Monday, November 24, 2008

Luciano Pelatih Baru PSMS Medan

PSMS Medan dapat pelatih baru untuk putaran dua Liga Super Indonesia (LSI) 2008. Erick Williams yang selama ini menjabat pelatih sementara digantikan oleh mantan pelatih Persma Manado, Luciano Leandro.

”Ya, kami memang resmi menunjuk Luciano Leandro sebagai pelatih tim PSMS Medan mengganti Erick Williams. Erick tidak dipecat, tapi akan dikembalikan ke posisi awalnya, sebagai Direktur pembinaan akademi PSMS,” kata Sihar Sitorus, pengelola PSMS kepada Artha Tidar, wartawan GOSport, Minggu, 23 November 2008.

Luciano yang akrab disapa Luci secara resmi akan menukangi PSMS, pada putaran kedua LSI 2008. Eks gelandang elegan Persija Jakarta ini mulai melatih Affan Lubis cs, setelah pertandingan kandang PSMS di Copa Indonesia 2008/09 vs Persiraja Banda Aceh di Stadion Teladan, Selasa 25 November 2008.

Menurut Sihar, Luciano dipilih dengan berbagai alasan. Selain sudah memiki licensi A, Luciano juga dipilih karena kemampuannya berbahasa latin. Saat jadi pemain, Luciano juga punya skill yang cukup baik sehingga bisa ditularkan kepada pemain-pemain PSMS.

”Pemain yang sekarang ikut seleksi juga banyak yang berbahasa latin seperti Portugis dan Spanyol. Jadi, masuknya Luci setidaknya bisa mengurangi kendala non teknis sehingga komunikasi bisa terjembatani,” kata Sihar.

Langsung Tinjau Latihan PSMS
Luci yang kini berusia 42 tahun ini, sudah tiba di Medan sejak Jumat, 22 November 2008. Keesokan harinya, mantan pelatih klub seri C, Macae, di Rio De Janiero, Brasil ini sudah melihat langsung skuad PSMS dan pemain-pemain yang ikut seleksi.

”Saya sepakat dengan manajemen PSMS untuk menjadi pelatih. Soal komposisi dan materi pemain, saya masih beradaptasi secepatnya,” kata Luci.

Ayah tiga anak ini mengaku sudah lama ingin kembali ke indonesia. ”Saya cinta Indonesia, saya juga pencinta sepakbola Indonesia. Tetapi, saya harus kembali ke Brasil, keluarga saya menunggu. Kini, kesempatan itu datang dan tak akan saya sia-siakan,” tegas suami dari Denise Miranda ini. [vivanews]

Luciano Pelatih Baru PSMS Medan

PSMS Medan dapat pelatih baru untuk putaran dua Liga Super Indonesia (LSI) 2008. Erick Williams yang selama ini menjabat pelatih sementara digantikan oleh mantan pelatih Persma Manado, Luciano Leandro.

”Ya, kami memang resmi menunjuk Luciano Leandro sebagai pelatih tim PSMS Medan mengganti Erick Williams. Erick tidak dipecat, tapi akan dikembalikan ke posisi awalnya, sebagai Direktur pembinaan akademi PSMS,” kata Sihar Sitorus, pengelola PSMS kepada Artha Tidar, wartawan GOSport, Minggu, 23 November 2008.

Luciano yang akrab disapa Luci secara resmi akan menukangi PSMS, pada putaran kedua LSI 2008. Eks gelandang elegan Persija Jakarta ini mulai melatih Affan Lubis cs, setelah pertandingan kandang PSMS di Copa Indonesia 2008/09 vs Persiraja Banda Aceh di Stadion Teladan, Selasa 25 November 2008.

Menurut Sihar, Luciano dipilih dengan berbagai alasan. Selain sudah memiki licensi A, Luciano juga dipilih karena kemampuannya berbahasa latin. Saat jadi pemain, Luciano juga punya skill yang cukup baik sehingga bisa ditularkan kepada pemain-pemain PSMS.

”Pemain yang sekarang ikut seleksi juga banyak yang berbahasa latin seperti Portugis dan Spanyol. Jadi, masuknya Luci setidaknya bisa mengurangi kendala non teknis sehingga komunikasi bisa terjembatani,” kata Sihar.

Langsung Tinjau Latihan PSMS
Luci yang kini berusia 42 tahun ini, sudah tiba di Medan sejak Jumat, 22 November 2008. Keesokan harinya, mantan pelatih klub seri C, Macae, di Rio De Janiero, Brasil ini sudah melihat langsung skuad PSMS dan pemain-pemain yang ikut seleksi.

”Saya sepakat dengan manajemen PSMS untuk menjadi pelatih. Soal komposisi dan materi pemain, saya masih beradaptasi secepatnya,” kata Luci.

Ayah tiga anak ini mengaku sudah lama ingin kembali ke indonesia. ”Saya cinta Indonesia, saya juga pencinta sepakbola Indonesia. Tetapi, saya harus kembali ke Brasil, keluarga saya menunggu. Kini, kesempatan itu datang dan tak akan saya sia-siakan,” tegas suami dari Denise Miranda ini. [vivanews]

Erick promosikan tiga pemain U-21


24erick.jpg
Elie Aiboy (kanan) diharap membawa PSMS mengalahkan Persiraja. (Waspada/Austin Antariksa)
MEDAN - Pelatih PSMS Medan Erick Williams mempromosikan tiga pemain PSMS U-21 untuk menjamu Persiraja Banda Aceh pada first leg babak 48 besar Copa Indonesia 2008 di Stadion Teladan Medan, Selasa (25/11) besok.

