Thursday, February 19, 2009

MEDAN- Saat menghadapi Persiba Bantul di babak 16 Besar Copa Indonesia yang berlangsung di Stadion Teladan Medan, Jum’at (20/2), tim Ayam Kinantan bakal tak diperkuat sejumlah pemain pilarnya.

Cedera menjadi alasan absennya sejumlah pemain pilar PSMS tadi.

Pada sesi latihan Rabu (18/2) kemarin di Stadion Teladan, dua pemain asing Leonardo Zada dan Juan Salaberry tak terlihat. Menurut asiten pelatih PSMS Rudi Saari, kedua pemain tersebut masih dibekap cedera. “Zada kondisinya masih belum jelas. Sedangkan Salaberry hingga kini masih sakit,” bilangnya.

Tak hanya Zada dan Salaberry yang cedera, Mauro Pinto dan Affan Lubis pun dalam kondisi yang meragukan. Padahal beberapa hari sebelumnya, kedua pemain ini masih terlihat berlatih bersama pemain lainnya.

Tapi kemarin, wartawan koran ini mendapat informasi jika Pinto diharuskan beristirahat selama 10 hari karena mengalami cedera saat menghadapi Pelita Jaya beberapa waktu lalu. “Saya masih belum bisa main. Paha saya masih terasa sakit,” kata Pinto.

Kondisi ini membuat pusing staf kepelatihan di PSMS, termasuk juga asisten pelatih Rudi Saari. “Belum bisa dipastikan apakah pemain yang kini cedera dapat pulih saat menjamu Persiba,” bilang Rudi.

Meski sejumlah pemain pilar mengalami cedera, namun hampir dapat dipastikan ketika menghadapi Persiba nanti tim Ayam Kinantan tampil dengan skema permainan sama seperti yang diterapkan pada laga-laga sebelumnya.

Pasalnya, meski hanya menghadapi tim Divisi Utama, namun bukan perkara gampang bagi PSMS untuk memetik poin sempurna, apalagi menang dengan skor besar.

“Mereka (Persiba, Red) telah mengalahkan konstetan Superliga lainnya. Ini membuktikan jika mereka adalah tim tangguh. Jadi kita tak ingin memakai skema peramainan coba-coba saat menghadapi mereka. Apalagi pada pertandingan ini kita ingin menang besar,” bilang Liestiadi.

MEDAN-Kiprah PSMS menuju Liga Champion Asia

Ditantang Klub
Singapura
(LCA), kiranya tak gampang. Pasalnya, klub binaan Sihar Sitorus ini akan berhadapan dengan klub tangguh Armed Force Singapura, yang pada pertandingan kemarin menang telak 4-1 atas wakil Thailand Electrick Victory.

Hal tersebut diungkapkan Sihar Sitorus pengelola PSMS Medan Rabu (18/2) malam, setelah mendapatkan kabar dari pelatih kepala PSMS Liestiadi yang ditugaskan manajemen memantau pertandingan diantara kedua tim tersebut.

Pertandingan antara PSMS kontra Singapura Armed Force rencananya berlangsung 25 Februari mendatang.

Sejak awal, pengelola PSMS Sihar Sitorus menegaskan kepada jajaran pelatih dan pemain untuk serius menatap pertandingan di babak play off LCA, karena target yang dibebankan manajemen adalah lolos ke babak utama.

“Sudah ketahuan siapa yang bakal menjadi lawan di babak play off LCA yakni klub asal Singapura. Berarti tim segera bertolak ke Singapura, usai menggelar laga melawan Persiba Bantul,” bilang Sihar.

Lebih lanjut Sihar menegaskan bahwa klub tersebut tidak bisa dianggap remeh. Sebab kemenangan 4-1 melawan juara Thailand merupakan sebuah bukti jika tim asal Singapura ini adalah tim tangguh. “Bakal menjadi laga yang berat. Kita tidak boleh anggap remeh. Lawan klub Thailand saja mereka bisa menang telak. Oleh karena itu tim harus berlatih lebih keras lagi,” pungkas Sihar

Welcome

Selamat datang di blog tutorial seputar uang internet. Berbagai informasi peluang menghasilkan uang lewat internet via ptc, affiliate program dan blogging akan diulas di sini. Internet yang tidak dibatasi ruang dan waktu dapat memberi Anda kesempatan yang luas termasuk dalam mencari uang.

Peluang usaha, pekerjaan sampingan atau kerja di rumah bisa Kamu temukan di antara koleksi artikel dalam blog ini. Dengan berbekal pengetahuan bisnis internet, raih kesempatan ini dengan banyak belajar. Ikuti update seputar peluang mendapat uang di internet bersama blog ini.

get paid to surf

Welcome

Selamat datang di blog tutorial seputar uang internet. Berbagai informasi peluang menghasilkan uang lewat internet via ptc, affiliate program dan blogging akan diulas di sini. Internet yang tidak dibatasi ruang dan waktu dapat memberi Anda kesempatan yang luas termasuk dalam mencari uang.

Peluang usaha, pekerjaan sampingan atau kerja di rumah bisa Kamu temukan di antara koleksi artikel dalam blog ini. Dengan berbekal pengetahuan bisnis internet, raih kesempatan ini dengan banyak belajar. Ikuti update seputar peluang mendapat uang di internet bersama blog ini.

get paid to surf

by wfrankhalen | 01:04 in |

Get paid to surf - dibayar untuk surfing


Kenapa kita dibayar?

Ok..,
ngga mudah buat saya untuk menjelaskan ini sebenarnya. Tapi kebetulan saya dah mulai paham dan, saya coba jelaskan dengan sepengetahuan saya berdasarkan sumbernya.


Periklanan Online

Ngga terasa sekarang ini pertumbuhan pengguna internet semakin pesat seiring dengan kemajuan teknologi. Banyak insfrastruktur dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi. Mulai dari GRPS hingga kini 3G, akses internet makin mudah didapat. Apalagi di kota-kota besar.

Saya akan langsung tunjukan fenomena bisnis internet yang sering kita lihat tapi jarang disadari banyak orang (khususnya di Indonesia). Bagi kamu yang terbiasa dengan internet, atau seorang newbie (pemula) seklaipun, pastilah kenal sama raksasa internet bernama Google atau Yahoo!.

Layanan e-mail gratis dan serach engine terbesar itu mengundang jutaan manusia di seluruh dunia untuk turut serta menikmati fasilitas gratisnya. Kenyataan ini tentunya menjadi peluang yang sangat baik buat para pebisnis iternet untuk meraih keuntungan finansial.

Masa sih?

Kita coba saja dengan Sarch Engine (SE) Google.com. Ketika kamu mencari infromasi "free download software" ( gratisan yang biasanya banyak dicari orang ) menggunakan SE Goolge, Kamu akan menemui halaman hasil pencarian ( Search Engine Result Page, disingkat "SERP" ) yang berisi laporan tentang situs yang berkaitan dengan kata kunci yang kamu ketik/cari ( dalam hal ini, sebagai contoh "free download software" ), plus menampilkan daftar sponsor di sisi kanan atau atas halaman SERP.

Siapa para sponsor ini?

Yaitu para pengusaha / pebisnis / netpreneur yang mengkaitkan keywords (kata kunci) "free download software" dengan produk atau jasa yang mereka jual melalui internet, yang memasang iklan pada Google.com untuk menarik pengunjung.

Mungkin saja mereka menawarkan software gratis untuk masa uji 30 hari, atau mereka menawarkan softwarenya gratis tapi kelengkapan programnya dijual, dan sebagainya.

Netpreneur ( pebisnis online ) membutuhkan pengunjung ( surfer ) ke website mereka. Semakin banyak pengunjung, maka semakin besar kesempatan menghasilkan penjualan dan tentunya menghasilkan uang. Logikannya, seorang yang dapat memetik manfaat dari sebuah software gratis mungkin akan tertarik untuk membeli software versi profesionalnya dari si pembuat software itu. Itu sebabnya, memasang iklan di internet merupakan salah satu bentuk usaha pemasaran demi tujuan komersial.

