Monday, January 19, 2009

Sihar tidak merasa rugi

MEDAN - PSMS masih berharap bermain di kandang dalam melakoni laga Liga Super Indonesia yang mulai bergulir 27 Januari mendatang. Upaya sudah dilakukan hampir tujuh bulan, namun belum ada tanda-tanda renovasi stadion kebanggaan Sumatera Utara ini.

"Kita tetap berharap PSMS bisa tampil di hadapan pendukungnya sendiri," ujar manajer tim PSMS Sihar Sitorus kepada wartawan usai pertandingan PSMS melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Teladan Medan, Sabtu.

Menurut Sihar, dirinya tidak merasa rugi walaupun pertandingan PSMS digelar bukan di Medan namun alangkah baiknya PSMS dapat bermain di hadapan pendukung sendiri. Pada Copa Indonesia, Badan Liga Indonesia (BLI) memberikan izin penggunaan Stadion Teladan sebagai home base PSMS. Dalam dua laga yang sudah dipertandingkan di Stadion Teladan, minat penonton pun cukup tinggi.

"Bukan hanya suporter fanatik, namun masyarakat juga datang menyaksikan pertandingan. Ini berarti masyarakat sangat mencintai tim PSMS," terangnya.

Disebutkan, pertandingan melawan PSPS merupakan persiapan PSMS dalam menghadapi babak playoff Liga Champions Asia (LCA) dan Super Liga Indonesia pada awal Februari mendatang. Untuk babak playoff LCA, PSMS memilih Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung dan untuk Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi Bandung.

Sihar membenarkan pihak PSMS mempertanyakan subsidi federasi sepakbola Asia yang mana Ayam Kinantan sebagai runner-up Liga Indonesia 2007 berhak sebagai wakil Piala Winners Asia dan playoff LCA. "Tentunya kita berharap dapat lolos ke Liga Champions Asia," jelasnya.

PSMS menang!


Cetak E-mail



18psms1.jpgMEDAN - PSMS Medan sukses memenuhi ambisinya meraih poin penuh di laga pertama babak 24 besar Copa Indonesia 2008/09, setelah melumat tamunya PSPS Pekanbaru 4-2 di Stadion Teladan Medan, tadi malam.

Adalah gelandang andalan Ayam Kinantan Leonardo "Zada" Martins Dinelli yang menjadi bintang dalam laga tersebut, menyusul tiga gol yang dilesakkannya ke gawang PSPS masing-masing pada menit ke-10, 33 (penalti), dan 64.

Satu gol lagi dibukukan Oktavianus pada menit ke-81. Sedangkan dua gol balasan tim tamu yang nota bene satu kasta di bawah PSMS yang merupakan kontestan Superliga, kompetisi paling elit di pentas sepakbola nasional, dicetak Dzumafo E Herman pada menit ke-29 dan Agus Rianto menit ke-78.

Dengan demikian, peluang tim besutan pelatih Listiadi melaju ke babak 16 besar turnamen bergengsi ini cukup terbuka. Hanya dengan menahan imbang PSPS di laga kedua, atau pun kalah tidak lebih dari dua gol, PSMS bakal melaju ke babak berikut.

"Hasil ini cukup menggembirakan. Dengan demikian, maka langkah kami sedikit ringan di pertandingan kedua. Meski begitu, kami tetap harus fokus agar tidak sampai tergelincir," jelas Abdi Panjaitan, juru bicara PSMS, tadi malam.

Ditambahkannya, kolaborasi antara pelatih Listiadi dan Luciano Lendro nampaknya cukup apik. Itu bisa terlihat lanjutnya, dengan perubahan penampilan PSMS, meski materi pemain tidak banyak berubah dari sebelumnya.


Tanpa dukungan, PSMS sulit maksimal

MEDAN - Skuad PSMS Medan memohon doa dan dukungan masyarakat Medan dan Sumatera Utara umumnya, agar bisa maksimal menghadapi PSPS Pekan Baru pada leg pertama babak 24 besar Copa Indonesia 2008/2009 di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1) ini.

"Tanpa doa dan dukungan masyarakat sulit bagi PSMS tampil maksimal. Merupakan suatu kebanggaan bagi tim Ayam Kinantan bertanding di kandang sendiri," terang pelatih kepala PSMS Liestiadi bersama penasehat teknis Luciano Leandro di Stadion Teladan Medan, Jumat.

Liestiadi mengakui, kepercayaan yang diberikan manajemen PSMS yang dikelola Sihar Sitorus sebagai pelatih kepala yang terdaftar di Badan Liga Indonesia (BLI) adalah suatu tantangan. Bahkan Liestiadi yang pertama kali menangani tim sekelas Ayam Kinantan meminta pendapat Luciano.