Ketiga pemain itu adalah Nazib Husein, Dimas Yopi dan Fandhi Fuadlin. "Ketiga pemain itu direkomendasikan memperkuat PSMS," terang Erick, Minggu (23/11) sore, seusai menyaksikan laga PSMS melawan Persita Tangerang dalam kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) U-21.

Dia berharap ketiganya dapat memberikan warna baru atas krisis yang dihadapi tim Ayam Kinantan, seraya menambahkan bahwa PSMS kini hanya memiliki 14 pemain setelah manajemen mencoret 12 pemain.

Krisis pemain itu diakui Erick setelah Jadah mudik ke Brazil dan baru kembali Januari mendatang, sehingga dipastikan absen lawan Persiraja di Medan dan di Banda Aceh (3/12).

PSMS berarti hanya memiliki pemain asing Patricio asal Chile yang menempati posisi belakang. Striker tim nasional Elie Aiboy pun akan dimasukkannya sebagai starter jika siap tampil.

Manajemen PSMS menyebutkan bahwa Elie akan tiba Senin (24/11) siang ini. Kehadiran Elie sangat diharapkan menambah daya serang Ayam Kinantan. Manajemen juga membenarkan bahwa posisi Erick akan digantikan oleh Luciano Leandro asal Brazil yang turut menyaksikan laga PSMS versus Persita kemarin di Stadion Teladan.

Tapi Erick tetap memimpin PSMS menghadapi Persiraja. Ini merupakan pergantian pelatih kedua kalinya bagi PSMS, yang di awal kompetisi juga sudah melengserkan Iwan Setiawan.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Copa Indonesia menyebutkan laga PSMS melawan Persiraja digelar mulai pkl 15:30. Tiket tribun terbuka Rp20.000, tertutup Rp30.000 dan VIP
Rp45.000.

PSMS Pecat Eric Williams

Tunjuk Luciano Leandro
PSMS Pecat Eric Williams
PSMS Medan memutuskan memecat Pelatih Eric Williams. Sebagai ganti, pengelola PSMS menunjuk Luciano Leandro. Dengan dipecatnya Eric, pelatih asal Australia ini menjadi korban kedua di tubuh Ayam Kinantan.

Sebelumnya, manajemen PSMS telah memecat Iwan Setiawan pada pertengahan putaran pertama. Pemecatan itu dilakukan setelah keduanya dianggap gagal mengangkat performa Ayam Kinantan.

Luciano akan mulai menukangi PSMS pada putaran kedua. Mantan pemain Persija Jakarta ini akan mulai melatih Affan Lubis dkk seusai pertandingan kandang Piala Indonesia melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Teladan, Selasa (25/11). Luciano mulai kemarin sudah tiba di Medan. Mantan Pelatih Persema Malang ini sudah melihat langsung skuad PSMS dan pemain seleksi, Sabtu (22/11).

”Dia dipilih bukan karena pengalaman atau nama besar, tapi bisa membawa tren positif yang ada pada dirinya. Inilah yang diharapkan darinya,” kata Media Officer PSMS Medan Abdi Panjaitan di Stadion Pardede, Medan,kemarin. Pelatih asal Brasil ini dikontrak dengan durasi setengah musim. Selanjutnya, apabila menunjukkan peningkatan akan dilanjutkan.

”Saya akan lihat dan bicara dengan pemain lagi. Ke depan, saya akan bekerja untuk memberikan terbaik buat tim,” kata Luciano. Luciano mengaku perlu beradaptasi lagi dengan tim PSMS. Selain itu, dia membutuhkan komunikasi dan tidak mungkin melihat pemain dalam satu hari. Sementara itu, Eric mengatakan akan kembali ke akademi seusai menukangi PSMS di laga Piala Indonesia.

”Saya hanya mengani tim sampai Piala Indonesia dan setelah itu kembali menangani akademi. Hal ini juga berdasarkan kesepakatan dengan manajemen tim,” tandasnya. Dalam seleksi kemarin pemain yang masih dipertahankan antara lain Johanes, Michael Nere, Ashar Ilyas, Eka, Budi Wahyudi, Ahmad Sholeh, Mahendra, Komang Adnyana, Andika Yuda, Zadric Simic, Mauro Pinto, dan Alejandro Cordozo.
[sindo]

Saturday, November 22, 2008

PSMS Pulangkan Satu Pemain Seleksi


PSMS Pulangkan Satu Pemain Seleksi

Dari delapan pemain asing yang telah mengikuti seleksi sejak tanggal 17 Nopember kemarin, salah satunya telah dipulangkan dari seleksi pemain. Dia adalah Leo Chiteschu, mantan pemain Persib Bandung ini menurut pelatih Erick William, belum memenuhi criteria yang diinginkannya.

Saat ini, tinggal tujuh pemain yang masih mengikuti seleksi, tiga dari Amerika Latin, yakni Brasil, Argentina, dan Uruguay. Sedang dua lagi dari Afrika, dan dua dari Kroasia, nasib ketujuh pemain ini akan berakhir pada Senin (24/11) mendatang.