Pengunjung tertarget

SE dengan kecanggihan teknologinya akan membuat periklanan online menjadi efektif. Kamu hanya akan menemukan laporan tentang "Computer" di SERP jika kamu ketik kata kunci "Computer".

Dalam hal ini, sebagai contoh, ada tiga kemungkinan type pengunjung dengan kata kunci itu. Pertama, pengunjung yang hanya mencari artikel/konten seputar "Computer". Kedua, pengunjung yang mencari produk, jasa, bisnis atau distribusi yang berkaitan dengan "Computer". Ketiga, para pesaing yang hanya mencari informasi kompetisi bisnis "Computer". ( bisa jadi ada kemungkinan type pengunjung lain ).

Pengunjung type kedua adalah prospek bagi para pebisnis. Jika dalam satu hari ada sekitar 10 juta pengunjung type kedua di seluruh dunia yang menggunakan SE untuk surfing, maka peluang bisnis ini pun cukup besar dan berskala internasional.

Alasan ini saja sudah cukup bagi seorang wirausaha internet untuk memanfaatkan periklanan dalam menghasilkan keuntungan. Orang Amerika sudah terbiasa dengan direct mail yang datang ke kotak surat mereka setiap hari. Yaitu surat-surat yang berisi promosi atau penawaran produk/jasa.

Dengan menggunakan teknologi internet, semua biaya mencetak brosur, kertas-kertas, biaya pos dan sebagainya dapat dipangkas secara signifikan. Sebagai gantinya, e-mail atau inbox menjadi media pengganti promosi.

Konten yang diminati

Apa hobi dan bisnis kamu?

Seseorang yang berbisnis atas dasar hobinya tentu akan senang dan enjoy mendapat informasi seputar dunianya, apalagi pake acara dibayar untuk menerima informasi itu.

Saya ulangi, dibayar untuk menerima informasi seputar bisnis yang sesuai minat kita!!!

Baiklah...

Kamu mulai penasaran dan tertarik?

Selamat Datang di Get Paid To Surf Program

Sebuah perusahaan periklanan online mengajak kita (pengguna, seorang surfer, atau pebisnis online) untuk bergabung dalam program dibayar untuk surfing.

Bagaimana cara kerjanya?

Surfer atau pengguna yang memanfaatkan program ini akan diberi insentif atas aktifitasnya dalam mencari informasi di internet seputar minat/hobinya. Insentif itu dapat berupa uang, imbalan jasa, dan atau hadiah menarik lainnya.

Penyedia program mengumpulkan prospek dari seluruh dunia (yaitu Kamu dan saya) untuk para pebisnis yang menginginkan kita untuk mengunjungi situs mereka.

Sekedar informasi, dibutuhkan waktu dan upaya keras bagi sebuah situs baru untuk mendapat pengunjung. Maka program ini akan menjadi jalan keluar bagi kesulitan itu. Jadi sekarang masuk akal bukan kalau para pengusaha rela membayar periklanan demi mendapat pengunjung?

Surfer - yaitu para prospek (Kamu dan saya),
adalah orang-orang yang diberi insentif untuk mengunjungi situs-situs sponsor.

Sponsor membayar periklanan kepada penyedia program untuk mendapat pengunjung.

Satu diantara seribu prospek yang masuk ke suatu website tidak mustahil akan membeli produk/jasa atau bergabung ke dalam program-nya sponsor. Prosentase ini bahkan terlalu kecil mengingat setiap surfer adalah pengunjung tertarget.

Tidak salah jika sponsor / seorang pemilik website yang menjual produk atau jasa, membayar periklanan senilai $100 untuk mendapatkan 1,000 pengunjung dan mendpaat $10 untuk satu penjualan. Karena 1,000 pengunjung itu adalah orang2 yang mencari informasi produk sponsor. Anggap 10% saja dari para surfer itu tertarik membeli, maka sponsor akan menghasilkan uang $1,000 dari hasil penjualan yang biaya promosinya cuma $100.

Sebagai contoh buat Kamu program periklanan yang membayar Kamu untuk surfing bisa kamu ikuti gratis tanpa perlu membayar se-sen pun. Baca artikel-nya DI SINI.

1 komentar:

  1. Rendy on 2008 Desember 6 12:17

    Makasih bang buat infonya..hehehe..

link berlangganan feeds



Pastikan Kamu mengikuti update terbaru dari mendapatuanglewatinternet.blogspot.com dengan berlangganan artikel.

Masukan e-mail Kamu:

Delivere

Welcome

Selamat datang di blog tutorial seputar uang internet. Berbagai informasi peluang menghasilkan uang lewat internet via ptc, affiliate program dan blogging akan diulas di sini. Internet yang tidak dibatasi ruang dan waktu dapat memberi Anda kesempatan yang luas termasuk dalam mencari uang.

Peluang usaha, pekerjaan sampingan atau kerja di rumah bisa Kamu temukan di antara koleksi artikel dalam blog ini. Dengan berbekal pengetahuan bisnis internet, raih kesempatan ini dengan banyak belajar. Ikuti update seputar peluang mendapat uang di internet bersama blog ini.

get paid to surf

Welcome

Selamat datang di blog tutorial seputar uang internet. Berbagai informasi peluang menghasilkan uang lewat internet via ptc, affiliate program dan blogging akan diulas di sini. Internet yang tidak dibatasi ruang dan waktu dapat memberi Anda kesempatan yang luas termasuk dalam mencari uang.

Peluang usaha, pekerjaan sampingan atau kerja di rumah bisa Kamu temukan di antara koleksi artikel dalam blog ini. Dengan berbekal pengetahuan bisnis internet, raih kesempatan ini dengan banyak belajar. Ikuti update seputar peluang mendapat uang di internet bersama blog ini.

get paid to surf

by wfrankhalen | 01:04 in |

Get paid to surf - dibayar untuk surfing


Kenapa kita dibayar?

Ok..,
ngga mudah buat saya untuk menjelaskan ini sebenarnya. Tapi kebetulan saya dah mulai paham dan, saya coba jelaskan dengan sepengetahuan saya berdasarkan sumbernya.


Periklanan Online

Ngga terasa sekarang ini pertumbuhan pengguna internet semakin pesat seiring dengan kemajuan teknologi. Banyak insfrastruktur dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi. Mulai dari GRPS hingga kini 3G, akses internet makin mudah didapat. Apalagi di kota-kota besar.

Saya akan langsung tunjukan fenomena bisnis internet yang sering kita lihat tapi jarang disadari banyak orang (khususnya di Indonesia). Bagi kamu yang terbiasa dengan internet, atau seorang newbie (pemula) seklaipun, pastilah kenal sama raksasa internet bernama Google atau Yahoo!.

Layanan e-mail gratis dan serach engine terbesar itu mengundang jutaan manusia di seluruh dunia untuk turut serta menikmati fasilitas gratisnya. Kenyataan ini tentunya menjadi peluang yang sangat baik buat para pebisnis iternet untuk meraih keuntungan finansial.

Masa sih?

Kita coba saja dengan Sarch Engine (SE) Google.com. Ketika kamu mencari infromasi "free download software" ( gratisan yang biasanya banyak dicari orang ) menggunakan SE Goolge, Kamu akan menemui halaman hasil pencarian ( Search Engine Result Page, disingkat "SERP" ) yang berisi laporan tentang situs yang berkaitan dengan kata kunci yang kamu ketik/cari ( dalam hal ini, sebagai contoh "free download software" ), plus menampilkan daftar sponsor di sisi kanan atau atas halaman SERP.

Siapa para sponsor ini?

