menjadi indikasi kuat jika tim tersebut memiliki kelebihan.
Kumpulan Berita Tentang PSMS Medan Teruskan Perjuangan MU PSMS Medan "Koe" Dukung Terus PSMS Medan ....
Thursday, May 7, 2009
PSMS Percaya Diri Hadapi Persipura
Drawing babak delapan besar turnamen Copa Indonesia 2008/09 yang digelar Badan Liga Indonesia (BLI) di Jakarta, Rabu (6/5), tampaknya tidak berpihak kepada PSMS Medan.
Bagaimana tidak, di babak ketiga turnamen bergengsi ini, Ayam Kinantan sudah harus menghadapi tim kuat yang tak lain adalah pimpinan klasemen sementara Superliga, kompetisi kasta tertinggi pentas sepakbola nasional musim ini, Persipura Jayapura.
Meski demikian, hal itu tidak menciutkan nyali tim kebanggaan warga Kota Medan ini. Bsahkan pelatih Rudy William Keljtes mengaku cukup senang bisa bertemu tim kuat sekalas Persipura, karena sekaligus akan menjadi ajang mengukur kekuatan tim besutannya.
"Tidak masalah bagi kami mau ketemu tim mana pun. Jujur saja, saya lebih senang bertemu tim kuat. Biar kami bisa mengukur kekuatan. Terlebih, karena di babak ini kekuatan semua tim merata," katanya dihubungi GOAL.com beberapa saat usai drawing.
Ditambahkannya, asalkan bisa tampil full team saat menghadapi Mutiara Hitam, dirinya sangat optimis timnya bisa melakukan perlawanan dan merebut tiket ke babak berikut. Meski diakuinya hal itu bukan perkara mudah.
"Tampaknya tidak ada yang perlu ditakuti. Persipura bukanlah tim super kuat yang tidak bisa terkalahkan. Asalkan kami bisa turun dengan kekuatan penuh, saya yakin anak-anak bisa meraih hasil maksimal," tambahnya.
Masih kata Rudy, saat ini yang terpenting adalah jadwal laga melawan Persipura harus segera diketahui. Dengan begitu, dirinya bisa segera menggelar persiapan. Termasuk menjaga performa pemainnya agar bisa berada di puncak saat menghadapi lawannya itu .
"Ketepatan jadwal ini cukup penting. Jika sampai jadwal kembali berubah-ubah, tentu akan menyulitkan kami mempersiapkan tim," katanya sembari berharap agar BLI segera menetapkan jadwal pertandingan yang paten.
Senada dengan itu, manajer PSMS Sihar Sitorus dalam pesan singkatnya (SMS) menyatakan, menghadapi Persipura dipastikan bakal seru. Ia pun berharap laga melawan tim papan atas Superliga ini bisa terselenggara dalam waktu dekat
Bagaimana tidak, di babak ketiga turnamen bergengsi ini, Ayam Kinantan sudah harus menghadapi tim kuat yang tak lain adalah pimpinan klasemen sementara Superliga, kompetisi kasta tertinggi pentas sepakbola nasional musim ini, Persipura Jayapura.
Meski demikian, hal itu tidak menciutkan nyali tim kebanggaan warga Kota Medan ini. Bsahkan pelatih Rudy William Keljtes mengaku cukup senang bisa bertemu tim kuat sekalas Persipura, karena sekaligus akan menjadi ajang mengukur kekuatan tim besutannya.
"Tidak masalah bagi kami mau ketemu tim mana pun. Jujur saja, saya lebih senang bertemu tim kuat. Biar kami bisa mengukur kekuatan. Terlebih, karena di babak ini kekuatan semua tim merata," katanya dihubungi GOAL.com beberapa saat usai drawing.
Ditambahkannya, asalkan bisa tampil full team saat menghadapi Mutiara Hitam, dirinya sangat optimis timnya bisa melakukan perlawanan dan merebut tiket ke babak berikut. Meski diakuinya hal itu bukan perkara mudah.
"Tampaknya tidak ada yang perlu ditakuti. Persipura bukanlah tim super kuat yang tidak bisa terkalahkan. Asalkan kami bisa turun dengan kekuatan penuh, saya yakin anak-anak bisa meraih hasil maksimal," tambahnya.
Masih kata Rudy, saat ini yang terpenting adalah jadwal laga melawan Persipura harus segera diketahui. Dengan begitu, dirinya bisa segera menggelar persiapan. Termasuk menjaga performa pemainnya agar bisa berada di puncak saat menghadapi lawannya itu .
"Ketepatan jadwal ini cukup penting. Jika sampai jadwal kembali berubah-ubah, tentu akan menyulitkan kami mempersiapkan tim," katanya sembari berharap agar BLI segera menetapkan jadwal pertandingan yang paten.
Senada dengan itu, manajer PSMS Sihar Sitorus dalam pesan singkatnya (SMS) menyatakan, menghadapi Persipura dipastikan bakal seru. Ia pun berharap laga melawan tim papan atas Superliga ini bisa terselenggara dalam waktu dekat
Minus empat pilar
Menjelang bentrok dengan Persela Lamongan, skuad PSMS Medan dipastikan tak komplit. Empat pemain pilar PSMS, Elie Aiboy, Markus Horison, Andika Yudistira, dan Agus Supriyanto tak disertakan dalam rombongan yang dibawa ke Lamongan Rabu (6/5) kemarin.
Hal itu disebutkan Rudi William Keltjes, arsitek PSMS kemarin. Dua nama pertama, Elie Aiboy dan Markus masih berkutat dengan cederanya. Elie Aiboy menderita cedera engkel. Sedangkan Markus belum juga pulih seratus persen dari cedera jari tangannya.
Sementara dua pemain lainnya, Andika dan Agus tak disertakan sebagai skuad yang dipersiapkan buat meladeni Persela akibat akumulasi dua kartu kuning yang diterimanya. Meski demikian, seperti biasanya Rudi Keltjes tetap optimis mampu meraih hasil maksimal.
“Mulai Kamis (7/5) ini kami akan segera menggelar latihan. Tim sendiri sudah bertolak Rabu kemarin. Dengan absennya empat pilar, tentu akan ada sedikit perubahan pada tim. Tapi kita tentu sudah punya strategi lain,” bilang Rudi.
Laga kontra Persela, merupakan laga yang menjadi prioritas usai PSMS berhasil melangkah ke babak 16 besar AFC Cup usai bermain imbang melawan South China Selasa (5/5) lalu. Laga di kompetisi domestik sendiri benar-benar jadi perhatian, mengingat PSMS sedang berjuang menghindari zona degradasi.
Untuk urusan satu ini, Sihar Sitorus manajer PSMS begitu yakin timnya masih mampu merangsek ke posisi yang lebih aman. Syaratnya, seluruh pemain dan jajaran pelatih juga punya keyakinan yang sama. Lihat saja saat PSMS berhasil menahan imbang juara Hongkong South China.
“Kalau pemain mau, mereka bisa. Toh tim sebesar South China saja bisa ditahan imbang. Tak ada yang tak mungkin. Saya pribadi optimis PSMS bisa selamat dari degradasi,” kata Sihar.
Hal itu disebutkan Rudi William Keltjes, arsitek PSMS kemarin. Dua nama pertama, Elie Aiboy dan Markus masih berkutat dengan cederanya. Elie Aiboy menderita cedera engkel. Sedangkan Markus belum juga pulih seratus persen dari cedera jari tangannya.
Sementara dua pemain lainnya, Andika dan Agus tak disertakan sebagai skuad yang dipersiapkan buat meladeni Persela akibat akumulasi dua kartu kuning yang diterimanya. Meski demikian, seperti biasanya Rudi Keltjes tetap optimis mampu meraih hasil maksimal.
“Mulai Kamis (7/5) ini kami akan segera menggelar latihan. Tim sendiri sudah bertolak Rabu kemarin. Dengan absennya empat pilar, tentu akan ada sedikit perubahan pada tim. Tapi kita tentu sudah punya strategi lain,” bilang Rudi.
Laga kontra Persela, merupakan laga yang menjadi prioritas usai PSMS berhasil melangkah ke babak 16 besar AFC Cup usai bermain imbang melawan South China Selasa (5/5) lalu. Laga di kompetisi domestik sendiri benar-benar jadi perhatian, mengingat PSMS sedang berjuang menghindari zona degradasi.
Untuk urusan satu ini, Sihar Sitorus manajer PSMS begitu yakin timnya masih mampu merangsek ke posisi yang lebih aman. Syaratnya, seluruh pemain dan jajaran pelatih juga punya keyakinan yang sama. Lihat saja saat PSMS berhasil menahan imbang juara Hongkong South China.
“Kalau pemain mau, mereka bisa. Toh tim sebesar South China saja bisa ditahan imbang. Tak ada yang tak mungkin. Saya pribadi optimis PSMS bisa selamat dari degradasi,” kata Sihar.
Wednesday, May 6, 2009
Berebut posisi puncak
Sama-sama sudah lolos bukan berarti akan memperlambat tempo permainan. Laga PSMS Medan versus South Hongkong dipastikan berlangsung dengan tempo cepat, apalagi kedua tim saling menargetkan kemenangan.
Ini berdasarkan tim tamu yang tidak mau tergelincir ke posisi kedua dan PSMS yang berniat membalas kekalahan 0-3 di Hongkong. Walaupun berstatus tim tamu pada Selasa malam nanti, South Hongkong tetap menargetkan tiga poin. Tim yang ditangani pelatih Kim Pan Gon ingin menjadikan ajang ini spirit menuju Liga Champions Asia musim depan.
"Kami punya materi pemain yang bagus, jadi tidak mau kalah. Di AFC Cup, ini akan menjadi salah satu bentuk persiapan menuju Liga Champions tahun depan," kata Kim Pan Gon, pelatih South Hongkong saat temu pers di Novotel Hotel, Palembang.