Erick juga mengatakan, jika sampai tanggal 24 Nopember belum mendapatkan pemain yang dinginkannya, ia akan kambali menggelar seleksi pemain. “Sampai saat ini kualitas pemain yang ikut seleksi menurut saya biasa-biasa saja, dan mungkin besok sudah ada yang pulang,” kata Erick kepada antvsports.com.

Pelatih bule ini mengungkapkan tidak ingin terburu-buru dalam memutuskan pemain yang akan direkrut. Dia mengatakan, akan menyeleksi secara benar-benar agar tidak mengecewakan, dan bisa membawa tim Ayam Kinantan lebaih berprestasi.

Besok Sore, PSMS Gelar Ujicoba

Fri, 21 Nov 2008 16:44

Besok Sore, PSMS Gelar Ujicoba

Kalau tak ada aral melintang, rencananya besok sore (22/11) tim PSMS Medan akan melakukan partai ujicoba melawan salah satu tim angkatan Medan, di komplek Pardede Medan. Hal itu dikatakan Erick William, pelatih tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Menurut Erick, partai ujicoba besok dilakukan untuk mengetahui kualitas pemain asing yang kini sedang mengadu nasib bersama PSMS. “Besok kami rencananya akan ujicoba bersama tim tentara, tapi saya tidak tahu nama timnya. Ujicoba ini untuk melihat kualitas sesungguhnya para pemain asing yang saat ini sedang seleksi,” kata Erick, kepada antvsports.com.

Pada seleksi putaran kedua musim ini, Erick mengatakan tak ingin asal ambil pemain asing. Karena menurutnya, pemain asing yang memperkuat PSMS pada putaran pertama dinilai kurang memberikan konstribusi sehingga prestasi tim buruk.

Besok Sore, PSMS Gelar Ujicoba

Fri, 21 Nov 2008 16:44

Besok Sore, PSMS Gelar Ujicoba

Kalau tak ada aral melintang, rencananya besok sore (22/11) tim PSMS Medan akan melakukan partai ujicoba melawan salah satu tim angkatan Medan, di komplek Pardede Medan. Hal itu dikatakan Erick William, pelatih tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Menurut Erick, partai ujicoba besok dilakukan untuk mengetahui kualitas pemain asing yang kini sedang mengadu nasib bersama PSMS. “Besok kami rencananya akan ujicoba bersama tim tentara, tapi saya tidak tahu nama timnya. Ujicoba ini untuk melihat kualitas sesungguhnya para pemain asing yang saat ini sedang seleksi,” kata Erick, kepada antvsports.com.

Pada seleksi putaran kedua musim ini, Erick mengatakan tak ingin asal ambil pemain asing. Karena menurutnya, pemain asing yang memperkuat PSMS pada putaran pertama dinilai kurang memberikan konstribusi sehingga prestasi tim buruk.

Ayam Kinantan kembali ke Teladan


21psmscopa.jpgMEDAN - Setelah hampir enam bulan PSMS Medan 'melanglang buana', tim berjulukan Ayam Kinantan itu termotivasi saat kembali ke kandang di Stadion Teladan, Selasa (25/11) menghadapi Persiraja Banda Aceh dalam first leg babak 48 besar Copa Indonesia.

Pelatih Erick Williams pun berkonsentrasi penuh memoles taji Ayam Kinantan di hadapan ribuan pendukungnya. Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Copa Indonesia H. Wahyu Wahab pun berharap, PSMS dapat mencapai prestasi lebih baik pada putaran kedua Liga Super Indonesia yang dijadwalkan bergulir 4 Januari mendatang.

Wahab juga minta, kesempatan yang diberikan sebagai tuan rumah akan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Namun tanpa dukungan masyarakat khususnya 'penggila bola' kota Medan dan Sumatera Utara, sulit mencapai dua sukses, yakni sukses prestasi dan sukses sebagai tuan rumah.

Pada Selasa (25/11) mendatang, juga digelar laga PSMS U-21 melawan Persita Tangerang. Dikatakannya, pintu stadion di tribun terbuka, tertutup dan tribun utama sudah dibuka sejak pukul 14.00 WIB. Partai pertama digelar pukul 15.00 WIB dilanjutkan laga kedua pada 16.15 WIB.

Panpel memperketat penonton masuk ke Stadion Teladan. Lima pintu termasuk tribun utama masing-masing akan dijaga pihak keamanan bersama petugas tiket. "Kita tidak menerima segala jenis kartu untuk menonton gratis, Panpel telah menyiapkan id card bagi wartawan peliput yang terlebih dulu menunjukkan kartu identitasnya.

"Sudah saatnya masyarakat bersikap profesional. Dengan sikap profesional berarti turut membantu PSMS dalam meraih dua sukses prestasi dan tuan rumah," jelas Wahab.

5 nama mencuat jadi ketum PSMS

MEDAN - Lima nama menjelang rapat kerja klub PSMS Medan awal Januari 2009, mencuat menjadi bakal calon Ketua Umum PSMS periode 2009-2013 menggantikan Drs H Abdillah Ak MBA.

Kelima nama tersebut selama ini sudah cukup dikenal di kalangan PSMS Medan dan mereka juga telah banyak berbuat demi kemajuan klub kebanggaan masyarakat Sumut dan Medan tersebut.