Yaitu para pengusaha / pebisnis / netpreneur yang mengkaitkan keywords (kata kunci) "free download software" dengan produk atau jasa yang mereka jual melalui internet, yang memasang iklan pada Google.com untuk menarik pengunjung.

Mungkin saja mereka menawarkan software gratis untuk masa uji 30 hari, atau mereka menawarkan softwarenya gratis tapi kelengkapan programnya dijual, dan sebagainya.

Netpreneur ( pebisnis online ) membutuhkan pengunjung ( surfer ) ke website mereka. Semakin banyak pengunjung, maka semakin besar kesempatan menghasilkan penjualan dan tentunya menghasilkan uang. Logikannya, seorang yang dapat memetik manfaat dari sebuah software gratis mungkin akan tertarik untuk membeli software versi profesionalnya dari si pembuat software itu. Itu sebabnya, memasang iklan di internet merupakan salah satu bentuk usaha pemasaran demi tujuan komersial.

Pengunjung tertarget

SE dengan kecanggihan teknologinya akan membuat periklanan online menjadi efektif. Kamu hanya akan menemukan laporan tentang "Computer" di SERP jika kamu ketik kata kunci "Computer".

Dalam hal ini, sebagai contoh, ada tiga kemungkinan type pengunjung dengan kata kunci itu. Pertama, pengunjung yang hanya mencari artikel/konten seputar "Computer". Kedua, pengunjung yang mencari produk, jasa, bisnis atau distribusi yang berkaitan dengan "Computer". Ketiga, para pesaing yang hanya mencari informasi kompetisi bisnis "Computer". ( bisa jadi ada kemungkinan type pengunjung lain ).

Pengunjung type kedua adalah prospek bagi para pebisnis. Jika dalam satu hari ada sekitar 10 juta pengunjung type kedua di seluruh dunia yang menggunakan SE untuk surfing, maka peluang bisnis ini pun cukup besar dan berskala internasional.

Alasan ini saja sudah cukup bagi seorang wirausaha internet untuk memanfaatkan periklanan dalam menghasilkan keuntungan. Orang Amerika sudah terbiasa dengan direct mail yang datang ke kotak surat mereka setiap hari. Yaitu surat-surat yang berisi promosi atau penawaran produk/jasa.

Dengan menggunakan teknologi internet, semua biaya mencetak brosur, kertas-kertas, biaya pos dan sebagainya dapat dipangkas secara signifikan. Sebagai gantinya, e-mail atau inbox menjadi media pengganti promosi.

Konten yang diminati

Apa hobi dan bisnis kamu?

Seseorang yang berbisnis atas dasar hobinya tentu akan senang dan enjoy mendapat informasi seputar dunianya, apalagi pake acara dibayar untuk menerima informasi itu.

Saya ulangi, dibayar untuk menerima informasi seputar bisnis yang sesuai minat kita!!!

Baiklah...

Kamu mulai penasaran dan tertarik?

Selamat Datang di Get Paid To Surf Program

Sebuah perusahaan periklanan online mengajak kita (pengguna, seorang surfer, atau pebisnis online) untuk bergabung dalam program dibayar untuk surfing.

Bagaimana cara kerjanya?

Surfer atau pengguna yang memanfaatkan program ini akan diberi insentif atas aktifitasnya dalam mencari informasi di internet seputar minat/hobinya. Insentif itu dapat berupa uang, imbalan jasa, dan atau hadiah menarik lainnya.

Penyedia program mengumpulkan prospek dari seluruh dunia (yaitu Kamu dan saya) untuk para pebisnis yang menginginkan kita untuk mengunjungi situs mereka.

Sekedar informasi, dibutuhkan waktu dan upaya keras bagi sebuah situs baru untuk mendapat pengunjung. Maka program ini akan menjadi jalan keluar bagi kesulitan itu. Jadi sekarang masuk akal bukan kalau para pengusaha rela membayar periklanan demi mendapat pengunjung?

Surfer - yaitu para prospek (Kamu dan saya),
adalah orang-orang yang diberi insentif untuk mengunjungi situs-situs sponsor.

Sponsor membayar periklanan kepada penyedia program untuk mendapat pengunjung.

Satu diantara seribu prospek yang masuk ke suatu website tidak mustahil akan membeli produk/jasa atau bergabung ke dalam program-nya sponsor. Prosentase ini bahkan terlalu kecil mengingat setiap surfer adalah pengunjung tertarget.

Tidak salah jika sponsor / seorang pemilik website yang menjual produk atau jasa, membayar periklanan senilai $100 untuk mendapatkan 1,000 pengunjung dan mendpaat $10 untuk satu penjualan. Karena 1,000 pengunjung itu adalah orang2 yang mencari informasi produk sponsor. Anggap 10% saja dari para surfer itu tertarik membeli, maka sponsor akan menghasilkan uang $1,000 dari hasil penjualan yang biaya promosinya cuma $100.

Sebagai contoh buat Kamu program periklanan yang membayar Kamu untuk surfing bisa kamu ikuti gratis tanpa perlu membayar se-sen pun. Baca artikel-nya DI SINI.

1 komentar:

  1. Rendy on 2008 Desember 6 12:17

    Makasih bang buat infonya..hehehe..

link berlangganan feeds



Pastikan Kamu mengikuti update terbaru dari mendapatuanglewatinternet.blogspot.com dengan berlangganan artikel.

Masukan e-mail Kamu:

Delivere

Bisnis...

At Isabelmarco's Moneymaker, you get paid to click on ads and visit websites.Everybody above the age of 18 can join. The process is easy! You simply click a link and view a website for 30 seconds to earn money. You can earn even more by referring members or Renting Refs or buy IMshares (with IMshares you can have a certain interest/day depending from the plan you choose). You'll get paid $0.01 ($0,015 for premium) for each website you personally view and $0.007 ($0,01 for premium) for each website your referrals view.

  • Free members can convert their earnings into ads, Upgrade to Premium member and lotterie tickets where you can win refs,cash or Premium prizes.
  • Premium members can convert their earnings into cash payouts, ads or lotterie tickets where you can win refs,cash or Premium prizes.
  • NEW : Premium and Free members can buy IMshares and earn from 1,10% to 1,50% per day on their investment.

  • Payment requests can be made every day and are processed through Alertpay and Paypal. The minimum payout is $9.00.

Here you can enter for your Free Alertpay , Paypal , LibertyReserve or PerfectMoney account if you don't have one :

Klik Here....

PSMS jumpa Singapore Armed Forces

BANGKOK - Singapore Armed Forces (SAF) dipastikan menjadi lawan PSMS Medan dalam playoff Liga Champions Asia (LCA) 2009 setelah mengalahkan Provincial Electricity Authority (PEA) klub asal Thailand, 4-1, Kamis.

Menurut www.the-afc.com, Apipoo Suntornpanavej memberi keunggulan 1-0 bagi tuan rumah yang bermain di Stadion Rajamangala. Setelah penyerang SAF Kenji Arai menyamakan kedudukan, pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Di masa 2x15 menit, dua tendangan gelandang SAF asal Thailand Therdsak Chaiman dan satu dari Mustaqim Manzur memastikan SAF menjamu PSMS, wakil Indonesia di LCA 2009, pada 25 Februari mendatang.

PEA, jawara Liga Thailand, unggul di menit keenam saat Apipoo lolos dari jebakan offside. SAF menyamakan skor di menit ke-22 ketika tendangan bebas Therdsak dari sisi kiri dikonversi tusukan Aleksander Duric.

PEA ganti menekan di babak kedua, tapi belum berhasil mematahkan perlawanan SAF. Hingga 90 waktu permainan, tak ada gol tercipta hingga laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Baru lima menit, SAF dapat kesempatan memimpin. Apichate Puttan dilanggar Mustaqim di kotak penalti dan wasit Korea Kim Dong-jin memberi hadiah penalti.