Selain itu, tim yang saat ini memang menjadi jawara grup F ini tengah mengantungi modal di kemenangan pertama saat PSMS tandang ke Hongkong. "Kemenangan 3-0 saat laga pertama dari mereka menjadi faktor kuat untuk mengulangi kemenangan," sambung Kim tersenyum.
Pelatih PSMS Rudy Keltjes pun tidak mau membiarkan lawan mempermainkan skuadnya. "Anak-anak sudah siap main. Kita tidak mau dipermainkan. Selain membawa nama PSMS, kita juga membawa nama Negara," tegas Rudy.
Pptimisme tengah dilekatkannya kepada Esteban Javier Guillen cs. Apalagi saat ini pasukannya tengah membaik dengan recovery yang lumayan. "Mudah-mudahan secara taktik dan strategi besok akan berjalan," sambungnya.
"Semua pelatih sudah pasti harus menamankan ambisi di tim, tapi kalau mau menang semua harus kerja keras, tekun dan bermain disiplin. Mudah-mudahan kemenangan kita raih nanti," bilang Om Rudi, panggilan akrab Keltjes di tim.
Permainan fanatik
Di Medan, Komisaris PT PSMS Drs Benny Tomasoa dan Sekretaris Umum PSMS Drs H Randiman Tarigan MAP, meminta para pemain PSMS memperlihatkan permainan fanatiknya.
"Saya melihat tidak ada masalah, suasana latihan tim bagus. Dengan suasana seperti ini, kami berharap anak-anak asuhan pelatih Rudy William Keltjes tidak bermain lesu mengingat peluang The Killer ke babak 16 Besar sudah tercapai," kata keduanya secara terpisah, Senin (4/5).
"Kendati posisi sudah aman, tidak lantas mengurangi semangat Ayam Kinantan memburu kemenangan sebab mereka tetap membawa nama baik bangsa," beber Benny.
"Harga diri negara dipikul Fadli Hariri cs, jadi apapun ceritanya mereka harus bertarung sampai titik darah penghabisan. Kalau sudah berjuang keras dan kalah, tidak ada persoalan," tutur Randiman, Kadis Pendapatan Medan.
Ini berdasarkan tim tamu yang tidak mau tergelincir ke posisi kedua dan PSMS yang berniat membalas kekalahan 0-3 di Hongkong. Walaupun berstatus tim tamu pada Selasa malam nanti, South Hongkong tetap menargetkan tiga poin. Tim yang ditangani pelatih Kim Pan Gon ingin menjadikan ajang ini spirit menuju Liga Champions Asia musim depan.
"Kami punya materi pemain yang bagus, jadi tidak mau kalah. Di AFC Cup, ini akan menjadi salah satu bentuk persiapan menuju Liga Champions tahun depan," kata Kim Pan Gon, pelatih South Hongkong saat temu pers di Novotel Hotel, Palembang.
Selain itu, tim yang saat ini memang menjadi jawara grup F ini tengah mengantungi modal di kemenangan pertama saat PSMS tandang ke Hongkong. "Kemenangan 3-0 saat laga pertama dari mereka menjadi faktor kuat untuk mengulangi kemenangan," sambung Kim tersenyum.
Pelatih PSMS Rudy Keltjes pun tidak mau membiarkan lawan mempermainkan skuadnya. "Anak-anak sudah siap main. Kita tidak mau dipermainkan. Selain membawa nama PSMS, kita juga membawa nama Negara," tegas Rudy.
Pptimisme tengah dilekatkannya kepada Esteban Javier Guillen cs. Apalagi saat ini pasukannya tengah membaik dengan recovery yang lumayan. "Mudah-mudahan secara taktik dan strategi besok akan berjalan," sambungnya.
"Semua pelatih sudah pasti harus menamankan ambisi di tim, tapi kalau mau menang semua harus kerja keras, tekun dan bermain disiplin. Mudah-mudahan kemenangan kita raih nanti," bilang Om Rudi, panggilan akrab Keltjes di tim.
Permainan fanatik
Di Medan, Komisaris PT PSMS Drs Benny Tomasoa dan Sekretaris Umum PSMS Drs H Randiman Tarigan MAP, meminta para pemain PSMS memperlihatkan permainan fanatiknya.
"Saya melihat tidak ada masalah, suasana latihan tim bagus. Dengan suasana seperti ini, kami berharap anak-anak asuhan pelatih Rudy William Keltjes tidak bermain lesu mengingat peluang The Killer ke babak 16 Besar sudah tercapai," kata keduanya secara terpisah, Senin (4/5).
"Kendati posisi sudah aman, tidak lantas mengurangi semangat Ayam Kinantan memburu kemenangan sebab mereka tetap membawa nama baik bangsa," beber Benny.
"Harga diri negara dipikul Fadli Hariri cs, jadi apapun ceritanya mereka harus bertarung sampai titik darah penghabisan. Kalau sudah berjuang keras dan kalah, tidak ada persoalan," tutur Randiman, Kadis Pendapatan Medan.
BLI bantah PSMS menang WO
Mengaku tidak pernah menyatakan bakal memberikan kemenangan walk over (WO) kepada PSMS Medan, Badan Liga Indonesia (BLI) menegaskan kembali akan merevisi laga tandang Ayam Kinantan kontra Persija Jakarta.
Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono membantah pihaknya pernah memberikan pernyataan bakal memberikan kemenangan WO bagi tim tamu, jika tuan rumah tidak bisa menggelar pertandingan saat masa sentralisasi Superliga 2008/09 lalu digelar.
Menurutnya, beberapa laga yang tertunda termasuk laga Persija kontra PSMS tetap akan di-reschedule dan tidak ada yang pernah menyatakan Ayam Kinantan mendapat tiga poin karena menang WO, menyusul kegagalan Persija menggelar laga tersebut.
"BLI tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu. Karenanya, lima laga yang gagal terselenggara sesuai jadwal sentralisasi beberapa waktu lalu, akan kembali dijadwal ulang. Hal ini akan kami umumkan pada 6 Mei nanti," tegas Joko.
Wacana untuk menerapkan sanksi WO baru akan dilakukan pada 7-31 Mei mendatang, saat jadwal kompetisi sentralisasi parsial dilakukan. Dalam rentang waktu ini, bagi mereka yang tidak bisa menggelar laga kandangnya dengan alasan apa pun baru dikenakan sanksi kalah WO.
'Tidak ada perubahan jadwal lagi. Dengan berakhirnya jadwal yang sedianya disusun untuk sentralisasi, maka kompetisi selanjutnya mengikuti jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya," tegas Joko.
Ditambahkannya, kecuali lima laga yang gagal diselenggarakan beberapa waktu lalu, semuanya akan dikembalikan ke jadwal semula. Kelima laga tersebut adalah Persija Jakarta vs PSMS Medan, PSIS Semarang vs Persija Jakarta, PSIS Semarang vs Persijap Jepara, Persitara Jakarta Utara vs Persib Bandung dan Persib Bandung vs PSMS Medan.
Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono membantah pihaknya pernah memberikan pernyataan bakal memberikan kemenangan WO bagi tim tamu, jika tuan rumah tidak bisa menggelar pertandingan saat masa sentralisasi Superliga 2008/09 lalu digelar.
Menurutnya, beberapa laga yang tertunda termasuk laga Persija kontra PSMS tetap akan di-reschedule dan tidak ada yang pernah menyatakan Ayam Kinantan mendapat tiga poin karena menang WO, menyusul kegagalan Persija menggelar laga tersebut.
"BLI tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu. Karenanya, lima laga yang gagal terselenggara sesuai jadwal sentralisasi beberapa waktu lalu, akan kembali dijadwal ulang. Hal ini akan kami umumkan pada 6 Mei nanti," tegas Joko.
Wacana untuk menerapkan sanksi WO baru akan dilakukan pada 7-31 Mei mendatang, saat jadwal kompetisi sentralisasi parsial dilakukan. Dalam rentang waktu ini, bagi mereka yang tidak bisa menggelar laga kandangnya dengan alasan apa pun baru dikenakan sanksi kalah WO.
'Tidak ada perubahan jadwal lagi. Dengan berakhirnya jadwal yang sedianya disusun untuk sentralisasi, maka kompetisi selanjutnya mengikuti jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya," tegas Joko.
Ditambahkannya, kecuali lima laga yang gagal diselenggarakan beberapa waktu lalu, semuanya akan dikembalikan ke jadwal semula. Kelima laga tersebut adalah Persija Jakarta vs PSMS Medan, PSIS Semarang vs Persija Jakarta, PSIS Semarang vs Persijap Jepara, Persitara Jakarta Utara vs Persib Bandung dan Persib Bandung vs PSMS Medan.
Mengusung Misi Revans
PSMS Medan dibakar percaya diri. Setelah melibas Persiba Balikpapan 3-1, Ayam Kinantan mulai mencanangkan agenda balas dendam pada South China, Selasa (5/5).
Dendam, karena pada pertemuan pertama di pentas Piala AFC 2009, Ayam Kinantan mendapat malu setelah dipermak dengan skor telak 0-3 di Mongkok Stadium, Hong Kong. Kekalahan itu langsung menjadi noda dari sederet keberhasilan PSMS di Piala AFC.
’’Kami harus menang menghadapi South China, tidak ada yang lain. Ini partai kandang kami. Bagaimanapun, kami harus bisa meraih poin penuh, kami serius mempersiapkan tim ini,” ungkap Pelatih PSMS Rudy W Keltjes kemarin. Demi memuluskan ambisi itu, Rudy langsung menggenjot Esteban Guilien dkk tanpa henti.
Pemain diberi jatah latihan pagi dan sore untuk lebih memantapkan taktik dan strategi menghadapi pemuncak klasemen sementara Divisi Utama Liga Hong Kong tersebut. Menurut Rudy, performa pasukan Kim Pan-Gon tidaklah sehebat yang dibayangkan.
Penilaian itu keluar setelah dia melihat rekaman pertandingan South China dengan beberapa tim lain di Grup F Piala AFC, termasuk PSMS. ’’Setelah saya melihat rekaman pertandingan South China, kualitas mereka tidak terlalu bagus. Saya yakin PSMS bisa menang,” ujarnya.
