Tuesday, February 20, 2018

PSMS SEDANG MENCARI PEMAIN MUDA


Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman mengaku kini fokus mendatangkan tiga pemain muda untuk menyesuaikan regulasi Liga 1 2018 yang mewajibkan setiap klub memiliki tujuh penggawa berusia di bawah 23 tahun. Skuat PSMS kini sedang diliburkan setelah tampil di perebutan peringkat tiga Piala Presiden akhir pekan kemarin. Mereka akan kembali memulai latihan besok sebagai persiapan menghadapi Liga 1 yang direncanakan bergulir pada 10 Maret. Djadjang mengungkapkan, pemain muda di bawah usia 23 tahun sangat dibutuhkan PSMS, mengingat saat ini Ayam Kinantan hanya punya empat saja, yakni Frets Butuan, Firzha Andika, Fredyan Wahyu dan M Alwi.

Renovasi Stadion Teladan Medan Hampir Rampung


Stadion Teladan Medan sudah hampir rampung direnovasi. Sejumlah infrastruktur dan fasilitas pendukung lapangan yang bakal digunakan untuk kompetisi Liga 1 itu sudah terpasang. “Sudah ada pemasangan lampu sebanyak 800 bola lampu, pemasangan AC, kemudian penyaringan air,” ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan HM Husni, Minggu (18/2). Husni mengklaim semua proses pemasangan perlengkapan untuk kebutuhan stadion sudah hampir selesai. Dia mengaku optimis pekerjaan renovasi Stadion Teladan dapat diselesaikan tepat waktu, meski sebelumnya tim verifikator menyatakan stadion tersebut belum laik untuk menggelar pertandingan Liga 1. Pihaknya memperkirakan progres pengerjaannya saat ini sudah mencapai 85 persen, dan tinggal finishing dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan saja. “Ya, tinggal penghijauan saja. Yang lainnya tinggal sedikit-sedikit lagi. Saya yakin selesai sesuai waktunya,” ucap Husni. Renovasi stadion yang dioperasi sejak tahun 1953 dilakukan melibatkan oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang, Dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Pemuda dan Olahraga. Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebelumnya mengaku optimis Stadion Teladan dapat dipergunakan sebagai home base PSMS Medan untuk menggelar pertandingan Liga 1 2018. Sebab, satu-persatu catatan yang diberikan Tim Verifikasi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah dipenuhi.

Monday, February 19, 2018

Fantastis, Hasil Penjualan Tiket Piala Presiden Mencapai Rp20 Miliar


Animo masyarakat Indonesia terhadap Piala Presiden 2018 sangat luar biasa. Hal tersebut terbukti dari penjualan tiket. Sudah 31 hari turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia berjalan. Menurut Ketua Steering Committee Piala Presiden, Maruarar Sirait, pendapatan yang diperoleh dari penjualan tiket selama kompetisi berlangsung adalah Rp 20 miliar. "Selama 31 hari kompetisi berlangsung, pemasukan dari tiket adalah sebesar Rp 20.299.447.000," ucap Maruarar Sirait sebelum kick-off partai final di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Khusus untuk laga puncak antara Persija Jakarta dan Bali United, seperti dikutip BolaSport.com, pemasukan dari tiket mencapai Rp 5 miliar. "Luar biasa antusiasme penonton final Piala Presiden 2018. Mereka yang hadir dan membeli tiket berjumlah 68.272 orang," kata Ara, sapaan Maruarar Sirait. Tak hanya jumlah penonton dan penghasilan tiket yang besar, Piala Presiden tahun ini juga ibarat pesta rakyat di Indonesia. Ara menyebut rata-rata seriap laga ditonton oleh 19.232 orang

18 Tim Peserta Liga 1 Indonesia 2018


Berikut 18 Tim Peserta Liga 1 Indonesia 2018 1. Bhayangkara FC 2. Bali United 3. PSM Makassar 4. Persija Jakarta 5. Madura United 6. Persipura Jayapura 7. Barito Putera 8. Borneo FC 9. Arema FC 10. Mitra Kukar 11. Sriwijaya FC 12. PS TNI 13. Persib Bandung 14. Persela Lamongan 15. Perseru Serui 16. Persebaya Surabaya 17. PSMS Medan 18. PSIS Semarang

