Friday, December 23, 2011

Syafril komersilkan ujicoba PSMS

MEDAN - Ketua SMeCK Hooligan, Nata Simangunsong, menyayangkan sikap Syafril Jambak SH selaku Ketua Panpel Ujicoba PSMS Medan yang terlalu mengkomersilkan kegiatan itu tanpa mengutamakan misi skuad Ayam Kinantan dan tim PON Sumut.

Ditemui di Stadion Teladan Medan, Nata menambahkan Syafril juga tidak memikirkan kondisi lapangan yang rusak parah akibat hujan yang terus mengguyur Kota Medan. Menurutnya, Syafril seyogianya memindahkan laga ujicoba PSMS dan PON Sumut ke lokasi lain agar kondisi lapangan yang menjadi home base Ayam Kinantan itu tidak rusak.

”Kerusakan ini dikhawatirkan bisa berakibat pada lanjutan kiprah PSMS di pentas Indonesian Super League (ISL),” kata Nata baru-baru ini.

Nata menilai keengganan Syafril menunda atau memindahkan lokasi ujicoba PSMS karena telah mengkormersilkannya dengan menjual tiket yang dinilai mencekik leher. Adapun tiket tribun terbuka dijual Rp20 ribu dan tertutup Rp50 ribu. Alhasil, laga ujicoba tersebut minim penonton.

Karena itu, Nata meminta Ketua Umum PSMS Drs H Rahudman Harahap meninjau penunjukan Syafril sebagai ketua panpel demi menjaga kedekatan antara pecinta sepakbola Medan dengan PSMS. Selain itu, Kadis Pertamanan H Erwin Lubis SH MM disarankan segera mencabut izin pemakaian Stadion Teladan demi keselamatan kondisi lapangan.

Hadapi Perak FC, kans pemain muda

MEDAN - Kekalahan dari klub Divisi Utama Malaysia, Sime Darby, pada laga eksibisi di Stadion Teladan kemarin malam membuat Pelatih PSMS ISL, Raja Isa, harus memutar otak menemukan formula tepat.

Kesempatan menguji skema yang ada kembali tiba dengan menjajal Perak FC, Kamis (22/12) nanti. Namun menghadapi klub Liga Super Malaysia itu, Raja Isa justru akan berspekulasi menurunkan pemain-pemain muda.

"Mungkin banyak yang mempertanyakan kenapa saat menghadapi Sime Darby tidak menurunkan pemain muda seperti Yoseph Ostanika atau lainnya. Karena itu, nanti kita akan menurunkan pemain muda menghadapi Perak FC," katanya malam ini.

Skuad PSMS nanti akan diisi pemain dari PSMS U-21 yang dianggap berpotensi dan sejumlah pemain yang tidak turun pada laga eksibisi perdana. Pemain-pemain seperti Yoseph Ostanika, Wiganda, Antoni, dan lainnya akan mendapat kesempatan menjajal salah satu klub tangguh asal Malaysia itu.

"Kita ingin kasih kesempatan untuk pemain yang belum main dan pemain muda. Intinya dari ujicoba ini kita tidak melulu mengincar kemenangan. Namun sebagai evaluasi bagi kita sejauh apa perkembangan dan kekurangan yang kita hadapi. Ini kan proses," katanya berkaca dari Sime Darby yang banyak menurunkan pemain muda rata-rata berusia 24 tahun.

"Pembinaan di Malaysia berbeda dengan di sini. Karena itu sekarang banyak anak muda yang menghuni tim nasional. Di sini juga bisa seperti itu," papar Raja Isa seakan ingin menunjukkan pemain muda di Medan juga tak kalah berpotensi.

Namun tak juga mengharamkan kemenangan jika memang bisa diperoleh. Apalagi PSMS bertindak sebagai tuan rumah.

"Tentu anak-anak juga punya harga diri sebagai orang Medan. Jadi termotivasi untuk memberikan kemenangan setelah kalah di pertandingan kemarin," kata mantan Pelatih Persiram Raja Ampat itu.

Di sisi lain, Raja Isa masih melihat banyak kekurangan dalam timnya yang bisa berakibat fatal jika tak dibenahi.

"Kita masih terburu-buru menyelesaikan peluang padahal terus menyerang. Ketenangan yang kita belum punya," pungkasnya.

Thursday, December 22, 2011

PSMS IPL Jajal PS Albatros Peningkatan Tim Signifikan

MEDAN- Setelah beberapa hari PSMS melakukan latihan cukup intensif bersama pelatih PSMS Fabio Lopez, hari ini (22/10) tim berjuluk Ayam Kinantan ini akan berlaga uji coba kontra PS Albatros di lapangan Korem Binjai.
“Besok (hari ini, Red) kami mau melihat seperti apa hasil latihan yang mereka lakukan. Untuk tolok ukurnya harus dengan friendly match,” ungkap Fabio, Rabu (21/12).

Ujicoba tersebut menurutnya akan menguji teknik, tingkat penguasaan bola dan kebugaran pemain yang nantinya akan dievaluasi. “Saya tidak mendampingi tim latihan dua hari ini. Tapi tentunya saya akan lihat perkembangan pemain dari latihan, untuk dilakukan evaluasi,” ujar pelatih asal Italia itu.

Latihan cukup keras memang sudah dilakoni PSMS untuk menggeber persiapan jelang laga keempat atau laga tandang ketiga musim ini. Persiapan yang memadukan penggenjotan fisik seiring dengan peningkatan kemampuan skill individual pemain disatukan dalam latihan berdurasi hingga lebih dari dua jam ala Fabio Lopez.

Dan PSMS akan meliburkan latihan mulai 24 Desember mendatang untuk memberi masa istirahat kepada pemain, dan waktu untuk liburan Natal kepada Fabio Lopez. Namun, pada 28 Desember mendatang, latihan akan dilanjutkan.
Sementara itu, asisten pelatih PSMS M Khaidir menyatakan, ujicoba dengan PS Albatros digelar untuk memantau perkembangan kerjasama tim pasca hampir sepekan latihan digelar. “Untuk melihat seperti apa perkembangan teamwork untuk persiapan 7 Januari nanti menghadapi Persiraja,” tuturnya.

Ia optimis, pasca latihan keras yang digeber, akan terlihat perkembangan di dalam tim terutama peningkatan sisi kolektivitas yang masih menjadi poin minus di tiga pertandingan sebelumnya. “Selama ini kami sudah angkat fisik pemain di dalam latihan. Diharapkan bisa meningkatkan strategi dalam teamwork-nya,” terang pria yang sebelumnya semapatr membesut beberapa tim seperti PSMS, PSDS dan Persigo Gorontalo itu.

Hal positif lainnya, Khaidir memaparkan, pemain juga telah memiliki stamina yang cukup baik untuk bisa bermain dalam durasi 90 menit penuh. “Mereka sudah punya stamina yang hampir 90 menit. Kondisi itu tentunya bisa meningkatkan ball posession (Penempatan bola, Red) tim, dan pemain lebih berani banyak pegang bola. Saya rasa ini cukup bagus,” katanya.

Dari segi latihan, ia juga menyebutkan ada beberapa kemajuan yang didapat. Ketenangan pemain juga meningkat pasca kemampuan fisik yang makin membaik. “Secara keseluruhan lebih baik. PSMS juga masih punya waktu untuk meningkatkan lagi persiapan,” tambahnya.

Sementara, Manajer PSMS Doli Sinomba Siregar membenarkan latihan akan diliburkan mulai 24 Desember dan PSMS baru akan kembali berlatih Rabu (28/12) mendatang, “Itu program pelatih dan dia tahu apa yang dilakukannya. Dia sudah berkonsultasi dengan saya dan manajemen tim yang lain, dan kami setuju,” ujarnya. (saz)

PS DPRD Sumut Bantai Mantan PSMS

MEDAN- PS DPRD Sumut berhasil mengalahkan tim Mantan PSMS dengan skor 2-0 dalam pertandingan amal mengenang almarhum wartawan senior Zainuddin Tamir Koto dan wasit FIFA Zulham Yahya di Stadion Teladan, Rabu (21/12). Pertandingan amal ini berhasil mengumpulkan dana Rp5.770.000.

Ketua Pengprov PSSI Sumut Kamaluddin Harahap menuturkan, pertandingan amal ini sangat bagus sebagai penghargaan terhadap dunia sepak bola di Sumut. “Tentunya penghargaan bagi orang-orang yang telah berjasa dalam kemajuan persepak bolaan di daerah ini. Apa lagi dalam pertandingan ini kita mengkhususkan untuk mengenang tokoh wartawan dan sepakbola,” tuturnya usai pertandingan.

“Besar sumbangannya jangan dinilai dari jumlahnya, tapi ini merupakan perwujudan sumbangsih insan sepakbola di Sumut yang peduli dengan wartawan olahraga. Tentunya yang telah memberikan jasa untuk perkembangan sepakbola di Sumut. Serta seorang lagi merupkan sosok yang harus menjadi panutan karena menjadi wasit FIFA merupakan suatu prestasi bagi insan sepakbola di Sumut bahkan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panpel pertandingan Syafril Jambak menuturkan, gagasan digelarnya pertandingan amal ini merupakan kegiatan rutin. “Setiap ada wartawan maupun insan sepak bola di Sumut kita kerap menggelarnya untuk kegiatan amal. Hal ini untuk mengapresiasi perjuangan dan jasa-jasa yang sudah diberikan bagi kemajuan persepak bolaan di Sumut,” tuturnya.

Dari jumlah uang yang terkumpul totalnya Rp5.770.000. Rinciannya, dari PS DPRD Sumut berjumlah Rp5 juta dan dari Mantan PSMS Rp770 ribu.

Pada pertandingan yang hanya berdurasi 2X30 menit itu, Mantan PSMS dimotori Listadi asisten pelatih Timnas melakukan gebrakan ke barisan pertahanan PS DPRD Sumut. Namun, duet serangan yang dilakukan Julius Raja dan Samsir Alamsyah tak mampu membobol gawang lawan.

Sebaliknya, bomber PS DPRD Sumut Kamaluddin yang juga Ketua Pengprov PSSI Sumut bersama rekannya Rafriandi Nasution membuat kerepotan barisan pertahanan Mantan PSMS yang dikoordinir Legiran. Serangan demi serangan yang dilakukan PS DPRD Sumut membuat penjaga gawang Mantan PSMS Benny Tomasoa harus jatuh bangun.
Memasuki menit ke 20 Rafiandi yang menerima umpan lambung dengan tenang melakukan tandukan hingga menggetarkan gawang Mantan PSMS.

Mantan PSMS yang telah ketinggalan mencoba melakukan penetrasi, namun bola selalu gagal dihadang pemain belakang PS DPRD Sumut. Hingga turun minum skor tak berubah 0-1 untuk kemenangan PS DPRD Sumut. Untuk menyamakan kedudukan di babak kedua Mantan PSMS memasukkan Nasib Riyadi dan menarik keluar Legiran. Namun, hal itu belum mampu membuahkan hasil. Mantan PSMS kembali menarik Juanda mantan PSMS Junior dengan memasukkan Raja Isa.(saz)

PSMS IPL Pindah Lokasi Latihan Fabio, Yudha dan Julio Sakit

MEDAN- PSMS masih kesulitan mencari lapangan permanen sebagai tempat latihan. Skuad PSMS pun terpaksa memindahkan lokasi latihan ke lapangan Arhanud Baterai P Titi Kuning pada sesi latihan Selasa (20/12) pagi.

Latihan yang harusnya digelar di lapangan komplek Thamrin Graha Metropolitan (TGM), tak mendukung pasca diguyur hujan sejak pagi hingga jelang sore Senin (19/12) lalu. Kondisi lapangan memburuk sehingga dipindahkan ke lapangan yang berlokasi dekat dengan Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan itu. Dan lantas dijadikan lokasi latihan permanen oleh PSMS.

“Lapangan ini akan jadi lokasi permanen untuk latihan pagi. Untuk latihan sore, tetap di lapangan TGM,” jelas Sekretaris Tim PSMS Heru Prawono.

Di sisi lain, hujan yang terjadi sejak beberapa hari lalu di Kota Medan akhirnya membuat kondisi kesehatan Pelatih PSMS Fabio Lopez menurun. Kemarin, meski hadir pada sesi latihan pagi, dia hanya memberikan arahan sebentar, lalu pulang ke apartemen tempat tinggalnya. “Sejak Minggu (18/12) sebenarnya badan saya sudah tidak enak. Muntah-muntah dan sekarang saya demam. Itu yang menyebabkan saya hanya sebentar memimpin latihan tadi pagi (Kemarin, Red),” katanya.

Latihan selanjutnya dipimpin oleh asisten pelatih M Khaidir bersama pelatih fisik Hasyim Asyhari dan pelatih penjaga gawang Denny Vaslah.

Tidak hanya Fabio yang absen, pilar PSMS Tri Yudha Handoko juga tidak ikut pada sesi latihan kemarin. Yudha tidak datang latihan pagi, namun kemarin sore, dia hadir di lapangan TGM walau tak ikut latihan. “Saya demam. Sejak Senin (19/12) malam, badan sudah enggak enak. Saya sudah izin tak latihan pagi sama asisten pelatih. Saya memang ke lapangan TGM sore hari, tapi tidak latihan,” ujarnya.

Selain Yudha, meski tak absen latihan, striker PSMS asal Argentina Julio Cesar Alcorse juga terlihat tak mengikuti latihan dengan tim. Dia hanya melakukan peregangan otot dan berlari di pinggir lapangan.
“Latihan dua hari ini berat. Jadi kedua kaki saya kram dan sakit di lipatan lutut belakang. Kalau dipaksa bergerak, sakit,” ungkapnya.

Kemarin, PSMS kembali meneruskan latihan persiapan. Tak jauh beda dengan dua hari sebelumnya, latihan juga menekankan pembentukan fisik yang dikombinasikan dengan melatih teknik dribbling pemain. (saz)

Tim PON Sumut Jajal Klub Malaysia

MEDAN- Usai laga eksebisi yang dilakoni Tim PON Sumut kontra dua klub Malaysia yang sengaja hadir ke Stadion Teladan. Giliran tim besutan Rudi Saari ini yang bakal melancong ke negeri ziran sana.

Manager Tim PON Sumut Kamaluddin Harahap menuturkan, pihaknya sudah mempersiapkan anak-anak asuhannya untuk menjajal Timnas U-23 Malaysia. “Ini memang sudah kita agendakan sejak digelarnya pertandingan eksebisi ini,” ungkapnya, Selasa (20/12).

Ketua PSSI Sumut yang diakui 23 pengcab/klub ini juga menuturkan, tim PON Sumut akan diboyong ke Malaysia akhir Desember ini. “Akhir Desember 2011 ini kita akan bertandang ke sana. Paspor anak-anak juga sudah selesai diurus. Tinggal menentukan jadwal keberangkatan tim saja,” kata Kamaluddin lagi.