Dendam, karena pada pertemuan pertama di pentas Piala AFC 2009, Ayam Kinantan mendapat malu setelah dipermak dengan skor telak 0-3 di Mongkok Stadium, Hong Kong. Kekalahan itu langsung menjadi noda dari sederet keberhasilan PSMS di Piala AFC.
’’Kami harus menang menghadapi South China, tidak ada yang lain. Ini partai kandang kami. Bagaimanapun, kami harus bisa meraih poin penuh, kami serius mempersiapkan tim ini,” ungkap Pelatih PSMS Rudy W Keltjes kemarin. Demi memuluskan ambisi itu, Rudy langsung menggenjot Esteban Guilien dkk tanpa henti.
Pemain diberi jatah latihan pagi dan sore untuk lebih memantapkan taktik dan strategi menghadapi pemuncak klasemen sementara Divisi Utama Liga Hong Kong tersebut. Menurut Rudy, performa pasukan Kim Pan-Gon tidaklah sehebat yang dibayangkan.
Penilaian itu keluar setelah dia melihat rekaman pertandingan South China dengan beberapa tim lain di Grup F Piala AFC, termasuk PSMS. ’’Setelah saya melihat rekaman pertandingan South China, kualitas mereka tidak terlalu bagus. Saya yakin PSMS bisa menang,” ujarnya.
Kemenangan Demi Harga Diri
Tiket 16 besar AFC Cup 2009 telah digenggam PSMS Medan dan South China. Koleksi dua tim tersebut tidak mungkin terkejar oleh dua rivalnya, VB Sports (Maladewa) dan Johor FC (Malaysia). Kedua tim hanya mengemas satu poin. Menang di dua laga terakhir tak cukup untuk mengejar poin South China dan PSMS.
Tapi, bukan berarti Ayam Kinantan (julukan PSMS) akan melepas laga melawan wakil Hongkong di grup F di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, malam ini
"Kami tidak ingin berkhianat. PSMS membawa nama Indonesia. Meski kami sudah lolos ke babak 16 besar, bukan berarti kami akan bermain ala kadar. Justru, kami akan habis-habisan," tegas pelatih PSMS Rudy Keltjes kemarin (4/5).
PSMS berjanji menampilkan gaya keras untuk meredam serangan South China, tapi tidak mencederai lawan. Apalagi, di pertemuan pertama 10 Maret lalu, PSMS takluk 0-3. "Ini adalah laga penting. Saya jamin, kami akan turun dengan kekuatan terbaik," tegas Keltjes.
Sayang, tim yang berdiri pada 1950 itu timpang. Pilar penting PSMS, Ellie Aiboy, absen karena cedera engkel kaki kiri. Sedangkan kiper Markus Horison masih terbekap cedera jari kanan.
"Tapi, secara umum kondisi anak-anak lebih bugar. Saya pikir, inilah saatnya kami berkiprah lebih jauh di AFC. Hanya pelatih gila yang tidak punya target (menang atau juara) dalam setiap laga," ucap mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut.
South China juga mematok tiga poin. Ini dibutuhkan untuk memastikan lolos sebagai juara grup F. "Bagi kami, juara grup adalah harga diri dan menjadi salah satu sejarah penting tim kami," tutur Kim Pan-Gon, pelatih South China
Tapi, bukan berarti Ayam Kinantan (julukan PSMS) akan melepas laga melawan wakil Hongkong di grup F di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, malam ini
"Kami tidak ingin berkhianat. PSMS membawa nama Indonesia. Meski kami sudah lolos ke babak 16 besar, bukan berarti kami akan bermain ala kadar. Justru, kami akan habis-habisan," tegas pelatih PSMS Rudy Keltjes kemarin (4/5).
PSMS berjanji menampilkan gaya keras untuk meredam serangan South China, tapi tidak mencederai lawan. Apalagi, di pertemuan pertama 10 Maret lalu, PSMS takluk 0-3. "Ini adalah laga penting. Saya jamin, kami akan turun dengan kekuatan terbaik," tegas Keltjes.
Sayang, tim yang berdiri pada 1950 itu timpang. Pilar penting PSMS, Ellie Aiboy, absen karena cedera engkel kaki kiri. Sedangkan kiper Markus Horison masih terbekap cedera jari kanan.
"Tapi, secara umum kondisi anak-anak lebih bugar. Saya pikir, inilah saatnya kami berkiprah lebih jauh di AFC. Hanya pelatih gila yang tidak punya target (menang atau juara) dalam setiap laga," ucap mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut.
South China juga mematok tiga poin. Ini dibutuhkan untuk memastikan lolos sebagai juara grup F. "Bagi kami, juara grup adalah harga diri dan menjadi salah satu sejarah penting tim kami," tutur Kim Pan-Gon, pelatih South China
Pengganti Aiboy lawan South China Posisi Striker Memanas
Cederanya Elie Aiboy, membuat persaingan lini depan PSMS Medan memanas. Sejumlah striker yang dimiliki PSMS ancang-ancang mengincar target menjadi starter saat tim berjuluk Ayam Kinantan menjamu South China di ajang AFC Cup Selasa (5/5) nanti.
Ya, cedera Elie Aiboy membuka peluang tersendiri bagi para penyerang PSMS. Elie yang menderita cedera engkel saat berjibaku mengandaskan perlawanan VB Sport di ajang AFC Cup beberapa waktu lalu. Ia tampaknya harus istirahat saat Esteban dkk menjamu South China di Stadion Jakabaring Palembang.
Kesempatan itu lantas coba dimaksimalkan para pemain depan yang selama ini kurang mendapatkan kesempatan. Sebut saja Andika Yudistira atau bahkan Rahmat Affandi sekalipun. Memang, sejak Elie bergabung pertengahan kompetisi lalu praktis pemain asal Papua tersebut selalu mendapatkan kesempatan main sebagai starter.
Nah, dengan absennya Elie, maka peluang mengisi posisinya sangat terbuka. Atas dasar itulah sejumlah pemain berebut menjadi yang terbaik dan menarik simpati Rudi, siapa yang layak dipasang sebagai starter.
Dan kondisi tersebut ternyata disukai Rudi William Keltjes arsitek PSMS. Menurutnya, persaingan menjadi yang terbaik akan menimbulkan atmosfer menarik di dalam tim. Asalkan persaingan dilakukan dengan sehat. “Semua pemain sedang dalam keadaan on fire. Kondisi fisik sudah oke. Yang cedera hanya Elie. Menariknya, dengan cederanya Elie seluruh striker PSMS saat ini saling bersaing menjadi starter. Dan itu terlihat dalam beberapa sesi latihan terakhir,” bilang Rudi via selular Jumat (1/5) kemarin.
Memang pasca cederanya Elie, Rudi Keltjes tengah mempersiapkan taktik dan strategi baru. Sejumlah nama seperti Rahmat Affandi dan Andika Yudistira berpeluang diplot menggantikan Elie. Atau bisa saja nama Asri Akbar atau Zada yang akan ditarik sedikit melebar ke sektor sayap kanan.
Khusus untuk Andika, kesempatan jadi starter sangat dinantinya. Pasalnya saat ini Badan Tim Nasional (BTN) tengah memantau bakatnya. Seperti diketahui saat ini BTN sedang mencari bakat untuk menambah skuad Timnas U-23 demi persiapan SEA Games 2009 di Laos. Kalau mendapatkan kesempatan sebagai starter dan berhasil menujukkan penampilan mengesankan, bukan tak mungkin Andika akan mendapatkan peluang besar dipanggil masuk Pelatnas Timnas U-23.
“Saya sedang berada dalam kondisi yang bugar. Semangat dan motivasi tinggi saya sedang berapi-api. Kesempatan menjadi starter tentunya saya harapkan. Meski demikian, semuanya tergantung pelatih. Saya tipe pemain yang selalu menghormati keputusan pelatih,” beber Andika.
Ya, cedera Elie Aiboy membuka peluang tersendiri bagi para penyerang PSMS. Elie yang menderita cedera engkel saat berjibaku mengandaskan perlawanan VB Sport di ajang AFC Cup beberapa waktu lalu. Ia tampaknya harus istirahat saat Esteban dkk menjamu South China di Stadion Jakabaring Palembang.
Kesempatan itu lantas coba dimaksimalkan para pemain depan yang selama ini kurang mendapatkan kesempatan. Sebut saja Andika Yudistira atau bahkan Rahmat Affandi sekalipun. Memang, sejak Elie bergabung pertengahan kompetisi lalu praktis pemain asal Papua tersebut selalu mendapatkan kesempatan main sebagai starter.
Nah, dengan absennya Elie, maka peluang mengisi posisinya sangat terbuka. Atas dasar itulah sejumlah pemain berebut menjadi yang terbaik dan menarik simpati Rudi, siapa yang layak dipasang sebagai starter.
Dan kondisi tersebut ternyata disukai Rudi William Keltjes arsitek PSMS. Menurutnya, persaingan menjadi yang terbaik akan menimbulkan atmosfer menarik di dalam tim. Asalkan persaingan dilakukan dengan sehat. “Semua pemain sedang dalam keadaan on fire. Kondisi fisik sudah oke. Yang cedera hanya Elie. Menariknya, dengan cederanya Elie seluruh striker PSMS saat ini saling bersaing menjadi starter. Dan itu terlihat dalam beberapa sesi latihan terakhir,” bilang Rudi via selular Jumat (1/5) kemarin.
Memang pasca cederanya Elie, Rudi Keltjes tengah mempersiapkan taktik dan strategi baru. Sejumlah nama seperti Rahmat Affandi dan Andika Yudistira berpeluang diplot menggantikan Elie. Atau bisa saja nama Asri Akbar atau Zada yang akan ditarik sedikit melebar ke sektor sayap kanan.