Luciano juga berperan dalam menentukan skuad Ayam Kinantan. Sekarang ini Ayam Kinantan memiliki Galih Sudaryono, Markus Horison, Zulbahra, Edi Sibung, Septihadi, Reswandi, Aun Tarbini, Erwinsyah, Syahroni, Rahmadani, Fadli Hariri, Mauro Pinto, Esteban Gulien, Agus Supriyanto, M Affan Lubis, Asri Akbar, Dodi Cahyadi, Mahendra, Leonardo Zada, I Komang Adyana, Andika Yudisthira, Rahmad Affandi, Oktavianus Maniani, Elie Aiboy, Michael Nere dan Johannes Cho.

Sunday, January 18, 2009

Hat-Trick Zada Benamkan PSPS

Tiga gol Zada ke gawang PSPS Pekanbaru membuat PSMS Medan berpeluang mengantongi tiket babak 16 besar.

PSMS Medan sukses memenuhi ambisinya meraih poin penuh di laga pertama babak 24 besar Copa Indonesia 2008/09, setelah melumat tamunya PSPS Pekanbaru 4-2 di Stadion Teladan Medan, Jumat (17/1).

Adalah gelandang andalan Ayam Kinantan Leonardo "Zada" Martins Dinelli (foto) yang menjadi bintang dalam laga tersebut, menyusul tiga gol yang dilesakkannya ke gawang PSPS masing-masing pada menit ke-10, 33 (penalti), dan 64.

Satu gol lagi dibukukan Oktavianus pada menit ke-81. Sedangkan dua gol balasan tim tamu yang nota bene satu kasta di bawah PSMS yang merupakan kontestan Superliga, kompetisi paling elit di pentas sepakbola nasional, dicetak Dzumafo E Herman pada menit ke-29 dan Agus Rianto menit ke-78.

Dengan demikian, peluang tim besutan pelatih Listiadi melaju ke babak 16 besar turnamen bergengsi ini cukup terbuka. Hanya dengan menahan imbang PSPS di laga kedua, atau pun kalah tidak lebih dari dua gol, PSMS bakal melaju ke babak berikut.

"Hasil ini cukup menggembirakan. Dengan demikian, maka langkah kami sedikit ringan di pertandingan kedua. Meski begitu, kami tetap harus fokus agar tidak sampai tergelincir," jelas Abdi Panjaitan, juru bicara PSMS, dihubungi GOAL.com, Sabtu (17/1).

Ditambahkannya, kolaborasi antara pelatih Listiadi dan Luciano Lendro nampaknya cukup apik. Itu bisa terlihat lanjutnya, dengan perubahan penampilan PSMS, meski materi pemain tidak banyak berubah dari sebelumnya.

Saturday, January 17, 2009

PSMS kirim mata-mata?

Medan- Pada saat sekuad PSMS medan mencoba stadion Teladan Jumat(16/1)pagi, terlihat salah satu andalan PSPS pekan baru yang merupakan anak medan juga, ikut menonton persiapan tim Ayam kinantan. Dia adalah kiper utama PSPS pekan baru, Andi setiawan

Andi yang sempat memperkuat PSMS medan tersebut, terlihat datang seorang diri dan langsung menuju bench di sebelah kiri lapangan . Andi terlihat duduk bersama dua rekannya dan memantau sesi latihan yang di berikan Luciano Leandro. Ada sekitar setengah jam Andi meliat latihan PSMS medan

Bisa jadi hal tersebut merupakan salah satu upayaPSPS pekan baru untuk memata-matai persiapan PSMS medan. Meskipun wajar saja Andi datang melihat latihan Affan Lubis dkk. Berhubung andi anak medan asli " Itu pemain PSPS mungkin dia dikirm pelatihnya untuk memantau persiapan tim" koar salah satu penggemar

Meski demikian, skuad PSMS medan toh terlihat cuek bebek saja dan meneruskan latihannya. Giliran sore harinya saat skuad PSPS mencoba rumput stadion teladan, Rudi saari datang melihat persiapan PSPS. Kedatangan Rudi saari juga sekalian mewakili PSmS Medan untuk konfrensi pers. Kepada wartawan koran rudi bilang bahwa partai melawan PSPS hari akan seru
Banyak pemain PSPS manatan PSMS. Pelatihnya juga mantan pelatih PSMS. Terlebih PSPS saat ini pemimpin puncak sementara didivisi utama wilayah barat. Pasti laga tersebutbakal seru" bilangnya

PSMS Hening cipta buat korban Palestina

MEDAN - Pertandingan babak 24 besar Copa Indonesia di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1) ini antara PSMS versus PSPS Pekan Baru, diawali hening cipta buat warga Palestina yang menjadi korban serangan biadab Israel.