Diagendakan, tak hanya Timnas U-23 Malaysia saja yang bakal dijajal. Kamaluddin juga menuturkan, anak-anak di bawah asuhan Rudi Saari ini akan melawan klub-klub bergengsi yang syarat pengalaman di sana. “Ini untuk menambah jam terbang mereka sekaligus meningkatkan pengelaman dan mental anak-anak,” ujarnya.

Usai laga tim PON Sumut kontra Perak FA yang berakhir tanpa gol, Kamaluddin sangat menyayangkan keadaan stadion kebanggaan masyarakat Kota Medan yang hingga saat ini masih memprihatinkan. “Laga mengahadapi Perak FA bagi PON Sumut merupakan pengalaman berharga bagi pemain. Namun, dengan kondisi lapangan seperti tadi, itu sama saja mencoreng citra Kota Medan,” jelasnya.

Pelatih Tim PON Sumut Rudi Saari menuturkan yang turun menghadapi Perak FC merupakan tim inti. Tim PON Sumut yang didominasi pemain muda cukup memberikan perlawanan terhadap tim tamu yang memiliki sejumlah pemain asing. “Permainan anak-anak sudah maksimal, hanya saja lapangan memang sangat tak mendukung untuk menerapkan strategi pertandingan,” keluhnya. Menurutnya, pertandingan-pertandingan serupa sangat dibutuhkan anak asuhannya sebagai modal berlaga melakoni pertandingan PON Riau.(saz)

Sering Banjir, Stadion Teladan tak Layak dan Buat Malu

MEDAN- Pada lanjutan pertandingan Exebition Football 2011 yang menghadirkan dua klub asal Malaysia di Stadion Teladan, Selasa (20/12) masih membuat tim tamu menggerutu. Pasalnya, kondisi lapangan saat pertandingan Tim PON Sumut kontra Perak FC tak jauh beda dengan pertandingan sebelumnya, becek dan rusak.

Ditambah lagi, klub yang berlaga di Liga Super Malaysia ini ditahan imbang tanpa gol sepanjang babak. Tak pelak, pelatih Perak FA Norizah Bakar langsung to the point mengatakan timnya tak bisa berbuat banyak karena kondisi yang sangat buruk. “Dengan kondisi lapangan dan cuaca seperti hari ini, semua tak berjalan sesuai rencana. Ini tak sesuai seperti apa yang kita harapkan. Strategi dan taktik tak berjalan,” ungkapnya usai laga.

Ia juga menuturkan, perhelatan pihaknya ke Medan dalam rangka menyesuaikan keserasian pemain antar lini. “Pada laga ini kita juga mencoba mengkombinasikan pemain-pemain impor dengan pemain lokal untuk menghasilkan tim yang benar-benar solid,” ujar Norizah.

Pada kesempatan itu, Norizah berterimakasih telah diberikan kesempatan untuk bisa berlaga di Medan. “Kita sangat berterimakasih bisa menguji kekuatan tim kami di sini. Karena kita tak lagi membentuk tim, tim sudah baku. Tapi kita masih mencari pasangan-pasangan mana yang lebih tepat. saat ini kita telah memiliki 24 pemain,” paparnya.

Tak hanya dari tim Perak FA, Tim PON Sumut juga mengeluhkan hal sama. Pelatih PON Sumut Rudi Saari mengatakan, kondisi lapangan masih sama seperti kemarin. Dan itu sangat berat. “Dengan hasil imbang, kita cukup puas. Karena yang bertanding tersebut merupakan tim inti PON Sumut yang sebenarnya. Inilah pemain yang sejak awal pra PON hingga bertanding pada PON 2011 ini,” katanya.

Ia juga menuturkan, ini pembelajaran bagi timnya karena bisa bertanding dengan lawan yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang lebih baik. “Kita sangat bersyukur ada pertandingan seperti ini. Baik bagi tim yang memang diisi pemain-pemain muda. Ini akan menambah pengalaman mereka,” jelas Rudi.

Di sisi lain, laga beda kasta antara Tim PON Sumut melawan Perak FA ini berlangsung dengan jumlah penonton yang cukup minim. Diperkirakan jumlah penonton hanya mencapai 200-300 orang.

Keadaan pertandingan kembali diperburuk jelang pertandingan berakhir. Sekitar 15 menit sebelum bubaran, Stadion Teladan di guyur hujan sehingga lapangan terlihat layaknya kubangan kerbau. Hal ini mengakibatkan pemain tak lagi bertanding dengan kualitas, hanya asal ngotot.
Ironisnya lagi, sekira pukul 18.10 WIB dalam keadaan hujan, tentu dalam waktu itu dan mendungnya langit sangat mengurangi penerangan di lapangan. Tapi, Panpel tak menghidupkan lampu stadion. (saz)

Wednesday, December 21, 2011

PSMS IPL Cari Striker, Konsorsium Tawarkan Kiper

Kisruh manajemen, sejauh ini belum memberi dampak signifikan terhadap persiapan teknis PSMS IPL. Mereka terus melakukan pembenahan skuad. Asisten Pelatih PSMS IPL, M Khaidir menyebutkan, bergabungnya tiga pemain asing memberikan semacam angin segar bagi tim tersebut.

"Semua sektor mulai membaik. Grafik permainan lini tengah juga kian meningkat. Ahn (Hyo Yeon) punya long passing yang memanjakan Julio (Cesar Alcorse) dan Jecky. Di belakang Vagner (Luis de Oliviera Marins) masih kokoh," kata Khaidir sesaat sebelum memulai sesi latihan di lapangan kompleks TGM, Medan Helvetia, kemarin kemarin sore.

Menurut Khaidir, sisa satu tempat untuk pemain asing belum ditentukan. Dari tim pelatih menginginkan satu pemain asing (non Asia) di posisi lini serang. Seorang pemain yang dibidik, yakni striker asal klub Liga Super Kroasia, NK Inter Zapresic, gagal direkrut.

Konsorsium kemudian menawarkan pemain asing di posisi lain, yakni penjaga gawang. "Nama belum bisa saya sebutkan karena masih dalam proses. Pemain depan penting, namun posisi penjaga gawang juga demikian. Kita ingin kiper tangguh. Setidaknya sebelum laga lawan Persiraja, pemain asing ini, di posisi penyerang atau kiper, sudah kita dapatkan," ujar Khaidir. (Randy Hutagaol/TribunMedan)

Tuesday, December 20, 2011

PSMS Targetkan Peringkat 3 IPL

Pelatih anyar PSMS Medan, Fabio Lopez, berjanji akan memberikan kenangan indah kepada pendukung Tim yang berjuluk Ayam Kinantan ini.

"Saya akan memberikan sesuatu kepada PSMS menjadi tim besar dan dapat memberikan kualitas permainan yang berbeda dengan klub lain. Materi latihan yang diberikan akan dirasakan pemain sendiri dan tak beriming-iming pemain yang pernah bergabung dengan PSMS akan menjadi incaran klub lain," pungkas pria asal Italia itu.

Sementara Manager PSMS IPL Dolly Siregar mengatakan, struktur jelas kepelatihan akan membuat PSMS mampu bersaing dengan klub lainnya di IPL musim 2011-12.

"Majunya PSMS tak terlepas dari dukungan masyarakat dan suporter, sehingga PSMS tetap menjadi tim idola Kota Medan ini. Persiapan yang minim saat laga perdana mulai bertahap sudah dilakukan pembenahan di dalam tim. Apalagi saat ini performa dan kekompakan tim sudah baik dibandingkan sebelumnya," ujar Dolly.

"Intinya, kita akan terus berjuang untuk menaikkan peringkat PSMS minimal menjadi tiga besar klasemen IPL," tandasnya. (Juang Naibaho/TribunNews)

Fabio janjikan PSMS IPL bangkit

MEDAN - Fabio Lopez menerima tawaran melatih PSMS di Indonesian Premier League (IPL) dalam keadaan krusial. Allenatore asal Italia itu langsung disodori tugas berat membenahi tim yang menderita dua kekalahan kandang pada laga awalnya.

Namun Fabio tak gentar dan justru merasa tertantang dalam debut kepelatihan pertamanya di tanah air. Hal itu diungkapkannya saat memperkenalkan diri kepada publik lewat temu pers di Hotel Dhaksina Medan, Minggu.

"Musim kompetisi di Indonesia sangat berbeda dengan Eropa. Namun, secara bertahap melakukan adaptasi dengan pihak manajemen dan pemain untuk mencapai misi agar PSMS menjadi tim tangguh," ujar pelatih PSMS IPL, Fabio Lopez.

Fabio menganggap PSMS adalah salah satu klub besar di Indonesia. Hal itu merupakan salah satu yang mendasari alasan kuatnya membesut klub berlambang daun tembakau ini. Diakui, pada 2008 dirinya pernah juga ditawari PSMS saat manajemen ditangani Sihar Sitorus. Namun, Fabio menolak karena masih menjadi pelatih di Lithuania.

"PSMS itu klub besar dan 2 juta penduduk merupakan modal utama memberi dukungan kepada PSMS. Apalagi Medan merupakan salah satu kota di Indonesia sebagai lumbung pemain berkualitas," katanya.

Di debut perdananya saat melawat ke markas Arema, Fabio memang gagal mempersembahkan poin. Namun Tri Yudha cs tampil berbeda di bawah instruksinya. Di bawah asuhan Fabio, PSMS IPL diyakini skuad akan bangkit mulai Januari nanti.

Laga menghadapi Persiraja Banda Aceh selanjutnya akan menjadi ujian baginya. Nantinya, Fabio akan mengedepankan strategi menyerang menggunakan formasi 4-3-3. Kendati begitu, pria berusia 38 tahun ini mengaku formasi bisa berubah sesuai lawan yang dihadapi. Mantan pemandu bakat Fiorentina di Serie A itu menjanjikan kualitas permainan yang berbeda.

"Selama menangani tim, saya akan memberikan sesuatu kepada PSMS menjadi tim besar dan dapat memberikan kualitas permainan yang berbeda dari klub lain. Materi latihan yang diberikan akan dirasakan pemain sendiri dan tak beriming-iming pemain nantinya menjadi incaran klub lain," pungkasnya.

Sementara itu, Manajer PSMS IPL, Dolly S Siregar, mengumumkan struktur kepelatihan PSMS IPL. Dalam lanjutan kompetisi nanti, Fabio Lopez dibantu M Khaidir (asisten pelatih), Deny Paslah (pelatih kiper), dan Hasyim (pelatih fisik).

Dijelaskan Dolly, kehadiran Fabio Lopez membuat persiapan tim semakin berkembang. "Intinya, kita akan terus berjuang untuk menaikkan peringkat PSMS minimal menjadi tiga besar klasemen sementara," tandasnya.

Pelajaran berharga dari Sime Darby

MEDAN- PSMS ISL dipaksa menelan kekalahan 0-1 dari klub Divisi Utama Malaysia, Sime Darby, dalam laga eksibisi malam ini di Stadion Teladan Medan. Gol tunggal Asrol Ibrahim di menit 19 memberi pelajaran berharga bagi tim besutan Raja Isa yang tengah mempersiapkan diri jelang lanjutan ISL 2011/2012, awal Januari mendatang.

Meski kalah, Raja Isa menanggap laga ini menjadi ajang tepat untuk mengevaluasi skuadnya sebelum menghadapi laga krusial di kompetisi kontra Persib Bandung (5 Januari) dan Pelita Jaya (9 Januari).

“Pertama saya mohon maaf kepada publik Medan tidak dapat memberikan kemenangan, tapi kekalahan ini tidak masalah. Kita dalam proses dan sama-sama tahu PSMS baru menjalani dua pertandingan di saat tim lain sudah melakoni empat laga. Ujicoba ini evaluasi yang bagus untuk tim,” ujarnya malam ini.

Kondisi lapangan yang buruk menurutnya bisa menjadi proses adaptasi skuadnya karena diyakininya lapangan di Bandung maupun Karawang tak jauh berbeda.

“Lapangan becek ini adaptasi kita terhadap main di Bandung dan Karawang nanti. Sebelumnya, di liga kita belum pernah main di lapangan becek seperti ini,” lanjut Isa.

Soal performa legiun asing anyar, Choi Dong Soo, Raja Isa tak memberikan penilaian berlebihan. Menurutnya, penampilan pemain asal Korea itu sudah lumayan untuk pemain yang baru bergabung dalam beberapa hari dengan tim.

Pada laga tersebut, Raja Isa menurunkan skema mirip dengan dua laga awal ISL, kecuali kehadiran Choi Dong Soo yang cukup banyak melakukan penetrasi di lini depan. Bersama In Kyun Oh dan Osas Saha, Dong Soo berusaha keras menembus ketatnya pertahanan tim tamu.

Namun Sime Darby yang tampil tenang dengan kerjasama apik justru memberikan serangan yang lebih greget. 19 menit laga berjalan, Asrol Ibrahim menjebol gawang tuan rumah. Lewat kerjasama apik satu dua dengan Rusli, Asrol melesakkan tembakan keras yang gagal dihalau Markus Horison.

Di babak kedua, PSMS bermain lebih agresif. Terobosan Dong Soo diteruskan umpan silang mendatar ke kotak penalti, namun sontekan In Kyun melenceng. Begitu juga dengan tandukan Sasa Zecevic semenit kemudian.

PSMS berpeluang emas menyamakan kedudukan ketika In Kyun diganjal di daerah terlarang dan wasit menunjuk titik putih di menit 52. Namun eksekusi Saha melenceng dari gawang Sime Darby.

Dua peluang terakhir diperoleh PSMS lewat tendangan bebas Dong Soo dan In Kyun di menit 87 dan 89. Namun tendangan yang cukup tajam itu tepat jatuh ke pelukan kiper lawan, Redzwan.

Pelatih Sime Darby, Ismail Zakaria mengakui strateginya cukup berhasil meski lapangan cukup buruk. “Strategi kita berjalan. Meski lapangan memang cukup becek. Kedua tim bermain cukup bagus. Kita juga memainkan banyak pemain muda,” katanya.

Saturday, December 17, 2011

Ahn tiba, Ganchev menyusul

MEDAN - Setelah kehadiran Vagner Luis, PSMS Indonesian Premier League (IPL) kembali berniat menambah amunisi di belakang. Salah satu yang diincar adalah bek asal Kroasia, Goran Ganchev.

Pemain kelahiran 4 Agustus 1983 tersebut kemungkinan akan bergabung mulai Senin (18/12) nanti. Pemilik tinggi 188 cm itu merupakan mantan pemain liga super Kroasia, NK Inter Zapresic, dan pernah membela tim nasional Macedonia U-21.

"Ya, sedang ditunggu. Hari Senin (18/12) kemungkinan sudah datang, lebih lambat dari prediksi. Seharusnya datang Jumat ini," ujar Pelatih PSMS IPL, Fabio Lopez.

Selain Ganchev, PSMS IPL juga dipastikan akan menggunakan tenaga gelandang asal Korsel, Ahn Heo Yean. Mantan pemain Bintang Medan itu telah tiba Jumat (16/12) ini di Medan. Kedatangannya lebih cepat dari prediksi sebelumnya, yaitu awal Januari.