Khusus untuk Andika, kesempatan jadi starter sangat dinantinya. Pasalnya saat ini Badan Tim Nasional (BTN) tengah memantau bakatnya. Seperti diketahui saat ini BTN sedang mencari bakat untuk menambah skuad Timnas U-23 demi persiapan SEA Games 2009 di Laos. Kalau mendapatkan kesempatan sebagai starter dan berhasil menujukkan penampilan mengesankan, bukan tak mungkin Andika akan mendapatkan peluang besar dipanggil masuk Pelatnas Timnas U-23.
“Saya sedang berada dalam kondisi yang bugar. Semangat dan motivasi tinggi saya sedang berapi-api. Kesempatan menjadi starter tentunya saya harapkan. Meski demikian, semuanya tergantung pelatih. Saya tipe pemain yang selalu menghormati keputusan pelatih,” beber Andika.
South China Tahan Imbang PSMS
Tuan rumah PSMS Medan berhasil menahan imbang South China (Hongkong) dengan skor 2-2 (0-0) dalam pertandingan penyisihan Grup F Piala AFC di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (5/5).
Dengan hasil tersebut, PSMS mendampingi South China maju ke babak 16 besar. PSMS mengantongi 10 poin dan South China mengantongi 13 poin.
Gol pertama South China terjadi pada menit 47 melalui tendangan yang dilakukan penyerang Carlos Eduardo Ferrari dari luar kotak penalti. Posisi Carlos yang berada di sayap kanan tampaknya luput dari penjagaan pemain PSMS. Namun, pada menit ke-50, "Ayam Kinantan" menyamakan kedudukan berkat tendangan Oktavianus Maniani dari muka gawang yang berhasil mengecoh kiper lawan.
South China kembali membobol gawang PSMS di menit 70 melalui tendangan Carlos Eduardo Ferrari yang berlari dari arah kiri menyambut umpan silang Tales Schutz dari sayap kanan. Tetapi, pada menit 89, PSMS menyamakan skor melalui sundulan Aun Carbiny hasil sepak pojok Esteban Javier Guillen.
Meski lolos ke perdelapan final, PSMS harus kehilangan satu pemainnya. Dodi Cahyadi mendapat kartu merah pada perpanjangan waktu babak kedua karena menjatuhkan Kwok Kin Pong
Dengan hasil tersebut, PSMS mendampingi South China maju ke babak 16 besar. PSMS mengantongi 10 poin dan South China mengantongi 13 poin.
Gol pertama South China terjadi pada menit 47 melalui tendangan yang dilakukan penyerang Carlos Eduardo Ferrari dari luar kotak penalti. Posisi Carlos yang berada di sayap kanan tampaknya luput dari penjagaan pemain PSMS. Namun, pada menit ke-50, "Ayam Kinantan" menyamakan kedudukan berkat tendangan Oktavianus Maniani dari muka gawang yang berhasil mengecoh kiper lawan.
South China kembali membobol gawang PSMS di menit 70 melalui tendangan Carlos Eduardo Ferrari yang berlari dari arah kiri menyambut umpan silang Tales Schutz dari sayap kanan. Tetapi, pada menit 89, PSMS menyamakan skor melalui sundulan Aun Carbiny hasil sepak pojok Esteban Javier Guillen.
Meski lolos ke perdelapan final, PSMS harus kehilangan satu pemainnya. Dodi Cahyadi mendapat kartu merah pada perpanjangan waktu babak kedua karena menjatuhkan Kwok Kin Pong
Monday, May 4, 2009
Waspadai tim-tim kuda hitam
Tim-tim yang kehilangan peluang meraih gelar di kompetisi dan dipastikan lolos dari ancaman degradasi harus diwaspadai saat berlaga di 8 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009.
Pasalnya, mereka berpeluang menciptakan kejutan karena lebih mudah untuk fokus di turnamen. Tim-tim seperti Persijap Jepara, Persija Jakarta Pusat dan PSMS Medan di Liga Super atau Persibo Bojonegoro di Divisi Utama siap bertarung habis-habisan di ajang Copa.
Ini menjadikan persaingan makin keras. Apalagi, Persijap atau Persibo selalu tampil perkasa saat berlaga di kandang. Mereka tentunya bakal menjadi kuda hitam yang harus diperhitungkan.
"Kami memang tak mungkin terdegradasi, namun untuk meraih trofi di Liga Super juga sudah sulit. Harapan kami tertuju pada Copa karena sukses di turnamen ini akan membuat nama kami terangkat," kata pelatih Persijap, Junaidi.
Dengan terfokus di satu event, mereka bakal fight meski bertemu tim unggulan di 8 Besar. Karena itu, Junaidi memprediksi kejutan-kejutan masih akan terjadi di babak tersebut.
"Tim-tim yang menjadi kuda hitam tetap harus diwaspadai. Saya perkirakan kejutan di Copa Dji Sam Soe Indonesia masih berlanjut. Kami juga siap menghadapi siapa pun karena lawan ditentukan dari undian," jawabnya.
Hal senada diungkapkan pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar. Menurutnya, Persibo hampir dipastikan bertemu tim Liga Super. Apalagi bila Persitara Jakarta Utara berhasil merebut tiket terakhir dengan menyingkirkan Persebaya Surabaya, maka Persibo menjadi satu-satunya wakil di Divisi Utama.
Sebelumnya, pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago juga mengungkapkan tim-tim yang gagal di liga justru harus diwaspadai. Mereka biasanya tampil tanpa beban dibandingkan tim-tim papan atas
Pasalnya, mereka berpeluang menciptakan kejutan karena lebih mudah untuk fokus di turnamen. Tim-tim seperti Persijap Jepara, Persija Jakarta Pusat dan PSMS Medan di Liga Super atau Persibo Bojonegoro di Divisi Utama siap bertarung habis-habisan di ajang Copa.
Ini menjadikan persaingan makin keras. Apalagi, Persijap atau Persibo selalu tampil perkasa saat berlaga di kandang. Mereka tentunya bakal menjadi kuda hitam yang harus diperhitungkan.
"Kami memang tak mungkin terdegradasi, namun untuk meraih trofi di Liga Super juga sudah sulit. Harapan kami tertuju pada Copa karena sukses di turnamen ini akan membuat nama kami terangkat," kata pelatih Persijap, Junaidi.
Dengan terfokus di satu event, mereka bakal fight meski bertemu tim unggulan di 8 Besar. Karena itu, Junaidi memprediksi kejutan-kejutan masih akan terjadi di babak tersebut.
"Tim-tim yang menjadi kuda hitam tetap harus diwaspadai. Saya perkirakan kejutan di Copa Dji Sam Soe Indonesia masih berlanjut. Kami juga siap menghadapi siapa pun karena lawan ditentukan dari undian," jawabnya.
Hal senada diungkapkan pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar. Menurutnya, Persibo hampir dipastikan bertemu tim Liga Super. Apalagi bila Persitara Jakarta Utara berhasil merebut tiket terakhir dengan menyingkirkan Persebaya Surabaya, maka Persibo menjadi satu-satunya wakil di Divisi Utama.
Sebelumnya, pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago juga mengungkapkan tim-tim yang gagal di liga justru harus diwaspadai. Mereka biasanya tampil tanpa beban dibandingkan tim-tim papan atas
Saturday, May 2, 2009
Manchester United ke Jakarta, Tak Ada Pemain Asing di Indonesia All Star
VIVAnews - Dalam laga eksbisi Manchester United 20 Juli 2009 nanti, pemain Indonesia All Star adalah pemain yang dipilih langsung oleh masyarakat melalui layanan pesan singkat atau SMS.
Masyarakat tinggal memilih pemain lokal mana yang mereka inginkan sebagai lawan. Sebagai contoh bila ingin memilih kiper, cukup ketik GK (nama kiper) kirim ke 9877. Untuk pemain bertahan dengan kode DF, gelandang (MF), dan striker (FW).
Program yang sudah berjalan dari seminggu kemarin ini bertujuan untuk kolektivitas masukan. Pasalnya, menurut Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, pencinta MU yang mencapai 28 juta orang di Indonesia, 30-40 persennya pasti memiliki pengetahuan soal karakter pemainnya.
"Fans MU ini punya pengetahuan yang cukup, jadi mereka bisa tahu kira-kira mana pemain nasional yang bisa mengimbangi karakter mereka," kata Nurdin dalam Launching kedatangan MU ke Indonesia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat 1 Mei 2009.
Dari sejumlah pemain yang terpilih ini, barulah nantinya akan dipilih pelatih. Dengan berkumpulnya pemain bintang dalam waktu demikian singkat, merupakan ujian teknis tersendiri bagi sang pelatih.
"Pemain dan pelatih ini nantinya akan punya motivasi sendiri karena mereka sadar kalau masyarakatlah yang memilih mereka," tambahnya.
Karena sistem ini belum bisa dipastikan siapa saja yang turun membela Indonesia All star 20 Juli 2009 mendatang. Namun, satu tipe pemain sudah dipastikan tidak boleh turun," Tidak ada pemain asing," demikian dipastikan Nurdin.
Indonesia All Star akan meladeni MU dalam laga eksibisi di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dengan harga tiket termurah Rp 100 ribu (kategori III) hingga Rp 3,5 juta (VVIP).
Masyarakat tinggal memilih pemain lokal mana yang mereka inginkan sebagai lawan. Sebagai contoh bila ingin memilih kiper, cukup ketik GK (nama kiper) kirim ke 9877. Untuk pemain bertahan dengan kode DF, gelandang (MF), dan striker (FW).
Program yang sudah berjalan dari seminggu kemarin ini bertujuan untuk kolektivitas masukan. Pasalnya, menurut Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, pencinta MU yang mencapai 28 juta orang di Indonesia, 30-40 persennya pasti memiliki pengetahuan soal karakter pemainnya.
"Fans MU ini punya pengetahuan yang cukup, jadi mereka bisa tahu kira-kira mana pemain nasional yang bisa mengimbangi karakter mereka," kata Nurdin dalam Launching kedatangan MU ke Indonesia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat 1 Mei 2009.