Juga sekaligus mendoakan mantan pemain PSMS era-60-an almarhum Datok Saiban Syamsuri wafat pada usia 73 tahun Rabu (14/1) malam. Demikian Ketua Panpel H. Wahyu Wahab, Jumat.

Para pemain kedua tim juga diharapkan memakai ban hitam di lengan atas rasa duka terhadap korban serangan Israel ke Palestina. Demikian pula dengan mantan pemain PSMS almarhum Saiban yang telah banyak berbuat di skuad PSMS yang pada era 60-an dijuluki The Killer.

Menurut Wahyu, Panpel siap menggelar pertandingan leg pertama babak 24 besar Copa Indonesia. Panpel telah berkordinasi dengan pihak terkait dengan memperoleh izin dari Badan Liga Indonesia (BLI), Pemko Medan dan izin keramaian dari Poltabes Medan.

"Seratus lebih personil kepolisian dan angkatan darat dikerahkan dalam pertandingan ini," terang Wahyu, yang menyebutkan TvOne sebagai media partner Copa Indonesia batal menyiarkan langsung.

Masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan dapat memperoleh tiket di agen-agen dan loket di sekitar stadion. Harga tiket tribun terbuka Rp20.000, tribun tertutup Rp35.000 dan VIP Rp45.000

Hening cipta buat korban Palestina


PSPS siap curi poin

MEDAN - Pelatih PSPS Pekan Baru Abdul Rahman Gurning mengatakan, PSPS datang ke Medan berkekuatan penuh membawa 18 pemain termasuk tiga pemain asing.

Tim dari negeri "Lancang Kuning" ini siap untuk mencuri poin dalam pertandingan babak 24 besar Copa Indonesia 2008/2009 menghadapi tuan rumah PSMS di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1).

"Kita siap menghadapi PSMS," tambah Gurning menjawab Waspada setibanya di Bandara Polonia Medan, Kamis (15/1). Gurning didampingi manajer tim Dityo Pramono mengakui PSMS adalah lawan tangguh. Apalagi Ayam Kinantan tampil di kandang.

Gurning yang juga berasal dari Medan sudah tidak asing dengan gaya permainan Ayam Kinantan. Bahkan mantan pelatih PSMS yang memegang lisensi A ini dapat membawa PSPS sementara di puncak klasemen sementara divisi utama.

Mantan pelatih Persitara ini turut membawa tiga pemain asing asal Kamerun Junavo, Daniel Bikoy dan Hendrik. Dia tidak menyangkal bahwa ketiga pemain itu dalam kondisi prima. Bagi Gurning, tidak ada istilah bermain bertahan walau tampil di kandang lawan, sebab menyerang merupakan pertahanan terbaik.

Manajer tim PSPS Dityo Pramono merendah. "PSMS lebih bagus, karena mereka bermain di Liga Super Indonesia," terangnya. Menurutnya, manajemen PSMS tidak menetapkan target muluk-muluk. "Anak-anak diharapkan dapat bermain maksimal," ungkapnya.

Joao Carlos terganjal surat

MEDAN - Pemain Brazil, Joao Carlos gagal bergabung dengan skuad PSMS, karena terganjal mengenai surat atau kelengkapan administrasi yang dimiliki pemain asing tersebut.

Media Officer PSMS, Abdi Panjaitan, Kamis mengatakan, pemain asing tersebut tidak jadi dikontrak manajemen PSMS, terganjal surat atau dokument.

Menurut dia, Joao Carlos sudah cukup lama menjalani seleksi calon pemain PSMS yang digelar di Stadion Teladan Medan maupun di Stadion Kebun Bunga Medan.

Bahkan, katanya. Joao Carlos beberapa minggu menjalani tes di Bogor yang ditangani pelatih Luciano Leandro. Namun, akhirnya pemain asing itu tidak jadi memperkuat tim Ayam Kinantan berdasarkan keputusan manajemen.

Sebelumnya, pelatih Luciano Leandro asal Brazil memberikan rekomendasi agar memeriksa kesehatan Joao Carlos. Tes tersebut dilakukan oleh tim medis atau dokter yang dipercaya menangani pemain PSMS.

Elie Aiboy perkuat Ayam Kinantan

MEDAN - Striker Elie Aiboy yang tidak ikut memperkuat tim nasional Indonesia ke Oman akan memperkuat tim PSMS Ayam Kinantan menghadapi PSPS Pekanbaru pada babak 24 besar Copa Indonesia di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1) mulai pukul 15.30 WIB.