Therdsak, pemain terbaik AFC Champions, mengeksekusi hadiah itu dengan baik. Salah pengertian antara bek Joel Kouakou dengan kiper Umarin Yaodam di menit 100, kemudian memuluskan Mustaqim mencetak gol ketiga PEA, menyusul Therdsak menuntaskan skor akhir 4-1 empat menit sebelum bubaran

Penggemar serbu Markus cs


19psmscopa.jpgMEDAN - Asisten pelatih Rudi Saari mengambil tampuk pimpinan pada pelatihan skuad PSMS Medan di Stadion Teladan, Rabu, yang disaksikan 1000-an masyarakat.

Penggemar yang sebelumnya tertib duduk di tribun selama pelatihan, seusai pelatihan langsung menyerbu ke tengah lapangan menemui pemain PSMS seperti Markus Horison, Elie Aiboy, Octovianus cs. Pemain pun terpaksa menukar pakaian di bench dan di pinggir lapangan di tengah kerumunan penggemar.

"Ya, biasa menghadapi hal ini. Mudah-mudahan mereka terus memberikan dukungan dalam pertandingan nantinya," ujar penjaga gawang nasional Markus Horison. Pelatihan yang dipimpin Rudi Saari, sepeninggalan Liestiadi yang ditugaskan manajemen mengintip kekuatan lawan yang bakal dihadapi dalam babak playoff Liga Champions Asia.

Liestiadi bertolak, Selasa lalu untuk menyaksikan laga Singapore Armed Force (Singapura) melawan Electric Victory Thailand di Thailand. Rudi enggan berkomentar mengenai strategi yang bakal dipergunakan menghadapi Persiba Bantul, Jumat (20/2) besok.

Dia menyebutkan, yang berkompeten mengenai strategi adalah pelatih. Dalam pelatihan kemarin, empat pemain tidak bergabung, yakni Mauro Pinto, Juan Salaberry, Leonardo Martins Zada dan M Affan Lubis. Juang tidak bisa hadir karena sakit, begitu juga dengan Zada. Sedangkan Mauro Pinto dan Affan Lubis hadir di lapangan, namun keduanya hanya berlatih ringan untuk memulihkan cedera.

Rudi, mantan asisten pelatih Freddy Mulli saat mengantarkan PSMS runner-up Liga Indonesia musim lalu, menerapkan pelatihan games. Pelatihan ini dengan maksud skuad inti mengatur serangan dan pertahanan serta penyerangan yang dibangun dari lini tengah.

Liestiadi yang dihubungi melalui telefon mengakui belum menemukan formasi tepat. Diakuinya dia masih menunggu kesiapan pemain yang cedera, namun mengakui tidak ada pemain yang terkena hukuman akumulasi kartu.

"Kita lihat dulu perkembangannya," terang Liestiadi sembari mengakui manajemen PSMS serius menghadapi pertandingan playoff LCA.

Jika lolos ke Liga Champions Asia, tentu ini merupakan torehan tinta emas bagi prestasi Ayam Kinantan.

Wednesday, February 18, 2009

PSMS pusing jadwal padat

MEDAN - Skuad PSMS Medan harus berjibaku menghadapi dua pertandingan penting, yakni babak 16 besar Copa Indonesia dan playoff Liga Champions Asia yang waktunya bersamaan 25 Februari mendatang.

Namun Badan Liga Indonesia (BLI) memberikan keringanan dengan mengubah jadwal pertandingan babak 16 besar Copa Indonesia antara PSMS melawan Persiba Bantul pada digelar Jumat (20/2).

Pelatih PSMS Liestiadi yang baru mendapat berita gembira lulus peringkat ketiga lisensi A mengakui jadwal tersebut dikhawatirkan membuat pemain kelelahan dalam melakoni pertandingan playoff LCA. Bahkan, manajemen PSMS mengintruksikan Liestiadi menyaksikan kekuatan calon lawan.

"Dengan begitu kita tidak buta kekuatan lawan," terangnya. Sepeninggalan Luciano Leandro sebagai penasehat teknik, Liestiadi didampingi asisten Rudi Saari yang juga memiliki pengalaman. Kalau Liestiadi berangkat melihat kekuatan lawan, maka Rudi akan mendampingi tim saat menghadapi Persiba.

Sementara itu, Ketua Panpel H Wahyu Wahab menyebutkan, Panpel siap mensukseskan pertandingan babak 16 besar. Dia mengakui selama dua pertandingan Copa Indonesia digelar di Stadion Teladan, masyarakat menyambut antusias. "Mudah-mudahan dengan bertarungnya PSMS di babak 16 besar dukungan dapat bertambah," ujarnya.

Wahyu tidak memungkiri PSMS tidak dapat memperoleh hasil maksimal tanpa dukungan masyarakat. Hadirnya pemain nasional yang juga anak Medan, Markus Horison, Elie Aiboy dan lain-lain dapat memberikan prestasi menggembirakan bagi tim PSMS untuk melangkah ke babak 8 besar.
MEDAN- Menatap laga playoff Liga Champion Asia (LCA) yang akan segera digelar 25 Februari mendatang, PSMS Medan terus berbenah. Bahkan ajang sekelas Copa Indonesia diumpamakan seperti ajang ujicoba, sebelum benar-benar berlaga di pentas Asia.

Terlebih, Copa Indonesia bisa dijadikan ajang ujicoba pemain impor yang akan diboyong ke pentas LCA. Kebetulan regulasi LCA hanya memperbolehkan klub yang berkompetisi di dalamnya membawa tiga orang saja pemain asing, sama halnya dengan regulasi yang dikeluarkan panitia Copa Indonesia. Meski di ajang Copa Indonesia boleh saja klub mendaftarkan lima pemain asingnya, namun hanya tiga yang nantinya boleh main.

Kondisi ini tentu saja memacu manajemen PSMS untuk benar-benar menguji kemampuan pemain asing yang bakal dibawa. Saat ini ada tiga nama pemain asing yang digadang bakal diboyong, mereka adalah Leonardo Zada, Esteban Guillen, dan Mario Alejandro Costas. Namun pada saat terakhir, nama-nama tersebut bisa saja berubah.

Sayang, dari tiga nama yang diajukan pelatih dua di antaranya tampaknya belum siap berlaga di ajang sekelas LCA. Lihat saja penampilan Costas yang masih labil. Sejak direkrut sebulan lalu, Costas belum menujukkan penampilan terbaiknya.

Liestiadi, arsitek PSMS Medan mengaku, Costas memang masih belum stabil. Pemain asal Argentina itu masih butuh adaptasi yang lebih lama. Terlebih fostur tubuhnya terlihat terlalu tambun. Padahal, pemain bernomor punggung 18 itu disiapkan untuk menjadi target man oleh Liestiadi. Tentu saja ada tanda tanya besar akan keputusan ini.

“Kita tidak punya pilihan striker. Saat ini hanya Costas sosok yang paling pas untuk menjadi target man. Posisi Elie Aiboy dan Rahmat Affandi lebih kepada pencipta peluang,” terang Liestiadi usai latihan Selasa (17/2) kemarin.

Untuk mensiasati agar Costas bisa kembali bugar dan main dengan performa terbaiknya, Liestiadi mengaku punya sejumlah resep jitu. Dia antaranya adalah dengan memberikan latihan khusus. Sebagai seorang target man, tentu saja Costas harus bisa memaksimalkan peluang yang ada. “Kita sudah siapkan drill untuk menyelesaikan bola-bola crosing. Di samping itu, seorang target man itu harus punya skill duel di udara. Yang terpenting adalah pemanfaatan peluang,” sambung Liestiadi.

Masalahnya, Liestiadi tak punya cukup waktu untuk menggelar latihan itu dengan sempurna. Pasalnya, waktu kian mepet. Usai meladeni Persiba Bantul pada 20 Februari mendatang, praktis skuad Ayam hanya memiliki kesempatan menggeber latihan tak lebih dari lima hari.