Ir H Isman Nuryadi bersama tokoh muda olahraga Ijeck, Julius Raja SE, Drs H Darwin Syamsul dan Dimardi Abbas, sampai Jumat (21/11), paling menonjol disebut-sebut layak memimpin Ayam Kinantan selama empat tahun ke depan.

Namun dari rapat pengurus PSMS di aula Pemko Medan, tiga nama lagi seperti Ketua Komisi DPR RI VIII Drs H Hasrul Awar MM, Ketua Komisi III DPRRI Trimedia Panjaitan SH bersama Ketua Komisi A DPRD Medan H Hardi Mulyono SE MAP juga menyusul disebut.

Salah seorang pengurus PSMS, Drs Azam Nasution MAP ketika dikonfirmasi usai rapat pengurus mengakui, banyaknya figur-figur Ketua Umum PSMS menjadi bukti PSMS masih digandrungi masyarakat Sumut dan Medan.

Dia juga mengisyaratkan nama Walikota Medan Drs H Afifuddin MSi juga berpeluang menjadi Ketua Umum, karena Ketua I PSMS itu juga figur yang layak memimpin PSMS.

Rekannya, Julius Raja SE menilai dirinya belum pantas memikul pucuk pimpinan PSMS karena masih banyak sosok yang lebih pantas. Namun Raja dan Azam menekankan, untuk menjadi seorang Ketua Umum PSMS harus memiliki dedikasi tinggi terhadap PSMS, mampu merangkul pihak penyandang dana maupun sponsor serta memiliki waktu luang.

Menanggapi dua nama yang merupakan Ketua VIII dan III DPRRI seperti Hasrul Azwar dan Trimedia Panjaitan, menurut Azam dan Raja tidak ada masalah kalau keduanya mampu menyisihkan waktunya untuk PSMS kendati berdomisili di Jakarta.

Dalam rapat yang dipimpin oleh ketua rapat kerja klub PSMS H Hardi Mulyono, diputuskan setiap klub harus menyerahkan struktur kepengurusannya kepada panitia hingga batas waktu 30 November mendatang.

"Bagi peserta rapat kerja yang diakui adalah yang memiliki mandat dari klubnya dan tercantum dalam susunan pengurus klub yang diwakilinya," sebut Raja.

Wednesday, November 19, 2008

PSMS Terancam Gagal Pakai Manahan

PSMS Terancam Gagal Pakai Manahan
Proses renovasi yang baru mencapai 50 persen, membuat keinginan PSMS Medan menjadikan Stadion Manahan, Solo, sebagai hombase mereka di putaran kedua Liga Super Indonesia terancam gagal.

Putaran kedua sendiri baru digelar awal Januari tahun depan sesuai jadwal yang dirilis Badan Liga Indonesia.

Kepastian itu pun disampaikan langsung konsultan pengawas renovasi Stadion Manahan, Nanang Waluyo, yang menyatakan seluruh proyek renovasi sudah harus kelar pada 18 Desember 2008.

PSMS sendiri baru akan menggunakannya bulan Januari yang sedianya akan memainkan sembilan laga.

"Untuk target selesai, kami tak masalah. Hanya dalam perawatan rumput yang telah kami tanami benih, harus dijaga dan tak boleh dipaksakan untuk dipakai agar tak rusak,'' ujar Nanang.

Rumput yang digunakan sendiri berasal dari suplayer Batam berjenis Dactylon Cynordon (rumput bermuda).

"Rumput ini butuh waktu sekitar 3-4 bulan. Jika selesai Desember sesuai perjanjian, maka sekitar Maret atau April baru bisa dipakai,'' tambahnya.

Sementara itu bila dipastikan gagal memakai Manahan, PSMS kabarnya telah mengincar tiga stadion baru yakni, Stadion Cilegon, Banten, Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK), Jepara dan Stadion Maguwoharjo, Sleman.

"Masalahnya, Stadion Maguwoharjo tidak dilengkapi lampu. Tapi yang jelas, kami masih menunggu kepastian jadwal dari BLI dulu," terang Penasehat Teknis PSMS, Hendri. [bb]

PSMS Gelar Seleksi Pemain Satu Minggu

PSMS Gelar Seleksi Pemain Satu Minggu

Setelah mendepak dua belas pemainnya, tim PSMS Medan akhirnya menggelar seleksi sejak Senin (17/11) di komplek Pardede, Medan. Menurut Sihar Sitorus, Manajer PSMS Medan, seleksi pemain ini akan berakhir pada tanggal 24 Nopember, Senin depan.

“Kami hanya akan menggelar seleksi pemain selama satu minggu saja, itupun hanya pemain undangan saja yang akan kami seleksi. Jujur saja saya tidak mau kecolongan soal pemain asing lagi seperti pada putaran pertama lalu,” kata Sihar, kepada antvsports.com.

Sementara itu dari dua belas pemain yang terdepak tersebut, Patricio Jemines tampaknya, salah satu pemain asing yang kini tengah giat mencari klub baru. “Saya sudah dilepas PSMS dan sedang bebas, saya berharap segera dapat klub sebelum putaran kedua dimulai,” kata Jemines.