Kamis (15/1), Elie Aiboy yang direkrut paruh putaran pertama Liga Super Indonesia tampak bersama skuad PSMS yang tiba di Bandara Polonia Medan, setelah menjalani pelatihan di Bogor dan Bandung. Skuad PSMS langsung menuju mess melakukan istirahat dan dijadwalkan Jumat (16/1) hari ini melakukan latihan ringan di Stadion Teladan.

Liestiadi yang ditunjuk manajemen PSMS sebagai pelatih kepala pasca Badan Liga Indonesia (BLI) melarang Luciano Leandro karena tidak memiliki lisensi A enggan berkomentar menanggapi skuad PSMS menghadapi PSPS. "Saya akan berupaya maksimal menjalankan kepercayaan manajemen," ungkapnya.

Dilarangnya Luciano yang sempat dikontrak manajemen PSMS menambah polemik skuad yang akan dipersiapkan menghadapi Liga Champions Asia dan Liga Super Indonesia ini. Pelatih Brazil yang kini sebagai penasehat teknis melakoni skuad Ayam Kinantan di belakang layar.

"Tim PSMS sudah melakukan persiapan menghadapi PSPS," terangnya. PSMS selain melakukan rutin juga menggelar pertandingan uji coba dengan tim-tim dari Pulau Jawa. Penampilan PSMS diakuinya mengalami peningkatan pada semua lini. Dalam pertandingan uji coba di Bogor Rabu (14/1), Elie juga diturunkan.

"Kemungkinan besar Elie akan perkuat PSMS menghadapi PSPS," tambahnya. Jika diturunkan, ini merupakan pertandingan kali pertama baginya memperkuat Ayam Kinantan di Copa Indonesia.

Luciano mengakui bahwa PSMS harus dapat memetik kemenangan pada leg pertama. Dia mengakui ada beberapa pemain yang tidak dapat diturunkan, namun dapat diantisipasi dengan pemain lainnya. "Kita sudah siap menghadapi PSPS," ujarnya.

Friday, January 16, 2009

The Killer' Saiban wafat

MEDAN - Mantan pemain PSMS era 60-an Datok Saiban Syamsura meninggal dunia di rumah duka Jl Amaliun Medan dekat simpang Cemara. Almarhum meninggalkan seorang istri dan lima anak ini dikebumikan di pemakaman Jl Halat Medan, Kamis (15/1).

Menurut Juanda mantan pemain PSMS junior yang merupakan kemanakan almarhum, semasa memperkuat PSMS almarhum dikenal sebagai jenderal lapangan tengah. Berbagai prestasi telah diperolehnya bersama PSMS yang semasanya berjulukan The Killer.

"Almarhum tidak ada mengalami sakit. Dia meninggal pada usia 73 tahun," tambahnya. Almarhum selain memperkuat PSMS juga dipercayakan membawa Sumatera Utara pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Almarhum dalam memperkuat PSMS seangkatan H. Dollah Unai, Azis Tanjung, Jamal dll.

"Almarhum adalah pemain handal dengan semangat juang tinggi," tambah mantan pemain PSMS/nasional H. Dollah Unai yang turut melayat bersama rekan-rekan seangkatannya. Mantan pemain PSMS dan rekan-rekan sejawat turut melayat di rumah duka dan mengirim doa tahlilan.

PSMS Harus Menang Selisih Dua Gol

MEDAN - Usai jeda putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) dan babak 48 besar Copa Indonesia, PSMS Medan diharapkan menunjukkan penampilan terbaiknya saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1) pukul 15.30 WIB.

Bahkan Ayam Kinantan harus bisa memetik kemenangan minimal dua gol. Menurut Presiden KAMPAK FC Dicky Anugerah kepada Waspada, Rabu, waktu satu bulan lebih masa rehat seharusnya bisa membawa skuad Ayam Kinantan melakukan pembenahan atas kelemahan saat menghadapi Persiraja Banda Aceh pada babak sebelumnya.

Ketika melawan Persiraja baik di Medan dan Banda Aceh, permainan skuad PSMS belum menunjukkan kerja sama tim yang solid. Bahkan di Banda Aceh, M Affan Lubis cs tampil kasar dan tidak sabar. "Waktu rehat yang dimiliki hendaknya dapat dievaluasi dalam menghadapi pertandingan melawan PSPS," tambahnya.

Dicky mengaku dirinya tidak terkejut dengan keputusan Badan Liga Indonesia (BLI) tidak memberikan izin Luciano Leandro menangani PSMS karena tidak memiliki lisensi A. Kasus ini bukan pertama kali menimpa PSMS yang pada Liga Indonesia sebelumnya pernah mengalami kejadian serupa.