Sunday, February 18, 2018

Penyerang PSMS MEDAN


Meski hanya sanggup menjadi juara empat di turnamen Piala Presiden 2018, para pendukung PSMS Medan boleh optimis dengan peluang klub kesayangan mereka di Liga 1 Indonesia 2018. Apalagi, tim asuhan pelatih Djadjang Nurdjaman ini sekarang diperkuat penyerang eksplosif, Sadney Urikhob. Pendatang baru di akhir tahun 2017 ini cukup mencuri perhatian dalam beberapa laga terakhir bersama PSMS. Di final juara tiga, ia terlihat berlari-lari lincah sambil sesekali memperlihatkan gerakan-gerakan berbahaya. Meskipun PSMS dihajar Sriwijaya FC dnegan skor 0-4, Urikhob adalah salah satu penggawa Ayam Kinantan dengan performa terbaik di laga tersebut. Sebelumnya, Urikhob telah memberikan salam perkenalan yang manis kepada para pencinta sepak bola Indonesia. Satu golnya ke gawang Persebaya Surabaya di babak perempat-final cukup membantu PSMS lolos ke semifinal. Bersama rekannya asal Pantai Gading, Wilfried Yessoh, Urikhob siap menebar ancaman bagi para pemain belakang klub-klub Liga 1 nantinya. Masuk ke Asia Tenggara lewat Thailand Pemain kelahiran Windhoek ini pada tahun lalu bergabung dengan klub Polisi Tero FC di kasta tertinggi Liga Thailand, Thailand Premier League (TPL). Kepindahannya itu sempat membuat heboh media-media sepak bola Negeri Gajah Putih, karena ia membelot dari klub peserta TPL lain, Power FC. Keputusannya terbilang tepat, karena Power FC yang sebelumnya dikenal sebagai Osotspa, ternyata mengalami kebangkrutan sehingga harus terdegradasi ke kasta keempat. Nasib sial itu merupakan yang kedua kalinya menimpa Urikhob. Sebelumnya, ia memperkuat Saraburi FC, klub yang juga harus menghentikan kegiatan operasionalnya akibat terkena krisis keuangan. Padahal ketika memperkuat Saraburi dan Power FC, aksi-aksi pemain kelahiran 19 Januari 1992 ini sempat memesona publik Thailand. Selama tiga tahun bermain di kasta teratas Thailand, pemain tim nasional Namibia ini telah mencetak dua puluh gol. Asia Tenggara memang menjadi tempat bertualang yang pas bagi penyerang sayap yang telah membela tim nasional Namibia sejak tahun 2011 ini. Sebelum datang ke Thailand, Urikhob hanya membela klub-klub di Afrika. Hingga musim 2014/2015, ia membela klub Civics FC yang berbasis di ibu kota Namibia, Windhoek. Sebelum itu, ia bermain untuk klub Afrika Selatan, Amazulu FC, meski terbilang kurang sukses. Urikhob juga tercatat pernah membela Ramblers dan Orlando Pirates Windhoek di Liga Namibia. Menariknya, Urikhob sepertinya merupakan talenta yang sangat dibanggakan oleh negaranya. Salah satu media di Namibia, yaitu Namibian Sun, selalu memuat cerita petualangan pemain ini di Asia Tenggara. Dari kisah sedihnya diputus kontrak oleh Saraburi dan Power FC, hingga suka citanya bergabung dengan PSMS Medan, semua terangkum di kolom-kolom situsweb Namibian Sun. “Seperti anak-anak Namibia pada umumnya, karier saya dimulai di jalan-jalan berdebu kota Windhoek,” tutur Urikhob seperti dikutip Namibian Sun. “Saat ini, saya sedang menjalani masa-masa menyenangkan di PSMS, klub bersejarah Indonesia. Saya akan menunjukkan kemampuan terbaik saya.