Dua belas pemain yang terdepak dari tim Ayam Kinantan tersebut adalah sebagai berikut; Patricio Antonio Jimenez, Andrie Yoga, Andriansyah, Muklis, Hendra, Ronny Prowanda, Ekhwan Roy, Bambang Tri Sanjaya, Sugianto, Fabricio, Tegao, dan Makinwa. (Krisminarti)

Tuesday, November 18, 2008

PSMS seleksi pemain baru


psms_logo.jpgMEDAN - PSMS Medan mulai melakukan seleksi terhadap pemain baru untuk mempersiapkan diri hadapi putaran kedua Djarum Indonesia Super League Januari 2009 mendatang. Seleksi mulai digelar di stadion Dr TD Pardede Jalan Binjai Medan, Senin (17/11).

Manajemen PSMS seusai putaran pertama DISL telah mencoret tiga pemain asingnya dan sejumlah pemain lokal yang selama ini tidak mampu menjadi kontribusi tim.

Kini tim Ayam Kinantan mengundang tujuh pemain asing dan empat di antaranya asal Brazil dan Uruguay masing-masing Fernando Vandez, Mauro Pinto, Alejandro Cardozo dan Leo Cikescho. Juga berkisar 40 pemain lokal yang umumnya asal Indonesia Timur di antaranya empat mantan pemain PON Papua Michael Roro, Torbian, Johannnes Cho dan Erdi.

Pada seleksi tersebut, para pemain dinilai oleh tim penilai yang terdiri dari pelatih Erick William, Rudi Saari, Mardianto dan direktur teknik tim PSMS Parlindungan Siagian.

Selain seleksi pemain baru, Erick William dan kawan-kawan juga mempersiapkan timnya tampil pada Copa Indonesia yang akan menghadapi Persiraja Banda Aceh di stadion Teladan 25 Nopember mendatang.

Menurut Erick, soal siapa pemain baru yang terpilih tergantung kepada tim penilai setelah melihat kemampuan dan kualitas yang bersangkutan.

Pada putaran kedua DISL mendatang, PSMS akan berusaha sekuat tenaga untuk menghindar dari zona degradasi, karena target sejak awal adalah terhindar dari degradasi pada ajang sepak bola bergengsi di Tanah Air ini.

Sampai dengan pertandingan terakhir putaran pertama, M Affan Lubis Cs berada pada peringkat ke-17 klasemen sementara, di atas Deltras Sidoarjo dengan nilai 11dari 17 kali main, satu kali menang, delapan kali seri dan delapan kali kalah.

Pemain yang dipertahankan Erick umumnya merupakan pemain inti di antaranya Patricio Jiminez, Zada, Fadli Haririr, Aun Carbini, M Affan Lubis, Ghali Sudaryanto, Rahmat Affandi. Kemarin sore, mereka juga ikut berlatih di stadion Kebun Bunga Medan.

Latihan perdana tanpa legiun asing

MEDAN - Latihan perdana PSMS Medan setelah istirahat dua pekan semenjak berakhirnya putaran pertama Liga Super 2008, tanpa kehadiran lima legiun asing di Stadion DR TD Pardede, Jl Binjai Medan, Jumat (14/11).

Para pemain lokal terlihat hadir mengikuti latihan yang langsung dipimpin pelatih Erick Williams. Ketidakhadiran para pemain asing tersebut mempertegas manajemen akan mengganti tiga dari lima pemain asing yang dimiliki saat ini.

Latihan perdana pagi itu dipimpin Williams yang didampingi Rudi Saari dan Mardianto menyuguhkan latihan fisik. Di samping itu, mereka juga melakukan latihan shooting, termasuk latihan sore harinya di Stadion Kebun Bunga Medan.

Lengkapnya para pemain lokal itu dinilai penonton yang hadir sepertinya tidak menunjukkan ada perombakan. Namun baik pelatih maupun manajemen PSMS tidak menjelaskan tentang adanya pergantian pemain tersebut.

Baik Williams maupun Rudi menjelaskan, PSMS akan lebih memfokuskan latihannya pada persiapan menghadapi Copa Indonesia melawan Persiraja Banda Aceh, 25 November mendatang.

Williams mengatakan akan tetap menurunkan pemain yang selama ini diturunkan dalam laga Liga Super 2008, sebab keikutsertaan PSMS dalam Copa Indonesia sebagai ajang untuk melihat kemampuan anak asuhnya agar tidak jauh ketinggalan dengan pemain tim lain.

Ajang Copa Indonesia ini, katanya juga guna mengevaluasi permainan para pemain sebelum melanjutkan laga kompetisi Liga Super. Asisten pelatih Rudi Saari menegaskan, Ayam Kinantan tidak mau mengambil resiko dan tetap menurunkan tim terbaik saat menghadapi tim divisi utama PSSI itu.

Diakuinya, timnya menargetkan meraih kemenangan pada pertemuan pertama di kandang sendiri untuk melapangkan jalan menuju putaran berikutnya. "Meski yang kami hadapi tim divisi utama, kami tetap fight dan tidak ingin ambil resiko," kata Rudi.

Soal target di ajang Copa Indonesia musim ini, Williams dan Rudi belum berani memberi janji kecuali berjuang keras untuk mendapatkan hasil terbaik.