Dia menambahkan, PSPS yang ditangani pelatih Abd Rahman Gurning memiliki track record

"PSMS harus dapat memanfaatkan laga pertama ini jika tidak ingin terhenti di ajang Copa," terangnya. Dicky optimis PSMS bisa mewujudkan kemenangan minimal dua gol jika dapat bermain kompak dengan semangat juang di hadapan pendukung sendiri. Apalagi, Elie Aiboy sudah bisa diturunkan," katanya lagi.

Dukungan Maksimal
Dicky yang tidak henti-hentinya menyuarakan agar Ayam Kinantan dapat bermain di kandang menyebutkan dia dan anggota KAMPAK FC akan memberikan dukungan maksimal kepada PSMS saat menjamu PSPS.

Namun, harapnya, kondisi Stadion Teladan sekarang ini hendaknya mendapat perhatian serius dari Pemko Medan, dalam hal ini Dinas Pertamanan. Rumput stadion tampak sudah tidak terurus, apalagi jika hujan turun terlihat kondisi lapangan sangat memprihatinkan.

Sebagai kota ketiga tebesar di Indonesia sudah sepantasnyalah memiliki stadion bertaraf internasional. "Mudah-mudahan renovasi Stadion Teladan menjadi perhatian serius. Sangat disayangkan tim yang sudah memiliki nama besar seperti PSMS tidak dapat bermain di kandang sendiri," harapnya.

yang bagus dalam menjalani putaran pertama kompetisi divisi utama. Bahkan tim dari Bumi Lancang Kuning berada di peringkat teratas klasemen sementara kompetisi divisi utama

Panpel sudah mendapat izin

MEDAN - Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) sudah merampungkan izin penyelenggaraan pertandingan PSMS Medan versus PSPS Pekan Baru di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/1) mulai pukul 15.30 WIB yang turut disiarkan langsung TvOne.

Izin keramaian yang dikeluarkan kepolisian sudah diperoleh. Sebelumnya, Panpel sudah mendapat lampu hijau dari Badan Liga Indonesia (BLI) dan Pemko Medan. Demikian disampaikan Ketua Panpel H Wahyu Wahab di Medan, Rabu.

"Dukungan masyarakat sangat diharapkan untuk memberikan support kepada tim PSMS yang saat ini berupaya bangkit dari ketertinggalan dari tim-tim lainnya tahun 2008," tambahnya.

Disebutkan, tim PSMS dan PSPS dijadwalkan tiba Kamis (15/1) ini. PSMS berlatih di Bandung akan tampil dengan kekuatan penuh, termasuk striker Elie Aiboy yang absen pada laga melawan Persiraja. Panpel menyebutkan siap menggelar pertandingan di Stadion Teladan untuk kedua kalinya pasca larangan BLI untuk Liga Super Indonesia.

Ditambah Wahyu, tanpa dukungan penonton serta sinergi tentunya sulit mewujudkan suksesnya penyelenggaraan. Kepada masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan di stadion, tiket sudah dapat diambil mulai Jumat melalui agen-agen dan loket. Panpel menetapkan harga tiket sama saat laga melawan Persiraja, yakni tribun terbuka Rp20.000, tribun tertutup Rp35.000 dan VIP Rp45.000

Thursday, January 15, 2009

PSMS Akan Rekrut Penyerang Asal Argentina

PSMS Akan Rekrut Penyerang Asal Argentina
PSMS Medan terus berburu striker. Tukang gedor gawang lawan itu diharapkan mampu menutup kekurangan tim asal ibu kota Sumatera Utara tersebut.

"Manajemen masih terus mencari striker asing yang nanti bisa dijadikan goal getter bagi PSMS Medan," kata Liestiadi, pelatih PSMS, kemarin (14/1).

Sebelumnya, beberapa usaha sudah dilakukan PSMS, mulai seleksi pemain hingga mendatangkan langsung penyerang berkualitas.

Tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut mencoba kemampuan Benoit -mantan penyerang Persiwa Wamena- dan Marcos Saouza asal Brazil yang sempat seleksi di Persela. Namun tak lama, kedua pemain tersebut langsung dipulangkan karena tak layak pakai.

Nama mantan penyerang Lazio, Italia, Marcelo Salas, pun sempat mengemuka. Sayang, kedua pihak -PSMS dan Salas- gagal menemui titik temu soal harga.

Kini manajemen PSMS kembali menyebutkan segera mendatangkan satu pemain asing asal Argentina. Sayang, Sihar Sitorus, pengelola PSMS, enggan membocorkan biodata pemain tersebut. Sihar hanya mengatakan, pemain itu bakal didatangkan dari Argentina.