Dari sejumlah pemain yang terpilih ini, barulah nantinya akan dipilih pelatih. Dengan berkumpulnya pemain bintang dalam waktu demikian singkat, merupakan ujian teknis tersendiri bagi sang pelatih.
"Pemain dan pelatih ini nantinya akan punya motivasi sendiri karena mereka sadar kalau masyarakatlah yang memilih mereka," tambahnya.
Karena sistem ini belum bisa dipastikan siapa saja yang turun membela Indonesia All star 20 Juli 2009 mendatang. Namun, satu tipe pemain sudah dipastikan tidak boleh turun," Tidak ada pemain asing," demikian dipastikan Nurdin.
Indonesia All Star akan meladeni MU dalam laga eksibisi di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dengan harga tiket termurah Rp 100 ribu (kategori III) hingga Rp 3,5 juta (VVIP).
PSMS siaga satu
PALEMBANG - Mendapat kabar tiga pilarnya bakal ditarik ke pemusatan latihan timnas U-23 proyeksi SEA Games 2009 Laos, PSMS Medan siaga satu. Rumor tersebut dirasakan bak petir di siang bolong bagi manajemen Ayam Kinantan.
Sebelumnya, dikabarkan Oktavianus Maniani dan Andhika Yudhistra yang dipanggil, namun kini penjaga gawang Ghali Sudharyono ikut mendapat panggilan. Meski senang, hal itu sangat membahayakan posisi tim yang sedang berjuang keluar dari jurang degradasi kompetis Liga Super Indonesia musim ini.
Pasalnya, Andhika, Otto dan Ghali merupakan pemain yang selama ini menjadi pilar PSMS dalam mengarungi ketatnya kompetisi. Terlebih dalam menghadapi laga sisa yang cukup krusial di papan bawah.
"Jika benar, jujur saja ini berita gembira bagi kami karena mampu menyumbang pemain ke timnas. Tapi sebaliknya, hal ini sangat membahayakan posisi kami dalam upaya mengejar poin agar tidak terdegradasi ke Divisi Utama," tegas Manajer PSMS, Sihar Sitorus, kepada Waspada, Jumat.
Karena itu lanjut Sihar, pihaknya belum bisa berkomentar banyak mengenai rumor tersebut dan akan menunggu hingga adanya surat resmi terhadap pemanggilan ketiga pemainnya. Setelah itu, PSMS akan mengambil sikap tentu dengan berbicara kepada Badan Liga Indonesia (BLI).
Masih kata Sihar, persaingan tim papan bawah lebih ketat ketimbang di papan atas. Kehilangan satu poin saja bakal sulit bagi skuad Ayam Kinantan untuk bersaing dan hal itu hanya bisa dilakukan dalam kondisi pemain yang komplit dan prima.
Seperti diketahui, rumor bakal dipanggilnya tiga pemain PSMS itu dihembuskan Wakil Ketua BTN Hamka B Kadi di Jakarta, beberapa hari lalu. Menurutnya, Cesar Payovic Perez selaku pelatih kepala timnas U-23 masih terus melakukan pemantauan pemain muda berbakat, termasuk Andhika cs.
Hanya saja, Hamka sendiri belum bisa memastikan ketiga pilar tim kebanggaan warga Medan ini akan dipanggil karena itu sepenuhnya menjadi wewenang pelatih asal Uruguay tersebut
Sebelumnya, dikabarkan Oktavianus Maniani dan Andhika Yudhistra yang dipanggil, namun kini penjaga gawang Ghali Sudharyono ikut mendapat panggilan. Meski senang, hal itu sangat membahayakan posisi tim yang sedang berjuang keluar dari jurang degradasi kompetis Liga Super Indonesia musim ini.
Pasalnya, Andhika, Otto dan Ghali merupakan pemain yang selama ini menjadi pilar PSMS dalam mengarungi ketatnya kompetisi. Terlebih dalam menghadapi laga sisa yang cukup krusial di papan bawah.
"Jika benar, jujur saja ini berita gembira bagi kami karena mampu menyumbang pemain ke timnas. Tapi sebaliknya, hal ini sangat membahayakan posisi kami dalam upaya mengejar poin agar tidak terdegradasi ke Divisi Utama," tegas Manajer PSMS, Sihar Sitorus, kepada Waspada, Jumat.
Karena itu lanjut Sihar, pihaknya belum bisa berkomentar banyak mengenai rumor tersebut dan akan menunggu hingga adanya surat resmi terhadap pemanggilan ketiga pemainnya. Setelah itu, PSMS akan mengambil sikap tentu dengan berbicara kepada Badan Liga Indonesia (BLI).
Masih kata Sihar, persaingan tim papan bawah lebih ketat ketimbang di papan atas. Kehilangan satu poin saja bakal sulit bagi skuad Ayam Kinantan untuk bersaing dan hal itu hanya bisa dilakukan dalam kondisi pemain yang komplit dan prima.
Seperti diketahui, rumor bakal dipanggilnya tiga pemain PSMS itu dihembuskan Wakil Ketua BTN Hamka B Kadi di Jakarta, beberapa hari lalu. Menurutnya, Cesar Payovic Perez selaku pelatih kepala timnas U-23 masih terus melakukan pemantauan pemain muda berbakat, termasuk Andhika cs.
Hanya saja, Hamka sendiri belum bisa memastikan ketiga pilar tim kebanggaan warga Medan ini akan dipanggil karena itu sepenuhnya menjadi wewenang pelatih asal Uruguay tersebut
Thursday, April 30, 2009
Hari ini seleksi tim Suratin
MEDAN - Klub PSMS Medan, Kamis ini, menggelar seleksi pemain untuk membentuk tim guna bersaing di Piala Suratin 2009 yang zona Sumutnya mulai digelar pada 15 Mei mendatang.
Manajer Tim Alexander Gho di Medan mengatakan, seleksi digelar di Stadion Kebun Bunga Medan mulai pukul 14.00 WIB. "Setiap SSB atau klub anggota PSMS Medan, diharapkan mengirim pemain sebanyak-banyaknya untuk mengikuti seleksi ini, karena peserta tidak dibatasi," jelas Alexander.
Dikatakan, seleksi dikhususkan bagi pemain kelahiran 1992 (U-17). Dalam seleksi yang akan menjaring 23 pemain itu, panitia telah menyiapkan tim pemandu bakat yang terdiri dari tiga pelatih, yakni Budi Ardian SPsi, Sari Ashar Tanjung dan Ishak.
"Seleksi kali ini memang terkesan begitu mepet dengan jadwal pertandingan. Namun begitu, kita akan berusaha maksimal membentuk tim tangguh sehingga dapat meraih prestasi maksimal pada Piala Suratin 2009," ujar Alexander
Manajer Tim Alexander Gho di Medan mengatakan, seleksi digelar di Stadion Kebun Bunga Medan mulai pukul 14.00 WIB. "Setiap SSB atau klub anggota PSMS Medan, diharapkan mengirim pemain sebanyak-banyaknya untuk mengikuti seleksi ini, karena peserta tidak dibatasi," jelas Alexander.
Dikatakan, seleksi dikhususkan bagi pemain kelahiran 1992 (U-17). Dalam seleksi yang akan menjaring 23 pemain itu, panitia telah menyiapkan tim pemandu bakat yang terdiri dari tiga pelatih, yakni Budi Ardian SPsi, Sari Ashar Tanjung dan Ishak.
"Seleksi kali ini memang terkesan begitu mepet dengan jadwal pertandingan. Namun begitu, kita akan berusaha maksimal membentuk tim tangguh sehingga dapat meraih prestasi maksimal pada Piala Suratin 2009," ujar Alexander
Dilema Otto-Andika
MEDAN - Pemanggilan dua pemain muda PSMS Medan, Andika Yudhistra (23) dan Oktavianus Maniani (20), oleh Badan Tim Nasional (BTN) PSSI mengikuti Pelatnas U-23 dalam persiapan SEA Games 2009, menjadi dilema.
"Pemanggilan masuk pelatnas terhadap pemain itu akan mengganggu program PSMS yang sedang mengikuti kompetisi Copa Djie Sam Soe, Super Liga Indonesia dan AFC Cup," kata mantan pelatih PSMS, Parlin Siagian di Medan, Rabu.
BTN PSSI akan merekrut dua pemain PSMS tersebut mengikuti pelatnas U-23 yang dipusatkan di Stadion Jaka Baring, Palembang, mulai 18 Mei. Parlin menambahkan, semestinya pelatnas dilakukan saat berakhirnya kompetisi tersebut, bukan ketika pemain sedang diperlukan klub.
"Kompetisi di Indonesia diperkirakan selesai Juli mendatang dan di situlah saat yang paling tepat bagi BTN untuk memanfaatkan kedua pemain PSMS. Saat ini PSMS sangat memerlukan para pemainnya," kata mantan pemain PSSI dann PSMS pada era tahun 70-an itu.
"Walau demikian, manajemen PSMS sebenarnya tetap mendukung program BTN apalagi SEA Games juga bertujuan membela nama baik negara," kata Parlin yang pernah membawa PSMS menjuarai Perserikatan Divisi Utama PSSI 2003 dan 2005.
Ditambahkan, BTN juga perlu memberikan kesempatan kepada Andika dan Otto menyelesaikan tugas dan kewajibannya di skuad Ayam Kinantan karena mempunyai tanggung jawab moral
"Pemanggilan masuk pelatnas terhadap pemain itu akan mengganggu program PSMS yang sedang mengikuti kompetisi Copa Djie Sam Soe, Super Liga Indonesia dan AFC Cup," kata mantan pelatih PSMS, Parlin Siagian di Medan, Rabu.
BTN PSSI akan merekrut dua pemain PSMS tersebut mengikuti pelatnas U-23 yang dipusatkan di Stadion Jaka Baring, Palembang, mulai 18 Mei. Parlin menambahkan, semestinya pelatnas dilakukan saat berakhirnya kompetisi tersebut, bukan ketika pemain sedang diperlukan klub.