Pemain pasrah didepak

MEDAN - Para pemain PSMS Medan menyatakan ikhlas dan pasrah menerima kenyataan, apabila harus hengkang akibat didepak manajemen dari skuad Ayam Kinantan di Liga Super 2008.

"Kami tidak akan ngotot untuk tetap bertahan, karena sadar akan kemampuan kami," ujar beberapa pemain yang dihubungi di Medan, Jumat (14/11), menanggapi adanya ancaman didepak manajemen.

Para pemain tidak menampik, prestasi PSMS saat ini sedang kritis dan terancam degradasi. Namun mereka sebenarnya masih ingin bertahan, tapi kalau manajemen sudah tidak memerlukan tenaganya, mereka pun pasrah.

Dikabarkan, manajemen PSMS akan mengontrak tiga pemain asing untuk memperkuat tim pada putaran kedua Liga Super 2008 dan mengganti tiga pemain yang ada demi mendongkrak peringkat agar tidak terperosok pada jurang degradasi.

Pihak pelatih sudah mengajukan permintaan merekrut tiga pemain asing dan beberapa pemain lokal. "Kita sudah mendapatkan laporan dari pelatih bahwa untuk memperbaiki peringkat harus ditambah pemain asing di lini depan dan belakang," kata sumber.

Menurutnya, tiga pemain asing sebelumnya di luar Patricio 'Pato' Jimenez dan Leonardo Zada akan angkat koper karena manajemen tidak memperpanjang kontrak mereka sehubungan permainannya tidak maksimal selama putaran pertama.

Manajemen juga diimbau mencari pemain belakang untuk memperkuat tim, karena Pato sering kecolongan. Pernyataannya itu terkait evaluasi putaran pertama, tim menempati peringkat papan bawah (urutan ke-17) klasemen Liga Super 2008.

Meski manajemen telah memecat Iwan Setiawan dan menunjuk Erick Williams sebagai pelatih, hal itu tetap tidak berpengaruh banyak. Pemain di lini tengah sebenarnya juga belum menunjukkan kinerja maksimal, demikian halnya pada penyerang yang masih mandul.

Thursday, November 13, 2008

Cristian Gonzales Diskorsing Satu Tahun

JAKARTA, RABU - Striker Persik Kediri, Cristian Gonzales, dihukum skorsing satu tahun tidak boleh berlaga di semua kompetisi di Indonesia. Hukuman itu diumumkan Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca IP Pandjaitan, Rabu (12/11), melalui situs resmi PSSI (www.pssi-football.com).

Selain diskorsing satu tahun, striker asal Uruguay itu juga didenda Rp 75 juta. Hukuman ini berlaku sejak 11 November 2008, tanggal diputuskannya sanksi tersebut.

Hukuman Komdis diputuskan, Selasa lalu, tetapi baru diumumkan Rabu ini. Komisi Disiplin PSSI menyatakan, Gonzales bertingkah laku buruk memukul pemain PSMS Medan, Erwinsyah, usai partai Persik versus PSMS Medan pada Djarum Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Brawijaya, Kediri, 26 Oktober lalu.

Dua pemain Persik lainnya, Legimin Raharjo dan M Yusuf, juga terkena hukuman. Keduanya diskorsing tiga bulan karena tidak memberikan keterangan sebenarnya di persidangan Komisi Disiplin PSSI terkait kasus Gonzales.

Selain menjatuhkan sanksi pada tiga pemain Persik itu, Komdis juga menghukum beberapa pengurus klub Liga Super Indonesia. Penanggungjawab personel dan administrasi PSMS, Sarluhut Napitupulu, diskorsing tidak boleh aktif dalam kegiatan sepakbola di Tanah Air selama dua tahun. Ia dinilai bertingkah laku buruk melecehkan BLI dan Komdis PSSI melalui media massa tanpa didukung bukti kuat.

Hukuman skorsing dua tahun juga dijatuhkan Komdis pada Ketua Umum Persibom Bolaang Mongondow dan Ketua Umum Persis Solo. Keduanya dianggap bertanggungjawab atas pengunduran klub masing-masing dari ajang Copa Dji Sam Soe 2008. Dalam siaran persnya, Komdis tidak menyebut nama Ketua Umum Persibom dan Ketua Umum Persis.

Tiga klub masing-masing diganjar denda Rp 10 juta, yakni Persih Tembilahan, Persisam Samarinda, dan Persiraja Banda Aceh. Denda Persih diijatuhkan terkait lima kartu kuning yang dikantongi pemainnya pada satu pertandingan. Adapun denda Persisam dan Persiraja diputuskan terkait kericuhan suporter mereka.

Suporter Persisam melakukan pelemparan ke tengah lapangan saat klub mereka menjamu Persih, 1 November lalu. Hal serupa dilakukan suporter Persiraja saat klub menjamu Persikab Kabupaten Bandung, pada hari yang sama

Cristian Gonzales Diskorsing Satu Tahun

JAKARTA, RABU - Striker Persik Kediri, Cristian Gonzales, dihukum skorsing satu tahun tidak boleh berlaga di semua kompetisi di Indonesia. Hukuman itu diumumkan Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca IP Pandjaitan, Rabu (12/11), melalui situs resmi PSSI (www.pssi-football.com).

Selain diskorsing satu tahun, striker asal Uruguay itu juga didenda Rp 75 juta. Hukuman ini berlaku sejak 11 November 2008, tanggal diputuskannya sanksi tersebut.