Penyerang tersebut berusia 28 tahun dan berasal klub Divisi III Liga Argentina, Alvarado de Mar Del Plata.

"Nilai kontrak sudah oke. Klub lamanya pun sudah memberikan izin untuk bermain di Indonesia. Tinggal menunggu verifikasi dari BLI (Badan Liga Sepak Bola Indonesia, Red)," ucap Sihar.

Namun saat dikonfirmasikan ke pihak BLI lewat Llano Mahardika, staf kompetisi BLI, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pengajuan resmi dari PSMS untuk memverifikasi pemain asing berposisi striker. Saat ini PSMS sudah memiliki tiga penyerang yang semuanya pemain lokal dan masih berusia muda. Mereka adalah Andika Yudistira, Rahmat Affandi, dan Mitchel Nere. Sebelumnya, PSMS pernah memiliki dua striker asing, Anderson Tegao dan Henry Makinwa. Namun, mereka tak memiliki kontribusi optimal sehingga PSMS Medan terpaksa memulangkannya.

Persiapan PSMS Cukup Matang

Persiapan PSMS Cukup Matang
Persiapan PSMS Medan telah matang jelang meladeni PSPS Pekan Baru pada leg pertama babak 24 Besar Copa Indonesia 2009, Sabtu (17/1).

Hasil uji coba melawan Pelita Jaya, Selasa (13/1), jadi modal yang cukup bagus. Juru bicara PSMS Abdi Panjaitan mengatakan, persiapan tim di Cipayung cukup baik. Pasalnya, dua uji coba melawan Pelita Jaya di GOR Sawangan Depok menghasilkan hasil yang cukup signifikan. Affan Lubis dkk berhasil menahan Pelita 0-0.

“Sebelumnya ketika melawan Persikabo, kami juga mampu menunjukkan permainan bagus dengan skor imbang 1-1.Cukup baik,”ujarnya saat di konfirmasi di Mes Cipayung kemarin. Abdi menambahkan,hasil pemanasan melawan dua tim yang cukup punya nama di Liga Indonesia itu merupakan modal yang baik bagi performa tim melawan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Pekan Baru itu.

Abdi memperkirakan, melawan PSPS akan berlangsung menarik. “Saat ini PSPS ditangani Pelatih Abdul Rahman Gurning asal Medan.Sebagian pemain PSPS merupakan orang Medan. Jadi, pertandingan ini akan berlangsung seru dan serbapanas,”ungkapnya.

Posisi PSPS yang saat ini berada di papan atas Divisi Utama membuat Abdi tak mau sesumbar.Ayam Kinantan harus mewaspadai kejutan PSPS. “Pertandingan sepak bola bukan mewaspadai orang per orang, tapi semua pemain di tim lawan.Kinerja tim yang baik akan menghasilkan sesuatu yang positif. Itulah yang harus kami cermati,” ungkapnya. [syukri amal/sindo]

PSMS Resmi Daftarkan Listiadi

Sebagai pengganti Luciano Leandrao yang gagal verifikasi, manajemen PSMS Medan mendaftarkan nama Listiadi sebagai pelatih kepala.

PSMS Resmi Daftarkan Listiadi
Dengan demikian, mantan direktur teknik PSMS Medan yang baru saja menyelesaikan kursus pelatih lisensi A ini dipastikan bakal membesut Elie Aiboy dan kawan-kawan, di putaran kedua Superliga 2008/09, kompetisi paling bergengsi di tanah air musim ini.

"Dua hari lalu, manajemen PSMS telah mendaftarkan nama Listiadi sebagai pelatih kepala mereka. Dengan begitu, tim tersebut tidak ada masalah lagi menyangkut pelatih kepalanya. Sebab, Listiadi memang memenuhi syarat," kata Joko Driyono, direktur kompetisi BLI kepada GOAL.com ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1).

Dijelaskannya, pendaftaran pelatih baru PSMS itu diterima, hanya beberapa hari setelah melayangkan surat kepastian gagal verifikasinya Luciano Leandro. Sayang, Joko enggan menjelaskan secara rinci penyebab gagalnya Luciano dalam pemeriksaan lebih lanjut itu .

Namun dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, mantan pemain sepakbola yang pernah beberapa musim merumput di Liga Indonesia dan sempat membesut Persema Manado ini, gagal verifikasi karena dia sebelumnya bukan pelatih kepala di Macao, tim divisi III Brasil, seperti surat yang disampaikannnya kepada manajemen PSMS.

Luciano hanya seorang asisten pelatih di tim tersebut. Padahal regulasi BLI menyebutkan, pelatih tim Superliga, selain harus bersertifikat A, dia juga harus memiliki pengalaman menjadi pelatih kepala di tim profesional minimal tiga tahun.