Tak hanya Costas yang meragukan. Kondisi Leonardo Martin Zada, gelandang serang andalan PSMS Medan musim ini juga mengalami nasib sama, bahkan kondisi Zada bisa dibilang lebih parah. Pasalnya gelandang asal Brazil itu mengalami cedera lutut dan masih konsen terapi hingga saat ini. Cedera tersebut didapat saat skuad PSMS menggelar latihan di kawasan puncak bogor sebelum memulai putaran kedua ISL beberapa waktu lalu.

“Untuk Zada kita memang belum bisa beri kepastian. Saat ini Zada masih jalani terapi lututnya. Mudah-mudahan Zada bisa kembali pulih dalam waktu dekat. Sebab kontribusinya bagi tim cukup berpengaruh,” harap pelatih yang biasa bertopi itu.

Dari nama-nama tersebut, tercatat hanya Esteban Guillen yang stabil. Bahkan, Esteban diharapkan bisa menjadi penghadang serangan lawan sebelum sampai ke barisan pertahanan PSMS. Karena memang Esteban bertugas sebagai gelandang bertahan. Namun, kemampuan Esteban untuk memberikan asisst hingga membuat gol, tentu saja menjadi nilai plus. “Saat ini hanya Esteban yang bisa dibilang cukup stabil,” pungkas Liestiadi
MEDAN- Menatap laga playoff Liga Champion Asia (LCA) yang akan segera digelar 25 Februari mendatang, PSMS Medan terus berbenah. Bahkan ajang sekelas Copa Indonesia diumpamakan seperti ajang ujicoba, sebelum benar-benar berlaga di pentas Asia.

Terlebih, Copa Indonesia bisa dijadikan ajang ujicoba pemain impor yang akan diboyong ke pentas LCA. Kebetulan regulasi LCA hanya memperbolehkan klub yang berkompetisi di dalamnya membawa tiga orang saja pemain asing, sama halnya dengan regulasi yang dikeluarkan panitia Copa Indonesia. Meski di ajang Copa Indonesia boleh saja klub mendaftarkan lima pemain asingnya, namun hanya tiga yang nantinya boleh main.

Kondisi ini tentu saja memacu manajemen PSMS untuk benar-benar menguji kemampuan pemain asing yang bakal dibawa. Saat ini ada tiga nama pemain asing yang digadang bakal diboyong, mereka adalah Leonardo Zada, Esteban Guillen, dan Mario Alejandro Costas. Namun pada saat terakhir, nama-nama tersebut bisa saja berubah.

Sayang, dari tiga nama yang diajukan pelatih dua di antaranya tampaknya belum siap berlaga di ajang sekelas LCA. Lihat saja penampilan Costas yang masih labil. Sejak direkrut sebulan lalu, Costas belum menujukkan penampilan terbaiknya.

Liestiadi, arsitek PSMS Medan mengaku, Costas memang masih belum stabil. Pemain asal Argentina itu masih butuh adaptasi yang lebih lama. Terlebih fostur tubuhnya terlihat terlalu tambun. Padahal, pemain bernomor punggung 18 itu disiapkan untuk menjadi target man oleh Liestiadi. Tentu saja ada tanda tanya besar akan keputusan ini.

“Kita tidak punya pilihan striker. Saat ini hanya Costas sosok yang paling pas untuk menjadi target man. Posisi Elie Aiboy dan Rahmat Affandi lebih kepada pencipta peluang,” terang Liestiadi usai latihan Selasa (17/2) kemarin.

Untuk mensiasati agar Costas bisa kembali bugar dan main dengan performa terbaiknya, Liestiadi mengaku punya sejumlah resep jitu. Dia antaranya adalah dengan memberikan latihan khusus. Sebagai seorang target man, tentu saja Costas harus bisa memaksimalkan peluang yang ada. “Kita sudah siapkan drill untuk menyelesaikan bola-bola crosing. Di samping itu, seorang target man itu harus punya skill duel di udara. Yang terpenting adalah pemanfaatan peluang,” sambung Liestiadi.

Masalahnya, Liestiadi tak punya cukup waktu untuk menggelar latihan itu dengan sempurna. Pasalnya, waktu kian mepet. Usai meladeni Persiba Bantul pada 20 Februari mendatang, praktis skuad Ayam hanya memiliki kesempatan menggeber latihan tak lebih dari lima hari.

Tak hanya Costas yang meragukan. Kondisi Leonardo Martin Zada, gelandang serang andalan PSMS Medan musim ini juga mengalami nasib sama, bahkan kondisi Zada bisa dibilang lebih parah. Pasalnya gelandang asal Brazil itu mengalami cedera lutut dan masih konsen terapi hingga saat ini. Cedera tersebut didapat saat skuad PSMS menggelar latihan di kawasan puncak bogor sebelum memulai putaran kedua ISL beberapa waktu lalu.

“Untuk Zada kita memang belum bisa beri kepastian. Saat ini Zada masih jalani terapi lututnya. Mudah-mudahan Zada bisa kembali pulih dalam waktu dekat. Sebab kontribusinya bagi tim cukup berpengaruh,” harap pelatih yang biasa bertopi itu.

Dari nama-nama tersebut, tercatat hanya Esteban Guillen yang stabil. Bahkan, Esteban diharapkan bisa menjadi penghadang serangan lawan sebelum sampai ke barisan pertahanan PSMS. Karena memang Esteban bertugas sebagai gelandang bertahan. Namun, kemampuan Esteban untuk memberikan asisst hingga membuat gol, tentu saja menjadi nilai plus. “Saat ini hanya Esteban yang bisa dibilang cukup stabil,” pungkas Liestiadi

PSMS U-21 hancurkan SFC

MEDAN - Gol spektakuler pemain belakang Septia Hadi berhasil memenangkan PSMS Medan U-21 atas Sriwijaya FC 1-0 dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) U-21 di Stadion Teladan Medan, Selasa.

Septia dengan kaki kiri melepaskan tendangan bola mati sekitar dua meter dari daerah penalti. Tendangan silang dari kiri pertahanan SFC itu tepat ke arah tiang jauh yang sulit dijangkau penjaga gawang Andi Irawan.

SFC unggul dalam penguasaan bola dan duel lapangan tengah, namun sulit menembus jantung pertahanan PSMS yang dikoordinir Afid Ali.

"Ini merupakan kemenangan pertama yang diperoleh dari enam kali penampilan," terang pelatih PSMS Wanderley. Dia mengakui di menit-menit awal, SFC mendominasi permainan namun timnya menemukan kepercayaan diri setelah 30 menit.

Menurutnya, walaupun PSMS tampil di kandang, mereka tampil grogi. Bermain di Stadion Teladan adalah untuk kedua kalinya setelah bermain imbang dengan Persita Tangerang beberapa waktu lalu.

Pelatih SFC Sunardi menyebutkan permainan berimbang. "Terjadinya gol karena kesalahan pemain belakang yang mengakibatkan terjadinya tendangan bebas. SFC juga memiliki peluang, hanya keberuntungan belum berpihak," ujar Sunardi.

Pencetak gol semata wayang Septia Hadi menyebutkan, gol yang diciptakannya dipersembahkan buat PSMS. Bagi lajang kelahiran Kelumpang, Deli Serdang, 26 September 1991, ini merupakan gol kedua yang sebelumnya diciptakan ke gawang Persija Jakarta.

Anak sulung dari dua bersaudara ini mengawali karir di SSB Klumpang dan merupakan jebolan Academy Kurnia Football. Septia sempat dipercayakan bergabung dengan tim senior PSMS dan hasilnya tidak mengecewakan karena berperan dalam kemenangan atas PSPS Pekan Baru di babak 24 besar Copa Indonesia.