Hukuman Komdis diputuskan, Selasa lalu, tetapi baru diumumkan Rabu ini. Komisi Disiplin PSSI menyatakan, Gonzales bertingkah laku buruk memukul pemain PSMS Medan, Erwinsyah, usai partai Persik versus PSMS Medan pada Djarum Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Brawijaya, Kediri, 26 Oktober lalu.

Dua pemain Persik lainnya, Legimin Raharjo dan M Yusuf, juga terkena hukuman. Keduanya diskorsing tiga bulan karena tidak memberikan keterangan sebenarnya di persidangan Komisi Disiplin PSSI terkait kasus Gonzales.

Selain menjatuhkan sanksi pada tiga pemain Persik itu, Komdis juga menghukum beberapa pengurus klub Liga Super Indonesia. Penanggungjawab personel dan administrasi PSMS, Sarluhut Napitupulu, diskorsing tidak boleh aktif dalam kegiatan sepakbola di Tanah Air selama dua tahun. Ia dinilai bertingkah laku buruk melecehkan BLI dan Komdis PSSI melalui media massa tanpa didukung bukti kuat.

Hukuman skorsing dua tahun juga dijatuhkan Komdis pada Ketua Umum Persibom Bolaang Mongondow dan Ketua Umum Persis Solo. Keduanya dianggap bertanggungjawab atas pengunduran klub masing-masing dari ajang Copa Dji Sam Soe 2008. Dalam siaran persnya, Komdis tidak menyebut nama Ketua Umum Persibom dan Ketua Umum Persis.

Tiga klub masing-masing diganjar denda Rp 10 juta, yakni Persih Tembilahan, Persisam Samarinda, dan Persiraja Banda Aceh. Denda Persih diijatuhkan terkait lima kartu kuning yang dikantongi pemainnya pada satu pertandingan. Adapun denda Persisam dan Persiraja diputuskan terkait kericuhan suporter mereka.

Suporter Persisam melakukan pelemparan ke tengah lapangan saat klub mereka menjamu Persih, 1 November lalu. Hal serupa dilakukan suporter Persiraja saat klub menjamu Persikab Kabupaten Bandung, pada hari yang sama

Mahyadi Bertahan, Gonzales Pikir-Pikir

Kondisi mayoritas klub Superliga sedang "sekarat" akibat krisis finansial, Mahyadi Panggabean memutuskan bertahan di Persik, namun tidak demikian dengan bomber Crhistian Gonzales.

Oleh Yuslan Kisra

Gelandang Persik Kediri asal Medan Mahyadi Panggabean memastikan diri tetap bertahan di Macan Putih, menyusul kebijakan manajemen menerapkan pemotongan pembayaran gaji hingga 60 persen kepada semua pemain dan pelatihnya, akibat krisis finansial.

"Ini memang keputusan yang sulit. Tapi harus saya terima, setelah mempertimbangkan banyak hal. Untuk itu, saya pastikan tetap bertahan," katanya kepada wartawan ditemui usai mengikuti sesi latihan rutin di Stadion Brawijaya, Kediri, kemarin.

Ditambahkannya, usai menerima penyampaian manajemen mengenai rencana pemotongan gaji itu dirinya sempat berpikir untuk hengkang ke tim lain. Terlebih karena beberapa tim ada yang menawarinya untuk bergabung.

"Tapi kondisi mayoritas tim di tanah air sedang sulit, jadi mau gimana lagi. Kita memang harus menerima kenyataan," katanya. "Meski tawaran dari klub lain juga ada, namun saya yakin kondisinya pasti kurang lebih sama. Maka dari itu lebih baik kita selesaikan dulu kontrak yang masih ada."

Berbeda dengan Mahyadi, striker andalan Christian Gonzales belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kebijakan manajemen Persik tersebut. Bomber haus gol itu mengaku masih pikir-pikir, meski pada sesi latihan kemarin ia ikut bergabung dengan rekan-rekannya yang menyatakan tetap bertahan di Persik.

Belum adanya kepastian dari Gonzales ini bisa jadi karena ia memang sedang terlibat pembicaraan dengan sejumlah tim kontestan Superliga 2008/09. Di antaranya Persib Bandung dan Deltras Sidoarjo. Bahkan klub terakhir telah mengklaim tinggal selangkah lagi mendapatkan tanda tangan bomber asal Uruguay itu.

Jamu Persiraja, PSMS Berharap Tampil Di Teladan

Cukup lama terusir dari kandangnya, manajemen PSMS Medan berharap bisa tampil di hadapan publiknya saat menjamu Persiraja Banda Aceh di ajang Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008.


Oleh Yuslan Kisra

Manajer PSMS Medan Sihar Sitorus menyatakan pihaknya berharap bisa tampil dihadapan publiknya saat menjamu Persiraja Banda Aceh, di leg pertama babak 48 besar turnamen Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008, di Stadion Teladan, Medan, 25 November mendatang.

Maklum saja masih kata Sihar, karena Ayam Kinantan sudah cukup lama terusir dari kandangnya, akibat home basenya dianggap tidak layak oleh Badan Liga Indonesia (BLI) untuk menggelar pertandingan Superliga. Sehingga dipastikan pendukung setianya sudah sangat merindukan PSMS kembali tampil di Medan.