Bahkan, Ahn dipastikan memulai latihan bersama dengan tim di lapangan Kompleks Thamrin Graha Metropolitan (TGM), Sabtu ini. Dikabarkan, mantan pemain Persela Lamongan itu telah hadir di sekretariat PSMS IPL di Kompleks Villa Polonia dan berbincang dengan pelatih.

Komisaris PT Bintang Medan Metropolitan, Arif Bargot Siregar, pun tak menampik kabar tersebut. Menurut Arif, seharusnya pemain yang pernah membela Bintang Medan FC itu tiba 13 Desember lalu. Tapi Arif menerangkan Ahn susah mendapat tiket dan baru datang.

Di sisi lain, PSMS IPL akan melakoni persiapan berat di tengah musim kompetisi tersebut. Mulai Sabtu ini, tim akan melakoni persiapan dengan memaksimalkan latihan pagi dan sore hingga 22 Desember mendatang.

"Programnya seperti itu. Saat ini, tim terpaksa harus melakoni persiapan pra-musim di masa kompetisi," ujar Lopez menambahkan tim akan libur latihan pada 23-27 Desember mendatang untuk menjaga kondisi.

"Kami tidak mau jika latihan diforsir akan membuat pemain mendapat efek jangka panjang seperti cedera lama," ungkap mantan pemandu bakat Fiorentina dan Atalanta itu.

Friday, December 16, 2011

AK batal gabung PSMS IPL

Achmad Kurniawan akhirnya memutuskan pelabuhannya musim ini. Bukan PSMS, melainkan Arema Indonesia yang juga berkiprah di Indonesian Premier League (IPL), klub yang musim lalu diperkuatnya.

AK menandatangani kontrak dengan Arema IPL di detik-detik terakhir penutupan bursa transfer. Pada Rabu malam lalu, AK pun didaftarkan ke skuad Singo Edan. Sebelumnya kiper yang akrab dengan inisial AK ini santer diberitakan akan memperkuat PSMS IPL. Apalagi tim besutan Fabio Lopez ini sangat membutuhkan sosok yang bisa mengangkat popularitas tim.

Menurut Agen AK, Herna Pardede, AK batal bergabung karena tidak adanya keseriusan manajemen IPL meminangnya.

"Setelah didepak dari PSMS ISL, AK sebenarnya sangat ingin membela PSMS IPL. Tapi tidak juga ada keputusan dari manajemen padahal pada 13 Desember. Akhirnya kita buat keputusan sebelum tutup deadline dan tanggal 14 dia teken kontrak langsung ke Arema IPL,” ungkap Herna, Kamis.

AK memang sempat mengikuti latihan tim yang dipimpin Asisten Pelatih PSMS IPL, M Khaidir. Namun tidak juga diikat membuatnya memilih kembali ke Malang. PSMS IPL pun dipastikan kembali mengandalkan Decky Ardian sebagai pilihan utama dengan Dede Pranata dan Irwin Ramadhana sebagai pelapis.

Herna tidak habis pikir soal kabar yang menyebutkan manajemen PSMS IPL enggan menerima AK karena ia sempat mengikuti seleksi di PSMS ISL.

"Ini (ke Arema) adalah bukti AK bukan pemain sembarangan. Dalam segalanya Arema di depan PSMS kok, tapi kadang itikad baik orang disalahartikan," tegasnya.

Menurut Herna, sebenarnya AK juga sempat bingung menyikapi dualisme kompetisi di tanah air. Karena itu ia tidak ikut rapat bersama tim saat turnamen segitiga di Jakarta yang membahas penandatanganan kontrak.

"Sebenarnya, dia tidak datang pas dua meeting di Jakarta bersama tim karena galau ingin bermain di ISL atau IPL. Karena kalau datang, pasti PSMS ISL mengikatnya," tutur Herna.

Sebelumnya, PSMS juga batal merekrut Ku Kyung Hyun yang juga seangkatan AK seleksi di PSMS ISL. Alasannya, bek asal Korsel itu hanya bermain di Divisi II di Negeri Ginseng tersebut. Padahal, menurut Herna , Ku bermain di klub yang berada di level teratas, Jeju United.

"Sama sekali tak benar jika soal legalistas, Ku bermain di Jeju United di Korsel yang merupakan kompetisi teratas. Jadi tak ada masalah, seharusnya manajemen bisa lihat internet atau cari info yang benar soal Ku," pungkas Herna.

Fabio akui kematangan Arema

Usaha PSMS untuk meraih poin perdananya di arena Indonesian Premier League (IPL) kembali kandas. Bertamu ke Stadion Gajayana Malang, tim besutan allenatore Italia, Fabio Lopez, dipaksa takluk 1-2 dari Arema Indonesia.

Dua gol masing-masing dari Noh Alamshah dan Musafri membuat kemenangan menjadi milik Singo Edan. Padahal sebelumnya Ayam Kinantan sempat menghenyakkan seisi Gajayana. Striker baru asal Argentina, Julio Cesar Alcorse, menggetarkan gawang tuan rumah di menit 22.

Gol yang sempat menaikkan moral bertarung Tri Yudha Handoko cs. Namun dari sejumlah percobaan hanya satu gol yang berhasil diceploskan. Selebihnya laga menjadi milik tuan rumah. Terutama selepas gol balasan striker Singapura, Noh Alamshah di penghujung babak pertama.

Tim besutan Milomir Seslija bak kesetanan terus menggempur pertahanan PSMS yang dikomandoi duet Vagner Luis dan Fadli Hariri. Hasilnya di menit 51, Musafri sukses membalikkan keadaan dan keunggulan bertahan hingga laga berakhir.

Pelatih PSMS, Fabio Lopez, mengakui kematangan tim tuan rumah. Berbanding terbalik dengan skuadnya yang datang dengan persiapan minim. Apalagi dirinya baru tiga hari menangani tim.

“Teknik individual pemain Arema saat ini lebih bagus dari pada kami," ujarnya usai pertandingan.

Namun Fabio tetap memuji semangat bertarung yang ditunjukkan anak asuhnya. Ke depannya ia yakin tim akan lebih baik.

"Mereka sudah bekerja keras, dan hasil ini. Memang tidak bagus untuk pencinta tim, tapi tidak buruk untuk tim kami. Kami punya banyak PR dan harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya," ungkap Fabio.

Di kubu lawan, Pelatih Arema Milomir Seslija memuji pertahanan tim tamu. Pujian khusus diberikannya kepada bek anyar asal Brazil, Vagner Luis, yang bermain gemilang.

"Mereka punya pertahanan yang sangat bagus yang menjadi masalah bagi tim kami. Bek asal Brazil (Vagner Luis) bermain sangat baik di pertandingan tadi, begitu juga gol tadi," ucap Milomir.

"Gol (balasan) itu momentum bagi tim kami. Selanjutnya di babak kedua kami mendominasi. Tiga hari bersama tim tapi dengan strategi cukup bagus. Mereka akan jadi lawan yang cukup sulit dikalahkan di pertandingan-pertandingan berikutnya," lanjutnya turut diamini Noh Alamshah.

Thursday, December 15, 2011

Indonesian Premier League Arema Tekuk PSMS di Gajayana

Laga Arema Indonesia menjamu PSMS Medan di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (14/12/2011) berkesudahan dengan skor 2-1 untuk tuan rumah. Gol PSMS tercipta di menit 27 oleh Julio Cesar. Balasan Arema diciptakan Noh Alam Shah alias Along di menit 45 dan TA Musafri menit 56.

Pertandingan yang digelar di Stadion Gajayana Malang ini berlangsung seru, Rabu (14/12/2011). Aremania tidak henti bernyanyi untuk mendukung perjuangan Along dkk.

Serangan pertama Arema berasal dari Musafri. Dua kali corner kick dari kaki Esteban juga belum bisa dimaksimalkan menjadi gol. Sundulan Gunawan masih jauh dari gawang PSMS.

Ada kejadian unik, Gunawan harus keluar lapangan sebentar. Itu karena jersey yang dikenakannya bermasalah.

Petaka terjadi di menit ke 27. Gawang Kurnia Meiga kebobolan oleh Julio Cesar. PSMS unggul sementara dengan skor 0-1.

Tertinggal satu gol, serangan pemain Arema kian gencar. Beberapa kali mereka mengurung pertahanan PSMS Medan. Meski begitu, gol yang ditunggu belum juga muncul.

Menit ke-30, Along mengambil tendangan bebas. Sayang masih tipis di sisi kiri gawan PSMS yang dijaga Irwin Ramadhab.

Begitu juga dengan tendangan voli dari M Ridhuan. Masih tipis di sisi kanan gawang PSMS. Bahkan, tendangan keras Hendro Siswanto sempat membentur pemain PSMS.

Di masa perpanjangan waktu, menit 45+1, Aremania serentak bersorak. Sundulan Along dari sepak pojok Roman berhasil menggetarkan jala gawang PSMS. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 1-1.

Memasuki babak kedua, pemain Arema langsung mengambil inisiatif penyerangan. Sundulan Musafri memanfaatkan umpan lambung Ridhuan masih menyamping dari gawang PSMS.

Hendra Siswanto juga melakukan usaha melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayang tendangannya melambung jauh dari atas mistar.

Akhirnya, usaha pemain Arema berhasil di menit 56. Menerima umpan sundulan dari Along, Musafri berhasil menceploskan bola ke gawan PSMS. Skor sementara 2-1 untuk Arema.

Kondisi unggul, Arema melakukan pergantian pemain. Legimin Raharjo keluar digantikan Dendi Santoso. Masuknya Dendi ini menambah daya gedor tim Singo Edan. Beberapa kali dia mampu membahayakan gawang PSMS.

Sementara itu, Along memberi isyarat minta digantikan. Sebelum pertandingan dimulai, kondisi Along memang masih kurang fit. Dia bahkan diragukan mampu tampil karena cedera.

Akhirnya, pelatih menggantikan Along dengan Ahmad Amirudin. Keluarnya Along disambut standing applaus oleh seluruh Aremania. Kontribusi Along dalam pertandingan ini memang cukup besar. Satu gol dan satu assist.

Memasuki menit 67, Dendi melepaskan umpan cantik namun sayang berhasil diselamatkan penjaga gawang PSMS. Dendi kembali beraksi di menit 70. Dari luar kotak penalti, dia melepaskan tendangan keras. Hanya saja melebar tipis.

Akibat berbenturan dengan pemain PSMS, Leonard Tupamahu harus mendapat perawatan tim medis di pinggir lapangan. Beruntung tidak mendapat cedera parah, Leo masih bisa melanjutkan pertandingan.

Menit 76, Dendi sudah lolos dari hadangan bek PSMS. Tapi sayang tendangannya tepat ke arah kiper Irwin Ramadhab. Begitu pula dengan kerjasamanya dengan Musafri di menit 80, belum mampu menambah keunggulan Arema. Tendangan Dendi mampu diblok kiper.

Menit 87, giliran gawang Kurnia Meiga yang terancam. Bermula dari corner kick yang diambil Tri Yuda, pemain asing Wagner Luis menyambutnya dengan sundulan. Tetapi, bola melayang tipis dari mistar.

Sampai tambahan waktu 3 menit, kedudukan tidak berubah. Akhirnya, Arema mengawali pertandingan di kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dengan mengungguli PSMS Medan, skor 2-1. [ain/but]

Line Up Pemain:
Arema: Kurnia Meiga Hermansyah (GK), Legimin Raharjo, Leonard Tupamahu, Gunawan Dwicahyo, Ahmad Farizi, Esteban Guillen, Hendra Siswanto, Muhammad Ridhuan, Talaoho Abdul Musyafry, Roman Chmelo, Moh Noh Alam Shah.

PSMS Medan: Irwin Ramadhab (GK), M Syarif Julianda, Deni Wahyudi, Fadli Hariri, Erwinsyah HSB, Vagner Luis, Rusdianto, Azzuan Lubis, Kamil Sembiring, Jecky Pasarella, Marwin Hanafi. Adapun wasit akan dipimpin Saripudin, asisten wasit, ada Kundari dan Sutono. (Yatimul Ainun/BeritaJatim)

Indonesian Premier League PSMS Kalah dari Arema karena Kurang Persiapan

Pelatih PSMS Medan, Fabio Lopez mengatakan, ketidaksiapan tim menjadi penyebab kekalahan PSMS atas Arema Indonesia, dalam lanjutan Indonesia Premier League (IPL), (14/12).

Lopez juga mengakui, persiapan panjang yang dilakukan Arema Indonesia membuat kerjasama mereka lebih baik dibanding PSMS. "Teknik individual pemain Arema saat ini lebih bagus dari pada kami," ujarnya usai pertandingan.

Pelatih asal Italia, yang baru tiga hari menangani PSMS IPL ini juga memuji kegigihan anak asuhannya dalam mengawal setiap pergerakan pemain depan Arema.

"Mereka sudah bekerja keras hari ini. Hasil ini memang tidak bagus untuk kami. Tapi tidak terlalu buruk juga. Ini masih bisa diperbaiki di pertandingan selanjutnya," ucapnya lagi.

Sementara itu pelatih Arema, Milomir Seslija, mengaku salut dengan metode pertahanan yang diterapkan Fadly Hariri cs, yang cukup membuat frustrasi pemain depan Arema. Sering kali peluang-peluang Arema berhasil digagalkan duet Fadli Hariri dan Vagner Luiz.

"PSMS punya pertahanan yang sangat bagus yang menjadi masalah bagi pemain kami saat menyerang. Bek asal Brasil (Vagner Luis) bermain sangat baik di pertandingan tadi, begitu juga gol mereka tadi cukup bagus," ucap Milomir seusai pertandingan.

Usai menghadapi Arema, PSMS akan melakoni laga kandang menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Teladan 7 Januari mendatang. Evaluasi akan menjadi fokus pelatih asal Italia itu. "Kami punya banyak PR dan harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya," ungkap Fabio. (Dodi Esvandi/TribunNews)

Wednesday, December 14, 2011

Fabio Lopez latih PSMS IPL


Medan - Sosok pelatih kepala PSMS yang berlaga di Indonesian Premier League (IPL) akhirnya terjawab. Pria yang sebelumnya enggan mencuatkan namanya ke publik ini, bernama Fabio Lopez.

Pria berdarah Italia ini sudah mau membuka identitas diri, lantaran sudah mendampingi tim. Sebelumnya, Fabio enggan mempublish diri, karena masih menyelesaikan urusan dengan klub lamanya. Pria berusia 37 tahun ini bakal melakoni ujian perdananya saat PSMS IPL bertandang ke Arema Malang, Rabu ini.

"Nama saya Fabio Lopez. Saya sudah bisa sebutkan nama saya, karena saya sudah dampingi tim dan akan duduk di bench PSMS mulai Rabu," ujarnya.

“Saya baru tiba, jadi belum tahu banyak. Yang jelas, kami berharap bisa bermain sebaik-baiknya. Tentunya pemain baru harus bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya bagi tim, sama seperti lainnya,” ungkap Lopez di sela-sela memimpin latihan tim di Stadion Gajayana, Selasa.