Friday, January 26, 2018

head-to-head PSMS vs Sriwijaya FC


Sriwijaya FC akan melakoni laga hidup mati melawan PSMS Medan dalam laga terakhir penyisihan Grup A Piala Presiden 2018. Duel akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (26/1/2018) pukul 15.30 WIB. Sriwijaya FC, yang baru mengantongi tiga poin, wajib meraih kemenangan. Hanya dengan tambahan tiga poin membuat peluang mereka lolos ke babak delapan besar terbuka lebar. Sementara itu, pekerjaan PSMS sedikit lebih ringan. Pasukan Djadjang Nurdjaman, yang sudah mengantongi enam poin, hanya butuh hasil imbang untuk memastikan diri menjadi juara grup dan meraih tiket perempat final. Sriwijaya FC bersaing ketat dengan Persib Bandung karena kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin. Sriwijaya FC unggul selisih gol atas tuan rumah yang akan melawan PSM Makassar pada Jumat malam ini. Jika menengok ke belakang, pertemuan kedua tim memang sudah sangat dirindukan oleh publik sepak bola Indonesia khususnya pulau Sumatera. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 2 Juni 2009, kala itu PSMS unggul 3-1. Kala itu gol PSMS dicetak oleh Mario Alejandro, Esteban Javier dan Leonardo Martins. Satu-satunya gol Sriwijaya FC dicetak oleh striker jangkung mereka, Ngon A Djam. Meski unggul dalam pertandingan terakhir, PSMS harus mengakui keunggulan Sriwijaya FC dalam tujuh pertemua mereka sejak 2007. Head-to-head kedua tim tercatat Sriwijaya FC meraih empat kemenangan, PSMS dua kali menang dan satu laga berakhir imbang. (Stefanus Aranditio) Berikut head-to-head PSMS vs Sriwijaya FC: 02/06/2009 - PSMS 3 – 1 Sriwijaya FC 01/11/2008 - Sriwijaya FC 2 – 0 PSMS 10/02/2008 - PSMS 1 – 3 Sriwijaya FC 16/01/2008 - Sriwijaya FC 2 – 2 PSMS 06/01/2008 - Sriwijaya FC 4 – 0 PSMS 22/12/2007 - PSMS 2 - 0 Sriwijaya FC 5/12/2007 - Sriwijaya FC 2 - 0 PSMS

head-to-head PSMS vs Sriwijaya FC:


Sriwijaya FC akan melakoni laga hidup mati melawan PSMS Medan dalam laga terakhir penyisihan Grup A Piala Presiden 2018. Duel akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (26/1/2018) pukul 15.30 WIB. Sriwijaya FC, yang baru mengantongi tiga poin, wajib meraih kemenangan. Hanya dengan tambahan tiga poin membuat peluang mereka lolos ke babak delapan besar terbuka lebar. Sementara itu, pekerjaan PSMS sedikit lebih ringan. Pasukan Djadjang Nurdjaman, yang sudah mengantongi enam poin, hanya butuh hasil imbang untuk memastikan diri menjadi juara grup dan meraih tiket perempat final. Sriwijaya FC bersaing ketat dengan Persib Bandung karena kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin. Sriwijaya FC unggul selisih gol atas tuan rumah yang akan melawan PSM Makassar pada Jumat malam ini. Jika menengok ke belakang, pertemuan kedua tim memang sudah sangat dirindukan oleh publik sepak bola Indonesia khususnya pulau Sumatera. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 2 Juni 2009, kala itu PSMS unggul 3-1. Kala itu gol PSMS dicetak oleh Mario Alejandro, Esteban Javier dan Leonardo Martins. Satu-satunya gol Sriwijaya FC dicetak oleh striker jangkung mereka, Ngon A Djam. Meski unggul dalam pertandingan terakhir, PSMS harus mengakui keunggulan Sriwijaya FC dalam tujuh pertemua mereka sejak 2007. Head-to-head kedua tim tercatat Sriwijaya FC meraih empat kemenangan, PSMS dua kali menang dan satu laga berakhir imbang. (Stefanus Aranditio) Berikut head-to-head PSMS vs Sriwijaya FC: 02/06/2009 - PSMS 3 – 1 Sriwijaya FC 01/11/2008 - Sriwijaya FC 2 – 0 PSMS 10/02/2008 - PSMS 1 – 3 Sriwijaya FC 16/01/2008 - Sriwijaya FC 2 – 2 PSMS 06/01/2008 - Sriwijaya FC 4 – 0 PSMS 22/12/2007 - PSMS 2 - 0 Sriwijaya FC 5/12/2007 - Sriwijaya FC 2 - 0 PSMS