Tuesday, February 17, 2009

PSSI serius tanggapi Irfan-Sergio(special News)

JAKARTA - Sekjen PSSI Nugraha Besoes menegaskan, pihaknya sangat antusias menyambut keinginan dua pemain keturunan Indonesia-Belanda, Irfan Bachdim (FC Utrecht Belanda) dan Sergio Van Dijk (Queensland Roar Australia), membela timnas Merah Putih.

Menurutnya, rencana seperti ini sebetulnya sudah pernah dijajaki PSSI, namun tidak membuahkan hasil karena para pemain tidak tertarik. Tapi dengan adanya keinginan dari pemain seperti Irfan dan Sergio, PSSI dipastikan welcome.

Demikian dikatakan pria yang akrab disapa Kang Nug ini ketika ditemui Waspada di ruang kerjanya, Senin. Bahkan Nugraha secara khusus meminta adanya fasilitator mendatangkan kedua pemain ke tanah air, termasuk menanyakan apa keinginan mereka jika masuk timnas dan mekanisme izin dari klubnya masing-masing.

Sebab, lanjutnya, jangan sampai PSSI dianggap melanggar aturan karena tidak ada izin klub yang mengontrak keduanya. "PSSI sejak dulu sangat antusias mendatangkan pemain keturunan. Bahkan, beberapa waktu lalu kami sempat mendatangkan sejumlah pemain dari Amerika Latin, sayang kualitas mereka tidak sesuai," katanya.

Ditambahkannya, satu hal yang kemungkinan mengganjal keinginan kedua pemain itu adalah regulasi FIFA mengenai perpindahan kewarganegaraan setiap pemain karena harus menjadi warga negara minimal lima tahun di negara bersangkutan.

Nugraha bahkan tidak menolak usulan untuk mendatangkan dua pemain itu dalam laga ujicoba timnas, guna melihat kualitas keduanya apakah layak atau tidak membela timnas.

"Tentunya kita tidak bisa asal ‘comot' saja dan harus mendapatkan izin klub mereka saat ini. Kami berharap kedatangan kedua pemain itu bisa menjawab keraguan publik selama ini, sebab PSSI dianggap tidak mau menerima pemain keturunan yang berada di luar negeri," bebernya sembari menambahkan jika persyaratan kedua pemain beres bisa diturunkan saat timnas menghadapi Manchester United (MU), Juli mendatang.

Ayam Kinantan kembali ke kandang

MEDAN - PSMS Medan kembali ke kandang dengan melakukan latihan serius di Stadion Teladan Medan, Senin.

Tim berjulukan Ayam Kinantan itu siap tempur dalam menghadapi babak 16 besar Copa Indonesia 2008/2009 melawan Persiba Bantul pada 25 Februari mendatang. Tampil di kandang sendiri merupakan motivasi bagi pemain untuk memberikan hasil maksimal. Dukungan kepada tim PSMS tidak ada hentinya, bahkan kemarin sore ratusan masyarakat melihat langsung latihan Elie Aiboy Cs di Stadion Teladan.

"PSMS siap tempur dengan target memetik kemenangan melawan Persiba," ujar pelatih PSMS, Liestiadi.

Manajemen PSMS mengambil insiatif untuk segera balik ke kandang, guna berkonsentrasi di babak 16 besar Copa Indonesia sebelum memulai pertarungan ke kandang Persijap Jepara di Liga Super Indonesia pada awal Maret.

Menanggapi Persiba, Liestiadi mengakui tidak pandang sebelah mata walaupun mereka bertarung di divisi utama musim ini. Namun dia tidak memungkiri hasil undian masih menguntungkan bagi tim Ayam Kinantan ketimbang menghadapi tim-tim papan atas di Liga Super Indonesia.

Skuad PSMS yang kini diperkuat penjaga gawang tim nasional Markus Horison dan tambahan pemain legiun asing dapat memberikan kepercayaan diri untuk menghadapi setiap lawan.

Markus yang turut membawa PSMS bertengger di posisi runner-up Liga Indonesia 2007-2008 mengharapkan dukungan masyarakat Medan dan Sumatera Utara umumnya memberikan dukungan langsung ke Stadion Teladan.

Liestiadi mengakui tanpa doa dan dukungan masyarakat tim PSMS sulit untuk mencapai hasil maksimal. Hasil menggembirakan dalam dua laga yang dilakoni PSMS di Stadion Teladan dalam Copa Indonesia membuktikan pemain termotivasi bermain di kandang.

"Mudah-mudahan dengan dukungan yang diberikan suporter, tim Ayam Kinantan kembali menunjukkan tajinya," harap Liestiadi.

Transfer PSMS Terbanyak, tapi Minim Kontribusi

Hingga kini Badan Liga Indonesia (BLI) telah mengesahkan 69 transfer pemain pada putaran kedua Liga Super Indonesia.

Jumlah ini bisa membengkak karena transfer window baru ditutup 28 Februari mendatang. Transfer pemain terakhir yang disahkan BLI adalah perekrutan defender Mauly Lessy oleh Sriwijaya FC (SFC). Mantan pemain Persipura Jayapura ini menyusul jejak striker Budi Sudarsono yang lebih dulu mengenakan kostum Laskar Wong Kito –julukan SFC– setelah hengkang dari Persik Kediri.

”Sebenarnya ada sekitar 80 pengajuan perpindahan pemain, tapi hanya 69 yang kami anggap sesuai aturan. Sisanya, ada yang ditolak dan ada juga yang ditangguhkan. Kasusnya berbeda-beda dan masih kami selidiki,” kata pengurus BLI bidang Status dan Alih Status Pemain Tigorshaloom Boboy kemarin.

Tigor menambahkan, bursa pemain putaran kedua diramaikan tiga jenis transfer, yakni perekrutan pemain baru yang sebelumnya tidak memiliki klub, kemudian perpindahan atau pertukaran pemain antarklub, serta mempromosikan pemain amatir menjadi profesional.

PSMS Medan jadi klub yang paling banyak mengajukan penambahan, yakni 15 pemain, termasuk di dalamnya adalah dua legiun asing Mario Alejandro Costas (Argentina) dan Mauro Jose De Oliveira Pinto (Brasil).

”Kontrak dua pemain asing ini sudah sesuai aturan. Tapi, saya tidak berani menyebut nominal nilai kontraknya karena menyangkut dapur pemain dan klub. Tapi, semua catatannya ada di BLI,” ujar Tigor.

Hampir semua klub Liga Super gencar melakukan perburuan pemain anyar. Ini bisa dimaklumi karena persaingan pada putaran kedua jauh lebih keras dibandingkan putaran pertama, terutama klub-klub yang berada dipapan bawah klasemen seperti PSMS, Deltras Sidoarjo, PSIS Semarang, dan Persitara Jakarta Utara.

Tujuannya, para pemain baru tersebut diharapkan bisa menyelamatkan mereka dari jeratan degradasi. Klub papan atas seperti Persija Jakarta juga mengikat striker Fabio Lopez serta Persiwa Wamena mendatangkan mesin gol Reduane Barkowi agar lebih kompetitif mengejar gelar juara. Hanya Persipura Jayapura yang tidak aktif dalam bursa transfer putaran kedua.

”Kami cukup mengandalkan pemain yang sudah dibentuk sejak putaran pertama. Buat apa mencari pemain baru kalau hanya merusak komposisi yang sudah ada,” kata Pelatih Persipura Jacksen F Tiago. Pernyataan Jacksen ada benarnya. Merekrut pemain baru pada pertengahan musim tak serta merta berbuah hasil positif.

Deltras,misalnya. Kehadiran Danilo Fernando dari Persik belum mampu mengentaskan mereka dari dasar klasemen. Hal serupa dialami PSMS. Di barisan belakang, PSMS memiliki Mauro Pinto dan Esteban Guilien. Di tengah ada Leonard Zada serta Salaberry. Sementara di bagian ujung tombak terselip nama Costas.