Asisten Pelatih PSMS M Khaidir menambahkan kondisi pemain cukup baik. Dia mengatakan ada kemungkinan striker asing Julio Cesar bisa turun di laga ini. Jika itu benar, maka dua asing (bersama Luis Vagner) akan memperkuat skuad ini.

Mantan arsitek Persigo ini mengatakan meski pelatih kepala baru bergabung mendampingi tim, namun persiapan tim sudah dilaksanakan sejak di Medan. Dua kali kalah di dua laga home (Persebaya dan Persija) membuat Fadhli Hariri dkk harus bekerja ekstra keras kali ini.

"Kami sudah mempersiapkan tim dan semoga hasilnya bisa lebih baik," pungkas mantan pelatih PSMS, PSDS Deliserdang, dan Persigo Gorontalo ini.

Jecky cs punya semangat & wajah baru

Ditambah dua pemain asing, Vagner Luis dan Julio Cesar Alcorse, kali ini Ayam Kinantan tidak ingin pulang ke Medan dengan tangan hampa. Selain Vagner dan Cesar, PSMS IPL bisa memainkan Sugianto sebagai wing back kiri. Belum lagi, pelatih anyar asal Italia, Fabio Lopez, tak ingin memulai debut perdananya tanpa hasil.

“Saya baru tiba, jadi belum tahu banyak. Yang jelas, kami berharap bisa bermain sebaik-baiknya. Tentunya pemain baru harus bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya bagi tim, sama seperti lainnya,” ungkap Lopez.

Vagner pun diharapkan bisa menjadi tembok pertahanan yang kokoh bersama kapten tim Fadli Hariri, Sugianto, dan Aun Carbiny. Sebagai penyuplai bola, Tri Yudha Handoko diharapkan bisa bekerja maksimal.

“Pemain harus bisa main pintar pada pertandingan nanti, tidak membuang bola percuma, dan memanfaatkan setiap peluang,” ucap pelatih yang pernah membesut tim Divisi I Liga Lithuania, FK Banga, dan pemandu bakat Atalanta dan Fiorentina itu.

Asisten Pelatih M Khaidir juga bisa sedikit lebih lega dengan perkembangan tim yang mulai menunjukkan grafik meningkat. Khaidir mengaku timnya punya persiapan lebih lama dari sebelumnya dan kondisi pemain juga cukup baik.

“Lawan memang punya persiapan yang jauh lebih matang, tapi kami juga membawa pemain untuk bertanding. Kalau mereka ada yang main di timnas, pemain kami juga punya kesempatan main di timnas, jadi tidak ada masalah,” beber pelatih yang pernah membesut PSMS, PSDS Deliserdang, dan Persigo Gorontalo itu.

Di kubu lawan, materi pemain yang nyaris sama sebagai runner-up musim lalu membuktikan Arema merupakan lawan kuat. Nama-nama seperti Leonard Tupamahu, Esteben Guillen, Gunawan Dwi Cahyo, Musafri, dan Roman Chmelo adalah sederet nama yang harus diwaspadai.

Kendati begitu, tuan rumah mengaku wajib mewaspadai tipikal kerja keras yang dimainkan anak-anak Medan. Pelatih Arema, Milomir Seslija, mengatakan pihaknya tidak mau gegabah karena tahu Medan punya tipikal permainan khas.

“Sebagian pemain lokalnya bertipikal pekerja keras. Pertandingan ini tidak akan berlangsung mudah bagi kami,’ ungkap pelatih asal Bosnia itu.

PSAP v PSMS Diundur, Uji Coba Dipercepat

MEDAN-Padatnya jadwal PSMS pada lanjutan kompetisi ISL usai pembukaan 2012 mendatang, membuat persiapan tim berjuluk Ayam Kinantan ini lebih digenjot sebelum Natal dan tahun baru. Namun, jadwal lanjutan laga kompetisi ISL PSAP kontra PSMS di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh yang seharusnya digelar pada Sabtu (17/12) mendatang diundur hingga waktu yang belum ditentukan.

Hal ini membuat manajemen tim yang sudah merencanakan berbagai laga uji coba kembali harus merombak jadwal yang seyogianya digelar Selasa (20/12) mendatang dipercepat menjadi Senin (19/12).
Pelatih PSMS Raja Isa menuturkan, dipercepatnya laga ujicoba ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak asuhannya memiliki persiapan lebih menatap laga berikutnya. Yakni bertandang ke kandang Pelita Jaya dan Persib.

Pada 19 Desember mendatang, PSMS akan menjamu klub kasta kedua Malaysia (sekelas Divisi Utama) Sime Darby FC. Dan pada 22 Desember PSMS akan ditantang klub Liga Super Malaysia Perak FC.

Sementara itu, uji coba yang dilakukan dengan klub-klub sepak bola Malaysia ini juga diikuti oleh Tim PON Sumut serta PSBL Langsa. Sime Darby FC akan menjajal Tim PON Sumut pada 21 Desember. Sedang Perak FC akan ditantang Tim PON Sumut pada 20 Desember dan PSBL Langsa pada 24 Desember mendatang.

Pembicaraan akan dilakukannya uji coba ini berawal dari Perak FC yang akan mengarungi kompetisi Liga Super Malaysia pada awal 2012 mendatang ingin menguji kelayakan timnya. “Nah, mereka melayangkan surat ingin melakukan uji coba di Indonesia. Karena saya dekat dengan orang-orang di kepengurusan klub, akhirnya mereka memilih Kota Medan,” ungkap Pelatih PSMS Raja Isa. (saz)

PSMS ISL Jajal Dua Klub Malaysia

PSMS akan melakoni tiga partai tandang yang lumayan berat. Tim perdana yang akan dihadapi merupakan klub selevel musim lalu, PSAP Sigli, (17/12). Usai libur Natal dan Tahun Baru, Ayam Kinantan akan dijamu klub mapan Pelita Jaya FC (5/1) dan Persib Bandung (9/1/2011).

Raja Isa bin Ras, arsitek PSMS ISL mengatakan mentalitas menjadi kunci utama bagi skuadnya. Kemampuan teknikal dan taktik dapat menjadi hambar di lapangan atas ketiadaan mentalitas. Sikap bijak memberi keputusan dan adaptasi kekuatan lawan mutlak dimiliki. Kesabaran dan ketenangan sepanjang laga.

Guna mengakomodir kebutuhan tersebut, PSMS ISL menjadwalkan tiga laga uji coba. In Kyun Oh dan kawan-kawan akan menjajal klub sekota hari ini, Senin (12/12) jelang lawatan ke Banda Aceh. "Tim yang akan kita lawan memang di bawah level. Tujuannya untuk menstimulus kemampuan dan mentalitas tim secara menyeluruh. Hal yang paling utama, dari uji coba besok adalah seleksi dua penyerang Asia, Daryoush (Iran) dan Choy Don Su. Soal lawan masih status konfirmasi," ujarnya.

Sedangkan laga uji coba bergengsi akan dilakoni jelang dua laga tandang di awal Januari 2012. Tak tanggung-tanggung, klub Liga Super Malaysia, Perak FC (20/12) dan klub kasta kedua Malaysia (sekelas Divisi Utama) Sime Darby FC (22/12) telah diundang. Dua klub asal negeri jiran ini akan dijamu di Stadion Teladan, Medan.

"Bersyukur saya bina hubungan baik dengan mereka. Sejak awal mereka sudah sedia berhadapan dengan PSMS. Uji coba ini akan jadi bekal yang sangat baik saat bertemu Pelita Jaya dan Persib Bandung," ujar pelatih kelahiran Selangor, Malaysia ini.

Perak FC yang diarsiteki Noorizan Bakar diyakini akan memberi pelajaran berharga. Apalagi tim ini memiliki level materi berkualitas dan kolektivitas yang baik. Hal sama juga berlaku pada Sime Darby yang diarsiteki Ismail Zakaria (eks pelatih Selangor FC). "Dua tim beda kelas ini, harapan saya dapat menularkan pengalaman berharga bagi skuad ini. Menang atau kalah bukan tujuan saya. Namun asah mentalitas menghadapi tim besar jauh lebih bermakna. Saya optimis," ujarnya.

Raja Isa memang mengakui masih skeptis dengan kondisi besutannya hingga saat ini. Ayam Kinantan dinilai butuh waktu lama mengasah tajinya. "Semua sektor masih butuh pembenahan serius. Seperti saya kata sebelumnya, fighting spirit saja tidaklah cukup. Intelijensi dan kadar mentalitas harus dipunya di panggung ISL yang kompetitif ini," imbuhnya. (Randy Hutagaol/TribunMedan)

PSMS ISL Choi Dong Soo Genapi Kuota Asing

Choi Dong Soo, penyerang asal Korea Selatan akhirnya resmi direkrut untuk bergabung dengan PSMS ISL, Selasa (13/12). Pria bertubuh gempal ini menyingkirkan rivalnya, Daryoush Ayyoubi (Iran). Keputusan diambil sehari pascalaga uji coba kontra PS Gumarang.

Sebelumnya, Raja Isa bin Ras menolak menyebutkan siapa diantara keduanya yang diambil untuk memenuhi kuota maksimal pemain asing. Ia berkilah bahwa keputusan tidak berada di tangannya. "No comment. Terserah manajemen siapa yang akan dipakai. Sebab kualitas keduanya nyaris sama," ujarnya usai ujicoba, Senin (12/12) petang lalu.

Kontras dengan itu, CEO PSMS Idris menampik melakukan intervensi atas penentuan pemain yang bergabung. Menurutnya, perihal perekrutan pemain murni dilakukan tim pelatih. Manajemen hanya menerima rekomendasi tim pelatih dan membanderol harga sesuai kemampuan finansial klub.

"Tidak ada intervensi. Choi Dong Soo sudah direkomendasikan tim pelatih. Kita sudah kontrak Choy langsung, tak perlu berlama-lama lagi kan?!," ujarnya tanpa merinci nominal kontrak. Sang agen yang dikonfirmasi tribun via layanan Blackberry Messenger (BBM) membenarkan hal tersebut.

Raja Isa yang dikonfirmasi kembali meluruskan hal tersebut. Ia mengakui pihaknya memang telah merekomendasikan penyerang asal negeri Ginseng itu. Bantahan sebelumnya lebih dikarenakan menunggu kepastian dari manajemen. Tidak etis menunjuk pemain yang direkrut untuk dipublikasikan, sekiranya kepastian belum juga.

"Ya benar, saya telah merekomendasikan Choi. Kenapa?! Dia sangat bersesuaian dengan karakter PSMS punya. Akselerasi bagus dan kemampuan mengeksploitasi pertahanan lawan," ujar pria yang mempunyai tiga orang anak ini.

Pemain kelahiran 26 Juni 1985 ini diproyeksikan lebih dari pantas menjadi tandem bagi Saha. Peran yang selama ini lowong dan berimbas pada krisis di lini depan. Kehadiran eks penyerang Persisam Samarinda itu, kata Raja membuatnya dapat menerapkan varian strategi dan formasi.

"Adakalanya saya akan pakai 3-4-3 saat melawan tim dengen level kualitas setara atau di bawah PSMS. Skema ultraofensif ini membutuhkan penyerang dengan speed bagus, fihting spirit dan pekerja. Kemampuan itu ada pada Saha dan Choi," ujarnya lagi.

Terkait Daryoush, ia menilai penyerang asal Iran itu punya teknik "heading" yang mumpuni. Postur yang tertinggi diantara rekan setim dan penempatan posisi yang baik membuatnya jadi momok bagi lawan. Sayang, eks penyerang PSM itu sedikit lamban dalam pergerakan.

Senada Raja, Idris menegaskan rekomendasi Choi Dong Soo sebagai keputusan tepat. "Saya lihat ciri permainannya bisa mengakomodir tim ini. Dia kuat dalam duel, tidak peragu, dan punya kecepatan. Keduanya sama-sama bagus, tapi kita tinggal punya jatah seorang asing Asia lagi," sebutnya.

Duo penyerang Asia ini, sebenarnya tidak terlalu menunjukkan peran signifikan dalam laga kontra PS Gumarang. Belum tampak kemampuan melakukan determinasi dan kemapanan bermain secara tim. Pemakluman diberikan karena masih baru bergabung selama dua hari.

Choi Dong Soo menggenapi lima kuota pemain asing yang digariskan PT Liga Indonesia dipenuhi kontestan ISL. Tiga pemain asing di luar keanggotan AFC dan dua pemain asing keanggotaan AFC. Empat lainnya telah lebih dulu bergabung. Luis Alejandro Pena (Chile), Osas Ikpefua Saha (Nigeria), Sasa Zesevic ( Serbia) dan In Kyun Oh (Korea). (Randy Hutagaol/TribunMedan)

Indonesia Super League Laga PSAP v PSMS Ditunda

Laga tandang PSMS melawan PSAP Sigli yang seyogianya dilaksanakan Sabtu (17/12) terpaksa dibatalkan pihak penyelenggara Indonesia Super League. Pembatalan ini disebabkan stadion Kuta Asan Sigli tak memenuhi standar PT. Liga Indonesia. "Reschedule" sudah ditetapkan yakni pada 11 Februari 2012 mendatang.

"Pertandingan PSMS lawan PSAP Sigli dalam lanjutan kompetisi ISL terpaksa ditunda dengan alasan stadion milik Sigli tak memenuhi standar sesuai dengan ketentuan PT. Liga Indonesia" ujar Ketua Bidang Kompetisi PT Liga Indonesia Djoko Driono saat dihubungi via telepon seluler, kemarin, Selasa (13/12).

Djoko mengatakan sebelumnya pihak penyelenggara telah memberikan keringanan untuk PSAP Sigli dalam melakukan partandingan kandang saat menjamu Persisam dan Mitra Kukar. Namun, saat melawan PSMS Medan terpaksa ditunda karena stadion tak memenuhi standar dan saat ini masih dalam tahap renovasi.

Disebutkannya, memang ada solusi untuk mengadakan pertandingan ini, di mana pihak PSAP harus melakukan pertandingan di luar daerah. Salah satu alternatif harus bertanding di stadion Harapan Bangsa yang merupakan "home base" Persiraja Bandaaceh. Namun, kedua tim yang berbeda dalam laga kompetisi PSSI, maka rencana itu dibatalkan.

"Jika main di Banda Aceh sudah dipastikan para pendukung Sigli agak kesulitan untuk melihat tim kesayangannya bertanding. Untuk pihak PT Liga Indonesia mengambil kebijakan dengan memberikan tengat waktu kepada PSAP Sigli untuk pertandingan melawan PSMS dilaksanakan pada 11 Ferbruari 2012 mendatang" terangnya.

Lebih lanjut ia menuturkan penundaan pertandingan ini diberikan kesempatan kepada pihak PSAP Sigli untuk secepatnya melakukan renovasi stadion. Jika dalam waktu yang telah ditentukan stadion belum siap juga, pihak PT Liga Indonesia akan melakukan pertandingan PSAP kontra PSMS diluar daerah Sigli dengan stadion yang memenuhi standar. Alternatif tetap menggunakan stadion Harapan Bangsa.