Derby sumatera "Andalas" PSMS vs SRUWIJAYA


Djadjang Nurdjaman berharap para pemain PSMS Medan bisa meredam agresivitas permainan tim bertabur bintang Sriwijaya FC dalam laga penutup penyisihan Grup A Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Jumat (25/1/2018). Ia ingin penggawa Ayam Kinantan mengulang kesuksesan kala berhadapan di dua laga sebelumnya melawan PSM Makassar dan Persib Bandung. PSMS jadi pemuncak klasemen sementara Grup A dengan modal dua kemenangan sensasional. Klub yang baru promosi ke Liga 1 itu menang atas dua tim elite kasta tertinggi, PSM Makassar (2-1) dan Persib Bandung (2-0). Mudah-mudahan pemain kami bisa tampil spartan seperti dua pertandingan awal. Sehingga kami bisa mewujudkan target yang dicanangkan manajemen, yakni lolos fase grup," tutur Djadjang yang akrab disapa Djanur itu. Pernyataan Djanur direspons kapten PSMS, Legimin Rahardjo. Menurutnya ia dan rekan-rekannya perlu kerja keras untuk bisa memenangkan pertarungan atas Sriwijaya FC. Kubu lawan jadi pesaing serius PSMS, setelah mereka mengantungi kemenangan 3-1 atas PSM pada pertandingan sebelumnya. Tim Laskar Wong Kito pada pertandingan perdana kalah tipis 0-1 dari Persib "Betul kata Coach Djanur tadi, Sriwijaya lebih diunggulkan dalam pertandingan besok daripada PSMS. Tapi di pertandingan terakhir ini kuncinya pemain harus bekerja keras dan fokus agar kita bisa lolos," tutur Legimin. Besar kemungkinan menghadapi Sriwijaya FC yang disesaki pemain top, PSMS akan menggeber strategi bermain cenderung bertahan. Permainan keras ala rap-rap bakal diterapkan buat mematikan permainan berteknik Alberto Goncalves dkk. PSMS bakal mengusung skema serangan balik mematikan yang bakal mengejutkan sang lawan.

Thursday, January 25, 2018

Selamat datang PSMS Medan LIGA 1


PSMS medan kembali ke liga 1 indonesia Psms medan saat ini diracik oleh pelatih pengalaman djajang Nurjaman untuk bertarung di Liga 1 indonesia 2018.harapan bagi pecinta Psms medan dapat mendapatkan prestasi tertinggi kompetesi sepak bola indonesi.Psms medan dengan julukan ayam kinantan sedang mencoba keberuntunganya di piala presiden 2018..psms tetap jaya Horass....

Tuesday, August 5, 2014

Pemain PSMS Menjaga kebugaran

Memasuki latihan hari ketiga, asisten pelatih PSMS Medan, Jefrizal mengatakan bahwa penampilan para pemainnya mulai menunjukkan peningkatan. Walaupun belum mencapai pada batas kebugaran yang ideal. “Sudah terlihat peningkatannya. Kalau kemarin kan bisa kita lihat para pemain beberapa kali ngedrop menjalani latihan yang diberikan. Tapi kalau tadi mereka mulai terbiasa,” katanya saat berbincang dengan Super Ball, Minggu (3/8/2014). Namun pelatih berlisensi C Nasional tersebut mengatakan permainan timnya masih perlu untuk ditingkatan. Dia juga cukup optimis terhadap perkembangan timnya karena masih memiliki waktu untuk mencapai batas maksimal. (tribun medan)