"Regulasi ini kami berlakukan khusus bagi pelatih asing. Jika tidak memenuhi syarat, maka yang bersangkutan tidak boleh menjadi pelatih kepala di Superliga," tandas Joko.

Manajer PSMS Medan Sihar Sitorus dalam pesan singkatnya (SMS) menyatakan, penetapan Listiadi tersebut karena pihaknya mengikuti regulasi yang diterapkan BLI.

Ditanya mengenai fungsi dan tugas Listiadi yang sebelumnya disebutkan hanya sebagai bayangan, Sihar menyatakan jika kedua pelatih ini menjalankan tugas sesuai dengan jabatannya masing-masing.

PSMS akhirnya Gaet Esteban Julian

MEDAN, PSMS Medan akan segera menggaet Esteban Julian, untuk berlaga pada putaran kedua Indonesia Super League (ISL) akhir bulan ini. Pemain asal Uruguay tersebut diharapkan bakal menandatangani kontrak dalam waktu dekat ini.

Media officer PSMS, Abdi Panjaitan mengatakan, Esteban dinilai pantas bergabung dengan PSMS dalam menghadapi LSI 2009. Selain karena pernah bermain untuk Persikota Tangerang, pemain tersebut juga mudah beradaptasi dengan pemain lain di kesebelasan "Ayam Kinantan" tersebut. "Jadi wajar saja, pemain asing tersebut dipakai PSMS," katanya kepada Antara.

Abdi juga mengatakan bahwa proses penerbitan surat izin pemberhentian Esteban dari Persikota saat ini sedang diurus oleh pemain tersebut.

Sebelum Esteban, PSMS sudah mengontrak dua legiun asal Brasil, yakni Zada dan Mario Pinto. Ketiganya diharapkan dapat mendongkrak posisi tim yang kini berada di zona degradasi itu. "Esteban dengan beberapa pemain asing lainnya yang ada di PSMS akan berusaha tampil baik pada putaran kedua LSI 2009," tambah Abdi.

Manajemen PSMS sebelumnya sudah memulangkan pemain asing, yakni Lamoze Conteh (Afrika), Benoit Lumineau (Perancis), Etougou Marcorland (Kamerun) dan Mohameda Daka (Bangladesh) karena tidak memenuhi persyaratan seleksi. (ANT)

PSMS akhirnya Gaet Esteban Julian

MEDAN, PSMS Medan akan segera menggaet Esteban Julian, untuk berlaga pada putaran kedua Indonesia Super League (ISL) akhir bulan ini. Pemain asal Uruguay tersebut diharapkan bakal menandatangani kontrak dalam waktu dekat ini.

Media officer PSMS, Abdi Panjaitan mengatakan, Esteban dinilai pantas bergabung dengan PSMS dalam menghadapi LSI 2009. Selain karena pernah bermain untuk Persikota Tangerang, pemain tersebut juga mudah beradaptasi dengan pemain lain di kesebelasan "Ayam Kinantan" tersebut. "Jadi wajar saja, pemain asing tersebut dipakai PSMS," katanya kepada Antara.

Abdi juga mengatakan bahwa proses penerbitan surat izin pemberhentian Esteban dari Persikota saat ini sedang diurus oleh pemain tersebut.

Sebelum Esteban, PSMS sudah mengontrak dua legiun asal Brasil, yakni Zada dan Mario Pinto. Ketiganya diharapkan dapat mendongkrak posisi tim yang kini berada di zona degradasi itu. "Esteban dengan beberapa pemain asing lainnya yang ada di PSMS akan berusaha tampil baik pada putaran kedua LSI 2009," tambah Abdi.

Manajemen PSMS sebelumnya sudah memulangkan pemain asing, yakni Lamoze Conteh (Afrika), Benoit Lumineau (Perancis), Etougou Marcorland (Kamerun) dan Mohameda Daka (Bangladesh) karena tidak memenuhi persyaratan seleksi. (ANT)

Manchester United tampil di Senayan ( News Special)

JAKARTA - Manchester United akan memainkan empat pertandingan di Asia pada akhir musim ini dan salah satunya dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kabar yang luar biasa menggembirakan akhirnya tiba bagi penggila bola di Tanah Air, terutama fans Manchester United. Dalam rangka tur Asia 2009, juara bertahan Liga Premier Inggris dan Liga Champions itu memasukkan Jakarta ke dalam agendanya.

Pengumuman ini cukup mengejutkan, karena sebagaimana diketahui sebelumnya, jatah tur Asia klub besutan Sir Alex Ferguson itu jatuhnya ke Vietnam, bukan Indonesia. Pertandingan di Jakarta nanti, skuad United akan melawan Indonesia Super League Select (ISL Selection) pada 24 Juli.