Djoko menampik kemungkinan adanya teror dari publik "Serambi Mekkah" atas insiden pelemparan pemain dan bus Persiraja saat dijamu PSMS musim 2010/2011. Sebab hal itu, dapat dikendalikan dengan pengamanan dari aparat. Ia justru bersimpati atas kerugian finansial yang dialami PSAP. "Memang perhelatan bukan di stadion sendiri akan mengalami kerugian tidak sedikit. Itu sebabnya pemakluman harus diberikan," pungkasnya. (Randy Hutagaol/TribunMedan)

PSMS Bertolak, Arema tak Sabar

MEDAN-Laga lanjutan kompetisi IPL, pada Rabu (13/12) mendatang, PSMS akan bertandang ke Stadion Gajayana Malang markas Arema. Kabar baiknya, beberapa pemain tambahan dipastikan bisa tampil menghadapi tim berjuluk Singo Edan itu.

Adalah bek asal Brasil Vagner Luis De Oliveira Marins dan wing bek Sugiatno yang bakal memperkuat tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Namun sayang, walau terdaftar dalam 17 pemain yang diberangkatkan, striker Argentina Julio Cesar Alcorse dipastikan belum bisa turun.

Kondisi ini memaksa asisten pelatih PSMS M Khaidir harus olah taktik. Ia mengaku mempersiapkan dua skenario untuk membendung tim besutan Milomir Seslija itu.

“Ada dua strategi yang dipersiapkan, mengingat Julio Cesar juga belum pasti bisa bergabung. Skenario pertama, kita mengandalkan duet Jecky Pasarela dan Julio Cesar di depan lewat formasi 3-5-2. Andre Abu Bakar akan lebih ke tengah sebagai second striker,” ungkapnya, Minggu (11/12).

Namun, di opsi kedua, PSMS harus siap tanpa kehadiran Julio Cesar. Untuk itu, skenario menduetkan Jecky Pasarela dan Andre Abu Bakar telah digeber selama beberapa hari persiapan. “Tentunya kami akan mengandalkan Andre dan Jecky. Akan banyak tekanan dari Arema, sebagai antisipasinya, kami akan menggunakan counter attack,” ujar Khaidir.
Pria yang pernah menjadi pemain dan sekaligus pelatih PSMS itu juga membeberkan, kali ini, barisan pertahanan PSMS dipastikan lebih kuat pasca masuknya Vagner Luis. Tak hanya bek berkepala plontos itu, mantan pemain Persita Tangerang Sugiatno yang berposisi sebagai bek sayap juga dipastikan bisa tampil.

Untungnya, menurut Khaidir, kali ini fisik dan stamina pemain juga cukup meningkat karena memiliki masa persiapan yang lebih panjang. “Stamina dan fisik sudah kelihatan lebib baik. Mereka lebih enjoy dan sudah berani pegang bola,” tutur pelatih yang juga pernah membseut Persigo Gorontalo itu.

Khaidir juga beranggapan, formasi 3-5-2 merupakan yang paling tepat bagi skuad besutannya karena telah terbiasa. “Kita pakai 3-5-2 karena mereka sudah lebih paham. Pergerakan dengan formasi itu tak asing bagi pemain. Kami yakin, tak akan ada lagi miskomunikasi antara pertahanan dan lini depan,” ujarnya lagi.

Meski Khaidir optimis dengan kemampuan anak asuhnya, namun di tempat terpisah pelatih Arema IPL Milomir Seslija mengaku tak sabar untuk melumat tim Ayam Kinantan.

Hampir dua bulan penggawa Arema IPL melakukan persiapan menatap kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Selama itu pula M. Ridhuan dan kawan-kawan hanya latihan dan latihan.

Jadwal kompetisi yang sudah empat kali berubah membuat pemain Arema IPL merasa sudah tak sabar untuk segera merasakan atmosfer laga IPL. Pemain Arema juga sudah ngebet untuk melumat lawan perdananya PSMS Medan.
“Namun kita tetap harus waspada karena mereka punya striker yang berbahaya,” ujar Seslija.

Yang dimaksud oleh Milo tak lain adalah striker Jecky Pasarella. Mantan pemain PSM Makassar itu sudah mencetak satu gol di IPL, tepatnya ketika timnya kalah 1-2 dari Persebaya.

Dari rekaman yang sudah ditontonnya, Jecky seringkali memperlihatkan aksi individu dalam menembus pertahanan lawan. Sayang, pada dua pertandingan, Jecky memang lebih sering terlihat bekerja sendirian tanpa adanya sokongan berarti dari pemain PSMS lainnya. (saz/muf/abm/tom/jpnn)

Monday, December 12, 2011

PSMS IPL Bawa 17 Pemain ke Markas Arema

PSMS Medan akan menghadapi laga tandang perdana di Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012 ke markas Arema Indonesia.Jelang tur ini,PSMS bisa bernapas lega setelah sejumlah pemain dipastikan menambah kekuatan mereka.

Dua pemain baru dipastikan membela PSMS.Mereka adalah duo pengisi lini belakang,yaitu Vagner Luis de Oliveira Marins dan Sugiatno.Dua pemain beda bangsa ini telah resmi berkostum Ayam Kinantan,julukan PSMS.Namun,kenyataan ini tak berlaku bagi Julio Cesar Alcorse. Striker asal Argentina ini belum dapat kepastian bisa membela PSMS atau tidak. Kondisi itu tak ayal membuat Asisten Pelatih PSMS M Khaidir harus putar otak, terutama untuk pengisi lini depan pasukannya.

Menurut dia,persoalan ini coba dicari solusinya dan Khaidir sudah menemukan cara agar masalah di timnya teratasi.Khaidir mempersiapkan dua skenario untuk membendung Arema. ”Ada dua strategi yang dipersiapkan, mengingat Julio Cesar juga belum pasti bisa bergabung.Jika dia bisa main,kami mengandalkan duet Jecky Pasarela dan Julio Cesar di depan dengan skema 3-5-2. Lalu,Andre Abubakar akan lebih ke tengah sebagai second striker,”ujar Khaidir.

”Pilihan kedua tentu kami akan mengandalkan Andre dan Jecky di depan, jika Julio Cesar tak bisa main.Akan banyak tekanan dari Arema.Sebagai antisipasi, kami akan menggunakan counter attack,” lanjutnya. Berbeda dengan lini depan,barisan pertahanan PSMS dipastikan lebih kuat setelah masuknya Vagner Luis.

Peran Sugiatno di bek sayap juga akan menambah kekuatan lini bertahan PSMS.Eks punggawa Persita Tangerang ini juga bisa membantu serangan timnya. Selain kekuatan pertahanan PSMS membaik dengan hadirnya dua nama itu, Khaidir senang dengan kemajuan fisik pemainnya.Recovery lebih panjang dari laga sebelumnya jadi penyebab membaiknya fisik Fadli Hariri dkk.”Fisik para pemain sudah kelihatan lebih baik.Mereka lebih enjoydan sudah berani kuasai bola untuk mengatur ritme permainan,”cetus eks pelatih Persigo Gorontalo itu.

Formasi 3-5-2,menurut Khaidir, merupakan skema yang paling tepat bagi anak asuhnya dalam mengarungi ketatnya kompetisi.Menurut dia,performa pasukannya akan lebih cepat memahami skema itu di lapangan. ”Pola 3-5-2 otomatis bisa dipahami para pemain. Pergerakan dengan formasi itu tidak asing bagi pemain.Kami yakin,tidak akan ada lagi miskomunikasi antara pertahanan hingga lini depan,”cetus Khaidir.

Namun,Khaidir tetap berharap Julio Cesar bisa diturunkan saat menghadapi Arema.Mantan pemain klub Liga Malta Marsaxlokk itu pun dipastikan tinggal selangkah lagi untuk bisa tampil menghadapi Arema.

Komisaris PT Bestari Medan Metropolitan sebagai pengelola PSMS,Arif Bargot Siregar,menyatakan jika Julio tinggal menunggu dokumen International Transfer Certificate (ITC) dari klub lamanya.”Julio tinggal menunggu ITC dari Malta.Kalau itu selesai,kemungkinan dia siap turun,”tandas Arif. (Syukri

Saturday, December 10, 2011

PSMS ISL Prioritaskan Penyerang Asia

Di liga yang tak mengenal sistem "batas transfer window" seperti Liga Indonesia di musim ini (baik ISL maupun IPL), klub-klub bisa terus melakukan bongkar pasang meski kompetisi sudah berjalan. Satu kondisi yang walau tak ideal menjadi semacam "kabar baik" bagi klub- klub peserta liga, tak terkecuali PSMS Medan.

Dua laga kandang kontra Mitra Kukar dan Persisam Samarinda menunjukkan masih adanya kelemahan di tubuh Ayam Kinantan. Terutama di lini depan. Taktikal menempatkan Osas Saha sebagai striker tunggal dan menumpuk lima gelandang memang berhasil meredam keunggulan teknis dua klub kaya asal Kalimantan tersebut. Namun di sisi lain, daya gedor PSMS berkurang drastis. Pasalnya, PSMS tidak memiliki gelandang-gelandang yang memiliki naluri menyerang -apalagi "insting membunuh"-yang tinggi. Tumpuan tetap saja pada Osas Saha yang tentunya sulit berkembang di tengah kepungan bek lawan.

Kekurangan ini bukan tak disadari tim pelatih PSMS. Menduetkan Saha dengan striker lain jadi pilihan paling logis. Namun kenapa hal ini tidak dilakukan?

"Saya memercayai penyerang lokal. Ada saatnya nanti mereka akan saya turunkan," katanya di Medan, kemarin.

Pernyataan Raja Isa kembali mencuat jadi pertanyaan karena saat ini, dua penyerang asing saat ini sedang menjalani seleksi di Stadion Kebun Bunga. Mereka adalah Coy Dong Su asal Korea Selatan dan striker berkebangsaan Iran, Daryoush Ayyoubi. Raja Isa akan memilih satu di antara mereka karena saat ini PSMS sudah punya empat pemain asing.

"Kita memang prioritaskan pemain Asia. Siapa dari keduanya yang dipilih saya belum tentukan. Kemampuan mereka akan kita uji lagi pada laga uji coba, Minggu (11/12) nanti," ujar Raja Isa. (Randy Hutagaol/TribunMedan)

Noh Alam Shah Terancam Absen Lawan PSMS

Disaat bersiap diri hadapi PSMS Medan, badai cedera kembali menghadang skuad Arema Indonesia ‘IPL’ versi HM Nur. Kali ini, striker andalan Singo Edan asal Singapura, Noh Alam Shah menjadi pasien cedera tim. Dia mengalami kram otot di bagian kaki kanannya sehingga memaksanya harus meninggalkan program latihan inti tim di lapangan TNI Angkatan Laut (Lanal), sore kemarin.

Along, sapaan akrabnya sejatinya sangat bersemangat menyambut geberan latihan yang dipimpin langsung pelatih Milomir ‘Milo’ Seslija tersebut. Dia sudah melalui beberapa tahapan latihan pembuka, meliputi game bola tangan dan sprint untuk menjaga speed reaksi pemain. Di latihan bola tangan, dia tak masalah dan mampu melaluinya dengan baik. Namun ketika masuk di materi sprint, dia merasakan ada masalah pada kaki kanannya.

‘’Ya Along ada masalah kram di otot kakinya. Sepertinya dia akan dibawa ke Surabaya untuk terapi pemulihan cederanya. Kemungkinan, dia akan istirahat lebih dahulu selama enam hari,” terang Milomir Seslija, pelatih Arema ‘IPL’ versi HM Nur kepada wartawan seusai memimpin latihan timnya, sore kemarin.

Walhasil, Along terancam absen membela tim saat menjamu PSMS Medan di Stadion Gajayana, Rabu (14/12) mendatang. Jika sampai benar, tentu sebuah kerugian besar dialami Arema ‘IPL’ ini karena harus kehilangan penyerang andalannya. Sekalipun tim yang berkantor di Jalan Puncak Yamin 2 Malang ini masih memiliki Jaya Teguh Angga yang bertipikal sama dengan Along sebagai goal getter dan penyelesai.

Milo sendiri tidak begitu khawatir terhadap ancaman itu. Dia justru menyebut, sebuah tim sudah harus siap jika sewaktu-waktu menjumpai pemainnya cedera. Dia pun tetap akan mempersiapkan timnya dengan sebaik mungkin. Sisa waktu empat hari menjelang partai lawan PSMS pun akan dimaksimalkan timnya. Sehingga, saat turun di laga nanti, kemenangan tetaplah mampu diraih Chmelo Roman dkk.

‘’Tidak masalah, di tim manapun, akan hadapi masalah cedera pemain. Tim tetap konsentrasi menyambut pertandingannya, begitu dengan Arema,” terang Milo.

Di saat Along jadi pasien cedera, gelandang Esteban Guilien yang sebelumnya alami cedera otot pada bagian tumitnya sudah kembali menjalani latihan tim. Dia melahap seluruh menu latihan yang diberikan Milo sore kemarin.
(poy/jon/MalangPost)

Friday, December 9, 2011

PSMS Medan Zulkarnaen, Mesin Lini Tengah

Sejak cedera pertengahan musim lalu bersama PSMS, Zulkarnaen kembali dalam kondisi terbaiknya. Rasa sakit di tendon kaki kananya tak lagi terasa karena sudah naik meja operasi jelang akhir musim lalu. Kini Zul-sapaan akrabnya hanya butuh waktu lebih untuk membuktikan kelasnya.

Memulai musim sebagai pemain yang bertahan, Zul mendapatkan tempat utama di bawah komando pelatih asal Malaysia, Raja Isa. Pemain yang mulanya main di lini depan agak ditarik ke sayap. Dan di posisi itu Zul tampak tak gamang. Mantan pemain Persiraja itu bahkan bisa dianggap berhasil memainkan peran sebagai penggerak lini tengah PSMS.

Pola 4-2-3-1 yang dipatenkan Raja Isa sejauh ini dilakoni cukup baik oleh Markus Horison dkk. Di lini depan Osas Saha tunggal, namun ditopang oleh tiga pemain bertipikal menyerang. Mereka adalah Luis Pena, Inkyun Oh dan Zulkarnaen.

Memiliki kondisi fisik prima membuat Zul tak masalah dimainkan sebagai sayap. Diharapkan tusukan demi tusukan dari sayap mampu memberikan peluang mencipta gol.

Dua kali diturunkan jadi starter melawan Mitra Kukar dan Persisam Samarinda, Zulkarnaen total bermain 180 menit. Bahkan ketika melawan Persisam, Zul bikin satu-satunya gol di menit 45, meskipun akhirnya dia ditarik keluar menit 91.

Apa komentarnya atas gol itu? “Tentu saya senang bisa membantu tim meraih kemenangan. Bagi saya yang terpenting itu permainan tim, tapi kalau ada kesempatan saya akan berusaha buat gol. Gol itu saya persembahkan kepada fans dan keluarga saya,” kata Zul yang dihubungi wartawan koran ini kemarin malam.