Wednesday, May 14, 2014

http://invite4job.com/?id=106596


suka Bisnis


Buat yg hoby online,bisa buat income hingga Rp3,000,000 atau lebih shari tanpa modal.,,drpd kita berfb@twitter@ tp gak menghasilkan ..Saya mau brbagi 1 progrm dari US yg bisa buat uang sampingan. Free register tnpa dikenakan biaya. Tiada modus penipuan (kalau Anda rasa program ini bohong...Anda gak rugi apa2 juga, Anda gak keluar modal pun kan?) Anda hanya perlu open link di bwh dan register sebagai member. Sesudah register Anda langsung dpt 25$ x 10,000 = Rp250,000 kemudian Anda akan dapat link Anda. Setiap org yg buka link Anda dan Register, Anda akan menerima upah sebyk 10usd x 10,000 = Rp100,000 , mudahkan? Perusahaan ini membayar kita sbg pengiklan untuk meningkatkan trafic situs webnya setiap hari. Pencairan duit Anda bisa pilih, duitnya mau ditransfer ke rekening bank atau cek akan dipos langsung ke alamat rumah Anda. Tunggu apa lagi register skrg link di bawah dan mulai berbagi. Selamat mencoba dan menikmati duit gratis dari pengiklanan trafic. Belum coba belum tau benarnya kan? http://invite4job.com/?id=113522 Daftar nya ndak sampai 1 menit kok pilih samping kanan no 1 - register - isi data terus selesai;) Selamat mencoba anti rugi kok, saya sudah sekarang giliran kalian;) Klik ; http://invite4job.com/?id=106596

Wednesday, September 19, 2012

Kapten PSMS Terima Pinangan Persegres


Kapten PSMS Medan musim lalu, Sasa Sazevic resmi bergabung ke Persegres Gresik untuk musim kompetisi 2012-13 mendatang. Sasa mengaku telah menerima tawaran klub asal Jawa Timur itu. Dia dijadwalkan tiba pada Rabu (19/9)dari negara asalnya, Serbia, untuk membicarakan kelanjutan kariernya bersama Persegres. “Aku sudah menerima tawaran Gresik. Rabu besok, aku sudah tiba di Surabaya,” ujarnya. Mengenai gajinya di PSMS yang belum diberikan selama enam bulan oleh manajemen PSMS, Sasa mengatakan terus akan memperjuangkan haknya itu. Dia mengaku telah menanyakan hal tersebut kepada CEO PSMS, Idris SE. Namun, Sasa mengaku tak puas dengan jawaban yang diterimanya.”Aku sudah mencoba menghubungi manajemen PSMS melalui Mr. Idris. Tapi, jawabannya sangat mengecewakan. Dia bilang minta aku bersabar,” beber dia.