Ini merupakan kedatangan Cristiano Ronaldo untuk kedua kalinya ke Indonesia, setelah sebelumnya Pemain Terbaik Dunia FIFA 2008 itu didatangkan Extra Joss pada Juni 2005 lalu.

Dari enam kali tur ke benua Asia sejak 1995, pemenang Piala Dunia Antarklub FIFA 2008 di Tokyo itu belum pernah ke Indonesia, negeri yang memiliki fan base MU yang sangat besar dari jumlah penduduk 240 juta. Tur MU akan dimulai di China pada 18 Juli, sebelum ke Seoul, dua hari berikutnya. Setelah Jakarta, MU akan mengakhiri turnya di Kuala Lumpur pada 26 Juli.

Dua tahun lalu, MU gagal ke Kuala Lumpur dalam rangka 50 tahun Asosiasi Sepakbola Malaysia karena terbentur jadwal Piala Asia 2007, saat Malaysia menjadi tuan rumah bersama Indonesia, Thailand dan Vietnam.

Kepala Eksekutif MU David Gill memastikan adanya tur ini setelah berkunjung ke 'Manchester United Experience' di Hotel Venetian Macao Resort. "Atmosfirnya dibangun lewat pendukung yang luar biasa. Klub ini selalu menikmati kunjungan ke Asia dan ini merupakan kesempatan baik buat fans MU di Asia untuk melihat pahlawan mereka beraksi di negerinya sendiri," tambah Gill.

Ji-sung Park tentunya bakal mendapatkan sambutan meriah ketika pulang kampung ke Korea dan gocekan-gocekan Ronaldo, Ryan Giggs, Rio Ferdinand dan Wayne Rooney pasti akan menghibur ribuan penonton di Gelora Bung Karno.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes membenarkan kedatangan Manchester United ke Jakarta dalam rangka Tur Asia 2009 pada 24 Juli mendatang.

Berharap menjadi modal

CIPAYUNG - PSMS Medan terus berbenah. Menjelang bergulirnya first leg Copa Indonesia (17/1) mendatang di Stadion Teladan, M Affan Lubis terus dipersiapkan.

Selain memusatkan latihan di lapangan sepakbola Anggraini Citeureup, PSMS juga telah menggelar dua kali ujicoba. Rabu di markas Pelita Jaya, Sawangan, PSMS bermain imbang tanpa gol.

Di babak pertama, Luciano Leandro yang kini sudah diposisikan penasehat teknik PSMS mencoba menurunkan skuad terbaiknya. Ujicoba yang bertujuan mengasah kekuatan tim ini berjalan dengan ketat.

Di bawah mistar pada babak pertama, Ghali Sudaryono tidak terlalu dipusingkan. Taktisnya empat bek yang ditempati Reswandi, Aun Carbiny, Septiadi dan Dodik Cahyadi membuat pertahanan Ayam Kinantan sulit dibendung.

Topangan dari lini tengah juga cukup membantu. Esteban berhasil mengalirkan umpan-umpan matang kepada duet striker Elie Aiboy dan Rahmad Affandi. Hujan yang terus turun selama pertandingan juga tidak membuat Pelita Jaya menurunkan tempo permainan. Namun tetap saja di babak kedua, skor 0-0 bertahan.

Memasuki babak kedua, perubahan signifikan dilakukan kedua tim. Baik Pelita Jaya ataupun PSMS menarik keluar sebahagian besar pemainnya. "Saya hanya mau mencoba dan melihat semua pemain," kata Luciano.

Di pertengahan babak kedua, tim yang berjuluk Ayam Kinantan ini memiliki peluang dari Okto dan Esteban. Menggenangnya air di mulut gawang Pelita membuat bola tersendat.

Pelita Jaya sendiri juga memiliki sejumlah peluang, namun berkat cemerlangnya penampilan dua kiper PSMS, Ghali dan Zulbhara yang masuk di pertengahan babak kedua, mampu menjaga gawang mereka dari kebobolan. Di akhir pertandingan, Luciano mengaku performa tim mulai sedikit meningkat.

"Kita semua mulai dari bawah pelan-pelan. Sedikit sedikit tim sudah mulai menunjukan peningkatan. Ini harus kita tingkatkan biar lebih baik," bilangnya.

Dari hasil dua kali ujicoba ini, Luciano mengharapkan mampu menjadi modal untuk pertandingan di Copa melawan PSPS Pekanbaru di Medan, Sabtu (17/1) nanti.

"Selain dari tim, tentunya dukungan dari penonton di Medan sangat kita harapkan. Itu akan sangat membantu kita," harap Luci.