Soal posisi barunya, Zul mengaku tak masalah. Menurutnya itu bagian dari strategi yang harus dimainkan dengan bagus. “Kami saling membantu. Jadi saya dan Inkyun juga Luis Pena bertugas memberikan peluang maksimal di lini depan yang diisi Saha. Begitu juga sebaliknya. Intinya kami berusaha membuat gol,” pungkasnya. [ful/SumutPos]

Jadwal Lawan Arema Diundur PSMS IPL Dituding Tak Siap

Kubu Arema yang bakal jadi lawan PSMS di Indonesian Primer League (IPL) menilai jadwal yang diundur karena PSMS dianggap tak siap berlaga di IPL. Maka itu, PSSI dianggap sengaja mengundurkan laga itu demi PSMS.

Hal itu langsung dibantah CEO PSMS, Freddy Hutabarat. “Setahu saya Arema ada masalah intern. Karena itu jadwal diundur. Kalau ada isu yang mengatakan PSMS belum siap, itu salah. Kita akan berlaga bagaimana pun kondisi PSMS saat ini. Karena kita ikut aturan PSSI aja,” terangnya.

Dengan diundurnya jadwal tersebut memang diakuinya juga sebagai satu keuntungan bagi PSMS. “Kita bersyukur dengan diundurnya jadwal yang seyogianya digelar Sabtu (10/12) nanti. Dengan begitu, proses pengurusan yang diperkirakan memakan waktu beberapa hari bisa dioptimalkan agar pengesahan izin pemain bisa segera dilakukan,” kata Freddy.

Mantan pemain PSMS era 80-an itu juga menerangkan, jika memang isu itu beredar ia tak acuh terhadap hal tersebut. “Kita memang tidak ada meminta itu dilakukan PSSI. Kita malah mengira hal tersebut dilakukan karena adanya masalah internal di Arema. Buktinya kami sudah membeli tiket untuk berangkat ke Malang hari ini (Kemarin, Red). Namun, karena jadwal memang sudah resmi diundur dengan adanya surat yang dilayangkan PSSI ke PSMS, maka terpaksa tiket kita batalkan,” terangnya.

Kemenangan PSMS Untuk Suporter Setia Mereka

Pelatih PSMS Medan, Raja Isa tampak puas dengan kemenangan yang diraih timnya atas Persisam Putra Samarinda di Stadion Teladan, Medan, Kamis (8/12/2011). Dengan materi pemain seadaanya, PSMS ternyata bisa mengalahkan salah satu tim kuat yang bertabur bintang.

Dari segi pemain, PSMS memang kalah jauh dibanding Persisam. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu hanya punya satu nama yang masih aktif memperkuat timnas Indonesia. Itupun merupakan seorang kiper.

Sementara Persisam mempunyai skuad lebih mumpuni. Tim berjuluk Si Naga Mekes itu dijejali banyak pemain ternama, sebut saja Cristian Gonzales, Eka Ramdani, Fandy Moctar dan M. Robi, penghuni skuad timnas Senior.

"Dari segi materi kami memang kalah. Persisam memiliki materi pemain yang sangat bagus. Dua diantaranya adalah pemain belakang yang memang bermain bagus," kata Raja Isa.

Karena itu kemenangan ini membuat Raja Isa sangat senang. Terlebih karena ini merupakan kemenangan pertama PSMS di musim 2011/12 ini.

"Kemenangan ini akan saya persembahkan untuk semua pencinta PSMS yang memang sudah lama merindukan tim meraih kemenangan."

Meski senang, Raja Isa tak ingin berpuas diri. Pasalnya, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. "Untuk ke depannya kami akan berusaha semaksimal mungkin meningkatkan penampilan kami di lapangan," jelas Raja Isa. (Dodi Esvandi/TribunNews)

Raja Isa syukuri kemenangan perdana

MEDAN - Kemenangan 1-0 atas Persisam Putra Samarinda pada lanjutan Indonesian Super League (ISL) 2011/2012 di Stadion Teladan menyisakan sukacita. Tiga angka perdana tentu hal yang harus disyukuri.

Pelatih PSMS, Raja Isa, mengatakan awalnya sempat kurang percaya diri. Kendati begitu, anak asuhnya akhirnya mampu mengatasi permasalahan itu.

"Yang kita hadapi adalah tim dengan materi pemain berkelas. Tapi pemain-pemain bisa melewati masalah rendah diri seperti saat menghadai Mitra Kukar. Di 20 menit awal banyak kesalahan yang terjadi. Setelah terjadi gol mereka mulai kompak memperbaiki ball possession," katanya.

Selain itu, Isa memuji skuadnya yang mampu ke luar dari tekanan tim lawan. Pasalnya, pemain tidak terpancing dengan Ronald Fagundez yang kerap melakukan permainan keras menjurus kasar.

“Kemenangan ini hadiah untuk masyarakat Medan. Sudah lama kita tidak menginjak ISL," kata Isa lagi.

Sementara itu, Kubu Elang Borneo mengaku tak menampilkan performa maksimal. Diklaim kondisi itu dipengaruhi kondisi lapangan Stadion Teladan yang buruk.

"Persisam tidak bermain pada kelasnya. Yang jelas kita sama-sama lihat sdikit mempengaruhi lapangan. Kita biasa bermain bola-bola pendek dan lapangan tidak memungkinkan. Susah kontrol bola, apalagi main satu sentuhan," ujar Asisten Pelatih Persisam, Hendra Susilo.

Selain kondisi lapangan, performa beberapa pemain andalan seperti Christian Gonzales di bawah form terbaiknya, di antaranya Christian Gonzales.

Kepercayaan diri kunci PSMS

Medan - Bermain di depan pendukungnya sendiri, PSMS Medan berhasil menundukkan Persisam Samarinda dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) 2011/2012 di Stadion Teladan, sore tadi.

Permainan berlangsung cukup terbuka di babak pertama. Namun PSMS lebih menguasai jalannya pertandingan. Ayam Kinantan memfokuskan serangannya lewat sayap dan beberapa kali melakukan tekanan hingga ke memaksa dua penyerang Persisam, Ronald Fagundez dan Yongky Aribowo, ikut bertahan.

Sayang, tak adanya playmaker andal di lini tengah PSMS membuat serangan tim kebanggaan Kota Medan tersebut monoton dan mudah dibaca pertahanan Persisam. Sebaliknya, Elang Borneo lebih kreatif membangun serangan di bawah komando Fagundez dan Eka Ramdani dalam hal menyuplai bola untuk Christian El Loco Gonzales.

Gol kemenangan tuan rumah terjadi setelah Zulkarnain memanfaatkan kelengahan lawan lewat serangan balik. Osas Saha mengirimkan terobosan ke sayap kiri yang diterima Zulkarnain. Pemain bernomor punggung 11 ini sempat mengelabui kiper Usman Pribadi sebelum menceploskan bola di masa injury time babak pertama.

Dominasi Ayam Kinantan semakin kuat di babak kedua. Menit 60, Saha meneruskan umpan silang Rahmad kepada Zulkarnain dengan sundulan, namun sang pencetak gol tunggal PSMS gagal memperbesar keunggulan timnya.

Zulkarnain kembali mendapat peluang lima menit berselang. Kendati sudah berhadapan dengan kiper lawan, tendangan Zulkarnain masih melenceng di samping tiang kanan gawang Persisam.

Pelatih PSMS, Raja Isa, mengatakan awalnya sempat kurang percaya diri Markus Haris Maulana cs mampu mengatasi lawan. Untungnya, kekhawatiran pelatih asal Malaysia itu tidak terbukti di penghujung laga. Isa pun bersyukur PSMS menuai kemenangan perdanannya.

"Yang kita hadapi adalah tim dengan materi pemain berkelas. Tapi pemain-pemain bisa melewati masalah rendah diri seperti saat menghadai Mitra Kukar. Di 20 menit awal, banyak kesalahan yang terjadi. Setelah terjadi gol, barulah anak-anak mulai kompak memperbaiki ball possession," kata Isa yang langsung bersujud di lapangan sesaat peluit panjang dibunyikan.

PSMS IPL agendakan ujicoba

MEDAN - Penundaan jadwal IPL kontra Arema Malang menjadi 14 Desember membuat PSMS berpikir untuk menggelar laga ujicoba. Hal itu dilakukan untuk menilai sejauh mana perkembangan yang ditunjukkan skuad yang bakal disebut pelatih asal Italia itu.

"Sebagai tolak ukur kemajuan, kami akan menggelar pertandingan ujicoba, sekaligus melihat permainan pemain asing (Ku Kyung Hyun, Julio Cesar, dan Vagner Luis)," beber M Khaidir, Asisten Pelatih PSMS IPL.

Rencananya ujicoba digelar pada Jumat (9/12) dan Sabtu (10/12) mendatang. Persiapan mepet masih menyisakan masalah, terutama kesiapan fisik pemain. Persiapan yang masih memasuki pekan kedua itu dirasakan belum cukup membuat pemain berada pada performa terbaik.

"Sekarang kami bisa lebih memaksimalkan kemampuan fisik pemain. Kami akan geber hingga akhir pekan ini. Baru setelah itu, fokus akan masuk ke taktis dan strategi. Sisa waktu ini bagus bagi tim karena fisik jadi kendala utama," kata prajurit TNI berpangkat Pembantu Letnan Dua (Pelda) itu.

Untuk pemain asing, bary Vagner Luis yang bisa beradaptasi cukup baik, Beda dengan Ku dan Julio yang masih butuh waktu.
"Sisa waktu ini juga kami harapkan bisa membuat permainan tim lebih padu lagi," beber mantan pelatih yang sebelumnya pernah membesut PSMS itu.

Vagner, meski baru gabung dengan tim, baru beberapa hari merasakan ada perbaikan performa dalam skuad PSMS IPL.
"Tim sudah mulai bagus. Lebih bagus saya rasa dibanding waktu pertandingan pertama dan kedua. Jadi sisa waktu ini buat kami bisa lebih baik," tandasnya.

Saha cs siap patahkan sayap Elang Borneo

MEDAN - Seperti julukannya, Elang Borneo, Persisam Putra Samarinda tengah mengepak terbang. Merampas tiga angka dari Sigli menghadapi PSAP pada laga perdananya, kini skuad besutan Daniel Roekito ini sangat percaya diri. Modal itu yang dibawa melawat ke markas PSMS Stadion Teladan, Kamis nanti.

Artinya memaksimalkan poin dari laga ini. Tekad kuat telah tertanam di dada setiap pemain. Asisten pelatih Persisam, Hendri Susilo optimis skuadnya akan mencuri poin dari laga tersebut.

“Tim sudah di Medan sejak Senin (5/12) lalu. Tidak ada masalah dan kita siap main di Medan. Bukan hal mudah tapi kita yakin bisa rebut angka seperti yang kita lakukan di Sigli," ujar Hendri.

Namun Persisam dipastikan kembali tanpa tiga pemain asingnya. Luc Owana Zoa, Srdjan Lopocic dan Jerry Boima Karpeh masih terkendala izin tampil. Itu cukup disayangkan Persisam.

"Pemain asing yang baru didatangkan belum bisa dimainkan. Itu peraturannya," ujar Manajer Persisam, Agus Setiawan.

Namun tanpa trio asing pun Elang Borneo sudah menakutkan. Kehadiran beberapa punggawa timnas seperti Cristian Gonzales, Yongki Ariwibowo, dan M Robi adalah jaminan kekuatan. Juga nama-nama beken pada diri Ronald Fagundez, Fandi Mokhtar. Beberapa nama mantan pemain PSMS juga menghiasi skuad tamu seperti Usman Pribadi dan Supriyono.

Materi pemain yahud itu tak dipungkiri Pelatih PSMS, Raja Isa untuk diwaspadai. Label tim berkelas juga disematkan pelatih asal Malaysia itu kepada Persisam. Hal yang juga dilakukannya terhadap Mitra Kukar.

"Bukan hanya Gonzales, di sana juga ada Yongki dan pemain lainnya yang bagus, tapi mereka punya kelemahan itu yang harus kita manfaatkan," ujar Raja Isa.

Strategi menumpuk pemain di tengah sepertinya kembali diulangi. Skema 4-3-2-1 sepertinya cukup efektif menahan gempuran lawan. Hanya saja Osas Saha harus berjuang sendirian di depan. Raja Isa meyakini skuadnya akan lebih enjoy di laga kedua. Satu poin di laga perdana bukan hasil yang buruk.

"Pemain semakin matang. Kita fokus bagaimana kesalahan kemarin (saat melawan Mitra Kukar) tidak diulangi lagi. PSMS dengan materi yang pas-pasan akan mengimbangi permainan Samarinda yang bertabur bintang. Pasti pemain Medan akan siap menghadapi mereka," ungkapnya.

Skema kemungkinan tak berubah. Saha akan ditopang gelandang serang dari segala sisi. Zulkarnaen dari kanan, In Kyun Oh dari kiri, dan Luiz Pena menyokong dari tengah. Dua gelandang bertahan, Anton Samba dan Zainal Anwar, siap jadi penyeimbang. Lini belakang akan kembali mengandalkan Sasa Zecevic dan Novi Handriawan didukung Rahmad dan Wawan Widiantoro.

Asisten Pelatih PSMS, Suharto, meyakini Persisam lebih matang dalam kolektivitas dari Mitra Kukar. Hal itu yang harus diwaspadai skuadnya.
“Persisam lebih bagus kerjasama timnya. Mereka juga bermain ala Inggris dengan memaksimalkan sayap. Kita harus waspadai,” pungkasnya.

Patut ditunggu upaya Ayam Kinantan mematahkan sayap Elang Borneo. Laga ini akan digelar pukul 15.30 WIB dan ditayangkan langsung ANTV.

KEMENANGAN PERDANA AYAM KINANTAN

PSMS Medan berhasil meraih 3 poin perdana di Indonesia Super League (ISL) setelah menekuk Persisam Samarinda 1-0 Stadion Teladan, Medan, Kamis 8 Desember 2011.

PSMS langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit dibunyikan. Zulkarnain sempat mengancam gawang Persisam pada menit ke-10. Namun, tembakan pemain bernomor punggung 11 itu mampu diblokir kiper Usman Pribadi.

Serangan demi serangan terus dibangun tim Ayam Kinantan dan ini membuat Persisam tertekan. Dengan permanainan cepatnya, PSMS mampu mengepung pertahanan Elang Borneo.

Persisam sendiri lebih banyak bertahan. Duet Christian Gonzalez dan Yongki Aribowo tak mampu memberikan ancaman karena kekurangan pasokan bola dari lini tengah.

Pada menit ke-38, penyerang PSMS, Ikpefua Osas Marvelous mencoba tembakan spekuliatif dari luar kotak penalti. Namun, apa daya, bola meleset dari sasaran. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir dari kaki Zulkarnain.