"Kami memang berharap demikian, meski masih harus melakukan sedikit pembenahan agar stadion itu bisa diterima BLI. Semoga saja pada laga melawan Persiraja nanti tidak sampai diguyur hujan. Takut lapangannya tergenang sehingga tidak bisa digunakan," tutur Sihar kepada GOAL.com ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (10/11) malam.

Masih kata pria yang juga direktur utama PT Togos Gopas, selaku pengelolah PSMS Medan, jika saja BLI kembali tidak membolehkan PSMS tampil di Stadion Teladan, pihaknya akan mengajukan stadion alternatif yang tidak jauh dari Kota Medan. Hal itu agar mudah dijangkau pendukung setia PSMS.

"Sampai saat ini kami memang belum menyiapkan stadion alternatif. Sebab besar harapan kami bisa diberikan izin tampil di Stadion Teladan. Apalagi karena ini sifatnya turnamen yang tentunya tidak menyamai pertandingan Superliga," pungkas Sihar.

Wednesday, November 12, 2008

Pemain digenjot latihan fisik

MEDAN - Para pemain PSMS Medan akan digenjot latihan fisik di awal latihannya pada Jumat (14/11) pagi dan sore di Stadion DR TD Pardede dan Kebun Bunga Medan menjelang laga menghadapi Persiraja Banda Aceh dalam leg pertama Copa Indonesia 2008 di Stadion Teladan Medan, 25 November mendatang.

Asisten pelatih PSMS Rudi Saari di Medan, Selasa (11/11) menyebutkan, seluruh punggawa Ayam Kinantan harus digembleng fisik sebelum bertanding melawan Persiraja, sebab pasca dijamu Persik Kediri dalam Liga Super 2008 Oktober lalu masa rehat pertandingan cukup panjang.

"Latihan yang bakal dilahap pemain minggu ini memang difokuskan pada latihan fisik. Salah satu kendala yang harus dibenahi di antaranya fisik, sehingga harus diberi porsi khusus sebelum latihan teknik dan strategi bertanding," kata Rudi.

Target yang diusung untuk laga home nanti adalah poin penuh sehingga persiapan harus matang baik fisik, mental, strategi maupun teknik. Rudi mengakui, PSMS tidak akan melepas kesempatan berprestasi di ajang Copa yang sudah mulai bergulir.

"Prioritas utama kita memang Liga Super, tetapi timnya tetap berkonsentrasi menghadapi pertandingan Copa Indonesia. Target kita di Copa minimal masuk babak 16 besar, sehingga kami harus menyingkirkan dua tim penantang lebih dulu," terang Rudi lagi.

Namun putra almarhum Saari yang juga mantan pemain PSMS dan PSSI itu tidak menyebut berapa jumlah gol yang harus dicetak pada laga pertama di Medan. "Kalau di kandang, kita harus menang dengan gol yang cukup agar beban pada pertandingan kedua di Banda Aceh tidak terlalu berat," katanya menegaskan.

Menyinggung Persiraja, asisten pelatih yang turut sukses mengantar PSMS menjadi runner-up Liga Indonesia 2007 mengatakan, timnya tidak akan memandang rendah atau meremehkan tim lawan walau setingkat di bawah mereka.

Wednesday, November 5, 2008

PSMS coret 10 pemain

MEDAN - Walau belum bersedia menyebutkan naman, Manajer PSMS Medan Sihar Sitorus memastikan bakal mencoret 10 pemain dalam melakukan persiapan di putaran kedua Superliga 2008/2009.

"Hasil evaluasi yang kami lakukan, ada 10 pemain yang akan dicoret baik itu pemain asing maupun lokal. Mengenai nama-namanya nanti saja setelah kami umumkan secara resmi dalam waktu dekat. Tentu tidak etis disampaikan sekarang," katanya, Senin (10/11).

Meski demikian, Sihar sempat memberikan bocoran mengenai pemain yang akan segera cabut. Selain itu, tiga legiun asingnya dipastikan masuk "kotak" karena sudah dipulangkan, yaitu Henri Makinwa, Anderson Tegao dan Fabricio Bastos.

Saat ini, lanjut Sihar, PSMS tinggal memiliki dua pemain asing yakni Leonardo Martin "Zada" Dinelis dan Patricio Jimenez. Meski demikian, ia pun tidak bisa memastikan kedua pemain asing yang tersisa itu tetap aman hingga putaran kedua nanti.

"Yang pasti kami coret mereka yang selama putaran pertama lalu jarang tampil maupun diajak dalam tur. Silahkan Anda tebak sendiri," kata Sihar sembari menambahkan pencoretan itu dilakukan demi meningkatkan performa tim.

Berharap Teladan
Cukup lama terusir dari kandangnya, manajemen PSMS berharap bisa tampil di hadapan publiknya saat menjamu Persiraja Banda Aceh di leg pertama babak 48 besar ajang Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008 pada 25 November mendatang.

Direktur Utama PT Togos Gopas yang juga pengelola PSMS Medan itu menambahkan, bila BLI kembali tidak membolehkan PSMS tampil di Stadion Teladan, pihaknya akan mengajukan stadion alternatif yang tidak jauh dari Kota Medan agar mudah dijangkau pendukung setia PSMS.