Monday, September 3, 2012

Brilian Moktar ramaikan bursa


MEDAN - Anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar, siap bersaing dengan calon lainnya untuk menjadi Ketua Umum PSMS Medan menggantikan Drs H Rahudman Harahap MM yang mundur karena adanya aturan Permendagri. Ketua Satkom Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut itu menyebutkan, Kamis, dirinya maju tergantung dari klub anggota PSMS yang akan mendukungnya serta khususnya dari Wali Kota Medan, Rahudman Harahap. Pasalnya, tanpa dukungan dan restu Wali Kota Medan dipastikan kader PDIP itu akan sulit mengatasi permasalahan di tubuh PSMS. “Sekarang bila klub-klub dan Wali Kota Medan mendukungnya, saya akan maju karena program-program yang telah disiapkannya akan bisa berjalan untuk membesarkan kembali klub milik masyarakat Medan ini,” kata Brilian. Secara terpisah, pengurus PSMS H Iswanda Nanda Ramli menyambut hangat kesediaan Brilian ikut memperebutkan posisi Ketua Umum PSMS bersama calon lainnya, seperti Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin, Kadiskominfo Sumut Kol Purn DR H Asren Nasution MA, Sekwan DPRD Sumut H Randiman Tarigan MAP, pengusaha muda Ijeck, dan Ir H Jimmy Suheri Lubis. Dikatakan, semakin ramai calon yang memperebutkan posisi nomor satu di PSMS itu maka akan semakin baik dan memperlihatkan adanya demokrasi di PSMS. Nanda juga menegaskan Rahudman Harahap akan menggelar pertemuan dengan pengurus klub anggota PSMS, Selasa (4/9) mendatang. Zulkifli, salah seorang tim verifikasi, mengatakan hingga saat ini 14 klub telah menyerahkan susunan kepengurusannya. Dari ke-14 klub itu, PS Simphony merupakan klub yang pertama menyerahkan berkasnya diikuti PS Biranta, Putra Buana, Medan Putra, Darma Putra, Kesawan Putra, Bintang Utara, Bintang Selatan, Pos Indo, Deli Putra, PTPN IV, Padang Lawas Putra, Kurnia, dan Dinamo.

Ceh Pastikan Kembali Berkarir Di Indonesia


MEDAN - Gelandang PSMS Indonesian Super League (ISL), Nastja Ceh, bakal melanjutkan masa depannya di Indonesia. Hanya saja, hingga saat ini, pemain berusia 34 tahun ini masih di Slovenia dan belum memutuskan klub tersebut. "Untuk musim depan, saya masih menunggu jeda kompetisi berakhir dan ingin memastikan kelangsungan kompetisi sepakbola di Indonesia," ujarnya, Senin. Diakui pemain kelahiran Ptuj 26 Januari 1978 ini, ada beberapa tawaran klub Indonesia yang datang padanya. Tapi, pemain bernomor punggung 33 ini belum mau memilih karena masih berharap kepada PSMS. "Saya punya orang yang mengurus soal tawaran klub di Indonesia dan hanya mereka yang tahu nama klub yang memberikan tawaran. Sejujurnya, saya tidak bertanya nama klub tersebut. Karena, saat ini semua kemungkinan bisa terjadi dan saya sangat senang selama berada di Indonesia. Saya akan kembali bermain bermain bola dan pasti kembali ke Indonesia," ungkap pencetak tiga gol dari free kick selama membela PSMS tersebut. Disinggung tentang PSMS, Ceh agak sulit menjawabnya. Pasalnya, tidak ada satupun orang di manajemen menghubunginya dari Medan tentang kondisi terakhir klub. Dikatakan, dirinya hanya bisa menilai senang pernah jadi bagian dari PSMS selama empat bulan. “Saya tidak tahu apa akan terjadi di masa depan, karena tidak ada yang menjawab pertanyaan atau menghubungi saya dari Medan, tapi saya akan selalu mendukung PSMS," beber pemain dengan 26 caps bersama Timnas Slovenia itu. Namun, pemain yang tampil di kualifikasi Piala Dunia 2002 dan Euro 2004 ini masih mau bila kembali berbaju hijau-hijau ala Ayam Kinantan. Hanya saja, Ceh meminta ada juga penawaran dari manajemen, jangan si pemain saja. Selain itu, harusnya sebelum kontrak berakhir, sudah ada tawaran kontrak baru. "Kini, hal utama adalah menerima hak atas apa yang sudah saya teken sesuai kontrak. Saya masih percaya Mr Idris (CEO PSMS ISL) dan mengharapkan uang tersebut dalam minggu ini seperti janji mereka. Saya tidak ingin berseteru, karena tahu mereka baik dan memang sedang ada masalah. Saya harap, mereka tidak mengecewakan saya," tutur mantan pemain Club Brugge itu lagi.