Tapi, peran mereka dipertanyakan karena tak kunjung bisa mengangkat prestasi Ayam Kinantan –julukan PSMS.

”Sebenarnya secara kualitas, teknik bermain kelima pemain asing PSMS cukup lumayan. Masalahnya terletak pada proses adaptasi dengan berbagai hal seperti lingkungan, iklim, gaya hidup, makanan,dan bahasa,” tutur Pelatih PSMS Listiadi, membela mereka karena pemain perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan Ayam Kinantan

Friday, February 13, 2009

PSMS Ditahan Imbang Arema

Hanya bermain imbang dengan tamunya Arema Malang, posisi PSMS Medan di klasemen sementara tetap naik satu strip dan semakin menjauhi zona degradasi.

PSMS Ditahan Imbang Arema
PSMS Medan kembali gagal meraih poin penuh di laga kandang, setelah ditahan imbang tanpa gol tamunya Arema Malang dalam lanjutan pertandingan Superliga 2008/09 di Stadion Siliwangi, Bandung, Kamis (12/2).

Meski demikian, tambahan satu poin yang diperoleh di laga tersebut sudah cukup membuat Ayam Kinantan untuk naik satu strip di klasemen sementara kompetisi paling bergengsi di tanah air musim ini. Sekaligus secara perlahan meninggalkan zona degradasi.

Anak asuh pelatih Listiadi untuk sementara naik ke posisi 13 dengan 16 poin dari 21 pertandingan. Hasil dari dua kali menang, sepuluh kali imbang, dan sembilan kali kalah.

Hal yang sama diperoleh Arema Malang, di mana tim besutan pelatih Gusnul Yakin itu naik satu strip ke peringkat sepuluh dengan menggusur Pelita Jaya. Itu setelah Singo Edan mengantongi 27 poin dari 28 pertandingan.

Sayangnya, laga kedua tim diwarnai dengan keluarnya dua kartu merah. Masing-masing diberikan wasit M Safei yang memimpin pertandingan kepada wing bek Arema Alexander Pulalo yang melakukan pelanggaran keras kepada pemain PSMS, Leonardo Martin Zada (foto) di menit ke-77.

Serta di penghujung laga saat wasit akan meniup pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, giliran Zada yang harus meninggalkan lapangan terlebih dahulu, setelah menerima kartu kuning kedua menyusul pelanggaran keras yang dilakukannya terhadap pemain Arema Arief Suyono.

Belum Aman

Belum Aman

BANDUNG-Ambisi PSMS Medan untuk menjauh dari zona degradasi urung terwujud. Ini setelah Ayam Kinantan hanya bermain imbang 0-0 saat menjamu Arema Malang dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League putaran II di Stadion Siliwangi Bandung, kemarin.

Dengan donasi satu poin tersebut, Affan Lubis dkk naik satu strip ke peringkat ke-13 dengan poin 16 di zona papan bawah. Sayangnya, meski merangkak naik, posisi Ayam Kinantan jauh dari kata aman. Pasalnya, para pesaing yang berada di zona papan bawah memiliki poin yang sama seperti PSIS juga PKT Bontang. Bahkan tim yang berada di zona degradasi hanya selisih satu poin dari PSMS (lihat klasemen). Artinya salah langkah sedikit, PSMS bakal terjerumus ke zona degradasi kembali, terlebih PSMS telah memainkan partai lebih banyak dari pesaing lainnya. PSMS telah menjalankan 21 partai.

Dalam pertandingan kemarin kedua tim bermain dengan menyerang. Kedua tim juga sama-sama menciptakan banyak peluang. PSMS sendiri membuka peluang melalui akselerasi Elie Aiboy pada menit 10. Beruntung, umpan silang mantan pemain Arema ini mampu diantisipasi kiper Arema, Kurnia Meiga Hermansyah.

Selanjutnya, tim Arema membuka peluang emas melalui serangan balik yang dibangun Arif Suyono dengan menyisir pinggir lapangan pada menit 28. Sayang, aksinya dipatahkan lini belakang PSMS. Dua menit berselang, giliran Patricio Morales nyaris mencetak gol, tapi bola yang dalam penguasaannya, lebih cepat diamankan kiper PSMS, Markus Horison.

Berikutnya, giliran striker anyar PSMS, Mario Costa yang membahayakan gawang Arema dengan tendangan kerasnya di menit 35. Tapi tendangan itu hanya tipis di atas mistar gawang Arema. Hingga 45 menit tuntas, kedudukan tetap sama kuat 0-0.

Di babak kedua, laga berjalan semakin seru dan keras. Kiper Arema Kurnia Meiga menjadi bintang lapangan setelah beberapa kali mampu mengamankan bola dari serangan anak-anak Medan. Diantaranya, heading Costa di menit 50 memaksimalkan umpan lambung Leonardo Zada Martin. Di menit 77, Singo Edan-julukan Arema Malang-terpaksa tampil dengan 10 pemain usai Alexander Pulalo diganjar kartu merah wasit Safii asal Bandung.

Pemain senior ini dinilai menendang kaki pemain pengganti PSMS, Syahroni yang sebelumnya melanggar dirinya.

Sepuluh menit berselang setelah Alex keluar, giliran kubu PSMS bermain sepuluh pemain setelah Zada juga diganjar kartu merah. Meski demikian, kubu PSMS bukan lantas mengendorkan serangan. Elie sering merepotkan barisan pertahanan Arema. Namun ketangguhan Meiga di bawah mistar gawang dan didukung kesolidan tembok pertahanan Arema sukses mementahkan serangan PSMS. Hingga peluit panjang, skor tidak berubah tetap 0-0.

Melihat kenyataan harus menerima seri kesekian kalinya PSMS sangat kecewa. ‘’Anak-anak tampil kurang maksimal hingga selalu gagal memaksimalkan peluang cetak gol. Kami kecewa dengan hasil ini, PSMS sangat membutuhkan tambahan poin penuh di kandang. Tapi kenyataannya, kami tidak bisa meraihnya,’’ terang Liestiadi, pelatih PSMS.

Sedangkan kubu Arema mengaku senang, meski seri bukan target. ‘’Soal hasil, kami patut bersyukur karena bisa ambil satu poin, meski target adalah kalahkan PSMS. Tapi, saya juga berterimakasih kepada pemain tampil dengan semangat tinggi,” terang Gusnul pelatih Arema.

PSMS SEKARANG FOKUS DI COPA

USAI ditahan imbang Arema Malang di ajang Indonesian Super League (ISL) kemarin, PSMS hanya punya waktu seminggu untuk kembali berjibaku. Tanggal 20 Februari mendatang, Affan Lubis dkk harus melawan Persiba Bantul di ajang Copa Indonesia di Stadion Teladan.

Oleh karenanya, pelatih PSMS Liestiadi pun mengalihkan perhatiannya untuk fokus di Copa. “Setelah laga kontra Arema kemarin, jadwal PSMS di ajang ISL akan kembali bergulir di bulan Maret mendatang. Jadi saat ini kita akan langsung fokus ke pertandingan melawan Persiba Bantul di ajang Copa Indonesia,” bilang Liestiadi usai pertandingan kemarin.

Namun belum ada kejelasan di mana PSMS akan menggelar latihan, untuk menatap laga kontra Persiba Bantul mendatang. Apakah masih di Bandung, atau segera kembali ke Medan. “Kita belum dapat kabar dari manajemen, mengenai di mana kita akan menggelar latihan. Mungkin masih di Bandung. Biasanya beberapa hari sebelum tanding baru ke Medan,” katanya.

Mengenai hasil laga kontra Arema, Liestiadi tampaknya sadar bahwa manajemen PSMS pasti kecewa dengan hasil itu. “Tentu saja manejemen pastinya kecewa. Sama dengan saya dan pemain,” bebernya.