Menerima umpan dari Zainal Anwar, Zulkarnain langsung mengecoh kiper Usman Pribadi sebelumnya akhirnya mencpeloskan bola ke gawang. Kedudukan 1-0 untuk PSMS bertahan hingga turun minum.

Di paruh kedua, Persisam mencoba bangkit. Baru 1 menit laga berjalan, Pesut Mahakam nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan Djayusman Triasdi. Sial bagi Persisam, tandukan Djayusman hanya melebar tipis dari gawang Markus Haris Maulana.

PSMS mendapat dua peluang pada menit 63 dan 64 melalui Zulkarnain. Akan tetapi, pemain bernomor punggung 11 tak mampu memaksimalkannya. Ia kurang tenang dalam mengeksekusi bola-bola matang di kotak penalti.

Menit 76, lagi-lagi peluang emas menghampiri Tim Ayam Kinantan. Bomber PSMS asal Nigeria, Ikpefua Osas Marvelous, mencoba sontekan spekulatif di tengah kepungan pemain-pemain Persisam. Sayangnya, usaha Osas tak membuahkan hasil apa-apa.

Hingga akhir pertandingan kedua tim masih saling serang, namun tak ada gol tambahan yang tercipta. Dengan hasil ini, PSMS naik ke peringkat 4 klasemen sementara ISL. Adapun Persisam turun ke posisi 8.

Susunan pemain
PSMS: Markus Haris Maulana, Rahmad, Novi Handriawan, Sasa Zecevic, Wawan Widiantoro, Zainal Anwar, Anton Samba, Luis Alejandro Pena (Sulaiman Alamsyah Nasution 71), In Kyun-Oh, Zulkarnain, Ikpefua Osas Marvelous

Persisam: Usman Pribadi, Dias Angga Putra, Djayusman Triasdi, Muhammad Roby, Supriyono, Eka Ramdani, Akbar Rasyid (Fajar Legian Siswanto 55), Fandy Mochtar, Ronald Fagundez, Christian Gonzalez, Yongki Aribowo
(Jonathan Pandapotan/Vivanews)

Persisam Keluhkan Kondisi Lapangan Stadion Teladan

ekalahan tipis yang dialami Persisam Putra Samarinda, Kamis (8/12) mengundang kekecewaan di kubu atas kualitas lapangan Stadion Teladan Medan. Kubu persisam melalui asisten pelatih Hendro Susilo mengatakan kekalahan ini dikarenakan kurang performa pemain pemain Persisam.

"Ya, anak-anak tidak bermain sesuai strategi yang di siapkan, mereka tidak menjalankan strategi yang diinstruksikan," tegas asisten pelatih Persisam ini.

Selain itu Hendro Susilo juga mengatakan buruknya permainan Persisam juga disebabkan kondisi lapangan Stadion Teladan Medan ini sangat buruk, tidak sesuai standar.

"Permainan sedikit kacau karena lapangan ini membuat pemain kesulitan berkembang, begitu juga dengan kiper PSMS Markus Horison juga sempat terkecoh arah bola karena bola pantul yang diakibatkan lapangan yang tidak rata itu," ungkap Hendro Susilo dengan nada Kesal. (Saragih/DuniaSoccer)

Thursday, December 8, 2011

PSMS v Persisam Waspadai Kejutan Tuan Rumah

PSMS Medan hanya mampu memetik 1 poin ketika menjamu Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) di kompetisi Indonesia Super League. Sebaliknya, Persisam Putra yang sore ini menantang PSMS datang ke Stadion Teladan dengan kepercayaan diri tinggi karena sukses memetik tiga angka di Banda Aceh saat melawan PSAP Sigli.

Kisruh dualisme di tubuh PSMS juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Persisam. Arsitek PSMS Raja Isa bahkan mengakui baru 15 hari efektif menangani tim. Bandingkan dengan Persisam yang sudah mengikuti dua kali laga pra musim dan menjalani TC di Jogjakarta.

Meski demikian, karakter tim tanah Sumatera yang cenderung bermain keras akan menjanjikan momok bagi tim tamu. Ini pun sudah diantisipasi tim pelatih Pesut Mahakam. "Mulai dari saya masih bermain dulu, karakter tim-tim dari Sumatera selalu bermain keras. Tetapi kami sudah siap 100 persen," tegas Asisten Pelatih Persisam Putra Hendri Susilo kepada Sapos.

Meski hanya melihat dari televisi, kubu Persisam sedikit banyak sudah mengetahui bagaimana cara tim Ayam Kinantan--julukan PSMS bermain. Hendri mengakui PSMS bukan tim jelek meski persiapan mereka terbilang minim. Salah satu indikasinya ketika menghadapi Mitra Kukar yang notabene tim bertabur bintang, PSMS baru kebobolan di menit 86.

"Mereka mampu bertahan dari kebobolan selama itu merupakan indikasi PSMS tim bagus. Dengan karakter mereka bermain, kita harus waspadai karena setiap saat mereka bisa memberikan kejutan. Apalagi status kita tim tamu," kata Hendri.

Laga kali ini Persisam masih tanpa Sradjan Lopicic dan Luc Owana Zoa yang terganjal masalah Internasional Transfer Certificate (ITC). Padahal tenaga keduanya sangat dibutuhkan. Karenanya pelatih Daniel Roekito (DR) sepertinya tak akan melakukan perubahan komposisi seperti ketika menghadapi PSAP. "Kita sementara mengandalkan pemain yang ada," tandasnya.

Sementara itu, dari kubu tuan rumah, pelatih PSMS Medan Raja Isa ketika dihubungi Sapos melalui telepon selulernya memuji kekuatan Persisam. Raja Isa menyebut laga kali ini merupakan laga beda kelas. "Pertandingan ini bagaikan bumi dan langit," katanya.

Raja Isa mengatakan, dirinya menangani tim baru 15 hari. Dibandingkan dengan Persisam, PSMS juga bukan tim yang bertabur bintang. Di bawah mistar, PSMS mengandalkan pengalaman Markus Haris Maulana. Sementara lini tengah ada Luis Pena--sang pencetak gol ke gawang Mitra Kukar--dan di depan ada Osas Saha.

"Kami bukan tim yang sebesar Persisam. Kami hanya mengandalkan pemain putra daerah. Tetapi kami tetap akan memberikan tekanan dan kejutan bagi Persisam," ungkapnya.

Raja Isa juga tak melihat kekuatan Persisam berkurang sedikitpun meski tak diperkuat Lopicic dan Luc Owana. Baginya Persisam tetap tim kuat meski nanti hanya ada Ronald Fagundez sebagai satu-satunya pemain asing.

"Di lini belakang Persisam ada M Robby, Djayusman dan di depan ada Gonzales. Mereka ini semua pemain hebat," tegas pelatih yang musim ini nyaris bergabung ke Persik Kediri ini. "Tapi kami akan mengandalkan kolktivitas dan bermain dengan gaya kami," imbuhnya. (nin/sapos)

Panpel PSMS ISL Umumkan Penjualan Tiket

Berbeda dengan musim sebelumnya, kini panitia pelaksana (Panpel) pertandingan PSMS mengumumkan hasil penjualan tiket pertandingan untuk diketahui publik. Namun mereka (Panpel, Red) mengaku kecolongan karena banyaknya penonton yang masuk tidak membeli tiket.

Seperti pada laga perdana PSMS kontra Mitra Kukar di Stadion Teladan, Minggu (4/12) lalu. Panpel mengklaim penjualan tiket pada laga tersebut mencapai 8.272 lembar. Dengan rincian di tribun terbuka sebanyak 7.317 lembar dan tertutup serta VIP terjual 955 lembar.

Jika melihat banyaknya penonton yang datang menyaksikan laga tersebut, jumlah tiket terjual itu tentu tak sebanding. Tribun tertutup disesaki penonton ditambah tribun terbuka yang juga membludak, jelas hasil tersebut mengada-ada. Dapat diperkirakan stadion yang berkapasitas 25 ribu penonton itu disesaki sekitar 15 ribu orang.

“Ya, kita akui penonton banyak, tapi itulah hasil dari penjualan tiket, tidak ada yang kita sembunyikan dan ini transparan untuk diketahui publik,” ungkap Ketua Panpel PSMS Syafril Jambak pada konferensi pers di mess Kebun Bunga, Rabu (7/12) sore.

Tapi pihaknya tak menafikan jika masih banyak penonton yang masuk stadion tanpa memegang selembar tiket. Bahkan parahnya lagi penonton itu bisa masuk karena mengekor di belakang petugas Panpel juga para pihak keamanan yang menjaga di pintu masuk, khususnya di pintu tribun terbuka.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada petugas panpel, termasuk aparat keamanan untuk tidak lagi membawa anak atau keluarganya menonton pertandingan tanpa membeli tiket. Bila hal itu terulang lagi, maka akan kami tindak,” tegas Syafrl.

Sementara itu, Manajer Keuangan PSMS Iswanda Nanda Ramli memaparkan bahwa hasil penjualan tiket pertandingan PSMS kontra Mitra Kukar ditotal sebesar Rp261.092.500. Hasil itu diperoleh dari 7.317 tiket tribun terbuka senilai Rp192.145.000, tribun tertutup 955 tiket sebanyak Rp68.947.500, ditambah tiket yang dibeli Wali Kota Medan yang juga Ketum PSMS Rahudman Harahap sebanyak 700 tiket (400 lembar tribun tertutup dan 300 lembar VIP) senilai Rp54 Juta. “Memang kita masih banyak kecolongan, hal-hal tersebut secara perlahan akan terus kami benahi demi kelangsungan PSMS ke depannya,” katanya.

Sementara itu, terdapat pula sedikit masukan dari sejumlah wartawan mengenai view tiket. Wartawan mengusulkan agar pada lembaran tiket tak dicantumkan tulisan ‘PSSI.’ Karena tak dimungkiri kompetisi ISL merupakan kompetisi yang dianggap tak resmi oleh PSSI. “Pencetakan tiket ke depannya tak akan kita cantumkan lagi (Tulisan PSSI, Red) sesuai dengan masukan para wartawan,” ujar Nanda. (saz/sumutpos)

Striker Iran Siap Merapat ke PSMS ISL

Demi menambah daya gedor di Indonesia Super League (ISL) musim ini, PSMS Medan masih terus memburu striker tambahan sebagai tandem Osas Saha di lini depan PSMS. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran pemain Asal Iran, Daryoush Ayyoubi di Mess PSMS, Kebun Bunga Medan, Rabu (7/12).

Pemain yang pernah merumput untuk PSM Makassar pada musim 2009-10 itu mengaku sangat tertarik bermain di PSMS. Dia mengatakan sudah berbicara dengan pelatih kepala PSMS mengenai statusnya.

"Pelatih mengizinkanku ikut berlatih bersama tim, untuk masalah kontrak itu semua tergantung pelatih, yang pasti ku akan bekerja keras untuk masuk ke dalam tim PSMS," ungkap mantan pemain Esteghlal teheran FC ini.

Saat ditanya mengenai dualisme kompetisi di Indonesia, Daryoush Ayyoubi mengaku kurang memahami kisruh yang terjadi. Namun, keinginannya membela PSMS sangat besar. Dia mengaku mengenal PSMS dari teman-temannya seperti Samsyul Haeruddin dan Eduardo.

Sementara itu, satu striker asing lain yang akan memperkuat PSMS disinyalir berasal dari Korea Selatan. "Kami masih merahasiakan identitas pemain tersebut. Nanti kalau sudah datang akan kami kabarkan" ujar pelatih PSMS, Raja Isa saat dimintai konfirmasi mengenai pemain tersebut.
(Saragih/DuniaSoccer)

Indonesian Premier League Laga Arema Lawan PSMS Diundur

Laga kandang Arema Malang melawan PSMS Medan di Stadion Kanjuruhan mengalami perubahan. Jika jadwal awal laga digelar pada Sabtu (10/12), oleh PT Liga Prima Sportindo Indonesia (LPIS) diundur menjadi Rabu (14/12).

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Departemen Kompetisi Liga LPIS Tini Indriyani ketika dikonfirmasi,kemarin. “Penundaan laga Arema dan PSMS karena alasan internal,”kata Tini kepada HATTRICK,kemarin. Namun,Tini tidak menyebut alasan Arema meminta pengunduran jadwal tersebut.

Hanya,disinyalir,mundurnya jadwal pertandingan tersebut terkait masalah internal yang menyelimuti Singo Edan.Ketidakbersediaan lima pemain dan Asisten Pelatih Arema Abdul Rahman Gurning untuk bergabung bersama tim disebut-sebut menjadi salah satu penyebabnya. Pernyataan senada disampaikan Head of First Level Competition Hendriyana.Dia mengatakan,pengunduran jadwal tersebut merupakan permintaan pihak Arema Indonesia.“Alasannya itu kami maklumi. Mereka bilang ada masalah teknis di internal Arema,”ungkapnya.

Namun,dia memastikan kecil kemungkinan jadwal tersebut mundur lagi, karena merupakan permintaan Arema. “Nggak ada,karena itu merupakan permintaan mereka, ”ungkap Hendri. Media Officer Arema Noor Ramadhan tak menampik kabar tersebut.Dia membenarkan laga melawan PSMS akhirnya diundur karena adanya masalah di internal tim.“Kabar itu benar.Soal kapan dilanjutkan lagi,kemungkinan tanggal 14 mendatang,” katanya kepada HATTRICK, kemarin.

Menariknya,Noor membantah permintaan pengunduran itu datang dari mereka.Justru, wartawan salah satu media elektronik itu menyebut pihak LPIS-lah yang mengundurkan jadwal tersebut. “Mungkin mereka mendengar dan melihat masih ada sesuatu di internal sehingga diputuskan untuk diundur,”sebutnya.

Persoalan Arema memang agak aneh. Setelah berhasil memenangkan legalitas di PSSI,kongsi antara M Nur dan Lucky Acub Zaenal ternyata pecah di tengah jalan.M Nur bersama Siti Nurjanah tiba-tiba muncul dan menggelar jumpa pers. Dalam jumpa pers itu dia menuding jika ada pihak lain yang ingin menguasai Arema.Mereka adalah pihak yang selama ini bergandeng bersama pendiri Arema Indonesia Lucky Acub Zainal dan Fanda Soesilo.

“Mereka adalah orang yang ingin menjadi pemilik Arema.Padahal,secara sah,saya pemilik Arema.Awalnya,saat saya berkomitmen dengan Lucky (Sam Ikul), beliau siap ingin bersama-sama mengelola Arema.Tapi,ternyata Lucky ingin menguasai sendiri,bergerak sendiri. Makanya,saat ini saya turun tangan untuk meluruskan semuanya,”papar M Nur.