"Kompetisi di Indonesia diperkirakan selesai Juli mendatang dan di situlah saat yang paling tepat bagi BTN untuk memanfaatkan kedua pemain PSMS. Saat ini PSMS sangat memerlukan para pemainnya," kata mantan pemain PSSI dann PSMS pada era tahun 70-an itu.
"Walau demikian, manajemen PSMS sebenarnya tetap mendukung program BTN apalagi SEA Games juga bertujuan membela nama baik negara," kata Parlin yang pernah membawa PSMS menjuarai Perserikatan Divisi Utama PSSI 2003 dan 2005.
Ditambahkan, BTN juga perlu memberikan kesempatan kepada Andika dan Otto menyelesaikan tugas dan kewajibannya di skuad Ayam Kinantan karena mempunyai tanggung jawab moral
Wednesday, April 29, 2009
Keltjes perhitungkan semua lawan
MEDAN - Pelatih PSMS Medan Rudy William Keltjes menegaskan semua tim yang lolos ke babak delapan besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009 tak bisa diremehkan kekuatannya.
"Semua tim yang lolos memiliki kualitas bagus, termasuk Persibo Bojonegoro. Peluang delapan tim sama besar untuk saling mengalahkan. Saat bertanding, peluang kedua tim adalah fifty-fifty," kata Rudy.
Dengan kekuatan yang merata di semua tim, peta kekuatan di 8 Besar tampaknya tak mudah ditebak. Tim-tim juga tak bisa memilih lawan karena babak tersebut akan menggunakan undian.
"Bahkan siapa tahu Persibo bisa juara. Copa Dji Sam Soe Indonesia akan selalu diwarnai kejutan," jelasnya serius.
Pelatih yang sudah malang-melintang menangani klub-klub elit seperti Persipura Jayapura, Persijap Jepara dan masih banyak ini memang belum merasakan ketegangan di Copa Dji Sam Soe Indonesia. Ia baru bergabung saat Ayam Kinantan sudah lolos ke 8 Besar.
Meski demikian, Rudy bakal mengemban beban berat. Pasalnya, PSMS bertarung di tiga event berbeda setelah lolos ke 16 Besar Piala Asia. Ia juga diharapkan bisa mengeluarkan PSMS dari ancaman degradasi. Saat ini, PSMS terpaku di zona bawah.
Demikian pula di ajang Copa Dji Sam Soe Indonesia. Rekor PSMS yang selalu menembus semifinal menjadi catatan tersendiri bagi Rudy. Apalagi, tim berharap meraih prestasi lebih tinggi di Copa Dji Sam Soe Indonesia.
"Kami harus berkonsentrasi penuh karena menghadapi tiga event yang berbeda. Saya harus bisa memaksimalkan pemain yang ada," jawabnya.
PSMS melaju setelah menyingkirkan Persiba Bantul. Tim tersebut menjadi salah satu unggulan yang diperhitungkan. Pasalnya, PSMS selalu meraih prestasi bagus di turnamen. Karena itu, PSMS mulai mengukuhkan status sebagai spesialis turnamen.
"Semua tim yang lolos memiliki kualitas bagus, termasuk Persibo Bojonegoro. Peluang delapan tim sama besar untuk saling mengalahkan. Saat bertanding, peluang kedua tim adalah fifty-fifty," kata Rudy.
Dengan kekuatan yang merata di semua tim, peta kekuatan di 8 Besar tampaknya tak mudah ditebak. Tim-tim juga tak bisa memilih lawan karena babak tersebut akan menggunakan undian.
"Bahkan siapa tahu Persibo bisa juara. Copa Dji Sam Soe Indonesia akan selalu diwarnai kejutan," jelasnya serius.
Pelatih yang sudah malang-melintang menangani klub-klub elit seperti Persipura Jayapura, Persijap Jepara dan masih banyak ini memang belum merasakan ketegangan di Copa Dji Sam Soe Indonesia. Ia baru bergabung saat Ayam Kinantan sudah lolos ke 8 Besar.
Meski demikian, Rudy bakal mengemban beban berat. Pasalnya, PSMS bertarung di tiga event berbeda setelah lolos ke 16 Besar Piala Asia. Ia juga diharapkan bisa mengeluarkan PSMS dari ancaman degradasi. Saat ini, PSMS terpaku di zona bawah.
Demikian pula di ajang Copa Dji Sam Soe Indonesia. Rekor PSMS yang selalu menembus semifinal menjadi catatan tersendiri bagi Rudy. Apalagi, tim berharap meraih prestasi lebih tinggi di Copa Dji Sam Soe Indonesia.
"Kami harus berkonsentrasi penuh karena menghadapi tiga event yang berbeda. Saya harus bisa memaksimalkan pemain yang ada," jawabnya.
PSMS melaju setelah menyingkirkan Persiba Bantul. Tim tersebut menjadi salah satu unggulan yang diperhitungkan. Pasalnya, PSMS selalu meraih prestasi bagus di turnamen. Karena itu, PSMS mulai mengukuhkan status sebagai spesialis turnamen.
PSMS Kandaskan Perlawanan Persiba
PSMS Medan berhasil mengatrol peringkatnya di klasemen sementara ISL, usai mengandaskan perlawanan Persiba Balik Papan (3-1), di Stadion Gelora Jakabaring Palembang Selasa (28/4) kemarin. Meski tertatih-tatih, PSMS akhirnya sedikit menjauh dari curamnya jurang degradasi.
Ya, saat ini PSMS berhasil merangsek ke posisi 13 klasemen sementara. Meski punya nilai sama dengan Persita Tangerang yakni 24 angka, namun PSMS lebih unggul produktif mengemas si kulit bundar ke gawang lawan (32-40), sementara Persita baru mengemas 20 gol dan kebobolan 45 gol.
Atas hasil itu, tak ayal senyum sumringah mulai kembali tersemai di wajah Rudi William Keltjes, arsitek utama tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Bagaimana tidak, usai kandas kontra Bontang PKT Sabtu (25/4) lalu, posisi PSMS sempat melorot ke urutan 16. Parahnya, dua tim di bawah PSMS, PSIS Semarang di urutan 17 dan Deltras yang bercokol sebagai juru kunci 18 hanya berpaut dua dan satu nilai. Sialnya, kedua tim pesakitan tersebut unggul jumlah pertandingan dari PSMS. Artinya, peluang PSMS terperosok ke juru kunci klasemen sementara masih sangat terbuka lebar.
Bagaimana ini? Mencoba bijaksana dan tak ingin merusak kondisi psikis tim, Rudy tak lantas menyalahkan pemain. Saat itu, dia menilai skuad PSMS memang kelelahan. Wajar jika Ayam Kinantan pasrah digebuk Laskar Khatulistiwa-julukan Bontang PKT 3-1.
“Kami tidak menyangkah bisa menang. Padahal, Persiba itu tim garang. Buktinya, Sriwijaya saja bisa ditahan imbang 1-1,” ungkap Rudy.
PSMS membuka keunggulan via striker Andhika Yudhistira menit ke- 44. Itu setelah menyambar bola rebound hasil tendangan rekannya Oktavianus Maniani, yang tidak sempurna ditangkap kiper Persiba, Made Irawan. Kemudian menit ke-59, giliran Oktavianus Maniani yang membobol gawang Made untuk kali kedua. Itu setelah menyambar umpan lampung dari rekannya Leonardo Zada dari sektor kanan.
Namun, Persiba berhasil bangkit. Mereka sempat memperkecil kedudukan via tendangan penalti Abdul Musafri menit ke-75. Hadiah tersebut diberikan wasit Mardi (Purwakarta) setelah defender PSMS Esteban Julien melanggar striker Persiba Dedi Junaidi persis dikotak penalti.
Keberuntungan justru berpihak pada PSMS. Mereka bisa menambah gol lagi via Mario Costas menit ke-87. Lagi-lagi berkat assist Oktavianus. Kedudukan 3-1 tidak berubah hingga laga usai. Atas kemenangan itu, Rudi Keltjes mengaku dibantu faktor keberuntungan.
“Di atas kertas, Persiba lebih bagus dari PSMS. Tapi kami dibantu keberuntungan. Secara keseluruhan saya tentu saja tidak puas dengan penampilan anak-anak. Tapi saya puas dengan hasilnya,” beber Rudy.
“Kami terlalu menganggap remeh PSMS. Sudah merasa menang sebelum bertanding. Jadi, begitulah akibatnya. Apalagi sejak ditariknya Gaston (Gastano) keluar,” balas coach Daniel Roekito.
Ya, saat ini PSMS berhasil merangsek ke posisi 13 klasemen sementara. Meski punya nilai sama dengan Persita Tangerang yakni 24 angka, namun PSMS lebih unggul produktif mengemas si kulit bundar ke gawang lawan (32-40), sementara Persita baru mengemas 20 gol dan kebobolan 45 gol.
Atas hasil itu, tak ayal senyum sumringah mulai kembali tersemai di wajah Rudi William Keltjes, arsitek utama tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Bagaimana tidak, usai kandas kontra Bontang PKT Sabtu (25/4) lalu, posisi PSMS sempat melorot ke urutan 16. Parahnya, dua tim di bawah PSMS, PSIS Semarang di urutan 17 dan Deltras yang bercokol sebagai juru kunci 18 hanya berpaut dua dan satu nilai. Sialnya, kedua tim pesakitan tersebut unggul jumlah pertandingan dari PSMS. Artinya, peluang PSMS terperosok ke juru kunci klasemen sementara masih sangat terbuka lebar.
Bagaimana ini? Mencoba bijaksana dan tak ingin merusak kondisi psikis tim, Rudy tak lantas menyalahkan pemain. Saat itu, dia menilai skuad PSMS memang kelelahan. Wajar jika Ayam Kinantan pasrah digebuk Laskar Khatulistiwa-julukan Bontang PKT 3-1.
“Kami tidak menyangkah bisa menang. Padahal, Persiba itu tim garang. Buktinya, Sriwijaya saja bisa ditahan imbang 1-1,” ungkap Rudy.