Namun, Liestiadi mengaku setidaknya PSMS sudah mulai menunjukkan permainan dengan grafik yang bagus. Hal itu diukur Liestiadi sejak bergulirnya putaran kedua ISL.

“Ada perkembangan penampilan anak-anak. Dan hal itu cukup signifikan. Setidaknya bisa menjadi modal berharga menatap laga selanjutnya,” pungkasnya

Zada Gemas dengan Keputusan Wasit

BARU saja terbebas dari hukuman sekali larangan bertanding, Leonardo Martin Zada harus kembali diparkir. Pasalnya, gelandang serang PSMS ini kembali mengoleksi kartu merah. Kartu itu didapatkannya kembali setelah mendapatkan dua kali kartu kuning pada laga kontra Arema Malang kemarin. Dengan demikian, Zada sudah mengoleksi dua kartu merah dalam dua laga terakirnya.

Sebelumnya gelandang impor asal Brazil itu sudah mendapatkan kartu merah saat PSMS kandas di tangan Pelita Jaya. Lantas Zada pun dihukum tak boleh main saat skuad Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan berhadapan dengan Persik Kediri.

Saat lepas dari hukuman dan bisa bertanding kembali, Zada kembali mengulangi kesalahannya. Kali ini dia tak menghiraukan peluit wasit. Saat menghadapi Arema, PSMS memang lebih mendominasi serangan. Sejumlah peluang pun bermunculan. Termasuk saat Zada mencoba mencetak gol lewat sentuhan umpan terobosan. Namun sayang, Zada lebih dulu berada dalam posisi offside. Namun dia tak mengiraukan peluit wasit dan berusaha menendang bola. Akhirnya wasit memberinya kartu kuning kedua bersamaan dengan kartu merah.

Zada sendiri gemas dengan putusan wasit. Menurutnya, Zada, wasit terlalu cepat mengambil keputusan untuk memberikan kartu kuning dan merah. “Wasit, saya rasa tidak fair. Kenapa terlalu cepat keluarkan kartu. Harusnya dilihat dulu persoalannya,” koarnya usai laga.
Sementara Liestiadi pelatih kepala PSMS Medan, tak mau menyalahkan Zada sepenuhnya. Bagi Liestiadi mendapatkan kartu merah dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang biasa. “Iya, Zada kena kartu merah lagi. Tapi saya tidak bisa menyalahkan dia sepenuhnya,” kata pelatih berdarah Tionghoa itu.
Meski dikartumerahkan wasit, Liestiadi tak cemas. Pasalnya Zada masih tetap bisa berlaga di ajang Copa Indonesia saat PSMS bertemu Persiba Bantul.

Dua kartu merah, PSMS tanpa gol


13psms.jpgBANDUNG - Dua kartu merah mewarnai pertandingan PSMS Medan melawan Arema Malang yang berakhir 0-0 pada lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia 2008/2009 di Stadion Siliwangi Bandung, Kamis.

Wing back Arema, Alexander Pulalo, diganjar kartu merah oleh wasit M Syafi'i pada menit 77 setelah menendang keras kaki Leonardo Martin. Di penghujung laga, giliran Leonardo Martins Zada dikeluarkan wasit.

Hujan kartu mewarnai pertandingan yang berlangsung monoton itu, namun sesekali permainan keras yang diperagakan kedua tim. Pemain yang terkena kartu kuning adalah Syahroni (PSMS), Erik Setiawan, Boubakar Kieta, Suroso, Arif Suyono (Arema Malang).

Sebagai tuan rumah, PSMS bermain lamban dan kurang greget. Empat kali laga kandang beruntun sangat mempengaruhi kebugaran tim asuhan pelatih Liestiadi itu.

"Kami kecewa. Sebagai tuan rumah, seharusnya meraih angka penuh. Mungkin pemain kelelahan menjalani pertandingan beruntun," kata Liestiadi.

Sepanjang babak pertama, nyaris tak ada satupun peluang emas yang membahayakan. Namun Leonardo Zada sempat 'mengejutkan' PSMS ketika melakukan tembakan spekulatif sebelum mampu diselamatkan kiper Kurnia Mega.

"Kiper Arema tampil baik, ia man of the match pertandingan," puji Liestianto.

Sementara itu, Pelatih Arema Gusnul Yakin menyatakan puas dengan hasil imbang yang diraihnya atas tim sekaliber PSMS Medan. Pelatih yang juga mantan pemain Warna Agung Jakarta itu menyatakan satu poin cukup bagi timnya.

Dengan demikian, PSMS masih menempati posisi 13 klasemen sementara hsail dua kali menang, 10 seri dan sembilan kalah dengan raihan 16 poin.

Thursday, February 12, 2009

Geliat Papan Bawah

PSMS v Arema
Geliat Papan Bawah Dua kekalahan beruntun membuat Arema Malang terpuruk di papan bawah klasemen sementara Djarum Indonesia Super League (DISL). Singo Edan - julukan Arema - tertahan di posisi ke-11 dengan 26 poin. Tak ada pilihan lain, Arema harus menambah banyak angka untuk memperbaiki posisi.

Kesempatan itu datang saat Arema meladeni PSMS Medan di Stadion Siliwangi, Bandung, sore ini. Bila sampai kalah lagi saat menghadapi PSMS, kepercayaan diri punggawa Singo Edan akan turun drastis. Tak hanya itu, posisi Arema di klasemen sementara juga akan terus melorot.

Posisi pelatih Arema Gusnul Yakin pun tak aman. Bisa jadi, bila tak berhasil meraih kemenangan saat menghadapi PSMS, Gusnul bakal kehilangan jabatannya. Apalagi, manajemen Arema kabarnya sudah melakukan kontak dengan calon pelatih baru.

Di tengah tekanan itu, Gusnul tetap konsentrasi menyiapkan pasukannya. ''Saya tak peduli apakah nanti saya akan diganti atau tidak. Saat ini saya sedang fokus menyiapkan tim menghadapi PSMS,'' ujarnya.

Kabar baik bagi Arema adalah kemungkinan bisa bermainnya gelandang asing Boubacar Kieta. ''Boubacar sudah menyelesaikan kitas (keterangan izin tinggal sementara). Kami berharap, agar pengesahan dari BLI (Badan Liga Sepak Bola Indonesia) bisa segera turun,'' ucap Muhammad Taufan, asisten manajer Arema.

Harus diingat, tidak mudah untuk meraih poin dari PSMS yang kini duduk di peringkat 15 klasemen dengan mengantongi 15 poin. Saat ini, mental pasukan Ayam Kinantan - julukan PSMS - tengah melambung. Hal itu seiiring kemenangan 2-1 yang dipetik PSMS saat menjamu Persik Kediri 2-1 (8/2). Padahal, sebelumnya Persik mempermalukan Arema 1-0 di Stadion Kanjuruhan (2/2).

Bagi PSMS, kemenangan atas Arema sangatlah penting untuk menjauhi zona degradasi. Saat ini, PSMS hanya berada satu strip di atas zona merah tersebut. ''Bila kami ingin aman, tentu kami harus menang atas Arema'' kata Rudi Saari, asisten pelatih PSMS.

Perkiraan Pemain

PSMS (4-4-2): Markus Horison (g); Ramadhani, Aun Carbiny, Reswandi, Edi Sibung; Esteban Javier, Agus Supriyanto, Komang Adnyana, Elie Aiboy; Rahmad AfandiMario Costa.

Pelatih: Liestiadi

Arema (4-4-1-1): M Yasir (g); Erik Setiawan, Suroso, Ahmad Jufrianto, Alexander Pulalo; Arif Suyono, Hendra Ridwan, Ahmad Sambiring, Fandi Muchtar; Souleymane Traore; Patricio Morales.

PD2022

file:///D:/PD2022.pdf