Wednesday, June 27, 2012

Tak Punya Bus, PSMS IPL Absen Latihan 6 Hari


Persoalan nonteknis kembali melanda persiapan PSMS Medan dalam mengarungi Indonesian Premier League (IPL). Kali ini Vagner Luiz dan kawan-kawan sudah enam hari tidak menjalani latihan rutin. Sementara itu, CEO PSMS IPL, Fredy Hutabarat mengakui masalah yang sedang dihadapi oleh timnya. Mantan penggawa PSMS tersebut mengatakan tidak latihannya timnya selama enam hari dikarenakan kontrak kerja antara PSMS dan perusahaan bus untuk antarjemput pemain ke lapangan Thamrin Graha Metropolitan (tempat latihan PSMS IPL) telah berakhir. Namun Fredy membantah bila itu terjadi lantaran timnya tidak sanggup membayar bus untuk transportasi pemain ke lapangan latihan. “Ya, benar kami sudah tidak latihan enam hari. Tapi, bukan berarti kami tak sanggup bayar bus. Ini cuma karena kontraknya sudah habis. Kami ingin memperpanjang, tapi pemilik bus sedang berada di luar kota,” jelas Freddy. Meskipun demikian, Fredy menegaskan bahwa timnya tetap melakukan latihan di lapangan milik Produta FC di Griya Asam Kumbang. Kebetulan, mess PSMS IPL juga berada di Griya Asam Kumbang, Medan. “Mereka tetap latihan. Pemain menggunakan mobil dan motor pribadinya untuk latihan di sekitar mess,” lanjut dia.

Semangat Pemain PSMS Melemah


Kekalahan dari Pelita Jaya 1-2, menyisakan pekerjaan rumah bagi Caretaker Pelatih PSMS Medan, Suharto untuk membenahi kondisi skuadnya. Beberapa titik lemah ditangkapnya menjadi penyebab hasil buruk itu. Salah satunya adalah menurunnya semangat. Entah karena duel ini tidak sepanas rivalitas PSMS-Persib, Sasa Zecevic Cs mengawali laga dengan dingin. Seperti kehilangan motivasi dan berujung pahit pada dua gol awal Pelita Jaya lewat Greg Nwakolo dan Safee Sali. “Jelas sekali kami kehilangan semangat di 45 menit pertandingan berjalan. Efeknya luar biasa, kebobolan dua gol. Padahal, mereka hanya mengandalkan serangan balik,” ujarnya. Lagi-lagi Suharto memutar otak membenahi semangat timnya yang sempat memudar. Cukup berat di tengah kondisi finansial yang tak juga membaik, sehingga gaji Sasa Cs harus tertunggak lima bulan. Selain itu, kekhawatiran akan menurunnya daya dobrak karena absennya beberapa pilar menjadi kenyataan. Terutama lini tengah tanpa Anton Samba dan Zulkarnaen. “Tanpa Anton, kita kehilangan breaker. Dalam beberapa momen kita kecolongan. Meskipun di babak kedua, Zainal dan Rahmad berkembang cukup baik,” terangnya. Begitu juga dengan keterbatasan stok striker karena absennya Nico Malau. Daya gempur PSMS dengan hanya mengandalkan Saha yang bertipe stylish sedikit berkurang drastis. Karena itu PSMS kerap mengandalkan senjata alternatif lewat set pieces Nastja Ceh. Satu-satunya gol PSMS lahir dari bola mati. “Seharusnya kami membutuh dua penyerang. Absennya Niko membuat itu gagal diterapkan. Menggeser pemain tengah menjadi penyerang tidak terlalu menjanjikan. Apalagi barisan tengah lawan sangat baik,” tambahnya. Senada disampaikan kapten tim Sasa Zecevic. Dia mengakui kehadiran Anton Samba sangat dibutuhkan. “Pertandingan yang buruk terutama di babak pertama. Walaupun kami mencoba bangkit dengan beberapa peluang tapi itu tidak cukup. Saya pikir kemarin malam kami merindukan sosok Zulkarnain, Samba dan Nico,” terang Sasa Zecevic. Syukurnya kontra PSAP Sigli, Kamis (28/6) mendatang, kekuatan kembali utuh karena ketiganya sudah terbebas dari akumulasi. (