PSMS membuka keunggulan via striker Andhika Yudhistira menit ke- 44. Itu setelah menyambar bola rebound hasil tendangan rekannya Oktavianus Maniani, yang tidak sempurna ditangkap kiper Persiba, Made Irawan. Kemudian menit ke-59, giliran Oktavianus Maniani yang membobol gawang Made untuk kali kedua. Itu setelah menyambar umpan lampung dari rekannya Leonardo Zada dari sektor kanan.
Namun, Persiba berhasil bangkit. Mereka sempat memperkecil kedudukan via tendangan penalti Abdul Musafri menit ke-75. Hadiah tersebut diberikan wasit Mardi (Purwakarta) setelah defender PSMS Esteban Julien melanggar striker Persiba Dedi Junaidi persis dikotak penalti.
Keberuntungan justru berpihak pada PSMS. Mereka bisa menambah gol lagi via Mario Costas menit ke-87. Lagi-lagi berkat assist Oktavianus. Kedudukan 3-1 tidak berubah hingga laga usai. Atas kemenangan itu, Rudi Keltjes mengaku dibantu faktor keberuntungan.
“Di atas kertas, Persiba lebih bagus dari PSMS. Tapi kami dibantu keberuntungan. Secara keseluruhan saya tentu saja tidak puas dengan penampilan anak-anak. Tapi saya puas dengan hasilnya,” beber Rudy.
“Kami terlalu menganggap remeh PSMS. Sudah merasa menang sebelum bertanding. Jadi, begitulah akibatnya. Apalagi sejak ditariknya Gaston (Gastano) keluar,” balas coach Daniel Roekito.
Tuesday, April 28, 2009
PSMS Usung Spirit Baru
Lupakan kekalahan menyakitkan dari PKT Bontang. Fokus PSMS harus kembali dicurahkan saat menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, sore nanti.
Banyak alasan kenapa Ayam Kinantan harus mengusung spirit baru saat melawan Persiba. Faktor pertama adalah menghindari ancaman degradasi yang makin kentara di depan mata.
”Anak-anak sudah mulai antusias mengikuti latihan yang kami jalankan tadi pagi (kemarin). Stamina mereka pun sudah agak lumayan. Anak-anak cukup dewasa dengan memanfaatkan istirahat yang kami berikan sebaik mungkin,” ungkap Pelatih PSMS Rudy Keltjes.
Tiga angka atas Persiba sangat penting buat PSMS. Kekalahan dari PKT membuat peringkat PSMS terlempar ke peringkat 16 klasemen sementara. Mereka mengantongi 21 poin dari 26 pertandingan yang telah dilakoni.
Sementara dua tim di bawahnya, PSIS Semarang dan Deltras Sidoarjo, baru melakoni 25 pertandingan dan hanya terpaut dua dan tiga poin. Artinya, posisi Esteban Guilien dkk masih rawan terperosok ke posisi paling buncit zona degradasi.” Kondisi sebelum pertandingan menghadapi PKT memang berat sehingga kami tidak bisa berharap apa-apa sama teman-teman.
Tapi, sekarang berbeda, kedisiplinan yang saya terapkan mulai dijalankan dengan baik. Mereka istirahat tepat waktu, makan tepat waktu, dan hasilnya bagus,” ungkap mantan pemain Niac Mitra dan Persebaya Surabaya itu. Faktor kedua adalah kembalinya top skor sekaligus kreator lini tengah PSMS Leonard Zada ke barisan skuad Ayam Kinantan. Meski belum pulih 100%, Zada akan langsung diturunkan di awal pertandingan.
”Zada sudah pulih. Memang belum total, tapi besok (hari ini) dia akan langsung diturunkan dari menit pertama,”ungkap Rudy. Di tengah kondisi pemain yang kelelahan, kehadiran Zada diharapkan mampu mendongkrak motivasi pemain lain agar tampil lebih bersemangat.
”Kami turunkan Zada untuk memotivasi pemain lainnya. Kami tahu Zada juga sangat bagus memberikan operan kepada penyerang. Dia juga aktif turun-naik,” tambah Rudy. Sementara itu, Zada menegaskan siap menjalankan tugas yang diberikan pelatih.
”Memang sebelum berangkat ke Maladewa, saya cedera karena latihan sehingga tidak bisa bermain. Tapi, sekarang saya sudah sembuh. Saya harap PSMS bisa menang pada pertandingan besok,” pungkasnya.
Banyak alasan kenapa Ayam Kinantan harus mengusung spirit baru saat melawan Persiba. Faktor pertama adalah menghindari ancaman degradasi yang makin kentara di depan mata.
”Anak-anak sudah mulai antusias mengikuti latihan yang kami jalankan tadi pagi (kemarin). Stamina mereka pun sudah agak lumayan. Anak-anak cukup dewasa dengan memanfaatkan istirahat yang kami berikan sebaik mungkin,” ungkap Pelatih PSMS Rudy Keltjes.
Tiga angka atas Persiba sangat penting buat PSMS. Kekalahan dari PKT membuat peringkat PSMS terlempar ke peringkat 16 klasemen sementara. Mereka mengantongi 21 poin dari 26 pertandingan yang telah dilakoni.
Sementara dua tim di bawahnya, PSIS Semarang dan Deltras Sidoarjo, baru melakoni 25 pertandingan dan hanya terpaut dua dan tiga poin. Artinya, posisi Esteban Guilien dkk masih rawan terperosok ke posisi paling buncit zona degradasi.” Kondisi sebelum pertandingan menghadapi PKT memang berat sehingga kami tidak bisa berharap apa-apa sama teman-teman.
Tapi, sekarang berbeda, kedisiplinan yang saya terapkan mulai dijalankan dengan baik. Mereka istirahat tepat waktu, makan tepat waktu, dan hasilnya bagus,” ungkap mantan pemain Niac Mitra dan Persebaya Surabaya itu. Faktor kedua adalah kembalinya top skor sekaligus kreator lini tengah PSMS Leonard Zada ke barisan skuad Ayam Kinantan. Meski belum pulih 100%, Zada akan langsung diturunkan di awal pertandingan.
”Zada sudah pulih. Memang belum total, tapi besok (hari ini) dia akan langsung diturunkan dari menit pertama,”ungkap Rudy. Di tengah kondisi pemain yang kelelahan, kehadiran Zada diharapkan mampu mendongkrak motivasi pemain lain agar tampil lebih bersemangat.
”Kami turunkan Zada untuk memotivasi pemain lainnya. Kami tahu Zada juga sangat bagus memberikan operan kepada penyerang. Dia juga aktif turun-naik,” tambah Rudy. Sementara itu, Zada menegaskan siap menjalankan tugas yang diberikan pelatih.
”Memang sebelum berangkat ke Maladewa, saya cedera karena latihan sehingga tidak bisa bermain. Tapi, sekarang saya sudah sembuh. Saya harap PSMS bisa menang pada pertandingan besok,” pungkasnya.
Monday, April 27, 2009
Hari Buruh Tunda Laga Persib vs PSMS
Sekretaris Badan Pengelola (Bapola) Persib Bandung, Edi Djukardi, menjelaskan jika laga lanjutan Liga Super Indonesia menghadapi PSMS Medan pada 1 Mei mendatang, diundur karena bertepatan dengan Hari Buruh Sedunia.
"Karena bertepatan dengan Hari Buruh, pihak kepolisian tidak merekomendasikan pertandingan digelar, karena mereka berkonsentrasi mengantisipasi terjadinya aksi buruh yang selalu terjadi," ujar Edi.
Tadinya Persib menawarkan tanggal 30 April untuk menggantinya. Namun pihak PSMS menolak karena terlalu berdekatan dengan pertandingan sebelumnya menghadapi Persiba Balikpapan, Rabu (29/4).
Sedangkan bila dimajukan sehari (2 Mei), ada pertandingan lain yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, yakni Pelita Jaya melawan Persija Jakarta.
"Kami akan melayangkan surat ke Badan Liga Indonesia (BLI) untuk meminta penjadwalan ulang. Nantinya, BLI yang akan memutuskan kapan laga tunda dimainkan. Dalam surat tersebut, kemungkinan laga dilangsungkan antara 7-30 Mei" katanya.
Dengan demikian, ini menjadi laga kedua yang diundur setelah sebelumnya Persib juga gagal dijamu Persitara Jakarta Utara. Seharusnya pertandingan itu digelar Sabtu ini, namun Persitara tak mendapatkan izin.
Untuk laga menghadapi tuan rumah PSIS Semarang, Persib tetap memainkan pertandingan tersebut di Stadion Jatidiri, Semarang. Namun PSIS dilarang mendapat dukungan dari suporternya berdasarkan keputusan akhir Polda Jateng
"Karena bertepatan dengan Hari Buruh, pihak kepolisian tidak merekomendasikan pertandingan digelar, karena mereka berkonsentrasi mengantisipasi terjadinya aksi buruh yang selalu terjadi," ujar Edi.
Tadinya Persib menawarkan tanggal 30 April untuk menggantinya. Namun pihak PSMS menolak karena terlalu berdekatan dengan pertandingan sebelumnya menghadapi Persiba Balikpapan, Rabu (29/4).
Sedangkan bila dimajukan sehari (2 Mei), ada pertandingan lain yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, yakni Pelita Jaya melawan Persija Jakarta.
"Kami akan melayangkan surat ke Badan Liga Indonesia (BLI) untuk meminta penjadwalan ulang. Nantinya, BLI yang akan memutuskan kapan laga tunda dimainkan. Dalam surat tersebut, kemungkinan laga dilangsungkan antara 7-30 Mei" katanya.
Dengan demikian, ini menjadi laga kedua yang diundur setelah sebelumnya Persib juga gagal dijamu Persitara Jakarta Utara. Seharusnya pertandingan itu digelar Sabtu ini, namun Persitara tak mendapatkan izin.