Dalam pertemuan tersebut,M Nur juga langsung menyampaikan bahwa Pembina Yayasan Arema yang sah adalah dua Mayor Jenderal Purnawirawan TNI Suprapto dan Rudolf Butar-Butar.Sementara Direktur Utama PT Arema Indonesia adalah Siti Nurzanah.Saat itu juga hadir kuasa hukum M Nur,Gunadi Handoko. (syukri amal/ma’ruf/sindo)

Betapa tidak, setiap sisi tribun terlihat padat dan penuh, termasuk tribun terbuka yang didominasi para suporter. Dengan kapasitas 25 ribu penonton, l

MEDAN - Stadion Teladan penuh sesak pada laga perdana PSMS ISL kontra Mitra Kukar, Minggu (4/12) lalu. Diprediksi panitia penyelenggara (panpel) meraup keuntungan yang tidak sedikit. Namun kondisi sebaliknya terjadi.

Panpel PSMS mengaku, hanya 8.727 lembar tiket terjual. Rinciannya tribun terbuka sebanyak 7.317 lembar dan tertutup dan VIP terjual 955 lembar. Namun, jika melihat kondisi yang dipaparkan di awal, jumlah itu sangat aneh
Betapa tidak, setiap sisi tribun terlihat padat dan penuh, termasuk tribun terbuka yang didominasi para suporter. Dengan kapasitas 25 ribu penonton, laporan yang dipaparkan panitia seperti berbeda dengan kondisi sebenarnya. Ketua Panpel PSMS, Syafril Jambak, mengaku jujur membeberkan hasil penjualan tanpa ada yang dimanipulasi. "Ya kita akui penonton banyak, tapi itulah hasil dari penjualan tiket, tidak ada yang kita sembunyikan dan ini transparan untuk diketahui publik," akunya tadi malam.

Tak dipungkirinya, pihaknya kecolongan karena banyak penonton yang masuk stadion tanpa tiket. Bahkan parahnya lagi, penonton itu bisa masuk karena digiring oleh petugas panpel dan juga para pihak keamanan yang menjaga di pintu masuk khususnya di pintu tribun terbuka. "Oleh karena itu, kami mengimbau kepada petugas panpel termasuk aparat keamanan jangan lagi membawa anak atau keluarganya masuk tanpa membeli tiket, apabila terulang kembali dan ketahuan akan kami tindak," tegasnya.

Padahal, dari pantauan Waspada Online, penjagaan di pintu-pintu masuk cukup ketat. Bahkan para jurnalis peliput juga diperiksa cukup detil Press ID Card, sebelum dipersilahkan masuk. Begitu juga di pintu-pintu masuk lainnya yang dijawal sedikitnya lima personel keamanan.

Manajer Keuangan PSMS, Iswanda Nanda Ramli, memaparkan kalau hasil penjualan tiket pertandingan PSMS versus Mitra Kukar ditotal sebesar Rp261.092.500. Hasil itu diperoleh dari 7.317 tiket tribun terbuka senilai Rp192.145.00, tribun tertutup (955) Rp68.947.500, ditambah tiket yang dibeli Ketum PSMS Rahudman Harahap sebanyak 700 tiket (400 lembar tribun tertutup dan 300 lembar VIP) senilai Rp54 juta.

"Memang kita masih banyak kecolongan, hal-hal tersebut secara perlahan akan terus kami benahi demi kelangsungan PSMS ke depannya," pungkasnya.

Manajemen PSMS IPL tak konsisten

MEDAN - PSMS yang tampil di Indonesia Premier League (IPL) terus mengalami perubahan. Setelah perubahan komposisi tim, kini giliran perubahan perangkat pelatih dengan kehadiran pelatih misterius asal Italia membuat M Khaidir turun pangkat menjadi asisten pelatih.

Namun kini struktur manajemen yang turut mengalami perubahan. MT Aritonang yang sebelumnya duduk sebagai manajer dan Jhonny Sembiring (manajer operasional) kini tak lagi menjabat. Kabarnya, posisi mereka digantikan Dolly Sinumba Siregar, Direktur PT PSMS.

Saat dikonfirmasi, Dolly sendiri belum mengakui posisi barunya itu. “Belum lagi kok, semuanya masih proses,” katanya tadi malam.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya, apakah ini merupakan campur tangan konsorsium? Perwakilan konsorsium untuk PSMS, Arif Bargot, mengatakan perubahan yang terjadi dalam tubuh PSMS IPL adalah hasil kesepakatan konsorsium. “Dari awal kita semua sudah komitmen, bahwa susunan pengurus yang ada ini hanya sementara. Mereka sudah siap hanya menjadi pengurus dalam dua pertandingan saja. Tidak ada yang ditukar, kita sudah ada kesepakatan," tegasnya.

CEO PSMS IPL, Freddy Hutabarat, mengatakan tidak ada proses menjatuhkan dan semuanya sesuai kesepakatan. Bahkan Freddy mengatakan dirinya duduk di kursi CEO juga hanya sementara. "Tidak ada pengurus yang digantikan tersinggung. Kita semua dari awal sudah sepakat kita hanya bersifat sementara. Saya sendiri saja belum resmi karena kepengurusan belum ditandatangani konsorsium," beber Freddy.

Menurut Freddy, hanya posisi pemain yang sudah tetap. Dalam hal ini, 14 pemain yang dari awal dikontrak sudah tetap. Sementara itu, penundaan jadwal kontra Arema Malang menjadi 14 Desember membuat PSMS berpikir menggelar laga ujicoba. Hal itu dilakukan untuk menilai perkembangan tim. "Sebagai tolak ukur kemajuan, kami akan menggelar pertandingan ujicoba sekaligus melihat permainan pemain asing (Ku Kyung Hyun, Julio Cesar, dan Vagner Luis)," bebernya.

Rencananya, ujicoba digelar pada Jumat (9/12) dan Sabtu (10/12) mendatang. Persiapan mepet masih menyisakan masalah, terutama kesiapan fisik pemain. Persiapan yang masih memasuki pekan kedua itu dirasakan belum cukup membuat pemain berada pada performa terbaik.

In Kyun Oh bersemangat

MEDAN - Jika ditanya siapa pemain berperforma menawan pada laga perdana PSMS kontra Persisam Samarinda di ISL 2011/2012, nama In Kyun Oh pantas diacungkan. Aksi-aksi gelandang asal Korsel ini cukup mengundang decak kagum.

Dalam skema 4-3-2-1 yang diterapkan Pelatih kepala PSMS ISL, Raja Isa, Kyun (begitu dia disapa-red) berada di tiga gelandang penopang Osas Saha sebagai striker tunggal. Kyun yang menusuk dari kiri kerap merepotkan barisan belakang lawan.

Berlari cepat, dan gocekan yang indah membuat Hamkah Hamzah cs terpaksa menghentikannya dengan tekel keras. Karena itu Kyun tengah sangat bersemangat menghadapi Persisam Putra Samarinda, Kamis sore ini. Kyun tak gentar dengan materi pemain bintang lawan.

"Saya tahu mereka (persisam) punya pemain nasional, bertabur pemain bintang. Tapi ini Medan, kita punya banyak supporter, kita akan menang, kita harus menang, dan kita pasti menang," ujarnya di Mess Kebun Bunga baru-baru ini.

Semangat mantan pemain PS Bengkulu juga terlihat dari latihan ekstra yang dilakukannya. Di saat pemain lain istirahat mempersiapkan fisik yang prima, Kyun terlihat berlatih sendiri di Stadion Kebun Bunga pada malam hari.

“Belum dapat kondisi,” jawabnya saat ditanya Asisten pelatih PSMS, Suharto alasannya berlatih.

Selain jogging, Kyun juga terlihat berlatih tendangan dari luar kotak penalti. Sepertinya Kyun berniat memaksimalkan peluang dari tendangan bebas. Saat menghadapi Mitra Kukar, ia kerap dipercaya sebagai eksekutor.

Kyun akan kembali diandalkan Raja Isa untuk menyuplai bola dari lini tengah. Jika penjagaan lawan ketat, skill individu Kyun menjadi senjata untuk membongkar. Keyakinan tinggi pun dilontarkannya.

“Stamina kita punya, masalah di tim tidak ada di tim, baik personal maupun teknik. Saya siap di posisi mana saja sesuai strategi pelatih, meski belum tahu bagaimana kekuatan Persisam, tapi kami pasti menang," pungkasnya yakin.

PSMS Tolak Remehkan Persisam

Menjelang duel panas antara PSMS Medan kontra Persisam Samarinda dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Teladan, Medan, pada Kamis petang, 8 Desember 2011, kubu PSMS tidak mau menganggap remeh Persisam. Sebaliknya, Persisam merupakan tim paling tangguh dan komplet dari segi materi pemain.

Pelatih Kepala PSMS, Raja Isa, bahkan menilai Persisam lebih baik dari Mitra Kukar yang bermain imbang 1-1 dengan PSMS pada Ahad lalu di Stadion Teladan Medan. Kemenangan Persisam dari tim tuan rumah PSAP di Banda Aceh, Ahad lalu, dengan skor, kata dia, akan menjadi motivasi tersendiri bagi Christian Gonzales untuk menggaet tiga angka lagi bagi kandang "Ayam Kinantan".

Ikpefua Marvelous Osas Saha dan kawan-kawan, menurut Raja, pasti akan mendapat ganjalan besar dari Christian “El Loco” Gonzales. "Persisam tandang ke Medan dengan motivasi tinggi usai memenangkan laga kontra PSAP. Dengan kemenangan tersebut, Persisam makin percaya diri. Namun saya dan asisten pelatih, Suharto A.D., sudah memikirkan cara untuk meredam kecepatan dan kepiawaian setiap pemain Persisam," kata Raja kepada Tempo, Senin, 5 Desember 2011.

Menurut Raja, tim asuhan pelatih Daniel Roekito itu hanya bisa diredam dengan meningkatkan daya serang serta meningkatkan ketahanan fisik serta stamina untuk bermain dengan teknik pressing football. "Dengan teknik menekan sepanjang pertandingan, saya yakin PSMS bisa menghadang laju Persisam untuk merebut nilai penuh di Medan," ujar Raja Isa.

Asisten pelatih PSMS, Suharto A.D., yang sukses membawa PSMS ke delapan besar Divisi Utama musim lalu, memuji Persisam sebagai tim terbesar di Indonesia saat ini. Persisam yang diperkuat pemain nasional, seperti striker Christian Gonzales bersama Yongki Aribowo, Muhamad Robby, dan Eka Ramdani serta mantan penjaga gawang PSMS Usman Pribadi dan wing bek Supriono, bersama pemain asing kenamaan berpengalaman Ronald Fagundez, di atas rata-rata pemain PSMS.

Bila saja Markus Horison (kapten PSMS) tidak mampu meningkatkan ketahanan fisik dan stamina, pasti PSMS akan kesulitan menghadapi Persisam. "Materi pemain Persisam yang memiliki karakter keras dan sprint yang luar biasa harus diimbangi dengan stamina dan fisik yang prima sepanjang pertandingan nanti."

"Namun kami optimistis hasil seri menjamu Mitra Kukar menjadi modal awal yang bagus. Sebab, Mitra Kukar juga memiliki banyak pemain berkelas. Namun pemain muda PSMS membuktikan, Mitra Kukar sempat tertinggal 1-0 pada babak pertama. Dan kami akan memperagakan permainan cepat menghadapi Persisam," katanya.
(Sahat Simatupang/Tempo)

Walikota Medan Tak Tertarik Tawaran Djohar

Walikota Medan Rahudman Harahap tidak tertarik dimintai komentar mengenai tawaran Ketum PSSI Djohar Arifin yang mengajak klub-klub yang bermain di Indonesia Super League (ISL) segera balik ke liga legal, yakni Indonesia Super League (ISL).

Saat ditanya koran ini kemarin, Rahudman hanya geleng-geleng kepala saja. Namun, saat ditanya bagaimana kondisi dualisme PSMS Medan, Rahudman menganggap tidak ada masalah.

"PSMS baik-baik saja, kemarin main bagus melawan Mitra Kukar," ujar Rahudman kepada JPNN di kantor Kemendagri, Jakarta, kemarin (6/12). Rahudman datang ke Kemendagri guna menyampaikan undangan ke Mendagri Gamawan Fauzi untuk menghadiri acara Tabligh Akbar di Medan pada 18 Desember mendatang.

Seperti diketahui, PSMS pada perdana di ajang ISL kontra Mitra Kukar di Stadion Teladan pada Minggu (4/12) malam, berakir imbang 1-1.

Rahudman menilai, para penggawa asuhan Raja Isa telah bermain baik. "Laga selanjutnya melawan Persisam Samarinda, saya berharap bisa bermain lebih baik lagi dan menang," ujar Rahudman.

Seperti diketahui, sebagaimana terjadi di sejumlah klub lain di tanah air, PSMS juga kena tren dualisme. Soal ini disebabkan dua kompetisi yang bakal bergilir di negeri ini. Satu punya PSSI yang namanya Indonesian Primer League (IPL), satunya lagi gawean PT Liga Indonesia dengan kompetisi Indonesian Super League (ISL).

Nah, versi yang diketuai Rahudman Harahap, PSMS dibawa tanding di ISL. Namun, ada juga PSMS yang bertanding di IPL. PSMS ini diprakarsai oleh 40 klub pemilik dan diberi nama PSMS IPL, bukan PSMS 1950 sebagaimana diisukan selama ini.

Perkembangan terakhir, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin berharap klub-klub yang ikut ISL menyadari langkah mereka yang salah dan segera kembali ke liga resmi yang diakui PSSI, IPL.

"Saya berharap klub-klub itu segera kembali ke rumah. Lebih baik jika mereka tampil di IPL yang legal," tegas Djohar, 3 Desember 2011. (sam/jpnn)

Indonesia Super League PSMS Akan Main Cerdas Melawan Persisam

PSMS Medan akan menghadapi ujian saat menjamu tim kuat Persisam Putra Samarinda di Stadion Teladan Medan, Kamis (8/12/2011) malam. Namun, Ayam Kinantan optimistis bakal meraih kemenangan perdana di Liga Super Indonesia (LSI).

Pelatih PSMS Raja Isa menyatakan akan mengandalkan penguasaan bola dan permainan ofensif untuk meredam bintang Persisam seperti Cristian Gonzales, Eka Ramdhani, Yongki Aribowo, atau Ronald Fagundes.

"Ya, yang kami inginkan besok adalah kemenangan. Pemain siap berjuang di lapangan dan memberikan kemenangan untuk PSMS," tegas Raja Isa.

Raja Isa mengaku sudah mengintruksikan pemainnya untuk bermain cerdas dan mampu menahan emosi. Kekompakan tim adalah hal yang paling disoroti oleh pelatih asal Malaysia ini.

Target tiga poin juga diusung kubu Persisam. Skuad tim kebanggaan Kota Samarinda ini mengaku sudah siap meladeni permainan keras yang telah menjadi ciri khas anak-anak Medan.

Persisam bahkan lebih percaya diri dalam laga ini, setelah berhasil menaklukkan PSAP Sigli di Sigli.

"Para pemain sangat percaya diri menghadapi PSMS besok. Namum, kami tetap mewaspadai PSMS, karena mereka tim bagus. Apalagi mereka bermain di hadapan pendukung sendiri," kata asisten pelatih Persisam, Hendri Susilo. (Juang Naibaho/TribunNews)