Untuk laga menghadapi tuan rumah PSIS Semarang, Persib tetap memainkan pertandingan tersebut di Stadion Jatidiri, Semarang. Namun PSIS dilarang mendapat dukungan dari suporternya berdasarkan keputusan akhir Polda Jateng
Untuk Jumadi Abdi
Dua gol yang diciptakan Jossiah Seton yang melengkapi sebiji gol James Debbah menjadikan Bontang PKT menang 3-1 atas PSMS Medan. Ternyata, semua gol diciptakannya didedikasikan untuk Almarhum Jumadi Abdi.
"Ya, perjuangannya akan kami kenang. Gol untuk Jumadi," ujar Seton, pemain asing asal Liberia ini.
Meninggalnya Jumadi “Pele” Abdi pada 15 Maret lalu di Bontang setelah dirawat 8 hari setelah membela timnya berhadapan dengan Persela Lamongan, memang masih membekas. Bukan hanya bagi rekan satu tim, tapi juga persepakbolaan nasional.
Sebelum pertandingan menghadapi PSMS vs PKT kemarin, kembali digelar mengheningkan cipta. "Kita telah kehilangan aset bangsa dan satu pemain yang pantas dijadikan teladan. Untuk itu mari kita mengheningkan cipta bagi Almarhum Jumadi Abdi," begitu seruan melalui pengeras suara yang diucapkan MC pertandingan.
Sementara itu, keriuhan sontak meledak di ruang ganti tim PKT di Stadion Gelora Sriwijaya Jaka Baring. Para pemain, ofisial, pelatih, juga manajemen tim, tidak henti-hentinya berpelukan.
Bagi Fachri Husaini sendiri, kemenangan di Palembang menjawab keraguan publik bahwa ia pantas mendapatkan lisensi A sebagai syarat menjadi pelatih di Superliga. Prestasinya yang paling moncer adalah mengantar tim sepak bola Kaltim di PON VXVII dengan hasil medali perunggu.
"Ya, ini kemenangan pertama saya di Liga. Tapi ini bukan hanya untuk saya, tapi semua pencinta Bontang PKT," ujar Fachri. "Ini belum akhir kompetisi. Tapi raihan poin di kandang lawan bisa membuat kami sedikit lega. Ini modal untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," lanjut Fachri.
Sementara bagi Asisten Manajer Andi Faisal Sofyan, kemenangan di kandang lawan dirasakannya sebagai juara. "Perjuangan belum selesai. Tapi kami merasa seperti juara. Performa bagus seperti ini harus dipertahankan di pertandingan berikutnya," ucapnya. [obi/kaltimpost]
"Ya, perjuangannya akan kami kenang. Gol untuk Jumadi," ujar Seton, pemain asing asal Liberia ini.
Meninggalnya Jumadi “Pele” Abdi pada 15 Maret lalu di Bontang setelah dirawat 8 hari setelah membela timnya berhadapan dengan Persela Lamongan, memang masih membekas. Bukan hanya bagi rekan satu tim, tapi juga persepakbolaan nasional.
Sebelum pertandingan menghadapi PSMS vs PKT kemarin, kembali digelar mengheningkan cipta. "Kita telah kehilangan aset bangsa dan satu pemain yang pantas dijadikan teladan. Untuk itu mari kita mengheningkan cipta bagi Almarhum Jumadi Abdi," begitu seruan melalui pengeras suara yang diucapkan MC pertandingan.
Sementara itu, keriuhan sontak meledak di ruang ganti tim PKT di Stadion Gelora Sriwijaya Jaka Baring. Para pemain, ofisial, pelatih, juga manajemen tim, tidak henti-hentinya berpelukan.
Bagi Fachri Husaini sendiri, kemenangan di Palembang menjawab keraguan publik bahwa ia pantas mendapatkan lisensi A sebagai syarat menjadi pelatih di Superliga. Prestasinya yang paling moncer adalah mengantar tim sepak bola Kaltim di PON VXVII dengan hasil medali perunggu.
"Ya, ini kemenangan pertama saya di Liga. Tapi ini bukan hanya untuk saya, tapi semua pencinta Bontang PKT," ujar Fachri. "Ini belum akhir kompetisi. Tapi raihan poin di kandang lawan bisa membuat kami sedikit lega. Ini modal untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," lanjut Fachri.
Sementara bagi Asisten Manajer Andi Faisal Sofyan, kemenangan di kandang lawan dirasakannya sebagai juara. "Perjuangan belum selesai. Tapi kami merasa seperti juara. Performa bagus seperti ini harus dipertahankan di pertandingan berikutnya," ucapnya. [obi/kaltimpost]
Saturday, April 25, 2009
Duet Penyerang PSMS Berpeluang Masuk Pelatnas
Duet penyerang muda PSMS Medan, Andhika Yudhistira (23 tahun) dan Oktavianus “Okto” Maniani (20 tahun) berpeluang masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim nasional Indonesia U-23 SEA Games 2009 Laos.
Setelah diliburkan, sesuai rencana pelatnas akan kembali digelar di Palembang pada Senin, 18 Mei 2009, mendatang tetap di Palembang.
“Pelatnas mungkin akan kembali digelar mulai Senin. Saat ini, pelatih didampingi manajer tim sedang memantau pemain. Jadi tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penambahan pemain,” ujar Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Hamka B Kadi, kepada wartawan GOSport, Artha Tidar.
Kabar ketertarikan timnas Indonesia untuk merekrut Andhika dan Okto, disampaikan langsung oleh pelatih kepala timnas U-23 Indonesia, Cesar Payovich Perez. Ketertarikan Cesar dimulai sejak dua pemain ini tampil menjamu wakil Maladewa, VB Sport di lanjutan AFC Cup 2009.
Cesar saat ini kembali ke Uruguay, untuk mengatur manajemen kepelatihan timnas U-16 Indonesia yang tengah berlaga di Liga Junior Uruguay. Sedangkan untuk perekrutan pemain U-23, dia menyerahkan kepada asisten pelatihnya yang juga berkebangsaan Uruguay.
“Untuk kontrak pelatih, kami sudah menyetujui program yang diajukan Cesar. Tinggal membicarakan gaji. Saat ini dia sedang kembali ke Uruguay untuk mengatur tugas kepelatihan tim yang ada di sana. Karena dia masih menangani timnas U-16 SAD Indonesia, sehingga dia nanti bisa berkonsentrasi disini,” tambah Hamka.
Terkait biaya Pelatnas yang dibutuhkan PSSI untuk menyiapkan tim berlaga di SEA Games 2009, Hamka menjelaskan setidaknya membutuhkan dana Rp 7 miliar. Kendati Program Pelatnas saat ini terus berjalan, namun pihaknya hingga saat ini belum mengantongi dana Pelatnas dari pemerintah untuk SEA Games mendatang.
“Kamis (23 April 2009) lalu, kami mendapat surat dari KONI. Dalam surat tersebut disampaikan, hingga saat ini dana untuk pelatnas belum jelas berapa dari pemerintah. Kami tidak tahu sampai kapan kejelasannya. Yang pasti isi suratnya seperti itu,” kata Hamka.
Terkait anggaran yang diharapkan cair dari KONI, Hamka menjelaskan pihaknya akan mengajukan semuanya. Andai dana yang akan disetujui tersebut kurang dari rencana, maka pihaknya akan menyediakan sendiri.
“Jika misalnya hanya turun Rp 2 miliar, berarti kami harus menambah Rp 5 miliar. Di luar semua masalah ini, yang penting pelatnas harus tetap berjalan,” tandasnya.
Setelah diliburkan, sesuai rencana pelatnas akan kembali digelar di Palembang pada Senin, 18 Mei 2009, mendatang tetap di Palembang.
“Pelatnas mungkin akan kembali digelar mulai Senin. Saat ini, pelatih didampingi manajer tim sedang memantau pemain. Jadi tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penambahan pemain,” ujar Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Hamka B Kadi, kepada wartawan GOSport, Artha Tidar.
Kabar ketertarikan timnas Indonesia untuk merekrut Andhika dan Okto, disampaikan langsung oleh pelatih kepala timnas U-23 Indonesia, Cesar Payovich Perez. Ketertarikan Cesar dimulai sejak dua pemain ini tampil menjamu wakil Maladewa, VB Sport di lanjutan AFC Cup 2009.
Cesar saat ini kembali ke Uruguay, untuk mengatur manajemen kepelatihan timnas U-16 Indonesia yang tengah berlaga di Liga Junior Uruguay. Sedangkan untuk perekrutan pemain U-23, dia menyerahkan kepada asisten pelatihnya yang juga berkebangsaan Uruguay.
“Untuk kontrak pelatih, kami sudah menyetujui program yang diajukan Cesar. Tinggal membicarakan gaji. Saat ini dia sedang kembali ke Uruguay untuk mengatur tugas kepelatihan tim yang ada di sana. Karena dia masih menangani timnas U-16 SAD Indonesia, sehingga dia nanti bisa berkonsentrasi disini,” tambah Hamka.
Terkait biaya Pelatnas yang dibutuhkan PSSI untuk menyiapkan tim berlaga di SEA Games 2009, Hamka menjelaskan setidaknya membutuhkan dana Rp 7 miliar. Kendati Program Pelatnas saat ini terus berjalan, namun pihaknya hingga saat ini belum mengantongi dana Pelatnas dari pemerintah untuk SEA Games mendatang.
“Kamis (23 April 2009) lalu, kami mendapat surat dari KONI. Dalam surat tersebut disampaikan, hingga saat ini dana untuk pelatnas belum jelas berapa dari pemerintah. Kami tidak tahu sampai kapan kejelasannya. Yang pasti isi suratnya seperti itu,” kata Hamka.
Terkait anggaran yang diharapkan cair dari KONI, Hamka menjelaskan pihaknya akan mengajukan semuanya. Andai dana yang akan disetujui tersebut kurang dari rencana, maka pihaknya akan menyediakan sendiri.
“Jika misalnya hanya turun Rp 2 miliar, berarti kami harus menambah Rp 5 miliar. Di luar semua masalah ini, yang penting pelatnas harus tetap berjalan,” tandasnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)